CIKARANG BARAT – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Cristin Novalia Simanjuntak, S.H., M.Kn., menggelar kunjungan kerja sekaligus dialog bersama masyarakat di dua wilayah Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Kamis (5/11/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di Kampung Bojong Koneng, Desa Telaga Murni, dan Kampung Pengkolan, Desa Kalijaya. Ratusan warga menghadiri kegiatan yang menjadi ruang penyampaian aspirasi, keluhan, serta masukan masyarakat terhadap berbagai program dan kebijakan pemerintah.
Turut hadir Anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi PDI Perjuangan, Jiovanno Nahampun, S.H., jajaran pengurus PDI Perjuangan tingkat PAC dan ranting se-Kecamatan Cikarang Barat, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta aparatur pemerintah desa setempat.
Dalam dialog tersebut, sejumlah persoalan mendasar menjadi perhatian masyarakat. Di antaranya, sulitnya mengakses pendidikan sekolah negeri tingkat menengah atas (SMA), proses penerimaan peserta didik yang dinilai masih berbelit-belit, terbatasnya kesempatan kerja bagi masyarakat, hingga perlunya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.
Selain itu, warga juga menyampaikan berbagai keluhan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya mengenai realisasi dan pelaksanaannya di lapangan.
Cristin Novalia Simanjuntak mengatakan, kegiatan tersebut merupakan forum diskusi sekaligus ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan persoalan yang berkaitan dengan pelaksanaan program pemerintah.
“Ini forum diskusi, ruang untuk masyarakat menyampaikan realisasi program-program pemerintah yang selama ini dijalankan. Jika ada persoalan di lapangan, masyarakat bisa menyampaikannya kepada kami sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Barat,” ujar Cristin.
Ia menyebutkan, sejumlah persoalan yang dapat disampaikan masyarakat antara lain pelayanan BPJS Kesehatan, pelaksanaan program MBG, pendidikan tingkat SLTA, serta persoalan ketenagakerjaan.
Menurutnya, aspirasi masyarakat menjadi bagian penting dalam menjalankan fungsi dan tanggung jawab anggota legislatif, sekaligus menjadi bahan evaluasi terhadap pelaksanaan kebijakan pemerintah agar berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi tanya jawab. Warga diberikan kesempatan menyampaikan langsung berbagai persoalan yang mereka hadapi, sekaligus memberikan masukan kepada wakil rakyat agar dapat diperjuangkan melalui jalur legislatif.
Dalam kesempatan tersebut, fungsi utama DPRD juga menjadi bagian dari pembahasan, yakni fungsi pembentukan peraturan daerah, fungsi anggaran, serta fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan. Ketiga fungsi tersebut menjadi instrumen penting dalam memastikan kebijakan dan penggunaan anggaran daerah berpihak pada kepentingan masyarakat.
Cristin Tanggapi Isu Namanya Mencuat dalam Bursa Wakil Bupati Bekasi
Di sesi akhir kegiatan, Cristin juga menanggapi pertanyaan media mengenai ramainya perbincangan publik terkait posisi Wakil Bupati Bekasi, yang turut memunculkan namanya dalam berbagai pembahasan.
Menanggapi isu tersebut, Cristin menegaskan dirinya sebagai kader partai siap menjalankan setiap amanah dan penugasan organisasi.
“Sebagai petugas partai, saya siap ditugaskan di posisi apa pun yang ditugaskan kepada saya,” ungkapnya.
Kunjungan kerja tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi agenda pertemuan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat. Berbagai aspirasi yang disampaikan warga diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan instansi terkait serta diperjuangkan sesuai kewenangan DPRD Provinsi Jawa Barat.
Dengan demikian, kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat diharapkan mampu membangun kepercayaan publik melalui kerja nyata, keterbukaan, dan keberpihakan terhadap kebutuhan masyarakat. (red/KJ)






















