• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
KH Abdul Hakim Mahfudz atua Gus Kikin (Foto: Ai/MSN)

KH. Abdul Hakim Mahfudz: Kombinasi Nasab, Leadership, dan Kemandirian Ekonomi sebagai Modal Kuat Memimpin PBNU

January 13, 2026
HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, Pengusaha Rokok dan Founder Owner Bandar Rokok Nusantara Global Grup (BARONG Grup)

TRITURA Petani Tembakau Madura, Gus Lilur Dorong Pemerintah Terbitkan Kebijakan Strategis

April 16, 2026
Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Putri Khairunnisa

DPP KNPI Ajak Masyarakat Indonesia Doakan Presiden Prabowo, Berhasil Kerja Sama Minyak dan Gas dengan Putin

April 16, 2026
HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau yang akrab disapa Gus Lilur Bersama Menteri Agama Nasaruddin Umar

Tokoh Muda Nahdliyin Sebut NU Bukan Komoditas, Muktamar Harus Steril dari Mainan Aktor Politik

April 15, 2026
Tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji dan penyelenggaraan ibadah haji Yaqut Cholil Qoumas memasuki mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (12/3/2026). (Foto: Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Yaqut Disebut KPK Siapkan USD1 Juta untuk Pansus Haji DPR

April 15, 2026
Pikir Matang Sebelum Berhutang: Antara Kebutuhan dan Godaan Zaman

Pikir Matang Sebelum Berhutang: Antara Kebutuhan dan Godaan Zaman

April 15, 2026
Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftahul Achyar, saat menghadiri Muskerwil PWNU Jawa Timur di Sunan Bejagung 2, Tuban, Jaw Timur, Minggu (12/4/2026) (Foto: ANTARA/HO-PWNU Jawa Timur)

Rais Aam PBNU Ungkap Gelaran Muktamar ke-35 NU pada 1-5 Agustus, Tempat Belum Pasti!

April 14, 2026
KPK Uangkap Polisi Aktif Terima Rp16 Miliar dari Proyek di Bekasi

KPK Uangkap Polisi Aktif Terima Rp16 Miliar dari Proyek di Bekasi

April 14, 2026
HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, Founder Owner Bandar Rokok Nusantara Global Grup (Barong Grup) (Foto: Liputan9news/MSN)

Deklarasi PANCA AMPERA, Gus Lilur Sampaikan Lima Amanat Petani Tembakau Madura-Nusantara

April 13, 2026

Dukungan Tokoh Muda Alkhairaat Menguat, Helmi Kwarta Siap Menjadi Kapolda Sulteng

April 13, 2026
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. (Foto: Liputan9nwes/MSN)

KPK Periksa Rokhmawan Pengusaha Rokok sebagai Saksi Dugaan Korupsi di Bea Cukai

April 13, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Thursday, April 16, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

KH. Abdul Hakim Mahfudz: Kombinasi Nasab, Leadership, dan Kemandirian Ekonomi sebagai Modal Kuat Memimpin PBNU

Oleh: KH. Imam Jazuli Lc., MA.

liputan9news by liputan9news
January 13, 2026
in Opini, Tokoh
A A
0
KH Abdul Hakim Mahfudz atua Gus Kikin (Foto: Ai/MSN)

KH Abdul Hakim Mahfudz atua Gus Kikin (Foto: Ai/MSN)

515
SHARES
1.5k
VIEWS

CIREBON | LIPUTAN9NEWS

Kepemimpinan di tubuh Nahdlatul Ulama (NU), organisasi Islam terbesar di Indonesia, selalu menjadi sorotan, tidak hanya karena basis massanya yang besar, tetapi juga karena perannya dalam dinamika sosial, keagamaan, dan politik bangsa. Dalam diskursus kepemimpinan PBNU, nama KH. Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin, mencuat sebagai sosok yang dinilai layak memimpin organisasi tersebut menjelang Muktamar ke 35.

Tentu saja, kelayakan tersebut didasarkan pada kombinasi unik antara faktor nasab (keturunan), rekam jejak kepemimpinan, kemandirian finansial, dan pengalaman organisatoris yang matang.

Pertama: Nasab Kuat sebagai Cucu Pendiri NU (Hadratussyekh KH. Hasyim Asy’ari)

Faktor nasab memiliki nilai historis dan spiritual yang signifikan dalam tradisi pesantren dan NU. Gus Kikin adalah cucu dari Hadratussyekh KH. Hasyim Asy’ari, pendiri Pondok Pesantren Tebuireng dan pendiri Nahdlatul Ulama. Hubungan darah ini bukan sekadar klaim silsilah, melainkan representasi dari kesinambungan perjuangan dan pemikiran para muassis (pendiri) NU.

Kepemimpinan yang bersandar pada nasab sering kali dianggap membawa barokah dan legitimasi moral yang kuat di mata warga Nahdliyin, terutama di akar rumput. Gus Kikin sering mengisahkan perjuangan Mbah Hasyim dalam mendirikan pesantren dan kepeduliannya terhadap rakyat kecil, menunjukkan pemahaman mendalam akan spirit awal pendirian organisasi. Warisan spiritual ini menjadi modal sosial yang tak ternilai untuk mempersatukan elemen-elemen di NU yang beragam.

BeritaTerkait:

Pikir Matang Sebelum Berhutang: Antara Kebutuhan dan Godaan Zaman

98 Resolution Network Nilai Prabowo Mampu Bangun Stabilitas Di Tengah Ketidakpastian Geopolitik

Dorong Perdamaian, PBNU Temui Dubes Arab Saudi

Gus Yahya Sebut Kiai Nurul Huda Djazuli Usulkan Muktamar Ke-35 NU Digelar di Pesantren Lirboyo

Kedua: “Selesai dengan Diri Sendiri”

Mandiri Finansial dan Pengusaha Sukses Salah satu argumen terkuat yang mendukung kelayakan Gus Kikin adalah statusnya sebagai pribadi yang telah “selesai dengan diri sendiri” dalam aspek material. Dikenal sebagai ulama sekaligus pebisnis atau pengusaha, Gus Kikin tidak memiliki ketergantungan ekonomi yang dapat memengaruhi kebijakan organisasinya.

Kemandirian finansial ini krusial dalam memimpin organisasi sebesar PBNU, yang sering kali berinteraksi dengan kekuasaan politik dan ekonomi. Seorang pemimpin yang mandiri secara finansial cenderung lebih fokus pada kemaslahatan umat dan menjaga muruah (martabat) organisasi, bebas dari potensi konflik kepentingan atau intervensi pihak luar yang bersifat transaksional. Integritas ini pernah diakui ketika beliau dinobatkan sebagai Pembayar Pajak Inspiratif oleh Direktorat Jenderal Pajak.

Tiga: Pengasuh Pesantren Tebuireng, Benteng Tradisi dan Intelektualitas

Gus Kikin saat ini merupakan pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng di Jombang, sebuah institusi pendidikan Islam yang monumental dan menjadi salah satu pusat rujukan utama dalam keilmuan NU. Peran sebagai pengasuh pesantren tidak hanya berarti mengelola institusi pendidikan, tetapi juga memegang peran sentral dalam menjaga tradisi keilmuan, mencetak kader ulama, dan merawat karakter santri.

Kepemimpinan di Tebuireng menunjukkan kapasitas manajerial dan spiritual Gus Kikin dalam skala besar. Dari sinilah beliau mengajak para santri untuk menyiapkan diri menuju Indonesia Jaya 2045, menunjukkan visi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter dan berakhlakul karimah.

Empat: Ketua PWNU Jatim, Rekam Jejak Kepemimpinan Organisasi yang Teruji

Dalam struktur organisasi NU, Gus Kikin juga memiliki pengalaman nyata di tingkat wilayah. Beliau menjabat sebagai Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, posisi strategis mengingat Jatim adalah basis massa NU terbesar.

Awalnya ditunjuk sebagai Pejabat (Pj) Ketua PWNU Jatim oleh PBNU untuk mengisi masa transisi dan menyelesaikan konflik internal, Gus Kikin berhasil menjalankan roda organisasi dan kemudian terpilih secara definitif. Pengalaman ini membuktikan kemampuannya dalam menjembatani berbagai faksi dan meredam dinamika internal di wilayah yang kompleks, juga bisa menata kembali struktur dan memastikan program kerja berjalan efektif.

Kombinasi antara nasab yang kuat, integritas dan kemandirian finansial, kepemimpinan pesantren sebagai pusat tradisi, dan rekam jejak organisasi yang teruji di PWNU Jatim, memberikan Gus Kikin argumentasi yang solid sebagai sosok yang layak memimpin PBNU. Beliau dinilai mampu mengayomi umat dan menjaga muruah NU di tengah tantangan zaman, memastikan organisasi tetap relevan dengan khittah-nya. Wallahu’alam bishawab.*

KH. Imam Jazuli, Lc., MA., adalah Alumni Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri; Alumni Universitas Al-Azhar, Mesir, Dept. Theology and Philosophy; Alumni Universiti Kebangsaan Malaysia, Dept. Politic and Strategy; Alumni Universiti Malaya, Dept. International Strategic and Defence Studies; Pengasuh Pondok Pesantren Bina Insan Mulia, Cirebon; Wakil Ketua Pimpinan Pusat Rabithah Ma’ahid Islamiyah (Asosiasi Pondok Pesantren se-Indonesia); Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Periode 2010-2015.

Tags: EkonomiGus KikinKemandiriankepemimpinanKH Abdul Hakim MahfudzLeadershipNasabPBNUPWNU Jawa Timur
Share206Tweet129SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Pikir Matang Sebelum Berhutang: Antara Kebutuhan dan Godaan Zaman
Bisnis

Pikir Matang Sebelum Berhutang: Antara Kebutuhan dan Godaan Zaman

by liputan9news
April 15, 2026
0

BOGOR | LIPUTAN9NEWS Dalam Islam, hutang-pihutang juga adalah salah satu muamalah. Ini merupakan aktivitas yang diperbolehkan dalam Muamalah Islam. Maksudnya...

Read more
98 Resolution Network Nilai Prabowo Mampu Bangun Stabilitas Di Tengah Ketidakpastian Geopolitik

98 Resolution Network Nilai Prabowo Mampu Bangun Stabilitas Di Tengah Ketidakpastian Geopolitik

April 9, 2026
PBNU Temui Dubes Arab Saudi, Dorong Diplomasi Untuk Akhiri Konflik Timur Tengah (Foto: JPNN.COM)

Dorong Perdamaian, PBNU Temui Dubes Arab Saudi

April 2, 2026
Ketum PBNU Gus Yahya saat sowan ke ndalem KH Anwar Manshur di Pesantren Lirboyo, Kediri, Sabtu (28/3/2026). (Foto: dok PBNU)

Gus Yahya Sebut Kiai Nurul Huda Djazuli Usulkan Muktamar Ke-35 NU Digelar di Pesantren Lirboyo

March 30, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2549
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

759
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, Pengusaha Rokok dan Founder Owner Bandar Rokok Nusantara Global Grup (BARONG Grup)

TRITURA Petani Tembakau Madura, Gus Lilur Dorong Pemerintah Terbitkan Kebijakan Strategis

April 16, 2026
Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Putri Khairunnisa

DPP KNPI Ajak Masyarakat Indonesia Doakan Presiden Prabowo, Berhasil Kerja Sama Minyak dan Gas dengan Putin

April 16, 2026
HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau yang akrab disapa Gus Lilur Bersama Menteri Agama Nasaruddin Umar

Tokoh Muda Nahdliyin Sebut NU Bukan Komoditas, Muktamar Harus Steril dari Mainan Aktor Politik

April 15, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In