JAKARTA | LIPUTAN9NEWS
Bandar Rokok Nusantara Global Grup (Barong Grup) melakukan Konsultasi ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur dalam rangka Akuisisi atau Pembelian Pabrik Rokok di Malaysia.
Kegiatan Konsultasi ekspansi global bisnis rokok tersebut disampaikan Founder Owner Bandar Rokok Nusantara Global Grup (Barong Grup), HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur. Pengusaha rokok nusantara tersebut menjelaskan bahwa Malaysia sudah tidak menerbitkan Izin Baru pendirian Pabrik Rokok. Meskipun begitu, kata Gus Lilur kabar ini mesti divalidasi lagi kebenarannya.
“Terkait dengan itu, maka membeli pabrik rokok lama menjadi penting untuk dilakukan jika ingin memproduksi rokok di Malaysia dan menjual tembakau ke pabrik rokok di Malaysia,” ujarnya dalam keterangn yang disampaikan kepada Liputan9news dari Hotel JW Marriot Kuala Lumpur, Sabtu (14/03/2026).
Gus Lilur menerangkan, dalam rangka akuisisi pabrik rokok di Malaysia inilah, Barong Grup melakukan Konsultasi ke Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur.
“Di Kantor Kedubes RI Kami diterima dengan sangat hangat oleh Wakil Duta Besar RI untuk Malaysia,
Mas Danang Waskito,” terangnya.
“Mas Danang juga mengundang beberapa Staf Kedubes; Sekretaris Kedutaan Mba Maria Kusumanegari; Penerangan Sosial Budaya Mba Cantika, dan dan Atase Perdanganan Kedubes RI di Malaysia Mba Azizah Rahmaniar Salam,” sambungnya.
Gus Lilur juga mengungkapkan bahwa berkat pertemuan tersebut, Azizah Rahmaniar Salam Atase Perdagangan Kedubes RI merekomendasikan seorang pengacara Malaysia yang akan membantu Barong Grup dalam akuisisi perusahaan.
“Setelah Saya kembali ke Hotel JW Marriot Kuala Lumpur, Ibu Azizah Rahmaniar Salam Atase Perdagangan Kedubes RI mengirimkan No Hp seorang pengacara Malaysia yang akan membantu Barong Grup melakukan akuisisi perusahaan,” ungkapnya.
Setelah melakukan konsultasi Gus Lilur akan melanjutkan anjangsana bisnisnya ke Manila Philipina.
“Berhubung besok pagi Saya akan melanjutkan anjangsana usaha ke Manila Philipina, Saya dan Datok Syed/ pengacara yang dikenalkan Atase Perdagangan Kedubes RI janjian bertemu ba’da tarawih di Cloud 9 Cafe Paviliun Elit Bukit Bintang Plaza Kuala Lumpur Malaysia,” beber Gus Lilur pada wartawan MSN.
Gus Lilur merasa bahagia dalam perjalanan bisnisnya di bulan ramadan kali ini sangat menyenangkan. Berada di luar negeri seperti menemukan orang tua untuk berkonsultasi dan menemukan solusi.
“Saya bahagia sebagai Warga Negara Republik Indonesia yang sedang berada di luar negeri serasa menemukan rumah orang tua untuk berkonsultasi apalagi kemudian dibantu mendapatkan solusi. Pak Menteri Luar Negeri, Pak Sekjend Kemenlu, Pak Wakil Dubes RI untuk Malaysia, Ibu Azizah Rahmaniar, Ibu Maria Kusumanegari, Ibu Cantika, saya haturkan terima kasih. Bangga dan bahagia menjadi warga negara Indonesia, Salam keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya.
Hikmah Perjalanan Saudagar Penakluk, Gus Lilur Bawa Tembakau Nusantara Go Internasional

























