• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Siklon tropis melanda Sumatra (27/11/2025), sebabkan banjir bandang & longsor. 61 tewas, 100 hilang, ribuan mengungsi. Akses terputus, upaya penyelamatan terkendala. (Foto: ANTARA/Syifa Yulinnas/foc).

Air Mata yang Belum Diakui

December 1, 2025
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto saat memberikan keterangan kepada awak media (Foto: Dok: Istimewa).

Mangkir, KPK Akan Panggil Ulang Haji Her Terkait Kasus Mafia Cukai Rokok

April 8, 2026
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Budi Prasetyo. (Foto: Antara)

KPK Usut Keuntungan Ilegal Rp 40,8 Miliar dari Kuota Haji Khusus, Penyidik Cecar 3 Bos Travel

April 7, 2026
Alumni Lemhabas 98 David Pajung: Ajakan Tumbangkan Prabowo adalah Provokasi dan Opini Jalanan 

Alumni Lemhannas 98 David Pajung: Ajakan Tumbangkan Prabowo adalah Provokasi dan Opini Jalanan 

April 7, 2026
Dr. KH. Zakky Mubarok, MA, Dewan Pakar Lajnah Dakwah Islam Nusantara (LADISNU)

Jaminan Bagi Manusia yang Bertakwa

April 7, 2026
Ra Mamak dan Inayah

Inayah Wahid Putri Gus Dur Menikah dengan Ra Mamak Guluk-Guluk Sumenep

April 7, 2026
Dr. KH. Shalahuddin A Warits Ilyas Pengasuh Ponpes Anuuqayah

Ra Mamak Pengasuh Ponpes Annuqayah Nikahi Inayah Wahid Putri Gus Dur

April 7, 2026
Komandan Quds IRGC Warning Bakal Datangnya Kejutan Baru untuk Elite Epstein

Komandan Quds IRGC Warning Bakal Datangnya Kejutan Baru untuk Elite Epstein

April 7, 2026
Operasi Penyelamatan Pilot AS di Isfahan Gagal, Iran Hancurkan C-130 dan Black Hawk (Foto: MKPS/MSN)

Iran Gagalkan Operasi Penyelamatan Pilot AS di Isfahan, IRGC Hancurkan C-130 dan Black Hawk

April 7, 2026
Peringati Hari Penyiaran Nasional, Resonara Gelar Diskusi Publik Tantangan Era Digital

Peringati Hari Penyiaran Nasional, Resonara Gelar Diskusi Publik Tantangan Era Digital

April 7, 2026
Jusuf Kalla -Rismon Sianipar

Jusuf Kalla Polisikan Rismon Sianipar Terkait Kisruh Ijazah Jokowi

April 6, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Wednesday, April 8, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Air Mata yang Belum Diakui

Oleh: Aguk Irawan MN

liputan9news by liputan9news
December 1, 2025
in Opini
A A
0
Siklon tropis melanda Sumatra (27/11/2025), sebabkan banjir bandang & longsor. 61 tewas, 100 hilang, ribuan mengungsi. Akses terputus, upaya penyelamatan terkendala. (Foto: ANTARA/Syifa Yulinnas/foc).

Siklon tropis melanda Sumatra (27/11/2025), sebabkan banjir bandang & longsor. 61 tewas, 100 hilang, ribuan mengungsi. Akses terputus, upaya penyelamatan terkendala. (Foto: ANTARA/Syifa Yulinnas/foc).

515
SHARES
1.5k
VIEWS

YOGYAKARTA | LIPUTAN9NEWS
Di Sumatera Barat dan Utara, air tidak lagi sekadar air. Ia adalah ingatan yang basah, yang dingin, yang tiba-tiba datang tanpa permisi. Ia adalah cermin yang pecah, memantulkan wajah-wajah yang terkejut, pucat dan pasi karena ada banyak warga yang kehilangan. Beberapa angka adalah jeritan. Beberapa angka, hanya kalkulasi.

Di Aceh misalnya pada pengujung November 2025, angka-angka itu menjalar naik seperti air bah yang enggan surut: 18 kabupaten, 526.098 jiwa terdampak, 102 yang meninggal, 116 hilang. Dan 292.806 jiwa mengungsi, tercerabut dari tempat tinggal mereka, dan terdampar di 403 titik pengungsian.

Mereka bukan sekadar statistik dalam Laporan Pantauan data Penanggulangan Bencana Alam Hidrometeorologi. Kita bicara tentang banjir, tentu saja, tentang luapan sungai, tanah yang longsor dan tentang hujan yang seperti tak kenal kompromi. Tapi, dalam setiap kata “banjir” itu, terselip ribuan cerita tentang ketidakberdayaan, tentang rumah yang lenyap dalam sekejap.

Mereka adalah denyut nadi yang terhenti, tawa yang hilang, dan tatapan mata yang kini hanya memantulkan langit kelabu, dan entah mengapa, pemerintan masih enggan menyebutnya sebagai “bencana nasional.”
“Nasional,” sebuah kata yang besar, yang agung, yang menyatukan. Ia seharusnya melampaui sekat-sekat geografis, administrasi, atau kementerian mana yang bertanggung jawab. Namun, kata itu kini seperti terikat, terbungkam oleh pertimbangan-pertimbangan yang mungkin, di mata para korban, terasa dingin dan mekanis.

BeritaTerkait:

Formula Kabupaten Bekasi Hadir di Tengah Bencana, Salurkan Bantuan untuk Warga Pesisir dan Babelan

Yayasan Generasi Hebat Sejahtera dan Jaringan Relawan Indonesia Inisiasi Gotong Royong Nasional, Salurkan 3 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Aceh

Setelah “Islah”?

BEM PTNU: Cermin Kegagalan Tata Kelola Lingkungan dan Urgensi Evaluasi Kebijakan Berbasis Lahan

Tetapi yang pasti, di balik setiap angka kerugian, ada denyut jantung yang terhenti, ada masa depan yang hanyut. Ketika kita menolak menyebutnya bencana nasional, kita seakan menolak mengakui bahwa duka di satu sudut negeri adalah duka seluruh republik.

Dan, nyatanya, di ruang-ruang rapat berpendingin udara di ibu kota provinsi – atau mungkin di Jakarta sana – kata “darurat” masih menjadi perdebatan semantik. Status tanggap darurat nasional belum diketuk palu. Seolah-olah, bencana harus mendapatkan stempel legalistik dulu sebelum diizinkan menjadi bencana yang sesungguhnya.

Kita bisa berdebat tentang definisi, tentang kriteria, tentang anggaran yang akan tersedot. Tapi, bukankah esensi dari sebuah negara adalah kehadiran, terutama saat warganya berada di titik terendah? Bencana alam tidak peduli birokrasi. Ia meratakan sawah, merenggut nyawa, tanpa memandang provinsi. Sunyi di Aceh sama sunyinya dengan sunyi di Tapanuli. Air mata seorang ibu di sana, asinnya sama dengan air mata kita di sini.

Mungkin kita semua layak mengajukan pertanyaan: kapan sebuah tragedi cukup disebut “nasional”? Apakah duka harus menyeberangi Selat Malaka dulu agar dianggap valid oleh pusat kekuasaan?

Bencana, bukanlah sekadar peristiwa alam. Ia adalah cermin dari kerapuhan manusia, dan sering kali, cermin dari kelalaian sistem. Ketika ratusan ribu orang kehilangan pijakan, dan pemerintah masih sibuk dengan definisi operasional status bencana, ada ironi yang mengiris.

Kita punya Posko Terpadu di Ruang Potda 1 Lantai 3 Kantor Gubernur Aceh. Kita punya data yang rapi jali. Tapi kita belum punya empati kolektif yang cukup kuat untuk melampaui sekat-sekat administratif.

“Setiap kematian,” mungkin tulisnya, “mengurangi kemanusiaan kita.” Dan 442 kematian di Aceh dan sekitarnya menurut data hari ini (1/12/2025) adalah musibah besar di permadani kebangsaan kita yang compang-camping.

Bagi mereka yang terendam, yang kehilangan sanak keluarga, status nasional atau bukan hanyalah kata-kata hampa. Air bah tidak peduli birokrasi. Ia datang, merenggut, dan pergi, meninggalkan lumpur dan pertanyaan: mengapa kita harus menunggu pengakuan formal untuk merasakan sakit yang sama?

Tapanuli dan Aceh kembali diuji, kali ini bukan oleh konflik, tapi oleh air dan mungkin, oleh hati yang beku di tempat lain. Wallahu’alam bishawab.

Dr. KH. Aguk Irawan MN, Lc, MA, Pengasuh Pesantren Baitul Kilmah Yogyakarta, Santri Alumni Darul Ulum, Langitan. Pernah kuliah jurusan Aqidah-Filsafat di Al-Azhar University Cairo dan Sekolah Pasca Sarjana UIN Sunan Kalijaga. Pengajar Antropologi-budaya di STIPRAM Yogyakarta, serta di Ma’had Aly KH. Ali Maksum Krapyak dan STAI Pandanaran Yogyakarta. Buku terbarunya terbit di penerbit Mizan Group; Genealogi Etika Pesantren, Kajian Intertekstual (2018) dan Sosrokartono, Sebuah Biografi Novel (2018).

Tags: 4 Warga Tapanuli UtaraAcehAguk Irawan MNAirAir MataBanjir BandangBencanaSumatera
Share206Tweet129SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Formula Kabupaten Bekasi Hadir di Tengah Bencana, Salurkan Bantuan untuk Warga Pesisir dan Babelan
Daerah

Formula Kabupaten Bekasi Hadir di Tengah Bencana, Salurkan Bantuan untuk Warga Pesisir dan Babelan

by Liputan9 | Bekasi
February 11, 2026
0

KABUPATEN BEKASI | LIPUTAN9NEWS Forum Pemuda Lintas Agama (Formula) Kabupaten Bekasi menunjukkan kepedulian terhadap warga terdampak banjir dengan menyalurkan bantuan...

Read more
Yayasan Generasi Hebat Sejahtera dan Jaringan Relawan Indonesia Inisiasi Gotong Royong Nasional, Salurkan 3 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Aceh

Yayasan Generasi Hebat Sejahtera dan Jaringan Relawan Indonesia Inisiasi Gotong Royong Nasional, Salurkan 3 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Aceh

January 26, 2026
Rais Aam PBNU KH Miftachul Achyar dan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf sepakat islah dan mengakhiri konflik internal dalam pertemuan yang digagas kiai sepuh di Lirboyo, Kediri, Kamis (25/12/2025). (Foto: ist/Ai/MSN)

Setelah “Islah”?

January 2, 2026
BEM PTNU: Cermin Kegagalan Tata Kelola Lingkungan dan Urgensi Evaluasi Kebijakan Berbasis Lahan

BEM PTNU: Cermin Kegagalan Tata Kelola Lingkungan dan Urgensi Evaluasi Kebijakan Berbasis Lahan

December 30, 2025
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2543
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

759
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto saat memberikan keterangan kepada awak media (Foto: Dok: Istimewa).

Mangkir, KPK Akan Panggil Ulang Haji Her Terkait Kasus Mafia Cukai Rokok

April 8, 2026
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Budi Prasetyo. (Foto: Antara)

KPK Usut Keuntungan Ilegal Rp 40,8 Miliar dari Kuota Haji Khusus, Penyidik Cecar 3 Bos Travel

April 7, 2026
Alumni Lemhabas 98 David Pajung: Ajakan Tumbangkan Prabowo adalah Provokasi dan Opini Jalanan 

Alumni Lemhannas 98 David Pajung: Ajakan Tumbangkan Prabowo adalah Provokasi dan Opini Jalanan 

April 7, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Ps. Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In