• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Foto: Pintu gerbang Ponpes Lirboyo

Lirboyo, dari “Sarang Penyamun” Menjelma Benteng Nusantara

May 11, 2026
Ketua BEM PTNU Se-Nusantara, Muhammad Ikhsanurrizqi

Rupiah Terjun Bebas ke Rp17.433/USD, BEM PTNU Se-Nusantara: Alarm Keras Kegagalan Pemerintah Menjaga Stabilitas Ekonomi

May 11, 2026
Kerjasama FBR dan Pemrpop DKI Jakarta Dalam Mengatasi Sampah

FBR Jalin Kerjasama dengan Pemrpop DKI Jakarta dalam Mengatasi Sampah

May 11, 2026
Serukan Tritura Nelayan, Gus Lilur Desak Presiden Prabowo Bentuk Satgas Berantas Penyelundupan BBL

Serukan Tritura Nelayan, Gus Lilur Desak Presiden Prabowo Bentuk Satgas Berantas Penyelundupan BBL

May 11, 2026
Dekan FTIK UIN Datokarama, DLH, dan Dewan Pendiri LS-ADI Bahas Krisis Lingkungan di Palu

Dekan FTIK UIN Datokarama, DLH, dan Dewan Pendiri LS-ADI Bahas Krisis Lingkungan di Palu

May 10, 2026
Gus Kikin Beri Sinyal Siap Pimpin NU, Serukan Kembalinya Soliditas Nahdliyin Jelang Muktamar ke-3

Gus Kikin Beri Sinyal Siap Pimpin NU, Serukan Kembalinya Soliditas Nahdliyin Jelang Muktamar ke-3

May 8, 2026
Pertemuan Sesepuh Syuriyah PBNU di Kediaman Rais Aam (05/05/2026)

Titik Terang! Kiai Tajul Mafakhir Ungkap Rais Aam dan Ketum PBNU Sepakat Muktamar ke-35 Digelar Awal Agustus 2026

May 7, 2026
Foto: Ilustrasi Hasan Yazid

Bagaimana Seharusnya Kita Menyikapi Kekayaan Orang Lain?

May 5, 2026
JATMAN Kabupaten Bekasi Hadiri Halal bi Halal Idarah Wustha Jawa Barat

JATMAN Kabupaten Bekasi Hadiri Halal Bihalal Idarah Wustha Jawa Barat

May 5, 2026
Lewat Resonara Podcast, Prof Saefudin Gaungkan Konsep Edu-Ekologis Islam

Lewat Resonara Podcast, Prof Saefudin Gaungkan Konsep Edu-Ekologis Islam

May 4, 2026
Dinilai Gagal Menjamin Kebebasan Menjalankan Ibadah, PNIB Berharap Kapolri Copot Kapolda Lampung

Dinilai Gagal Menjamin Kebebasan Menjalankan Ibadah, PNIB Berharap Kapolri Copot Kapolda Lampung

May 4, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Monday, May 11, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Lirboyo, dari “Sarang Penyamun” Menjelma Benteng Nusantara

Oleh: KH. Imam Jazuli, Lc. MA.

KH. Imam Jazuli, Lc. MA. by KH. Imam Jazuli, Lc. MA.
May 11, 2026
in Opini
A A
0
Foto: Pintu gerbang Ponpes Lirboyo

Foto: Pintu gerbang Ponpes Lirboyo

498
SHARES
1.4k
VIEWS

CIREBON | LIPUTAN9NEWS

Kita bisa bayangkan sebuah tempat di barat Sungai Brantas, Kediri, Jawa Timur, pada awal abad ke-20. Tempat itu bernama Desa Lirboyo. Kemudian masyarakat sekitar sering menyebutnya dengan Nerboyo. Sebutan itu adalah pelesetan dari “nar” (api) dan “boyo” (buaya/bahaya). Narasi masyarakat setempat mengisahkan desa ini sebagai sarang penyamun, perampok, dan tempat angker yang jauh dari aroma wangi kitab suci.

Dan, sejarah seringkali ditulis oleh mereka yang berani membawa lentera ke tengah kegelapan. Pada tahun 1910, seorang alim asal Magelang, KH Abdul Karim (Mbah Manab), menantu dari Kiai Sholeh Banjarmelati, memutuskan menetap di desa tersebut atas dorongan mertuanya. Ini bukan sekadar perpindahan alamat. Ini adalah proyek “peradaban”.

Mbah Manab tidak membawa pedang, melainkan secarik surau kecil dan kedalaman ilmu yang ditempanya selama belasan tahun di pondok-pondok Jawa Timur—termasuk di bawah bimbingan Syaikhona Kholil Bangkalan. Alasannya sederhana namun menghunjam: Perubahan tidak terjadi dengan menjauhi keburukan, tapi dengan mendekat dan mengubahnya.

Tahun 1913, secara formal pondok itu berdiri. Narasi yang berkembang di kalangan santri, tanah Lirboyo sempat diazani selama berhari-hari untuk “membersihkan” dari pengaruh negatif. Hasilnya? Ajaib. Dalam hitungan dekade, Lirboyo—yang namanya kemudian diperhalus dari Nerboyo—berubah dari desa angker menjadi pusat studi Islam salaf terbesar di Jawa Timur.

BeritaTerkait:

Gus Yahya Sebut Kiai Nurul Huda Djazuli Usulkan Muktamar Ke-35 NU Digelar di Pesantren Lirboyo

Survei Insantara Menunjukkan Kiai Imam Jazuli Jadi Kandidat Terkuat Ketum PBNU 2026-2031

Merevitalisasi Dakwah NU: Menuju Substansi, Meninggalkan Gebyar Seremonial

Merawat Rahim, Menjaga Aset: Mewujudkan Relasi Harmonis NU dan PKB

Data menunjukkan, dari hanya beberapa santri pada tahun-tahun awal (santri pertamanya bernama Umar dari Madiun), kini Lirboyo menampung lebih dari 40.000 santri, dengan sekitar 25.000 yang menetap (mukim). Ini adalah ledakan peradaban.

Pertanyaannya, bagaimana sebuah lembaga yang bermula dari sawah dan hutan, tanpa dana pemerintah yang terstruktur, bisa mengelola 40 ribu manusia sekaligus?Jawabannya adalah kemandirian dan kepercayaan. KH Abdul Karim, dalam sebuah kisah yang masyhur, tetap mencangkul di sawah meski santrinya sudah ribuan.

Pendidikan di Lirboyo adalah perpaduan antara ketaatan, tirakat (spiritualitas), dan disiplin tinggi. Sistem madrasah yang dimulai tahun 1925, Madrasah Hidayatul Mubtadi-ien, menjadi tulang punggung metode pengajaran kitab kuning yang tertib. Selain itu, santri dididik untuk mandiri. Lirboyo juga memiliki unit usaha, dan kini santri dibekali teknologi, bahkan menggunakan aplikasi “Saldo Sangu” untuk transaksi harian santri.

Jasa Lirboyo pada masyarakat sekitar bukan hanya menjadikan kawasan santri dan kondisi sosil yang lebih beradad, bahkan mencetak ulama, tapi juga menanamkan jiwa patriotiame dan nasionalosme. Saat penjajah Belanda dan Jepang menindas, Lirboyo menjelma menjadi basis perlawanan. Data historis menunjukkan, saat Belanda kolonial menduduki wilayah Kediri, pesantren adalah pusat pertahanan.

Puncaknya, ketika Resolusi Jihad dikumandangkan oleh KH Hasyim Asy’ari, Lirboyo di bawah komando KH Mahrus Aly (menantu Mbah Manab) mengirimkan 97 santri langsung ke medan perang 10 November 1945 di Surabaya. Pemuda-pemuda yang biasa memegang kitab, harus memegang bambu runcing dan senjata rampasan Jepang. Mereka melucuti tentara Jepang sebelum Sekutu datang. Lirboyo adalah saksi bahwa nasionalisme lahir dari dalam surau.

Lirboyo mengubah lanskap sosial ekonomi Kediri. Desa Lirboyo yang dulunya rawan, kini tumbuh menjadi kawasan ekonomi yang hidup karena puluhan ribu wali santri yang datang dan pergi. Jasa terbesarnya diantaranya adalah mengubah masyarakat rawan menjadi aman.

Lirboyo adalah bukti bahwa kesalehan dan nasionalisme adalah dua sisi mata uang yang sama. Saat ini, dengan usianya yang sudah lebih dari 110 tahun, Lirboyo tetap kokoh. Perawatan gedung-gedung tua, pembangunan asrama baru yang megah, bahkan renovasi yang melibatkan tenaga profesional, membuktikan Lirboyo siap menantang zaman tanpa kehilangan identitas salafnya. Mbah Manab telah menanam benih, Kiai Marzuki dan Kiai Mahrus menyiramnya, dan kini para dzuriyah (keturunan) meneruskan lentera itu, dan menyinari Nusantara. Penulis merasa bersyukur dan bangga, menjadi bagian dari yang mendapatkan lentera itu. Wallahu’alam bishawab

KH. Imam Jazuli, Lc., MA., Alumni Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri; Alumni Universitas Al-Azhar, Mesir, Dept. Theology and Philosophy; Alumni Universiti Kebangsaan Malaysia, Dept. Politic and Strategy; Alumni Universiti Malaya, Dept. International Strategic and Defence Studies; Pengasuh Pondok Pesantren Bina Insan Mulia, Cirebon; Wakil Ketua Pimpinan Pusat Rabithah Ma’ahid Islamiyah (Asosiasi Pondok Pesantren se-Indonesia); Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Periode 2010-2015.

Tags: Imam JazuliKH Abdul KarimLirboyo
Share199Tweet125SendShare
KH. Imam Jazuli, Lc. MA.

KH. Imam Jazuli, Lc. MA.

Alumni Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri; Alumni Universitas Al-Azhar, Mesir, Dept. Theology and Philosophy; Alumni Universiti Kebangsaan Malaysia, Dept. Politic and Strategy; Alumni Universiti Malaya, Dept. International Strategic and Defence Studies; Pengasuh Pondok Pesantren Bina Insan Mulia, Cirebon; Wakil Ketua Pimpinan Pusat Rabithah Ma’ahid Islamiyah (Asosiasi Pondok Pesantren se-Indonesia); Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Periode 2010-2015.

BeritaTerkait

Ketum PBNU Gus Yahya saat sowan ke ndalem KH Anwar Manshur di Pesantren Lirboyo, Kediri, Sabtu (28/3/2026). (Foto: dok PBNU)
Nasional

Gus Yahya Sebut Kiai Nurul Huda Djazuli Usulkan Muktamar Ke-35 NU Digelar di Pesantren Lirboyo

by liputan9news
March 30, 2026
0

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya melakukan safari Lebaran...

Read more
KH. Imam Jazuli, Lc., MA.

Survei Insantara Menunjukkan Kiai Imam Jazuli Jadi Kandidat Terkuat Ketum PBNU 2026-2031

March 19, 2026
KH Imam Jazuli

Merevitalisasi Dakwah NU: Menuju Substansi, Meninggalkan Gebyar Seremonial

March 2, 2026
KH. Imam Jazuli, Lc., MA.

Merawat Rahim, Menjaga Aset: Mewujudkan Relasi Harmonis NU dan PKB

March 12, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2559
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

759
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
Ketua BEM PTNU Se-Nusantara, Muhammad Ikhsanurrizqi

Rupiah Terjun Bebas ke Rp17.433/USD, BEM PTNU Se-Nusantara: Alarm Keras Kegagalan Pemerintah Menjaga Stabilitas Ekonomi

May 11, 2026
Kerjasama FBR dan Pemrpop DKI Jakarta Dalam Mengatasi Sampah

FBR Jalin Kerjasama dengan Pemrpop DKI Jakarta dalam Mengatasi Sampah

May 11, 2026
Foto: Pintu gerbang Ponpes Lirboyo

Lirboyo, dari “Sarang Penyamun” Menjelma Benteng Nusantara

May 11, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In