• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
KHM. Hamdan Suhaemi

Niat dan Talaffudh Niat

March 17, 2026
Membangun kesadaran bahwa pelipatan pahala ibadah tidak hanya di bulan Ramadan.

Kiat Menjaga Ketaqwaan Pasca Ramadan

April 2, 2026
KH Zakky Mubarok

Kembali Menuju Fitrah

April 2, 2026
PBNU Temui Dubes Arab Saudi, Dorong Diplomasi Untuk Akhiri Konflik Timur Tengah (Foto: JPNN.COM)

Dorong Perdamaian, PBNU Temui Dubes Arab Saudi

April 2, 2026
Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

April 2, 2026
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PNIB: Dialah Pahlawan Perdamaian yang Sesungguhnya

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PNIB: Dialah Pahlawan Perdamaian yang Sesungguhnya

April 2, 2026
Ketua Umum DPP Kesatuan Tour Travel Haji Umroh Republik Indonesia (Kesthuri) Asrul Azis Taba. (Foto: Antara)

Jadi Tersangka Korupsi Haji, Ketum Kesthuri Asrul Azis Taba Diminta Pulang dari Saudi

April 1, 2026
Hilmab Latief, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) saat melaksanakan tugas di Makkah (Foto: Dok. Kemenag)

KPK Ungkap Hilman Latief Akui Terima Uang Terkait Korupsi Kuota Haji

April 1, 2026
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (04/03/2026). (Foto BPMI Setpres)

Pemerintah Aktifkan Kembali 625 Ribu Penerima BPJS Kesehatan

April 1, 2026
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu (kiri) didampingi juru bicara KPK, Budi Prasetyo dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin, 30 Maret 2026. (Foto Niaga.Asia/G Sitompul)

KPK Sebut Ismail Adham Berikan Uang Kepada Hilman Latief, Diduga Terkait Korupsi Kuota Haji

March 31, 2026
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur (Foto: Antara/MSN)

KPK Tetapkan Direktur Maktour dan Ketum Kesthuri Tersangka Korupsi Kuota Haji

March 31, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Friday, April 3, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Niat dan Talaffudh Niat

Oleh: KHM. Hamdan Suhaemi

liputan9news by liputan9news
March 17, 2026
in Opini
A A
0
KHM. Hamdan Suhaemi

KHM. Hamdan Suhaemi, Wakil Ketua PW GP Ansor Banten dan Ketua PW MDS Rijalul Ansor Banten

508
SHARES
1.5k
VIEWS

BANTEN | LIPUTAN9NEWS

Tergerak hati untuk menjawab ucapan penceramah Salafi Wahabi bahwa niat yang diucapkan seperti usholli atau nawaitu itu tidak ada dalilnya, baik sumbernya nash Qur’an maupun hadits, jangankan yang sahih cari yang dlaif pun tidak bakal ada, Intinya penceramah tersebut ingin bilang bahwa tidak perlu niat dilafalkan, cukup di hati.

Dalil niat itu selalu berdasarkan hadits Rosulullah S.a.w berikut ini, dan kita bisa lihat di kitab al-‘Arbain Nawawi.

عَنْ أَمِيرِ المُؤمِنينَ أَبي حَفْصٍ عُمَرَ بْنِ الخَطَّابِ رَضيَ اللهُ عنْهُ قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ: ( إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى، فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَِى اللهِ وَرَسُوْلِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ، وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيْبُهَا، أَوْ امْرَأَةٍ يَنْكِحُهَا، فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ )

Artinya: “Dari Amirul Mukminin Umar bin Khattab berkata: aku mendengar Rasulullah shalallahu alaihi wasalam bersabda ” amalan-amalan itu hanyalah tergantung pada niatnya, dan setiap orang itu hanyalah akan dibalas berdasarkan apa yang ia niatkan. Maka barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya. Namun barang siapa yang hijrahnya untuk mendapatkan dunia atau seorang wanita yang ingin ia nikahi, maka hijrahnya kepada apa yang ia niatkan tersebut.” ( H.R. Bukhori Muslim).

Hadits tersebut memang mutawatir, karena yang meriwayatkan itu dua imam hadits yaitu Imam Bukhori dan Imam Muslim. Semua ulama ittifaq atas hadits di atas sebagai dalil wajibnya niat dalam setiap kegiatan ibadah atau amalan di luar ibadah.

BeritaTerkait:

Kiat Menjaga Ketaqwaan Pasca Ramadan

Kembali Menuju Fitrah

Dorong Perdamaian, PBNU Temui Dubes Arab Saudi

Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

Karena itu niat selalu dibarengi dengan amal, dan amal tidaklah sah jika tidak diawali niat, jika melirik pada hadits di atas paham kita begitu.

النية بلا عمل خير من عمل بلا نية

Artinya: Niat dengan tidak dibarengi amal itu lebih baik dari amal tapi tidak dengan niat.

Sementara dalam kitab Safinatu al-Najah, niat didefinisikan sebagai berikut.

النِّيَّةُ: قَصْدُ الشَّيْءِ مُقْتَرِناً بِفِعْلِهِ وَمَحَلُّهَا الْقَلْبُ

Artinya: Niat adalah menyengaja sesuatu yang dibarengi dengan mengerjakannya, dan tempat niat itu di dalam hati.

Benar niat itu di hati, lalu untuk tahu qosdu dan ta’yin-nya bagaimana? Ini harus dijelaskan, karena kalau seperti itu dikhawatirkan tidak sama antara niat dan apa yang dikerjakannya. Biasanya hanya pada qosdu tapi kadang luput ta’yin-nya, terkadang pula niat di hati mengerjakan ibadah fardliyah tetapi berubah menjadi ibadah nafilah, begitu pula sebaliknya kadang niatnya ibadah nafilah tapi pelaksanaannya ibadah fardliyah, ketika perubahan ibadahnya tersebut lalu bagaimana status ibadahnya?

Syaikh Shidqi al-Burnu berpendapat dalam kitabnya al-Wajiz fi Iydhah Qawaid al-Fiqh al-Kulliyyah ( h. 135 ).

فمن نقل فرضا إلى فرض لم يحصل واحد منهما ومن نقل نفلا إلى فرض لم يحصل واحد منهما وإما أن نقل فرضا إلى نفل فإنه يصح

Artinya: “Barangsiapa merubah niat amalan fardhu menjadi amalan fardhu lainnya, maka keduanya sama-sama batal. Dan barang siapa merubah niat amalan sunnah kepada amalan fardhu, maka keduanya juga sama-sama batal. Sedangkan barangsiapa merubah niat amalan fardhu menjadi amalan sunnah, maka amalan sunnah tersebut dinilai sah.”

Karena itu kedudukan talaffudh niat begitu penting untuk menghindari batalnya ibadah atau amaliah akibat rubah qoshdu di hati, tetapi kalau sudah dilafalkan ada paduan hati dan lisan yang saling menguatkan.

Seperti yang sudah dijelaskan oleh Imam Khotib al-Syarbini dalam kitabnya Mughni al-Muhtaj ( h. 15 ), berikut ini.

ويندب النطق بالمنوي قبيل التكبير ليساعد اللسان القلب و لانه ابعد عن الوسواس .

Berikutnya Imam al-Ramli dalam kitabnya Nihayatu al-Muhtaj ( h. 437 ) menegaskan pentingnya talaffudh niat, berikut ini.

ولأنه ابعد عن الوسواس والخروج من خلاف من أوجبه

Dari kedua imam madzhab Syafi’i tersebut talaffudh niat telah dihukumi Sunnah ( يندب ).

Lalu dari mana dalil talaffudh niat itu kemudian disunnahkan atau dibolehkan. Ada hadits riwayat Saidina Umar bin Khattab yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori dalam kitabnya Sahih Bukhori.

سمعت رسول اللّه صلى اللّه عليه وسلم يقول وهو في وادى العقيق أتاني الليلة آت من ربي فقال صل في هذا الوادى المبارك و قل عمرة في حجة

Dari hadits tersebut Imam al-Qasthalani telah menjelaskan di dalam kitabnya al-Mawahib al-Laduniyah ( juz 2 h. 218 ), yaitu.

وهذا تصريح باللفظ والحكم كما يثبت بالنص يثبت بالقياس

Dan ini jelas dengan lafadh, dan hukum itu seperti sudah ditetapkan melalui Nash dan berlaku qiyas. Yaitu Qiyas talaffudh niat umroh dalam haji dengan ibadah lainya yang wajib, seperti sholat, zakat dan puasa.

Terdapat pula hadits riwayat Anas R.A bahwa Nabi S.a.w ketika tengah ibadah haji melafalkan niat umroh dan haji.

من حديث أنس أنه سمع النبي صلى الله عليه وسلم يلبى بالحج و العمرة جميعا يقول لبيك عمرة و حجا

Hadits di atas tersebut oleh Imam Ibnu Hajar al-Haitami dalam kitabnya Tuhfatu al-Muhtaj ( Juz 2, h. 12 ).

وقياسا على ما يأتى في الحج

Niat umroh dan haji yang dilafalkan oleh Nabi S.a.w saat haji dan umroh itu kemudian oleh ulama madzhab Syafi’i, diqiyaskan pada ibadah lainnya, terutama ibadah fardliyah ( wajib ).

لان التلفظ بالنية أمر اجتهادي لا أمر توقيفي

Karena sesungguhnya pelafalan niat adalah perkara ijtihadi bukan perkara yang tawqif (ketetapan dari Allah SWT).

Dengan demikian niat dan talaffudh niat jelas beda, niat di hati sedangkan talaffudh di lisan, untuk mengikat niat dengan cara talaffudh, karena itulah secara ijtihadi dihukumi Sunnah menurut pendapat madzhab Syafi’i. Adapun yang mengatakan bid’ah dan tidak ada dalil talaffudh niat disarankan agar banyak membaca.

Serang 17 Maret 2026
KHM. Hamdan Suhaemi, Pengajar Pesantren Ashhabul Maimanah Sampang Susukan Tirtayasa Serang, Wakil Ketua PW GP Ansor Banten, Ketua PW Rijalul Ansor Banten, Sekretaris komisi Haub MUI Banten, Sekretaris Tsani Idaroh wustho Jam’iyah Ahlith Thoriqah Mu’tabaroh An-Nahdliyah Jatman Banten, Ketua FKUB Kab Serang, dan Anggota Dewan Pakar ICMI Provinsi Banten.

Share203Tweet127SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Membangun kesadaran bahwa pelipatan pahala ibadah tidak hanya di bulan Ramadan.
Syiar Islam

Kiat Menjaga Ketaqwaan Pasca Ramadan

by liputan9news
April 2, 2026
0

Berikut ini kita agar ketaqwaan kita tetap lestari dan terjaga di sebelas bulan pasca Ramadhan sampai mati adalah : 1....

Read more
KH Zakky Mubarok

Kembali Menuju Fitrah

April 2, 2026
PBNU Temui Dubes Arab Saudi, Dorong Diplomasi Untuk Akhiri Konflik Timur Tengah (Foto: JPNN.COM)

Dorong Perdamaian, PBNU Temui Dubes Arab Saudi

April 2, 2026
Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

April 2, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2540
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

759
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
Membangun kesadaran bahwa pelipatan pahala ibadah tidak hanya di bulan Ramadan.

Kiat Menjaga Ketaqwaan Pasca Ramadan

April 2, 2026
KH Zakky Mubarok

Kembali Menuju Fitrah

April 2, 2026
PBNU Temui Dubes Arab Saudi, Dorong Diplomasi Untuk Akhiri Konflik Timur Tengah (Foto: JPNN.COM)

Dorong Perdamaian, PBNU Temui Dubes Arab Saudi

April 2, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Ps. Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In