• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Nasab Ba'alwi

Ketika Nasab Habaib Jadi Polemik (Menakar Analisa Sejarah Ba Alawi Kyai Imaduddin Utsman al-Bantani)

September 7, 2024
Membangun kesadaran bahwa pelipatan pahala ibadah tidak hanya di bulan Ramadan.

Kiat Menjaga Ketaqwaan Pasca Ramadan

April 2, 2026
KH Zakky Mubarok

Kembali Menuju Fitrah

April 2, 2026
PBNU Temui Dubes Arab Saudi, Dorong Diplomasi Untuk Akhiri Konflik Timur Tengah (Foto: JPNN.COM)

Dorong Perdamaian, PBNU Temui Dubes Arab Saudi

April 2, 2026
Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

April 2, 2026
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PNIB: Dialah Pahlawan Perdamaian yang Sesungguhnya

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PNIB: Dialah Pahlawan Perdamaian yang Sesungguhnya

April 2, 2026
Ketua Umum DPP Kesatuan Tour Travel Haji Umroh Republik Indonesia (Kesthuri) Asrul Azis Taba. (Foto: Antara)

Jadi Tersangka Korupsi Haji, Ketum Kesthuri Asrul Azis Taba Diminta Pulang dari Saudi

April 1, 2026
Hilmab Latief, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) saat melaksanakan tugas di Makkah (Foto: Dok. Kemenag)

KPK Ungkap Hilman Latief Akui Terima Uang Terkait Korupsi Kuota Haji

April 1, 2026
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (04/03/2026). (Foto BPMI Setpres)

Pemerintah Aktifkan Kembali 625 Ribu Penerima BPJS Kesehatan

April 1, 2026
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu (kiri) didampingi juru bicara KPK, Budi Prasetyo dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin, 30 Maret 2026. (Foto Niaga.Asia/G Sitompul)

KPK Sebut Ismail Adham Berikan Uang Kepada Hilman Latief, Diduga Terkait Korupsi Kuota Haji

March 31, 2026
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur (Foto: Antara/MSN)

KPK Tetapkan Direktur Maktour dan Ketum Kesthuri Tersangka Korupsi Kuota Haji

March 31, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Thursday, April 2, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Ketika Nasab Habaib Jadi Polemik (Menakar Analisa Sejarah Ba Alawi Kyai Imaduddin Utsman al-Bantani)

Oleh: KH. Khotimi Bahri

liputan9news by liputan9news
September 7, 2024
in Opini
A A
1
Nasab Ba'alwi

Ketika Nasab Habaib Jadi Polemik (Menakar Analisa Sejarah Ba Alawi Kyai Imaduddin Utsman al-Bantani)/Foto:Ilustrasi

1.3k
SHARES
3.8k
VIEWS

Sebuah kajian nasab habaib yang dilakukan oleh Kyai Imaduddin Utsman al-Bantani banyak menarik perhatian.

Pro-kontra mewarnai diskusi dumay diberbagai flatform. Sayangnya pro-kontra ini tidak semuanya berada dalam jalur ilmiah. Tidak sedikit respon yang bersifat emosional bukan rasional disertai dengan tudingan-tudingan yang tidak mendasar.

Kajian yang dilakukan Kyai Imad, jika dilihat dari dua perspektif sama sekali tidak bertolak belakang dengan prinsip-prinsip keilmuan. Dari sudut pandang akademik (prinsip keilmuan modern) langkah dan metologi penelitiannya sudah sesuai dengan metodologi yang baku. Berangkat dari data primer, dilanjutkan dengan data sekunder, ditunjang dengan data tersier, semua dikaji secara holistik dan proporsional. Ada keterputusan sejarah yang sulit diverifikasi sesuai standart keilmuan modern. Missing-link ini yang akhirnya tersimpulkan bahwa nasab ba-alawi tidak terkonfirmasi.

BeritaTerkait:

Setop Banggakan Nasab: Sebuah Otokritik

KH. Abdul Hakim Mahfudz: Kombinasi Nasab, Leadership, dan Kemandirian Ekonomi sebagai Modal Kuat Memimpin PBNU

Memanas! Arab Saudi bom UEA di Yaman, Peringatan Trump

Arab Saudi Tekan UEA, Minta Tarik Pasukan dari Yaman

Ada beberapa kyai dan ustadz baik dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan yang berusaha membantah penelitian Kyai Imad dengan merujuk pada kitab turots klasik yang menurut para pembantah ini terlewatkan dari referensi Kyai Imad. Pada kenyataannya referensi yang gunakan para pembantah inilah yang secara ilmiah bermasalah.

Jadi hemat saya, clear bahwa penelitian Kyai Imad sudah sesuai dengan standart penelitian ilmiah dengan kesimpulan bahwa ada keterputusan nasab ba-alawi yang tidak bisa dikonfimasi.

Jika tadi menggunakan metode akademik (modern) sekarang kita coba analisa dengan pendekatan ilmu tentang sanad. Atau metodologi ulama-ulama klasik dalam meneliti mata-rantai keabsahan sanat.

Dalam meneliti sanad, jika ada keterputusan mata-rantai (atau tidak terkonfirmasi dalam bahasa terkininya), maka jalur ini dianggap inqitho’, terputus, tidak bersambung. Jalur yang tidak bersambung ini dibagi menjadi 4 :

ويقسم العلماء الانقطاع إلى أربعة أقسام:

١ – أن يكون الانقطاع من أول السند.
٢ – أن يكون الانقطاع من آخر السند.
٣ – أن يكون الانقطاع من أثناء السند بواحد فقط.
٤ – أن يكون الانقطاع من أثناء السند باثنين فأكثر على التوالي.

Nomor satu disebut hadits mu’allaq, nomor dua disebut hadis mursal, nomor tiga disebut (secara istilah) hadis munqothi, sedangkan nomor empat disebut hadis mu’dhol.

Semuanya masuk dalam kategori hadis dhaif, karena sanadnya tidak muttashil.

Berdalil dengan hadits munqothi, maka tidak dapat dibenarkan kecuali ada qorinah dan syawahid yang menguatkan, misalnya, ada jalur riwayat lain yang muttashil. Atau ada riwayat lain baik maknawi atau lafdzi yang mendukungnya.

Nah, dari pisau analisa klasik (ilmu sanad) apa yang disampaikan Kyai Imad tidak ada yang menyalahi prosedur.

Sampai disini bisa kita pahami bahwa kajian dan penelitian Kyai Imaduddin Utsman al-Bantani tidaklah dilandasi kebencian atau untuk melahirkan kebencian terhadap para habaib sebagaimana dituduhkan beberapa pihak. Bahkan tuduhan tersebut merupakan bentuk kekerdilan cara berpikir dan kedangkalan wawasan penuduh.

Sebagai kajian ilmiah, tentu tidak bertujuan mendestorsi keberadaan habaib tapi sebaliknya dengan temuan faktual ini mendorong para habaib melakukan kajian dan penguatan syawahid atau qorinah secara ilmiah.

Alangkah eloknya kalau kemudian terjadi dealektika ilmiah. Dari tesa Kyai Imad lahir antitesa dan berkembang menjadi sentesa. Sekaligus inilah saat yang tepat bagi habaib untuk melakukan auto-kritik dan pembenahan terhadap perilaku beberapa “oknum” habaib sendiri. Wallahu a’lam.

Oleh: KH. Khotimi BahriWakil Katib Syuriah PCNU Kota Bogor, Ketua Komisi I MUI Kota Bogor, dan Dosen STEI Napala

Tags: Ba AlawyHabaibHabibNasabSayyidSyarifYaman
Share532Tweet333SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

KH. Imam Jazuli, Lc., MA.
Opini

Setop Banggakan Nasab: Sebuah Otokritik

by KH. Imam Jazuli, Lc. MA.
March 2, 2026
0

CIREBON | LIPUTAN9NEWS Polemik nasab pada awal tahun ini memang sudah tidak sesanter tahun sebelumnya, di mana ruang digital dan...

Read more
KH Abdul Hakim Mahfudz atua Gus Kikin (Foto: Ai/MSN)

KH. Abdul Hakim Mahfudz: Kombinasi Nasab, Leadership, dan Kemandirian Ekonomi sebagai Modal Kuat Memimpin PBNU

January 13, 2026
Memanas! Arab Saudi bom UEA di Yaman, Peringatan Trump

Memanas! Arab Saudi bom UEA di Yaman, Peringatan Trump

December 31, 2025
Arab Saudi Tekan UEA, Minta Tarik Pasukan dari Yaman

Arab Saudi Tekan UEA, Minta Tarik Pasukan dari Yaman

December 30, 2025
Load More

Comments 1

  1. finessa says:
    1 month ago

    **finessa**

    Finessa is a natural supplement made to support healthy digestion, improve metabolism, and help you achieve a flatter belly.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2539
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

759
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
Membangun kesadaran bahwa pelipatan pahala ibadah tidak hanya di bulan Ramadan.

Kiat Menjaga Ketaqwaan Pasca Ramadan

April 2, 2026
KH Zakky Mubarok

Kembali Menuju Fitrah

April 2, 2026
PBNU Temui Dubes Arab Saudi, Dorong Diplomasi Untuk Akhiri Konflik Timur Tengah (Foto: JPNN.COM)

Dorong Perdamaian, PBNU Temui Dubes Arab Saudi

April 2, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Ps. Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In