• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Siklon tropis melanda Sumatra (27/11/2025), sebabkan banjir bandang & longsor. 61 tewas, 100 hilang, ribuan mengungsi. Akses terputus, upaya penyelamatan terkendala. (Foto: ANTARA/Syifa Yulinnas/foc).

Air Mata yang Belum Diakui

December 1, 2025
Bahar bin Smith. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Bahar Smith Ditetapkan sebagai Tersangka Penganiayaan dan Pencurian dengan Kekerasan

February 1, 2026
Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

February 1, 2026
Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

February 1, 2026
BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta menyatakan dukungan dan apresiasi terhadap sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta Apresiasi Kapolri Listyo Sigit Prabowo

February 1, 2026
Hodri Ariev

Pesan Metafora Harlah Satu Abad NU: Mampukah Marwah Pesantren Menjadi Kompas Kepemimpinan Jam’iyah?

February 1, 2026
Cholil Nafis-MUI

MUI Minta Presiden Prabowo Menarik Diri dari BoP

February 1, 2026
KH. Abdussalam Shohib (Gus Salam), Pengasuh PP Mamba’ul Ma’arif, Denanyar Jombang Jawa Timur

Tinjau Ulang Keanggotaan Indonesia Di BoP dan NU Harus Tegas Mengingatkan

February 1, 2026
Gus Yahya

Rais Aam dan Sekjen PBNU Hingga Prabowo tidak Hadiri Harlah Ke-100 NU, Ini Penjelasan Gus Yahya

February 1, 2026
Dr.H. Dudy Imanuddin Effendi, M.Ag., MQM., Pengamat Sosial dan Wakil Dekan I Bidang Akademik FDK UIN Bandung

Meneguhkan Polri di Bawah Presiden: Kuatkan Agenda Reformasi, Bukan Degradasi Institusi

February 1, 2026
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) saat memimpin konferensi pers di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, Jumat (30/1/2026). (Foto: NU Online/Syakir NF)

Ketum PBNU Tegaskan Seluruh Unsur Organisasi Kompak Hadiri Harlah Ke-100 NU

January 31, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Monday, February 2, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Air Mata yang Belum Diakui

Oleh: Aguk Irawan MN

liputan9news by liputan9news
December 1, 2025
in Opini
A A
0
Siklon tropis melanda Sumatra (27/11/2025), sebabkan banjir bandang & longsor. 61 tewas, 100 hilang, ribuan mengungsi. Akses terputus, upaya penyelamatan terkendala. (Foto: ANTARA/Syifa Yulinnas/foc).

Siklon tropis melanda Sumatra (27/11/2025), sebabkan banjir bandang & longsor. 61 tewas, 100 hilang, ribuan mengungsi. Akses terputus, upaya penyelamatan terkendala. (Foto: ANTARA/Syifa Yulinnas/foc).

515
SHARES
1.5k
VIEWS

YOGYAKARTA | LIPUTAN9NEWS
Di Sumatera Barat dan Utara, air tidak lagi sekadar air. Ia adalah ingatan yang basah, yang dingin, yang tiba-tiba datang tanpa permisi. Ia adalah cermin yang pecah, memantulkan wajah-wajah yang terkejut, pucat dan pasi karena ada banyak warga yang kehilangan. Beberapa angka adalah jeritan. Beberapa angka, hanya kalkulasi.

Di Aceh misalnya pada pengujung November 2025, angka-angka itu menjalar naik seperti air bah yang enggan surut: 18 kabupaten, 526.098 jiwa terdampak, 102 yang meninggal, 116 hilang. Dan 292.806 jiwa mengungsi, tercerabut dari tempat tinggal mereka, dan terdampar di 403 titik pengungsian.

Mereka bukan sekadar statistik dalam Laporan Pantauan data Penanggulangan Bencana Alam Hidrometeorologi. Kita bicara tentang banjir, tentu saja, tentang luapan sungai, tanah yang longsor dan tentang hujan yang seperti tak kenal kompromi. Tapi, dalam setiap kata “banjir” itu, terselip ribuan cerita tentang ketidakberdayaan, tentang rumah yang lenyap dalam sekejap.

Mereka adalah denyut nadi yang terhenti, tawa yang hilang, dan tatapan mata yang kini hanya memantulkan langit kelabu, dan entah mengapa, pemerintan masih enggan menyebutnya sebagai “bencana nasional.”
“Nasional,” sebuah kata yang besar, yang agung, yang menyatukan. Ia seharusnya melampaui sekat-sekat geografis, administrasi, atau kementerian mana yang bertanggung jawab. Namun, kata itu kini seperti terikat, terbungkam oleh pertimbangan-pertimbangan yang mungkin, di mata para korban, terasa dingin dan mekanis.

BeritaTerkait:

Yayasan Generasi Hebat Sejahtera dan Jaringan Relawan Indonesia Inisiasi Gotong Royong Nasional, Salurkan 3 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Aceh

Setelah “Islah”?

BEM PTNU: Cermin Kegagalan Tata Kelola Lingkungan dan Urgensi Evaluasi Kebijakan Berbasis Lahan

98 Resolution Network Salurkan 98 Juta Bencana Banjir Sumatera Melalui PB IDI

Tetapi yang pasti, di balik setiap angka kerugian, ada denyut jantung yang terhenti, ada masa depan yang hanyut. Ketika kita menolak menyebutnya bencana nasional, kita seakan menolak mengakui bahwa duka di satu sudut negeri adalah duka seluruh republik.

Dan, nyatanya, di ruang-ruang rapat berpendingin udara di ibu kota provinsi – atau mungkin di Jakarta sana – kata “darurat” masih menjadi perdebatan semantik. Status tanggap darurat nasional belum diketuk palu. Seolah-olah, bencana harus mendapatkan stempel legalistik dulu sebelum diizinkan menjadi bencana yang sesungguhnya.

Kita bisa berdebat tentang definisi, tentang kriteria, tentang anggaran yang akan tersedot. Tapi, bukankah esensi dari sebuah negara adalah kehadiran, terutama saat warganya berada di titik terendah? Bencana alam tidak peduli birokrasi. Ia meratakan sawah, merenggut nyawa, tanpa memandang provinsi. Sunyi di Aceh sama sunyinya dengan sunyi di Tapanuli. Air mata seorang ibu di sana, asinnya sama dengan air mata kita di sini.

Mungkin kita semua layak mengajukan pertanyaan: kapan sebuah tragedi cukup disebut “nasional”? Apakah duka harus menyeberangi Selat Malaka dulu agar dianggap valid oleh pusat kekuasaan?

Bencana, bukanlah sekadar peristiwa alam. Ia adalah cermin dari kerapuhan manusia, dan sering kali, cermin dari kelalaian sistem. Ketika ratusan ribu orang kehilangan pijakan, dan pemerintah masih sibuk dengan definisi operasional status bencana, ada ironi yang mengiris.

Kita punya Posko Terpadu di Ruang Potda 1 Lantai 3 Kantor Gubernur Aceh. Kita punya data yang rapi jali. Tapi kita belum punya empati kolektif yang cukup kuat untuk melampaui sekat-sekat administratif.

“Setiap kematian,” mungkin tulisnya, “mengurangi kemanusiaan kita.” Dan 442 kematian di Aceh dan sekitarnya menurut data hari ini (1/12/2025) adalah musibah besar di permadani kebangsaan kita yang compang-camping.

Bagi mereka yang terendam, yang kehilangan sanak keluarga, status nasional atau bukan hanyalah kata-kata hampa. Air bah tidak peduli birokrasi. Ia datang, merenggut, dan pergi, meninggalkan lumpur dan pertanyaan: mengapa kita harus menunggu pengakuan formal untuk merasakan sakit yang sama?

Tapanuli dan Aceh kembali diuji, kali ini bukan oleh konflik, tapi oleh air dan mungkin, oleh hati yang beku di tempat lain. Wallahu’alam bishawab.

Dr. KH. Aguk Irawan MN, Lc, MA, Pengasuh Pesantren Baitul Kilmah Yogyakarta, Santri Alumni Darul Ulum, Langitan. Pernah kuliah jurusan Aqidah-Filsafat di Al-Azhar University Cairo dan Sekolah Pasca Sarjana UIN Sunan Kalijaga. Pengajar Antropologi-budaya di STIPRAM Yogyakarta, serta di Ma’had Aly KH. Ali Maksum Krapyak dan STAI Pandanaran Yogyakarta. Buku terbarunya terbit di penerbit Mizan Group; Genealogi Etika Pesantren, Kajian Intertekstual (2018) dan Sosrokartono, Sebuah Biografi Novel (2018).

Tags: 4 Warga Tapanuli UtaraAcehAguk Irawan MNAirAir MataBanjir BandangBencanaSumatera
Share206Tweet129SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Yayasan Generasi Hebat Sejahtera dan Jaringan Relawan Indonesia Inisiasi Gotong Royong Nasional, Salurkan 3 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Aceh
Nasional

Yayasan Generasi Hebat Sejahtera dan Jaringan Relawan Indonesia Inisiasi Gotong Royong Nasional, Salurkan 3 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Aceh

by liputan9news
January 26, 2026
0

  JAKARTA  | LIPUTAN9NEWS — Yayasan Generasi Hebat Sejahtera menginisiasi gerakan gotong royong kemanusiaan lintas relawan dan dunia usaha untuk...

Read more
Rais Aam PBNU KH Miftachul Achyar dan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf sepakat islah dan mengakhiri konflik internal dalam pertemuan yang digagas kiai sepuh di Lirboyo, Kediri, Kamis (25/12/2025). (Foto: ist/Ai/MSN)

Setelah “Islah”?

January 2, 2026
BEM PTNU: Cermin Kegagalan Tata Kelola Lingkungan dan Urgensi Evaluasi Kebijakan Berbasis Lahan

BEM PTNU: Cermin Kegagalan Tata Kelola Lingkungan dan Urgensi Evaluasi Kebijakan Berbasis Lahan

December 30, 2025
98 Resolution Network Salurkan 98 Juta Bencana Banjir Sumatera Melalui PB IDI

98 Resolution Network Salurkan 98 Juta Bencana Banjir Sumatera Melalui PB IDI

December 16, 2025
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2522
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

758
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

142
Bahar bin Smith. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Bahar Smith Ditetapkan sebagai Tersangka Penganiayaan dan Pencurian dengan Kekerasan

February 1, 2026
Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

February 1, 2026
Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

February 1, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In