• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Prof. Ali Mochtar Ngabalin

Beratnya Beban Kerja Panitia Pilkada, Ali Mochtar Ngabalin: E-Voting sebagai Solusi Bijak

January 20, 2026
KH Zakky Mubarok

Kembali Menuju Fitrah

April 2, 2026
PBNU Temui Dubes Arab Saudi, Dorong Diplomasi Untuk Akhiri Konflik Timur Tengah (Foto: JPNN.COM)

Dorong Perdamaian, PBNU Temui Dubes Arab Saudi

April 2, 2026
Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

April 2, 2026
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PNIB: Dialah Pahlawan Perdamaian yang Sesungguhnya

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PNIB: Dialah Pahlawan Perdamaian yang Sesungguhnya

April 2, 2026
Ketua Umum DPP Kesatuan Tour Travel Haji Umroh Republik Indonesia (Kesthuri) Asrul Azis Taba. (Foto: Antara)

Jadi Tersangka Korupsi Haji, Ketum Kesthuri Asrul Azis Taba Diminta Pulang dari Saudi

April 1, 2026
Hilmab Latief, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) saat melaksanakan tugas di Makkah (Foto: Dok. Kemenag)

KPK Ungkap Hilman Latief Akui Terima Uang Terkait Korupsi Kuota Haji

April 1, 2026
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (04/03/2026). (Foto BPMI Setpres)

Pemerintah Aktifkan Kembali 625 Ribu Penerima BPJS Kesehatan

April 1, 2026
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu (kiri) didampingi juru bicara KPK, Budi Prasetyo dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin, 30 Maret 2026. (Foto Niaga.Asia/G Sitompul)

KPK Sebut Ismail Adham Berikan Uang Kepada Hilman Latief, Diduga Terkait Korupsi Kuota Haji

March 31, 2026
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur (Foto: Antara/MSN)

KPK Tetapkan Direktur Maktour dan Ketum Kesthuri Tersangka Korupsi Kuota Haji

March 31, 2026
Hasan Yazid Al-Palimbangy, M.Ag., Juru Da’wah (da’i/muballigh). Khatib dan narasumber pengajian mingguan, bulanan di masjid-masjid perumahan dan kantor dan penulis buku-buku agama Islam.)

Tetap Istiqomah Pasca Ramadan

March 31, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Thursday, April 2, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Beratnya Beban Kerja Panitia Pilkada, Ali Mochtar Ngabalin: E-Voting sebagai Solusi Bijak

Moh. Faisal Asadi by Moh. Faisal Asadi
January 20, 2026
in Nasional, Pilkada
A A
0
Prof. Ali Mochtar Ngabalin

Prof. Ali Mochtar Ngabalin, Ketua DPP Partai Golkar Bidang Kebijakan Politik Luar Negeri dan Hubungan Internasional (Foto: Dok. Golkar)

551
SHARES
1.6k
VIEWS

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS
Beban kerja berat yang dialami panitia pemilihan kepala daerah (pilkada) kembali menjadi perhatian. Pengalaman di lapangan menunjukkan bahwa penyelenggara pemilu bekerja dalam durasi panjang dengan tekanan administratif dan psikologis yang tinggi, terutama pada hari pemungutan dan penghitungan suara.

Sejumlah panitia pilkada menceritakan bahwa hari pencoblosan kerap berlangsung layaknya kerja maraton. Sejak pagi, mereka melakukan persiapan dan pengaturan pemilih, mengelola logistik dan administrasi, hingga melaksanakan penghitungan serta rekapitulasi suara yang sering berakhir larut malam.

Hal senada juga disampaikan Ketua DPP Partai Golkar Bidang Kebijakan Politik Luar Negeri dan Hubungan Internasional Prof. Ali Mochtar Ngabalin, yang juga Visiting Professor of International Relations di National Research Tomsk State University (TSU), Rusia, serta Guru Besar Hubungan Internasional di Busan University of Foreign Studies (BUFS), Korea Selatan. Ia menilai beban kerja panitia pilkada belum sepenuhnya mendapat perhatian kebijakan yang memadai.

“Dari meja panitia inilah wajah demokrasi terlihat apa adanya. Di permukaan tampak tenang, tetapi di balik layar bebannya sangat besar,” ujar Prof Ngabalin pada Liptan9news di Jakarta, Senin (19/01/2026).

BeritaTerkait:

Merawat Rahim, Menjaga Aset: Mewujudkan Relasi Harmonis NU dan PKB

BEM PTNU DIY Tolak Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD

Diskusi Ngaji Regulasi Bedah Aturan Baru KUHAP, Soroti Ancaman Demokrasi

Pilkada Melalui DPRD dalam Perspektif Islam Nusantara

Menurutnya, setiap tahapan pemilihan menuntut konsentrasi tinggi karena berkaitan langsung dengan legitimasi hasil. Di lapangan, panitia juga harus menjaga ketertiban dan kepatuhan prosedur di tengah dinamika pemilih dan saksi, dalam situasi yang serba diawasi.

Tekanan kerja tersebut berdampak pada kondisi fisik dan mental panitia. Cerita tentang kelelahan, penurunan kesehatan, hingga perlunya masa pemulihan panjang menjadi pengalaman yang kerap berulang. Bahkan, terdapat kisah duka panitia yang wafat setelah menuntaskan tugasnya.

“Ini menyentuh sisi kemanusiaan demokrasi kita. Kualitas demokrasi tidak hanya diukur dari akurasi hasil, tetapi juga dari bagaimana negara merawat orang-orang yang bekerja di garis depan,” terangnya.

Sekali lagi, Ali Mochtar Ngabalin menyebut salah satu beban terberat panitia berasal dari proses penghitungan suara legislatif, khususnya pemilihan anggota DPRD. Banyaknya calon, panjangnya nama, serta detail pencatatan manual membuat proses tersebut sangat menyita energi dan waktu.

“Dalam situasi pengawasan ketat, panitia dituntut cepat sekaligus akurat. Ketika kondisi fisik menurun, tekanan psikologis justru meningkat,” utaranya.

Kondisi tersebut, lanjutnya, mendorong perlunya evaluasi desain dan tahapan pemilihan. Salah satu opsi yang layak dikaji secara serius adalah penerapan sistem e-voting yang aman, terukur, dan dilakukan secara bertahap.

“E-voting membuka peluang penyederhanaan proses dan pengurangan beban fisik panitia. Ini bukan sekadar soal teknologi, tetapi soal keberlanjutan demokrasi,” paparnya.

Ia mengakui penerapan e-voting membutuhkan investasi awal, perencanaan matang, serta sistem pengamanan yang ketat. Namun, menurut dia, investasi tersebut memiliki nilai strategis jangka panjang karena sistem dapat digunakan berulang dan terus disempurnakan.

“Sistem yang dibangun dengan standar keamanan tinggi bisa diaudit secara transparan dan menjadi fondasi demokrasi digital bagi generasi mendatang,” ungkapnya.

Dengan e-voting, proses penghitungan suara dinilai dapat berlangsung lebih cepat dan akurat, sementara beban pencatatan manual berkurang. Peran panitia pun dapat difokuskan pada fungsi pengawasan dan verifikasi.

“Demokrasi yang matang lahir dari kemauan belajar dari praktik lapangan. Pengaturan jam kerja yang manusiawi, pelatihan memadai, kesiapan logistik, serta pemanfaatan teknologi yang aman harus menjadi satu kesatuan kebijakan,” pungkasnya.

(MFA)

Tags: Ali Mochtar NgabalinDemokrasiDemokrasi DigitalE-VotingPilkadaPolitik
Share220Tweet138SendShare
Moh. Faisal Asadi

Moh. Faisal Asadi

Aktual, Faktual, Kompeten, Konsisten dan Terpercaya

BeritaTerkait

KH. Imam Jazuli, Lc., MA.
Opini

Merawat Rahim, Menjaga Aset: Mewujudkan Relasi Harmonis NU dan PKB

by KH. Imam Jazuli, Lc. MA.
March 12, 2026
0

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS Di ruang-ruang rapat PBNU, seringkali menggema jargon "NU ada di mana-mana, tapi tidak kemana-mana." Sebuah diktum yang...

Read more
BEM PTNU DIY Tolak Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD

BEM PTNU DIY Tolak Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD

January 18, 2026
Diskusi Ngaji Regulasi Bedah Aturan Baru KUHAP, Soroti Ancaman Demokrasi

Diskusi Ngaji Regulasi Bedah Aturan Baru KUHAP, Soroti Ancaman Demokrasi

January 15, 2026
Yusuf mars

Pilkada Melalui DPRD dalam Perspektif Islam Nusantara

January 15, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2539
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

759
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
KH Zakky Mubarok

Kembali Menuju Fitrah

April 2, 2026
PBNU Temui Dubes Arab Saudi, Dorong Diplomasi Untuk Akhiri Konflik Timur Tengah (Foto: JPNN.COM)

Dorong Perdamaian, PBNU Temui Dubes Arab Saudi

April 2, 2026
Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

April 2, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Ps. Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In