• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
KH Zulfa Mustofa

KH Imam Jazuli Nilai Kiai Zulfa Layak Jadi Pjs Ketum PBNU, Ini Alasannya!

November 25, 2025
KPK

Syafrudin Budiman: Adanya Restoratif Justice Rismon Sianipar Bukti Soal Ijasah Selesai

April 3, 2026
Oknum Aparat Diduga Terlibat dalam Polemik Pendirian Gereja di Tanjung Senang

Oknum Aparat Diduga Terlibat dalam Polemik Pendirian Gereja di Tanjung Senang

April 3, 2026
KPK-PPATK

KPK Ungkap 8 Travel Raup Untung Rp40,8 Miliar dari Kasus Korupsi Kuota Haji

April 3, 2026
Dr. KH. Bukhori Muslim, Lc, MA, Ketua Umum Perkumpulan Organisasi Pengelola Zakat (POROZ)

POROZ Minta IM3 Indosat Tarik Iklan “Telpon Ngajak Zakat, Jangan Diangkat! Jangan-jangan Scammer”

April 3, 2026
Membangun kesadaran bahwa pelipatan pahala ibadah tidak hanya di bulan Ramadan.

Kiat Menjaga Ketaqwaan Pasca Ramadan

April 2, 2026
KH Zakky Mubarok

Kembali Menuju Fitrah

April 2, 2026
PBNU Temui Dubes Arab Saudi, Dorong Diplomasi Untuk Akhiri Konflik Timur Tengah (Foto: JPNN.COM)

Dorong Perdamaian, PBNU Temui Dubes Arab Saudi

April 2, 2026
Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

April 2, 2026
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PNIB: Dialah Pahlawan Perdamaian yang Sesungguhnya

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PNIB: Dialah Pahlawan Perdamaian yang Sesungguhnya

April 2, 2026
Ketua Umum DPP Kesatuan Tour Travel Haji Umroh Republik Indonesia (Kesthuri) Asrul Azis Taba. (Foto: Antara)

Jadi Tersangka Korupsi Haji, Ketum Kesthuri Asrul Azis Taba Diminta Pulang dari Saudi

April 1, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Friday, April 3, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

KH Imam Jazuli Nilai Kiai Zulfa Layak Jadi Pjs Ketum PBNU, Ini Alasannya!

liputan9news by liputan9news
November 25, 2025
in Nasional
A A
0
KH Zulfa Mustofa

KH Zulfa Mustofa (Foto: MSN)

519
SHARES
1.5k
VIEWS

CIREBON | LIPUTAN9NEWS
Pengasuh Pesantren Bina Insan Mulia Cirebon sekaligus Pengurus PBNU periode 2010-2015, KH. Imam Jazuli menilai KH. Zulfa Mustofa atau yang akrab disapa Kiai Zulfa, layak untuk mengemban amanah menjafi Pjs Ketum PBNU masa bhakti 2025-2026 menggantikan KH. Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya). Kiai Imam juga menyebutkan enam alasannya.

Menurut Kiai Imam, saat ini telah beredar luas di media massa bahwa Rapat Harian Syuriyah PBNU, di bawah Rais Aam KH. Miftachul Akhyar, meminta Ketua Umum PBNU saat ini, KH. Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), untuk mengundurkan diri dalam waktu 3 x 24 jam per-tanggal 20 November 2025. Keputusan ini muncul akibat beberapa pertimbangan, termasuk isu diundangnya narasumber yang dianggap terkait Zionisme dan dugaan pelanggaran tata kelola keuangan organisasi.

Jika Gus Yahya mundur atau diberhentikan, secara organisatoris, kata Kiai Imam, maka penunjukan Pjs Ketua Umum PBNU akan mengikuti Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) NU.

“Mengingat posisi KH Zulfa Mustofa (Kiai Zulfa) saat ini adalah salah satu Wakil Ketua Umum PBNU, maka dia berada dalam struktur kepengurusan tertinggi yang sah dan logistik untuk mengisi posisi sementara tersebut, setidaknya hingga mengaturnya mekanisme organisasi yang lebih permanen, seperti Muktamar Luar Biasa atau Muktamar berikutnya,” ujar Kiai Imam Jazuli.

BeritaTerkait:

Menimbang Formasi Ideal Kepemimpinan PBNU; Rais Aam KH. Said Aqil Siroj dan Ketua Umum KH. Zulfa Mustofa

Usai Islah Lirboyo Kiai Miftach, Gus Yahya-Kiai Zulfa, dan Gus Ipul Gelar Pertemuan di Ponpes Miftachussunnah Surabaya

Rais Aam Minta Gus Yahya Tak Tersinggung, PBNU Masih Dipegang Pj Ketum Kiai Zulfa

Kiai Zulfa Mustofa Kunjungi Sejumlah Pondok Pesantren di Jawa Timur

Menurutnya, beberapa alasan mengapa Kiai Zulfa layak memangku estafet (Pjs) Ketua Umum PBNU untuk menuntaskan masa bhakti 2025-2026. Pertama, kata dia, rekam jejak atau pengalaman organisasinya. Beliau memiliki jejak jejak kepengurusan yang matang, termasuk kiprahnya di GP Ansor dan berbagai jabatan di Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta sebelum menjabat sebagai Waketum PBNU.

“Selain itu, beliau pernah aktif di lembaga Bahtsul Masail (LBM) PBNU, sebuah forum penting di NU yang membahas masalah-masalah keagamaan kontemporer, sebelum ditarik ke jajaran Tanfidziyah,” terangnya.

Kedua, kapasitas keilmuannya. Kiai Zulfa menurut Kiai Imam, dikenal sebagai ahli Ushul Al-Fiqh dan penyair ulung, beliau juga dianugerahi gelar Doktor Honoris Causa di bidang Ilmu Arudl (sastra Arab) dari UIN Sunan Ampel Surabaya. Latar belakang keilmuannya yang kuat dari pesantren, ia masih dzuriyah Syekh Nawawi al-Bantani, membuatnya disegani di kalangan ulama dan santri.

Keahliannya dalam bidang istinbath al-ahkam (penetapan hukum Islam) diakui secara luas, dan ini diperolehnya secara bertahap, mulai dari pendidikannya di Pesantren Mathali’ul Falah, Kajen, selama enam tahun (1990-1996) hingga praktik langsung bagaimana melakukan pengambilan dan penegakan hukum Islam di lembaga-lembaga otoritatif, seperti NU dan MUI.

Selain itu, pemikiran dan kontribusi ilmiah dalam bidang hukum Islam yang dituangkan dalam kitab-kitabnya yang sangat berbobot. Kitab Diqqat al-Qannash (2020) mengupas secara jelas pandangan al-Imam al-Syafi’i tentang tata cara penegakan hukum fiqh. Teori-teori Ushul al-Fiqh dan implementasinya dalam pembuatan fatwa dielaborasi olehnya dengan sangat gamblang dan komprehensif dalam karyanya, al-Fatwa wa-ma Yanbaghi ​​li al-Mutafaqqih Jahluhu (2020).

“Karyanya yang juga sangat penting adalah Dlawabith Bahtsil Masa’il wa al-Ifta’ ‘inda Nahdlatil ‘Ulama’ (2022). Kitab ini mengupas kaidah-kaidah yang digunakan oleh para Kyai NU dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan keagamaan dalam Bahtsul Masa’il dan pembuatan fatwa,” jelasnya.

Ketiga, lanjut dia, pandangan Kiai Zulfa yang moderat dan kebangsaan. Ia sering menekankan pentingnya menjaga jarak NU dari politik praktis serta teguh pada tanggung jawab agama dan kebangsaan, sejalan dengan prinsip-prinsip dasar NU.

Keempat, mampu berkomunikasi Kiai Zulfa juga kerap menjadi narasumber dalam berbagai forum dan seminar, menunjukkan kemampuannya dalam mensosialisasikan visi dan misi NU kepada masyarakat.

Kelima, punya kelebihan di bidang syair arab. Pada kitab-kitab yang ditulisnya termuat sya’ir-sya’ir Arab yang sangat indah dan bermakna. Sebagai contoh, dalam kitab Tuhfat al-Qashi wa al-Dani fi Tarjamat al-Syaikh Muhammad Nawawi ibn ‘Umar al-Bantani (2021), yang berisi biografi lengkap al-Syaikh Nawawi.

“Kiai Zulfa yang merupakan cucu keponakan tokoh besar tersebut menyajikan syair-syair Arab yang menggambarkan berbagai aspek dari al-Syaikh Nawawi,” katanya.

Keenam, kata Kiai Imam, Kiai Zulfa dikenal sebagai tokoh yang Kompromi. Dengan latar belakang keilmuan yang kuat dan sikap moderat, Kiai Zulfa dapat menjadi figur yang diterima oleh berbagai faksi atau pandangan berbeda di internal NU, yang sangat dibutuhkan di masa transisi atau krisis kepemimpinan Menuju Muktamar Luar Biasa (MLB NU)

Dengan latar belakang dan kelebihan tersebut, KH. Zulfa Mustofa dinilai memiliki modal sosial dan kapasitas kepemimpinan yang kuat. Pengalamannya di jajaran Syuriyah (bidang keilmuan dan spiritual) dan Tanfidziyah (bidang organisasi eksekutif) menjadikannya memahami seluk beluk organisasi secara komprehensif.

“Faktor-faktor tersebut menjadikannya layak tidak hanya sebagai Pjs Ketum, tetapi juga sebagai salah satu kandidat potensial untuk maju sebagai Ketua Umum definitif pada Muktamar NU ke-35 mendatang. Potensi ini semakin menguat apabila dalam masa jabatannya sebagai Pjs, jika terjadi, ia mampu mengelola dinamika internal organisasi dengan baik dan mengembalikan marwah PBNU sesuai khittah yang diamanatkan para kiai,” pungkasnya.

(Ai/Msn)

Tags: Ketua Mum PBNUKH Zulfa MustofaKiai ZulfaPjs Ketum PBNU
Share208Tweet130SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Pasangan KH Said Aqil Siroj dan KH Zulfa Mustofa (Foto: Ilustrasi/MSN)
Opini

Menimbang Formasi Ideal Kepemimpinan PBNU; Rais Aam KH. Said Aqil Siroj dan Ketua Umum KH. Zulfa Mustofa

by liputan9news
February 2, 2026
0

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, melainkan momentum penentuan arah jam’iyyah di tengah perubahan...

Read more
Usai Islah Lirboyo Kiai Miftach, Gus Yahya-Kiai Zulfa, dan Gus Ipul Gelar Pertemuan di Ponpes Miftachussunnah Surabaya

Usai Islah Lirboyo Kiai Miftach, Gus Yahya-Kiai Zulfa, dan Gus Ipul Gelar Pertemuan di Ponpes Miftachussunnah Surabaya

December 30, 2025
Gus Yahya

Rais Aam Minta Gus Yahya Tak Tersinggung, PBNU Masih Dipegang Pj Ketum Kiai Zulfa

December 27, 2025
Penjabat (Pj.) Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Zulfa Mustofan menyambangi sejumlah pesantren di Jawa Timur. (Foto: Dok. PBNU).

Kiai Zulfa Mustofa Kunjungi Sejumlah Pondok Pesantren di Jawa Timur

December 19, 2025
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2540
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

759
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
KPK

Syafrudin Budiman: Adanya Restoratif Justice Rismon Sianipar Bukti Soal Ijasah Selesai

April 3, 2026
Oknum Aparat Diduga Terlibat dalam Polemik Pendirian Gereja di Tanjung Senang

Oknum Aparat Diduga Terlibat dalam Polemik Pendirian Gereja di Tanjung Senang

April 3, 2026
KPK-PPATK

KPK Ungkap 8 Travel Raup Untung Rp40,8 Miliar dari Kasus Korupsi Kuota Haji

April 3, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Ps. Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In