• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
KH. Muzaki Kholish Wakil Katib Syuriah PWNU DKI Jakarta

KH. Muzaki Kholish Sebut Pernyataan Kiai Said Cerminkan Kedewasaan dan Adab Kepemimpinan NU

May 18, 2026
Imam Jazuli Foundation Gelar Gala Dinner Pasca Muktamar, Dorong Rekonsiliasi dan Penguatan Ukhuwah Nahdliyin 

Imam Jazuli Foundation Gelar Gala Dinner Pasca Muktamar, Dorong Rekonsiliasi dan Penguatan Ukhuwah Nahdliyin 

September 24, 2026
Imam Jazuli Foundation Buka Workshop, Rumah Tangga Nyai Kunci Perjuangan Pesantren?

Imam Jazuli Foundation Buka Workshop, Rumah Tangga Nyai Kunci Perjuangan Pesantren?

September 24, 2026
Ali Masykur Musa Bahas Peran Naqsyabandiyah di Forum Dunia

Ali Masykur Musa Bahas Peran Naqsyabandiyah di Forum Dunia

September 24, 2026
Ali Masykur Musa Pimpin Naqshbandi Dunia

Ali Masykur Musa Pimpin Naqshbandi Dunia

September 24, 2026
Sulaiman Djaya

Tentang Penulisan Puisi – Robert Frost dan Walt Whitman

September 24, 2026
Dr. Nurul Huda SA, Staf Pengajar Programs Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah, Institut Studi Islam Fahmina (ISIF) Cirebon.

Daya Pesona Perpustakaan

September 24, 2026
Gus Ipul Siapkan Somasi Atas Tudingan Aliran Rp480 Miliar ke Muktamar ke-35 NU

Gus Ipul Siapkan Somasi Atas Tudingan Aliran Rp480 Miliar ke Muktamar ke-35 NU

September 23, 2026
Amsar A. Dulmanan, NU dan Politik Transaksional: Telaah Kritis atas Relasi Ulama dan Negara

Dinamika Demokrasi Indonesia; Dari Politik Ideologi ke Oligarki

September 23, 2026
Anggota Komisi III DPR Slamet Ariyadi Menembus Batas Dapil: Peduli Sesama, Jenguk Warga Sakit di Kota Malang

Anggota Komisi III DPR Slamet Ariyadi Menembus Batas Dapil: Peduli Sesama, Jenguk Warga Sakit di Kota Malang

September 23, 2026
Gus Lilur

Viral! Gus Lilur Ungkap Dugaan Aliran Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Nama Nusron Wahid Disebut

September 23, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Friday, September 25, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

KH. Muzaki Kholish Sebut Pernyataan Kiai Said Cerminkan Kedewasaan dan Adab Kepemimpinan NU

Yuzep Ahmad by Yuzep Ahmad
May 18, 2026
in Nasional
A A
0
KH. Muzaki Kholish Wakil Katib Syuriah PWNU DKI Jakarta

KH. Muzaki Kholish, Wakil Katib Syuriah PWNU DKI Jakarta (Foto: Ist,/MSN)

534
SHARES
1.5k
VIEWS

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS
Wakil Katib Syuriah PWNU DKI Jakarta, KH. Muzaki Kholish, menegaskan bahwa pernyataan KH. Said Aqil Siroj terkait sikapnya menjelang Muktamar NU ke-35 tahun 2026 perlu dipahami secara jernih dalam bingkai tradisi, adab, dan nilai-nilai jam’iyah Nahdlatul Ulama.

Dalam rilis pernyataannya, KH. Muzaki menyampaikan bahwa keputusan KH. Said Aqil Siroj untuk tidak maju sebagai calon Ketua Umum maupun Rais Aam PBNU bukanlah bentuk kehilangan pengaruh ataupun ketidakmampuan memimpin. Sebaliknya, hal tersebut mencerminkan kematangan kepemimpinan dan keteladanan seorang ulama yang memahami pentingnya regenerasi dalam organisasi.

“Beliau telah memimpin PBNU selama dua periode dan memberikan kontribusi besar bagi penguatan Islam wasathiyah, menjaga keutuhan NKRI, serta mengangkat marwah Nahdlatul Ulama di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya dalam keterangan, Senin (18/05/2026).

Menurutnya, keputusan memberikan ruang kepada generasi berikutnya merupakan bentuk kebijaksanaan dan kedewasaan organisasi yang patut dihormati seluruh warga Nahdliyin.

BeritaTerkait:

Imam Jazuli Foundation Gelar Gala Dinner Pasca Muktamar, Dorong Rekonsiliasi dan Penguatan Ukhuwah Nahdliyin 

NU dan Kepemimpinan Gus Kikin: Kompas Moral dan Visi Tranformatif Abad Kedua

Gus Kikin dan Ujian Besar Membenahi “Konstitusi” NU: Sebuah Kontribusi Pemikiran

Kedutaan Besar Australia Ucapkan Selamat kepada Gus Kikin, Soroti Kemitraan Panjang dengan NU

Ia juga menekankan bahwa posisi Rais Aam dalam tradisi NU bukanlah jabatan yang dicari ataupun dikampanyekan secara terbuka. Dalam kultur Nahdlatul Ulama, kata dia, tidak dikenal tradisi seorang kiai mendeklarasikan diri sebagai calon Rais Aam atau membangun tim sukses layaknya kontestasi politik praktis.

“Rais Aam adalah amanah keulamaan yang lahir dari musyawarah para ahlul halli wal aqdi melalui mekanisme ahwa. Karena itu, siapa pun yang dipilih sejatinya sedang menerima tugas keumatan dan tanggung jawab sebagai warasatul anbiya,” jelasnya.

KH. Muzaki menambahkan, keputusan forum ahlul halli wal aqdi semestinya dihormati dan tidak diingkari. Dalam tradisi NU, menjaga adab terhadap hasil musyawarah para ulama merupakan bagian penting dalam merawat khittah dan kehormatan jam’iyah.

Ia menilai, yang justru menjadi anomali etika adalah apabila ada ulama atau kiai yang sejak awal secara terbuka menyatakan keinginan menjadi Rais Aam, kemudian membangun tim sukses dan pola kontestasi politik pribadi.

“Tradisi NU dibangun di atas nilai tawadhu, keikhlasan, dan amanah keilmuan, bukan ambisi kekuasaan,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, KH. Muzaki mengajak seluruh warga Nahdliyin untuk memahami sikap KH. Said Aqil Siroj sebagai pelajaran penting tentang akhlak kepemimpinan, regenerasi, dan adab berorganisasi dalam tradisi Nahdlatul Ulama.

Berdasarkan berita yang beredar, Kiai Said saat ditanya soal ambisinya untuk kembali memimpin organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut, Said dengan tegas membantahnya.

“Saya enggak akan maju, siapa yang bilang [mau maju]? Enggak, enggak akan maju, enggak,” kata Said kepada wartawan di Surabaya, Jawa Timur, Senin (18/5).

Dia juga dengan tegas menampik isu yang menyebut dirinya akan mencalonkan kembali. Pasalnya kata Said, usianya sudah tak lagi ideal untuk memimpin struktural tanfidziyah PBNU.

Said yang sudah pernah menjadi Ketum PBNU selama dua periode pada 2010-2021 ini, mengaku ingin adanya regenerasi dalam organisasinya tersebut.

“Itu katanya. Saya enggak akan maju. Iya. Sudah tua, sudah tua saya sudah tua. 73 umur saya. Jadi, 73 tinggal gantian lah regenerasi yang lebih cerdas,” ucapnya.

Kiai Said juga enggan bila ditunjuk atau dicalonkan sebagai Rais Aam.

Menurutnya penampilannya selama ini belum identik dengan para pemegang jabatan pemimpin tertinggi struktur syuriyah PBNU pendahulu, yang selalu memakai serban di kepala.

“Ya, sama aja. Artinya saya belum pantas jadi Rais Aam. Orang itu harus kiai pakai udeng-udeng. Lah saya kan enggak pernah pakai udeng-udeng,” pungkasnya.

(YZP)

Tags: Ketum PBNUKH. Muzaki KholishKH. Said Aqil SirojKiai SaidMuktamar NU Ke-35Rais Aam
Share214Tweet134SendShare
Yuzep Ahmad

Yuzep Ahmad

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Imam Jazuli Foundation Gelar Gala Dinner Pasca Muktamar, Dorong Rekonsiliasi dan Penguatan Ukhuwah Nahdliyin 
Agenda

Imam Jazuli Foundation Gelar Gala Dinner Pasca Muktamar, Dorong Rekonsiliasi dan Penguatan Ukhuwah Nahdliyin 

by liputan9news
September 24, 2026
0

Imam Jazuli Foundation Gelar Gala Dinner Pasca Muktamar, Dorong Rekonsiliasi dan Penguatan Ukhuwah Nahdliyin 

Read more
NU dan Kepemimpinan Gus Kikin: Kompas Moral dan Visi Tranformatif Abad Kedua

NU dan Kepemimpinan Gus Kikin: Kompas Moral dan Visi Tranformatif Abad Kedua

September 16, 2026
Ketua Umum Kaukus Intelektual Nahdlatul Ulama (KALAM NU) Abd. Aziz bersama Kiai Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Kantor PWNU Jatim, Selasa, 8 September 2026 sore.

Gus Kikin dan Ujian Besar Membenahi “Konstitusi” NU: Sebuah Kontribusi Pemikiran

September 9, 2026
Kedutaan Besar Australia Ucapkan Selamat kepada Gus Kikin, Soroti Kemitraan Panjang dengan NU

Kedutaan Besar Australia Ucapkan Selamat kepada Gus Kikin, Soroti Kemitraan Panjang dengan NU

September 9, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2632
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

760
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
Imam Jazuli Foundation Gelar Gala Dinner Pasca Muktamar, Dorong Rekonsiliasi dan Penguatan Ukhuwah Nahdliyin 

Imam Jazuli Foundation Gelar Gala Dinner Pasca Muktamar, Dorong Rekonsiliasi dan Penguatan Ukhuwah Nahdliyin 

September 24, 2026
Imam Jazuli Foundation Buka Workshop, Rumah Tangga Nyai Kunci Perjuangan Pesantren?

Imam Jazuli Foundation Buka Workshop, Rumah Tangga Nyai Kunci Perjuangan Pesantren?

September 24, 2026
Ali Masykur Musa Bahas Peran Naqsyabandiyah di Forum Dunia

Ali Masykur Musa Bahas Peran Naqsyabandiyah di Forum Dunia

September 24, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In