• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Gelar Bahtsul Masail, Kiai dan Ulama Yogyakarta Tegaskan Otoritas Fatwa Syuriah dan Komitmen Islah NU

Gelar Bahtsul Masail, Kiai dan Ulama Yogyakarta Tegaskan Otoritas Fatwa Syuriah dan Komitmen Islah NU

January 28, 2026
KH Zakky Mubarok

Kembali Menuju Fitrah

April 2, 2026
PBNU Temui Dubes Arab Saudi, Dorong Diplomasi Untuk Akhiri Konflik Timur Tengah (Foto: JPNN.COM)

Dorong Perdamaian, PBNU Temui Dubes Arab Saudi

April 2, 2026
Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

April 2, 2026
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PNIB: Dialah Pahlawan Perdamaian yang Sesungguhnya

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PNIB: Dialah Pahlawan Perdamaian yang Sesungguhnya

April 2, 2026
Ketua Umum DPP Kesatuan Tour Travel Haji Umroh Republik Indonesia (Kesthuri) Asrul Azis Taba. (Foto: Antara)

Jadi Tersangka Korupsi Haji, Ketum Kesthuri Asrul Azis Taba Diminta Pulang dari Saudi

April 1, 2026
Hilmab Latief, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) saat melaksanakan tugas di Makkah (Foto: Dok. Kemenag)

KPK Ungkap Hilman Latief Akui Terima Uang Terkait Korupsi Kuota Haji

April 1, 2026
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (04/03/2026). (Foto BPMI Setpres)

Pemerintah Aktifkan Kembali 625 Ribu Penerima BPJS Kesehatan

April 1, 2026
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu (kiri) didampingi juru bicara KPK, Budi Prasetyo dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin, 30 Maret 2026. (Foto Niaga.Asia/G Sitompul)

KPK Sebut Ismail Adham Berikan Uang Kepada Hilman Latief, Diduga Terkait Korupsi Kuota Haji

March 31, 2026
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur (Foto: Antara/MSN)

KPK Tetapkan Direktur Maktour dan Ketum Kesthuri Tersangka Korupsi Kuota Haji

March 31, 2026
Hasan Yazid Al-Palimbangy, M.Ag., Juru Da’wah (da’i/muballigh). Khatib dan narasumber pengajian mingguan, bulanan di masjid-masjid perumahan dan kantor dan penulis buku-buku agama Islam.)

Tetap Istiqomah Pasca Ramadan

March 31, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Thursday, April 2, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Gelar Bahtsul Masail, Kiai dan Ulama Yogyakarta Tegaskan Otoritas Fatwa Syuriah dan Komitmen Islah NU

liputan9news by liputan9news
January 28, 2026
in Nasional
A A
0
Gelar Bahtsul Masail, Kiai dan Ulama Yogyakarta Tegaskan Otoritas Fatwa Syuriah dan Komitmen Islah NU
533
SHARES
1.5k
VIEWS

YOGYAKARTA | LIPUTAN9NEWS
Para Kiai dan ulama Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar Forum Bahtsul Masail bertajuk “Otoritas Fatwa Syuriah dan Komitmen Islah dalam Perspektif Fikih Ahlussunnah wal Jama’ah” di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Falahiyyah Mlangi, Sleman, Selasa (27/01/26).

Forum ini dihadiri sejumlah kiai muda, asatidz pesantren, akademisi, serta pemerhati fikih ke-NU-an dengan undangan terbatas. Kegiatan tersebut bertujuan merespons berbagai persoalan hukum keagamaan dan keorganisasian yang berkembang di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU).

Pembahasan difokuskan pada otoritas fatwa Syuriah (Ra’is ‘Aam), kewajiban warga Nahdliyin dalam menyikapinya, serta komitmen terhadap kesepakatan islah, khususnya terkait wacana pelaksanaan muktamar percepatan.

Pimpinan Ponpes Al-Falahiyyah Mlangi, KH. Fahmi Basya, menjelaskan bahwa forum ini dilatarbelakangi oleh munculnya polemik internal organisasi yang dinilai memiliki dampak serius terhadap kepemimpinan dan keutuhan jam’iyyah.

BeritaTerkait:

Forum Pengasuh Pesantren se-DIY Tolak Keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace

PNIB Bagikan 1945 Takjil di Tugu Jogja, Gus Wal: Persatuan Indonesia dan Keselamatan Bangsa Di Atas Segalanya

PBNU Gelar Rapat Harian, Bahas Rukyatul Hilal dan Penguatan Organisasi

BEM PTNU DIY: Satu Abad Masehi NU, Saatnya Meneguhkan Khittah dan Menatap Abad Kedua dengan Jernih

“Persoalan yang muncul tidak hanya masalah administratif saja, tetapi menyentuh aspek fikih, etika kepemimpinan, dan kemaslahatan organisasi. Karena itu, perlu dibahas secara mendalam melalui mekanisme Bahtsul Masail,” ujarnya, dalam keterangan yang diterima Liputan9news, Rabu (28/01/2026).

Dalam hasil pembahasannya, forum menegaskan bahwa fatwa Syuriah yang menyatakan adanya pelanggaran berat oleh Ketua Umum organisasi memiliki status sah secara hukum syariat. Fatwa tersebut dipandang sebagai amanah keilmuan yang dilandasi prinsip keadilan dan tanggung jawab, sebagaimana merujuk pada dalil Al-Qur’an, hadis, serta pandangan ulama mu’tabar.

Forum juga menyimpulkan bahwa fatwa Syuriah bersifat mengikat, baik secara organisatoris maupun akhlak. Warga Nahdliyin dinilai memiliki kewajiban moral dan organisasi untuk menghormati serta melaksanakan fatwa tersebut selama berada dalam koridor kebenaran dan kemaslahatan bersama.

Terkait kesepakatan islah yang sebelumnya dibahas dalam Forum Konsultasi Mustasyar di Lirboyo, Bahtsul Masail menilai islah sebagai ajaran yang dianjurkan dalam Islam karena berfungsi memutus konflik dan menjaga persatuan. Namun demikian, islah ditegaskan tidak menghapus tanggung jawab atas pelanggaran yang telah terjadi.

Forum menilai sikap menunda atau mengabaikan kesepakatan islah, terutama yang berkaitan dengan pelaksanaan muktamar percepatan melalui penguluran waktu atau manuver politik, sebagai tindakan yang bertentangan dengan amanah. Sikap tersebut dinilai berpotensi merusak kepercayaan dan memperpanjang konflik internal organisasi.

“Islah harus diikuti dengan langkah konkret. Tanpa tindak lanjut yang jelas, islah justru kehilangan makna dan berpotensi menimbulkan ketidakpercayaan,” tegas Gus Fahmi, panggilan akrabnya.

Selain itu, Bahtsul Masail menekankan pentingnya tindak lanjut konkret atas kesepakatan islah, antara lain melalui pembentukan tim hukum dan penerbitan keputusan hukum yang jelas. Langkah ini dipandang perlu untuk menjaga wibawa organisasi dan mencegah konflik berlarut.

Dalam rekomendasinya, forum mengingatkan bahwa kepemimpinan dalam organisasi keagamaan harus berorientasi pada pengabdian, etika, dan kemaslahatan umat. Ambisi kekuasaan yang tidak dikendalikan nilai moral dan tanggung jawab keagamaan dinilai berpotensi memicu konflik sosial serta merusak tatanan organisasi.

“Diharapkan forum ini menjadi rujukan fikih keorganisasian bagi warga Nahdliyin sekaligus memperkuat tradisi musyawarah ilmiah yang santun, kritis, dan berorientasi pada keutuhan jam’iyyah,” pungkasnya.

(RK/MSN)

Tags: Bahtsul MasailFatwaIslahKiaiRais Aam PBNUSyuriyah PBNUTanfidziyahUlamaYogyakarta
Share213Tweet133SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Presiden AS Donald Trump dan Presiden RI Prabowo Subianto dalam forum BoP. - Istimewa
Nasional

Forum Pengasuh Pesantren se-DIY Tolak Keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace

by liputan9news
March 18, 2026
0

YOGYAKARTA | LIPUTAN9NEWS Para pengasuh pondok pesantren se-Daerah Istimewa Yogyakarta menyatakan penolakan terhadap kebijakan pemerintah Indonesia yang memutuskan bergabung dalam...

Read more
PNIB Bagikan 1945 Takjil di Tugu Jogja, Gus Wal: Persatuan Indonesia dan Keselamatan Bangsa Di Atas Segalanya

PNIB Bagikan 1945 Takjil di Tugu Jogja, Gus Wal: Persatuan Indonesia dan Keselamatan Bangsa Di Atas Segalanya

March 11, 2026
PBNU Gelar Rapat Harian, Bahas Rukyatul Hilal dan Penguatan Organisasi

PBNU Gelar Rapat Harian, Bahas Rukyatul Hilal dan Penguatan Organisasi

February 18, 2026
BEM PTNU DIY: Satu Abad Masehi NU, Saatnya Meneguhkan Khittah dan Menatap Abad Kedua dengan Jernih

BEM PTNU DIY: Satu Abad Masehi NU, Saatnya Meneguhkan Khittah dan Menatap Abad Kedua dengan Jernih

February 6, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2539
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

759
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
KH Zakky Mubarok

Kembali Menuju Fitrah

April 2, 2026
PBNU Temui Dubes Arab Saudi, Dorong Diplomasi Untuk Akhiri Konflik Timur Tengah (Foto: JPNN.COM)

Dorong Perdamaian, PBNU Temui Dubes Arab Saudi

April 2, 2026
Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

April 2, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Ps. Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In