• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
KH. A. Muzaini Aziz, Lc., MA., Penulis adalah Ketua Bidang Pendidikan, Kaderisasi dan Riset PP LADISNU (Pengurus Pusat Lajnah Dakwah Islam Nusantara) Jakarta dan Ketua Yayasan Al-Mu’in, Kota Tangerang.

Khutbah Idul Fitri 1447 H: Tanggalkan Egoisme, Rekatkan Persaudaraan

March 21, 2026
KH Zakky Mubarok

Kembali Menuju Fitrah

April 2, 2026
PBNU Temui Dubes Arab Saudi, Dorong Diplomasi Untuk Akhiri Konflik Timur Tengah (Foto: JPNN.COM)

Dorong Perdamaian, PBNU Temui Dubes Arab Saudi

April 2, 2026
Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

April 2, 2026
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PNIB: Dialah Pahlawan Perdamaian yang Sesungguhnya

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PNIB: Dialah Pahlawan Perdamaian yang Sesungguhnya

April 2, 2026
Ketua Umum DPP Kesatuan Tour Travel Haji Umroh Republik Indonesia (Kesthuri) Asrul Azis Taba. (Foto: Antara)

Jadi Tersangka Korupsi Haji, Ketum Kesthuri Asrul Azis Taba Diminta Pulang dari Saudi

April 1, 2026
Hilmab Latief, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) saat melaksanakan tugas di Makkah (Foto: Dok. Kemenag)

KPK Ungkap Hilman Latief Akui Terima Uang Terkait Korupsi Kuota Haji

April 1, 2026
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (04/03/2026). (Foto BPMI Setpres)

Pemerintah Aktifkan Kembali 625 Ribu Penerima BPJS Kesehatan

April 1, 2026
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu (kiri) didampingi juru bicara KPK, Budi Prasetyo dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin, 30 Maret 2026. (Foto Niaga.Asia/G Sitompul)

KPK Sebut Ismail Adham Berikan Uang Kepada Hilman Latief, Diduga Terkait Korupsi Kuota Haji

March 31, 2026
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur (Foto: Antara/MSN)

KPK Tetapkan Direktur Maktour dan Ketum Kesthuri Tersangka Korupsi Kuota Haji

March 31, 2026
Hasan Yazid Al-Palimbangy, M.Ag., Juru Da’wah (da’i/muballigh). Khatib dan narasumber pengajian mingguan, bulanan di masjid-masjid perumahan dan kantor dan penulis buku-buku agama Islam.)

Tetap Istiqomah Pasca Ramadan

March 31, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Thursday, April 2, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Dunia Islam Khutbah

Khutbah Idul Fitri 1447 H: Tanggalkan Egoisme, Rekatkan Persaudaraan

Oleh: KH. A. Muzaini Aziz, Lc., MA.

liputan9news by liputan9news
March 21, 2026
in Khutbah
A A
0
KH. A. Muzaini Aziz, Lc., MA., Penulis adalah Ketua Bidang Pendidikan, Kaderisasi dan Riset PP LADISNU (Pengurus Pusat Lajnah Dakwah Islam Nusantara) Jakarta dan Ketua Yayasan Al-Mu’in, Kota Tangerang.

KH. A. Muzaini Aziz, Lc., MA., Penulis adalah Ketua Bidang Pendidikan, Kaderisasi dan Riset PP LADISNU (Pengurus Pusat Lajnah Dakwah Islam Nusantara) Jakarta dan Ketua Yayasan Al-Mu’in, Kota Tangerang. (Foto: Dokpri/MSN)

517
SHARES
1.5k
VIEWS

Khutbah Pertama

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

أَللهُ أَكْبَرُ 9×… أَللهُ أَكْبَرُ كَبْيرًا، وَالْحَمْدُ للهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهُ بُكْرَةً وَأَصِيلًا.
أَلْحَمْدُ للهِ الَّذِي شَرَعَ لَنَا عِيدَ الْفِطْرِ بِتَنْفِيذِ أَمْرِهِ، وَإِعْلَانًا بِتَكْبِيرِهِ وَذِكْرِهِ، وَقِيَامًا بِوَاجِبِ شُكْرِهِ، عَلَى أَدَاءِ مَا فَرَضَهُ عَلَى الْأَنَامِ، مِنْ تَأدِيَةِ فَرِيضَةِ الصِّيَامِ، وَأَنْوَاعٍ أُخَرَ مِنْ عِبَادَةِ شَهْرِ رَمَضَان.

أَشْهَدُ أَن لَّا إِلهَ إِلَّا اللهُ، خَلَقَ الِْإنْسَانَ فَسَوَّاهُ، وَأَبْدَعَ تَكْوِينَهُ وَأَحْيَاهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، أَلْقَائِلُ فِي حَدِيثِهِ: زَيِّنُوا أَعْيَادَكُمْ بِالتَّكْبِيرِ.
صَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالَاهُ، وَسَلَّمَ عَلَيْهِمْ تَسْلِيمًا كَثِيرًا.

قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي مُحْكَمِ تَنْزِيلِهِ: يَاأَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلَّا وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ.صَدَقَ اللهُ الْعَظِيم.

أُوْصِيكُمْ وَإِيَّايَ نَفْسِي بِتَقْوَى اللهُ، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُونَ. أما بعد؛

Zumratal mu`minîn rahimakumullâh.
Alhamdulillah, Allah panjangkan usia kita, sehingga kita bisa kembali merasakan kebagiaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah, setelah kita merasakan nikmatnya beribadah puasa dan ibadah Ramadhan lainnya sebulan penuh.

Momentum Idul Fitri biasanya, antara lain, kita gunakan untuk saling kunjung-mengunjungi antar sanak saudara, kerabat, rekan dan sahabat, untuk saling memohon maaf dan memaafkan serta mendoakan satu sama lain. Inilah salah satu bentuk shilaturrahim, yang secara bahasa berarti sambung kasih sayang. Yang perlu diingat bahwa sebenarnya kewajiban melestarikan shilaturrahim, dengan berbagai bentuknya, adalah kewajiban harian yang mesti dijalani. Tentang hal itu, Allah SWT berfirman dalam penggalan Surah Al-Anfal ayat 1:

… فَاتَّقُوا اللّٰهَ وَاَصْلِحُوْا ذَاتَ بَيْنِكُمْ ۖ وَاَطِيْعُوا اللّٰهَ وَرَسُوْلَهٗۤ اِنْ كُنْتُمْ مُّؤْمِنِيْنَ

… maka bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah hubungan di antara sesamamu, dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya jika kamu orang-orang yang beriman.

BeritaTerkait:

Khutbah Jumat: Keutamaan Silaturahmi dan Saling Memaafkan

Naskah Khutbah Shalat Iedul Fitri 1447 H/2026 M: Madrasah Ramadan

Khutbah Idul Fitri 1447 H. /2026: Ramadan Madrasah Spiritual dan Moral”

Tata Cara Shalat Idul Fitri 2026 M/1447 Hijiriyah

Lihatlah, betapa Islam memandang sangat penting menjaga kohesi sosial dengan cara memperbaiki hubungan baik antar sesama, sehingga perintah terkait hal tersebut berada langsung setelah perintah untuk bertakwa kepada Allah SWT.

Biasanya, kita akan menyambung dan melestarikan shilaturrahim dengan pihak-pihak yang memiliki hubungan baik dengan kita, dalam arti tidak ada masalah, seperti persaingan, amarah, permusuhan, kebencian atau dendam antara kita dan mereka. Tentu ini adalah sikap yang terpuji. Namun, jauh lebih terpuji lagi jika kita justru memulai atau mengawali untuk menyambung shilaturrahim dengan pihak-pihak yang antara kita dan mereka terdapat masalah, seperti hal-hal di atas. Rasulullah Saw. bersabda:

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: لَيْسَ الوَاصِلُ بِالْمُكَافِئِ، وَلَكِنِ الوَاصِلُ الَّذِي إِذَا قُطِعَتْ رَحِمُهُ وَصَلَهَا (رواه البخاري وأبو داود والترمذي وأحمد)

Dari Abdillah ibn Amr, dari Nabi Saw, beliau bersabda: Bukanlah disebut sebagai penyambung tali shilaturrahim orang yang sejajar (yaitu yang menyambung tali shilaturrahim dengan pihak yang juga menyambung tali shilaturrahim dengannya), namun yang disebut sebagai penyambung tali shilaturrahim adalah orang yang menyambungkannya justru ketika tali shilaturrahim itu terputus (HR. Al-Bukhari)

Ma’âsyiral muslimîn rahimakumullâh.
Hendaknya kita jangan terlalu sibuk mencari siapa yang bersalah, karena ego manusia akan selalu mengatakan bahwa dirinya lah yang paling benar. Namun, berusahalah untuk menjadi orang yang lebih dahulu menyambung shilaturrahim yang terputus, maka sesungguhnya dialah orang menang atau minal fâ`izîn, kerena ia berhasil mengalahkan ego dan hawa nafsu amarah serta dendam dan kedengkian yang tertanam di dalam hatinya. Hal ini mungkin terasa berat, dan memang, kemenangan adalah hak orang-orang yang sukses menjalankan misi yang berat ini.

Jama’ah Idul Fitri yang berbahagia.
Di dalam kearifan Nusantara kita, momentum Idul Fitri biasanya juga dihiasi dengan tradisi Halal bi Halal. Di mana kita berkumpul dengan sanak saudara atau teman dan para sahabat untuk saling memohon maaf dan memaafkan. Tradisi yang sangat baik ini sesuai dengan wasiat Baginda Rasulullah Saw:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَنْ كَانَتْ لَهُ مَظْلَمَةٌ لِأَخِيهِ مِنْ عِرْضِهِ أَوْ شَيْءٍ، فَلْيَتَحَلَّلْهُ مِنْهُ اليَوْمَ، قَبْلَ أَنْ لاَ يَكُونَ دِينَارٌ وَلاَ دِرْهَمٌ، إِنْ كَانَ لَهُ عَمَلٌ صَالِحٌ أُخِذَ مِنْهُ بِقَدْرِ مَظْلَمَتِهِ، وَإِنْ لَمْ تَكُنْ لَهُ حَسَنَاتٌ أُخِذَ مِنْ سَيِّئَاتِ صَاحِبِهِ فَحُمِلَ عَلَيْهِ (رواه البخاري)

Barang siapa yang pernah berbuat zalim kepada saudaranya terkait kehormatannya atau yang lainnya, hendaklah ia meminta kehalalan (pemaafan) kepada saudaranya itu dari kezaliman tersebut pada hari ini juga, sebelum datang hari Kiamat yang tidak ada lagi uang dinar dan dirham. (Jika ia tidak meminta pemaafan dari saudaranya yang pernah ia zalimi itu) maka apabila ia memiliki amal shalih maka akan diambil pahala amal shalihnya itu yang sebanding dengan kezalimannya dan (pahala amal shalihnya tersebut) akan diberikan kepada saudaranya yang pernah ia zalimi. Jika ia tidak memiliki amal shalih maka soda saudaranya yang pernah ia zalimi akan diambil dan dipindahkan untuk dirinya (HR. Al-Bukhari)

Orang tua tentu punya salah kepada anak-anaknya, begitu juga anak kepada orang tuanya. Suami pasti punya salah kepada istrinya, begitu pula istri kepada suaminya. Atasan tentu pernah berbuat salah kepada bawahannya, begitu juga bawahan kepada atasannya. Pemimpin tentu pernah berbuat salah kepada rakyatnya, begitu juga rakyat kepada pemimpinnya.

Guru pasti pernah berbuat salah kepada muridnya, begitu pula murid kepada gurunya. Sesama tetangga, teman dan rekan tentu sama-sama pernah saling berbuat salah dan aniaya. Maka, janganlah memandang dan menilai diri kita dengan segala atribut dan topeng atau kedok keduniawian yang membuat kita angkuh dan jumawa, lalu gengsi dan tinggi hati untuk meminta maaf atas kesalahan dan kezaliman yang pernah kita perbuat kepada orang lain.

Cukup kesadaran bahwa diri kita ini adalah hamba-hamba Allah yang pernah bahkan banyak berbuat zalim, aniaya dan punya banyak kesalahan kepada banyak pihak. Maka mintalah, bahkan mohonlah kepada mereka agar mereka mau memaafkan kita, sehingga kita tidak termasuk golongan manusia yang bernasib sial dan naas kelak di Akhirat, yang tabungan pahalanya terkuras habis akibat menebus kesalahan dan kezalimannya kepada orang lain, bahkan mendapat limpahan saldo dosa dari orang-orang yang pernah dizaliminya, sebagaimana hadits Nabi di atas. Na’ûdzu billâh.

Di sisi lain, saat ada orang lain memohon maaf kepada kita, segera berikan maaf kita untuknya. Karena, jika kita mau orang lain mudah memaafkan kita, buatlah diri kita untuk terlebih dahulu mudah memaafkan orang lain. Itulah asas resiprokal (timbal balik) yang Islam dogmakan kepada kita, sebagaimana firman Allah SWT di dalam Surah Ar-Rahman ayat 50:

هَلْ جَزاءُ الْإِحْسَانِ إِلَّا الْإِحْسَانُ

Tidak ada balasan untuk kebaikan selain kebaikan (pula).

Juga, sebagaimana hikmah yang pernah disampaikan Abu ad-Darda` ra. yang dikutip oleh Imam Ahmad ibnu Hanbal di dalam kitab Az-Zuhud-nya:

كَمَا تَدِينُ تُدَانُ

Sebagaimana engkau memperlakukan, demikian pula engkau akan diperlakukan.

Maka, lembutkanlah hati kita agar mudah memaafkan kesalahan orang lain, dengan demikian, insyaAllah akan Allah lembutkan juga hati orang lain untuk memaafkan segala kesalahan kita.

Demikianlah, akhirnya, semoga pada momentum Idul Fitri ini, segala amarah, benci, dendam dan kedengkian dapat kita singkirkan dari hati kita. Semoga kita termasuk orang-orang yang berlapang dada untuk meminta maaf, dan berbesar hari untuk memaafkan. Semoga Allah SWT jadikan kita termasuk golongan minal fâ`izin, golongan orang-orang yang menang, terutama menang di dalam melawan ego, gengsi dan hawa nafsunya sendiri. Dan inilah bentuk kemenangan sejati di hari yang fitri ini. Âmîn yâ Rabbal ‘âlamîn.

جَعَلَنَا اللهُ وَإِيَّاكُمْ مِنَ الْعَائِدِينَ وَالْفَائِزِينَ وَالْمَقْبُولَينَ. وَأَدْخَلَنَا اللهُ وَإِيَّاكُمْ فِي زُمْرَةِ عِبَادِهِ الْصَالِحِينَ.
أَقُولُ قَوْلِي هذَا، وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِي وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ. فَاسْتَغْفِرُوهُ…إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ.

 

Khutbah Kedua

أَللهُ أَكْبَرُ 7×… أَللهُ أَكْبَرُ كَبْيرًا، وَالْحَمْدُ للهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهُ بُكْرَةً وَأَصِيلًا.
أَلْحَمْدُ للهِ الَّذِي جَعَلَ الْعِيدَ عِيدَ الدِّينِ وَالْعِبَادَةِ، لَا مِنْ أَعْمَالِ الدُّنْيَا وَمَنَاهِجِ الْعَادَةِ، لِشُكْرِهِ عَلَى أَدَاءِ الصَّوْمِ الَّذِي بِهِ السَّعَادَةُ. فَهُوَ مِنِ مَوَاسِمِ الدِّينِ لِلْمُسْلِمِينَ، وَمِنْ مَظَاهِرِ الْإِبْتِهَاجِ بِطَاعَةِ رَبِّ الْعَالَمِينَ.

أَشْهَدُ أَن لَّا إِلهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، خَلَقَ الْخَلْقَ فَقَدَّرَ، وَسَيََّر الْعَوَالِمَ وَدَبَّرَ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، رَغَّبَ الطَّائِعِينَ وَبَشَّرَ، وَهَدَّدَ الْعَاصِينَ وَأَنْذَرَ.
صَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ سَلَّمَ عَلَيهِ، وَعَلَى آلِهِ الطَّاهِرِينَ، وَأَصْحَابِهِ الْأَبْرَارِ الطَّيِّبِينَ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ اِلَى يَوْمِ الدِّينِ.

فَيَاأّيُّهَا النَّاس، اِتَّقُوا اللهَ حَقَّ تَقْوَاه، حَيْثُ قَالَ تَعَالَى: يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَابْتَغُوا إِلَيْهِ الْوَسِيلَةَ وَجَاهِدُوا فِي سَبِيلِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ. صَدَقَ اللهُ الْعَظِيم.

أما بعد؛ أَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّد, كَمَا صَلَّيْتَ وَسَلَّمْتَ وَبَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيم وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيم, فِي الْعَالَمِينَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيد.

رَبَّنَا ظَلَمْنَاۤ اَنْفُسَنَا وَاِ نْ لَّمْ تَغْفِرْ لَـنَا وَتَرْحَمْنَا لَـنَكُوْنَنَّ مِنَ الْخٰسِرِيْنَ
أَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَلَوَالِدِينَا، وَلِجَمِيعِ الْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَات, وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَات, أَلْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَات, إِنَّكَ سَمِيعٌ قَرِيبٌ مُجِيبُ الدَّعَوَات, يِا قَاضِيَ الْحَاجَات.

رَبَّنَا آتِنَا مِنْ لَّدُنْكَ رَحْمَةً وَ هَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَة, وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَّ قِنَا عَذَابَ النَار.

عِبَادَ الله, إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَان, وَإِيتَاءِ ذِى الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَخْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَ الْبَغي, يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُون.

فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيمَ يَذْكُرْكُمْ, وَاشْكُرُوهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُم, وَاسْئَلُوهُ مِنْ فَضْلِهِ يُعْطِكُمْ, وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَر. وَاللهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُون.

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

KH. A. Muzaini Aziz, Lc., MA., Penulis adalah Ketua Bidang Pendidikan, Kaderisasi dan Riset PP LADISNU (Pengurus Pusat Lajnah Dakwah Islam Nusantara) Jakarta dan Ketua Yayasan Al-Mu’in, Kota Tangerang.

Naskah Khutbah Jumat dalam bentuk PDF dapat di download dengan Klik tautan disini

Tags: EgoIdul Fitri 1447 HKH. Ade Muzaini AzizKhutbah Idul FitriLebaran 2026PersaudaraanSilaturrahmi
Share207Tweet129SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Silaturahmi dan saling memaafkan adalah amalan penting yang mencerminkan keimanan dan ketakwaan, membawa keberkahan hidup, serta membersihkan hati dari dosa.
Khutbah

Khutbah Jumat: Keutamaan Silaturahmi dan Saling Memaafkan

by liputan9news
March 26, 2026
0

JAKARTA LIPUTAN9NEWS Silaturahmi dan saling memaafkan adalah amalan penting yang mencerminkan keimanan dan ketakwaan, membawa keberkahan hidup, serta membersihkan hati...

Read more
Naskah Khutbah Shalat Iedul Fitri 1447 H/2026 M: Madrasah Ramadan

Naskah Khutbah Shalat Iedul Fitri 1447 H/2026 M: Madrasah Ramadan

March 22, 2026
Masjid Al Munawwir Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak Yogyakarta

Khutbah Idul Fitri 1447 H. /2026: Ramadan Madrasah Spiritual dan Moral”

March 21, 2026
Tata Cara Shalat Idul Fitri 2026 M/1447 Hijiriyah

Tata Cara Shalat Idul Fitri 2026 M/1447 Hijiriyah

March 20, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2539
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

759
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
KH Zakky Mubarok

Kembali Menuju Fitrah

April 2, 2026
PBNU Temui Dubes Arab Saudi, Dorong Diplomasi Untuk Akhiri Konflik Timur Tengah (Foto: JPNN.COM)

Dorong Perdamaian, PBNU Temui Dubes Arab Saudi

April 2, 2026
Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

April 2, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Ps. Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In