KOTA BEKASI | LIPUTAN9NEWS – Suasana penuh kekhusyukan dan kebersamaan terasa dalam kegiatan Cahaya Hati Indonesia bersama iNews TV yang digelar di Masjid Al-Hijrah, Perumahan Tytyan Kencana, Bekasi Utara, Sabtu (16/5/2026). Acara dakwah tersebut dihadiri ratusan jamaah yang memadati area masjid sejak pagi hari.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Camat Bekasi Utara, pengurus Ranting NU Margamulya Bekasi, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen warga sekitar. Fatayat NU Kota Bekasi juga menurunkan sekitar 50 personel untuk membantu kelancaran kegiatan sejak awal hingga akhir acara.
Pengurus Fatayat Kota Bekasi, Lailul Masrofah atau yang akrab disapa Bu Ela, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan dakwah seperti ini menjadi sarana penting untuk memperkuat ukhuwah dan meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap ilmu agama.
“Melalui kegiatan seperti ini, semoga masyarakat semakin dekat dengan masjid, semakin semangat menuntut ilmu, dan terus menjaga persatuan serta kebersamaan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Ranting NU Margamulya, Ustadz M. Sodri, mengapresiasi antusiasme masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut. Ia berharap acara keagamaan seperti Cahaya Hati Indonesia dapat terus digelar secara rutin untuk memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat.
“Kami bersyukur kegiatan ini mendapat sambutan luar biasa dari warga. Semoga menjadi keberkahan dan mempererat silaturahmi antarumat,” tuturnya.
Acara semakin hangat dengan tausiyah dari Ustadz Tamami dan Ustadz Abdul Kaafi. Dalam ceramahnya, Ustadz Tamami mengajak jamaah menjaga kebersihan hati, memperkuat ibadah, dan memperbanyak dzikir agar hidup lebih tenang serta penuh keberkahan.
Sementara itu, Ustadz Abdul Kaafi menekankan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah dan kepedulian sosial di tengah kehidupan masyarakat. Ia juga mengajak jamaah menjadikan masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan kebersamaan umat.
Selain tausiyah, kegiatan juga diisi sesi interaktif dan kuis berhadiah yang disambut antusias oleh jamaah. Acara berlangsung meriah namun tetap penuh nuansa religius hingga akhir kegiatan.

























