• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Founder Owner Bandar Rokok Nusantara Global Grup (Barong Grup) HRM. Khalilur R. Abdullah Sahlawiy

Industri Tembakau Alami Ketimpangan, Gus Lilur: Saatnya Petani Jadi Kekuatan

March 30, 2026
Dubes Iran Terima Cinderamata Keris dari Kiai Said, Simbol Solidaritas 14 Ormas Islam Lawan Zionis

Dubes Iran Terima Cinderamata Keris dari Kiai Said, Simbol Solidaritas 14 Ormas Islam Lawan Zionis

April 18, 2026
FPII Resmi Tempuh Jalur Hukum untuk Jusuf Kalla demi Jaga Ketertiban dan Stabilitas Publik

FPII Resmi Tempuh Jalur Hukum untuk Jusuf Kalla demi Jaga Ketertiban dan Stabilitas Publik

April 18, 2026
Ahmad Tomy Wijaya, Koordinator Pusat BEM Pesantren

Sikapi Pernyataan Jusuf Kalla, BEM Pesantren Seluruh Indonesia Serukan Klarifikasi dan Edukasi Publik Demi Kerukunan Umat

April 18, 2026
Foto: ILustrasi

PNIB Soroti OTT Bupati Tulungagung dan Kepala Daerah lainya: Miskinkan Koruptor Tanpa Syarat

April 18, 2026
Ramadhan Isa, Koordinator Nasional Poros Muda NU (Foto: Dok.PMNU)

Poros Muda NU Sambut Positif Ikhtiar Gus Salam Maju Calon Ketua Umum PBNU

April 17, 2026
Konferensi pers Tim Advokat Pembela Yaqut Cholil Qoumas terkait kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan 2024, di Jakarta Pusat, pada Kamis (16/4/2026). (Foto: Ibriza/Tribunnews)

Pengacara Bantah Yaqut Beri Uang ke Anggota DPR RI

April 16, 2026
Khutbah Jumat: Amaliah Terbaik Pasca Ramadan (Foto: Pinterest)

Khutbah Jumat: Amaliah Terbaik Pasca Ramadan

April 16, 2026
Ketua Forum Persatuan Islam Indonesia (FPII) Muhammad Fathur Rozaq, menyikapi pernyataan Jusuf Kalla

Forum Persatuan Islam Indonesia Akan Tempuh Jalur Hukum demi Stabilitas Umat Beragama

April 16, 2026
Mellisa Anggraini, Pengacara mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (Foto: Ist/MSN)

Kuasa Hukum Yaqut Cholil Qoumas Katakan Pembagian Kuota Haji Sesuai Aturan

April 16, 2026
Meluruskan Sejarah Amaliah Tahlil Yang Dibelokkan (Foto: newsky.id/MSN)

Meluruskan Sejarah Amaliah Tahlil Yang Dibelokkan

April 16, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Monday, April 20, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Industri Tembakau Alami Ketimpangan, Gus Lilur: Saatnya Petani Jadi Kekuatan

liputan9news by liputan9news
March 30, 2026
in Bisnis, Nasional
A A
0
Founder Owner Bandar Rokok Nusantara Global Grup (Barong Grup) HRM. Khalilur R. Abdullah Sahlawiy

Founder Owner Bandar Rokok Nusantara Global Grup (Barong Grup) HRM. Khalilur R. Abdullah Sahlawiy (Foto: Dok. Barong GruP)

558
SHARES
1.6k
VIEWS

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS
Bandar Rokok Nusantara Global Grup (Barong Grup) menilai Industri tembakau Indonesia masih menyimpan ketimpangan struktural sangat serius. Di tengah besarnya perputaran ekonomi sektor rokok nasional, kesejahteraan petani tembakau justru belum mengalami peningkatan secara signifikan.

Hal tersebut disampaikan Founder Owner Bandar Rokok Nusantara Global Grup (Barong Grup) HRM. Khalilur R. Abdullah Sahlawiy. Ia menegaskan perlunya perubahan fundamental dalam struktur industri tembakau nasional, dengan menempatkan petani sebagai subjek utama, bukan sekadar pemasok bahan baku.

“Industri tembakau kita besar, tetapi belum adil. Nilai tambah lebih banyak berhenti di pabrik, sementara petani tetap berada di posisi paling lemah,” ujar Gus Lilur kepada Liputan9news, Senin (30/03/2026).

Pengusaha sukses asal Situbondo tersebut menyampaikan, bahwa selama puluhan tahun terjadi jarak lebar antara sektor hulu (petani) dan hilir (pabrik rokok). Ia mengsahkan, petani tidak memiliki kendali terhadap harga jual tembakau, sementara produk akhirnya dijual dengan harga tinggi di pasar.

BeritaTerkait:

TRITURA Petani Tembakau Madura, Gus Lilur Dorong Pemerintah Terbitkan Kebijakan Strategis

Tokoh Muda Nahdliyin Sebut NU Bukan Komoditas, Muktamar Harus Steril dari Mainan Aktor Politik

Deklarasi PANCA AMPERA, Gus Lilur Sampaikan Lima Amanat Petani Tembakau Madura-Nusantara

Merugikan Negara Menguntungkan Masyarakat, Lalu Bagaimana?

Kenyataan ini, lanjutnya, menciptakan ironi di berbagai daerah sentra tembakau seperti Madura, yang justru masih menghadapi persoalan kesejahteraan.

“Yang menanam tetap miskin, yang mengolah menjadi kaya. Ini bukan kesalahan petani, tetapi kesalahan sistem,” terang Owner Rokok Bintang Sembilan (RBS) itu.

Menurutnya, tingginya harga rokok legal yang kini rata-rata menyentuh Rp20 ribu per bungkus dinilai semakin menjauhkan produk dari daya beli mayoritas konsumen, yang didominasi kalangan menengah ke bawah.

Kondisi tersebut memicu munculnya pasar rokok ilegal sebagai respon atas ketidakseimbangan harga. Sebagai solusi, Gus Lilur mendorong lahirnya ribuan pabrik rokok skala UMKM di berbagai daerah penghasil tembakau di Indonesia.

Kata Gus Lilur, Konsep ini diyakini mampu memotong rantai distribusi, mendekatkan industri dengan petani, serta menciptakan harga yang lebih adil di kedua sisi—baik untuk produsen maupun konsumen.

“Ketika pabrik hadir dekat dengan ladang, petani bisa mendapatkan harga yang lebih layak. Di saat yang sama, rokok bisa dijual dengan harga lebih terjangkau,” jelasnya.

Model ini juga dinilai mampu:

  1. Meningkatkan daya tawar petani
  2. Menekan biaya distribusi
  3. Mendorong pemerataan ekonomi daerah
  4. Mengurangi ketergantungan pada industri besar

Kemudian, Gus Lilur menegaskan bahwa penguatan industri berbasis UMKM bukan sekadar strategi bisnis, melainkan langkah korektif terhadap ketimpangan ekonomi yang telah berlangsung lama.

Ia menyebut, jika model ini dijalankan secara masif, maka landskap industri tembakau nasional akan berubah secara fundamental.

“Petani harus menjadi bagian dari kekuatan industri. Bukan lagi objek, tetapi subjek utama,” tegasnya.

Barong Grup, kata Gus Lilur, telah mulai menginisiasi langkah tersebut sebagai bagian dari visi besar membangun industri tembakau nasional yang mandiri dan berkeadilan.

Pihkanya, mendorong peran pemerintah untuk tidak hanya menjadi regulator, tetapi juga fasilitator dalam menciptakan ekosistem industri yang lebih merata.

“Industri tidak boleh hanya besar secara angka, tetapi juga harus adil dalam membagi manfaat,” tuturnya.

Dengan pendekatan berbasis petani dan penguatan UMKM, industri tembakau Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi sektor ekonomi unggulan, tetapi juga menjadi pilar keadilan sosial bagi masyarakat.

Transformasi ini dinilai sebagai langkah penting untuk memastikan bahwa kekayaan dari sektor tembakau benar-benar kembali kepada mereka yang menjadi fondasinya para petani.

“Dabatuka, Bismillah, Salam Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia,” pungkasnya.

(RK/MSN)

Tags: Bandar Rokok Nusantara Global Grup (BARONG GRUP)Bandar Rokok Nusantara Grup (BARON Grup)Gus LilurHaji LilurHRM. Khalilur R Abdullah SahlawiyIndustriKEKRokokRokok Bintang SembilanTembakauUMKM
Share223Tweet140SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, Pengusaha Rokok dan Founder Owner Bandar Rokok Nusantara Global Grup (BARONG Grup)
Bisnis

TRITURA Petani Tembakau Madura, Gus Lilur Dorong Pemerintah Terbitkan Kebijakan Strategis

by liputan9news
April 16, 2026
0

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS Persoalan rokok ilegal dan tata kelola cukai dinilai tidak akan selesai tanpa perubahan kebijakan. Petani tembakau Madura...

Read more
HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau yang akrab disapa Gus Lilur Bersama Menteri Agama Nasaruddin Umar

Tokoh Muda Nahdliyin Sebut NU Bukan Komoditas, Muktamar Harus Steril dari Mainan Aktor Politik

April 15, 2026
HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, Founder Owner Bandar Rokok Nusantara Global Grup (Barong Grup) (Foto: Liputan9news/MSN)

Deklarasi PANCA AMPERA, Gus Lilur Sampaikan Lima Amanat Petani Tembakau Madura-Nusantara

April 13, 2026
Haji Her melakukan penyortiran tembakau saat dilaukan pembelian di Gudang Bawang Mas Pamekasan, Kamis (21/8/2025)(Foto: KOMPAS.COM/Fathor Rahman)

Merugikan Negara Menguntungkan Masyarakat, Lalu Bagaimana?

April 9, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2551
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

759
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
Dubes Iran Terima Cinderamata Keris dari Kiai Said, Simbol Solidaritas 14 Ormas Islam Lawan Zionis

Dubes Iran Terima Cinderamata Keris dari Kiai Said, Simbol Solidaritas 14 Ormas Islam Lawan Zionis

April 18, 2026
FPII Resmi Tempuh Jalur Hukum untuk Jusuf Kalla demi Jaga Ketertiban dan Stabilitas Publik

FPII Resmi Tempuh Jalur Hukum untuk Jusuf Kalla demi Jaga Ketertiban dan Stabilitas Publik

April 18, 2026
Ahmad Tomy Wijaya, Koordinator Pusat BEM Pesantren

Sikapi Pernyataan Jusuf Kalla, BEM Pesantren Seluruh Indonesia Serukan Klarifikasi dan Edukasi Publik Demi Kerukunan Umat

April 18, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In