• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Berlomba dalam Kebaikan

Antara Ikhlas dan Riya’

September 22, 2022
Pasangan KH Said Aqil Siroj dan KH Zulfa Mustofa (Foto: Ilustrasi/MSN)

Menimbang Formasi Ideal Kepemimpinan PBNU; Rais Aam KH. Said Aqil Siroj dan Ketua Umum KH. Zulfa Mustofa

February 2, 2026
AR Waluyo Wasis Nugroho (Gus Wal), Ketua Umum Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB)

PNIB Apresiasi Polri, Bahar Smith Tersangka Kasus Dugaan Persekusi Banser di Tangerang

February 2, 2026
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dalam konferensi pers di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (30/01/2026).(Foto: Liputan9news/MSN 2026)

Gus Yahya Tegaskan PBNU Dukung Indonesia Gabung Board of Peace (BoP)

February 2, 2026
Foto: Ilustrasi

Doa Aulia Allah Khusus untuk Malam Nisfu Sya’ban Lengkap dengan Latin dan Artinya

February 2, 2026
BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

February 2, 2026
HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy, Founder Owner Rokok Bintang Sembilan

Rokok Rakyat dan Konglomerat dalam Paradoks Kebijakan Cukai

February 2, 2026
Bahar bin Smith. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Bahar Smith Tersangka Kasus Penganiayaan, Polisi Gunakan Pasal Pencurian dengan Kekerasan

February 2, 2026
Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

February 1, 2026
Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

February 1, 2026
BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta menyatakan dukungan dan apresiasi terhadap sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta Apresiasi Kapolri Listyo Sigit Prabowo

February 1, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Tuesday, February 3, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Dunia Islam Syiar Islam

Antara Ikhlas dan Riya’

Oleh: Dr. KH. Zakky Mubarak, MA, (Mustasyar PBNU)

liputan9news by liputan9news
September 22, 2022
in Syiar Islam
A A
0
Berlomba dalam Kebaikan

Dr. KH. Zakky Mubarok, MA, Dewan Pakar Lajnah Dakwah Islam Nusantara (LADISNU) dan Mustasyar PBNU

502
SHARES
1.4k
VIEWS

Ada dua sifat yang menempel pada manusia, yang saling bertentangan satu dengan yang lainnya dan bersifat antagonis, tidak bisa dikompromikan yaitu sikap ikhlas dan riya. Ikhlas merupakan sifat yang sangat terpuji yang dapat mengarahkan manusia pada kemuliaan dan keluhuran akhlak. Sikap riya merupakan sifat yang sangat tercela, yang dapat mencampakkan manusia pada lembah kehinaan dan kenistaan. Riya dapat menghilangkan pahala dari ibadah dan amal seseorang sehingga menjadi sirna, bagaikan api membakar jerami. Setiap diri orang muslim diarahkan ajaran agamanya agar meningkatkan kualitas ibadat dan mu’amalat dengan sikap ikhlas, semata-mata mencari ridha Ilahi.

Ikhlas menurut pengertian ringkasnya adalah melakukan sesuatu dengan hati yang bersih dan jujur. Seorang muslim ketika melaksanakan suatu kegiatan harus didasari dengan keikhlasan. Segala kegiatan, baik ibadah maupun muamalah, hendaknya dilakukan karena Allah saja, bukan karena yang lain. Allah s.w.t. berfirman:

وَمَآ أُمِرُوٓاْ إِلَّا لِيَعۡبُدُواْ ٱللَّهَ مُخۡلِصِينَ لَهُ ٱلدِّينَ حُنَفَآءَ وَيُقِيمُواْ ٱلصَّلَوٰةَ وَيُؤۡتُواْ ٱلزَّكَوٰةَۚ وَذَٰلِكَ دِينُ ٱلۡقَيِّمَةِ

BeritaTerkait:

Berbakti Kepada Orang Tua yang Telah Meningal

Rendah Hati: Wujud Keagungan Akhlak

4 Cara Menghilangkan Riya menurut Imam Al-Ghazali

Toleransi pada Masyarakat Multikultural

“Padahal mereka tidak diperintahkan kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat, dan yang demikian itulah agama yang lurus” (Q.S. Al-Bayyinah, 98:5).

Ayat yang lain, menjelaskan bahwa sesungguhnya al-Qur’an diturunkan dengan membawa kebenaran dan mengarahkan umat manusia agar memurnikan ketaatan mereka kepada Allah s.w.t. Tuhan yang Maha Perkasa dan Bijaksana serta Maha Pemberi Petunjuk.

إِنَّآ أَنزَلۡنَآ إِلَيۡكَ ٱلۡكِتَٰبَ بِٱلۡحَقِّ فَٱعۡبُدِ ٱللَّهَ مُخۡلِصٗا لَّهُ ٱلدِّينَ

“Sesunguhnya Kami menurunkan kepadamu Kitab (Al Quran) dengan (membawa) kebenaran, sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya”. (Q.S. Al-Zumar, 39: 2).

Dalam lanjutan ayat berikutnya, ditegaskan bahwa agama yang bersih adalah milik-Nya. Dengan demikian agama atau keyakinan yang telah tercampur di dalamnya kebatilan tidak diridhai oleh-Nya.

أَلَا لِلَّهِ ٱلدِّينُ ٱلۡخَالِصُۚ

“Ingatlah, hanya kepunyaan Allah-lah agama yang bersih….”. (Q.S. Al-Zumar, 39: 2).

Dalam surat Al-Kahfi disebutkan bahwa siapa yang ingin memperoleh kebahagiaan yang paling tinggi dan mulia, hendaklah mereka melakukan amal shalih dan tidak menyekutukan Allah. Melakukan amal shalih berarti melakukan berbagai kegiatan yang mendatangkan menfaat bagi sesama makhluk. Dengan demikian mereka mengerjakannya dengan penuh keikhlasan dan menghindarkan diri dari kemusyrikan dan kemunafikan. Firman Allah s.w.t.

قُلۡ إِنَّمَآ أَنَا۠ بَشَرٞ مِّثۡلُكُمۡ يُوحَىٰٓ إِلَيَّ أَنَّمَآ إِلَٰهُكُمۡ إِلَٰهٞ وَٰحِدٞۖ فَمَن كَانَ يَرۡجُواْ لِقَآءَ رَبِّهِۦ فَلۡيَعۡمَلۡ عَمَلٗا صَٰلِحٗا وَلَا يُشۡرِكۡ بِعِبَادَةِ رَبِّهِۦٓ أَحَدَۢا

“Katakanlah: Sesungguhnya aku ini manusia biasa sepertimu, yang diwahyukan kepadaku: “Bahwa Sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan yang Esa”. Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya”. (Q.S. Al-Kahfi, 18: 110).

Rasulullah Muhammad s.a.w. pernah ditanya seorang sahabatnya mengenai mereka yang berperang karena ingin dipuji, berperang karea riya, berperang disertai dengan kebearian atau berperang karena fanatisme. Nabi ditanya manakah diantaranya yang termasuk perang di jalan Allah? Nabi menjawab:

مَنْ قَاتَلَ لِتَكُونَ كَلِمَةُ اللهِ أَعْلَى، فَهُوَ فِي سَبِيلِ اللهِ (رواه مسلم)

“Barangsiapa yang berperang untuk menjunjung agama Allah, ialah yang termasuk fi sabililah (perang di jalan Allah)”. (HR. Muslim, No: 1904). Sikap ikhlas dalam beribadah, berbuat dan beramal selalu diutamakan dalam ajaran Islam. Ia juga merupakan tolak ukur diterima atau ditolaknya ibadah yang dikerjakan seseorang.

Riya, pengetiannya secara singkat adalah melakukan suatu ibadah atau perbuatan agar dilihat dan dipuji orang lain, tidak dikerjakan karena Allah saja, atau tidak mencari keridhaan-Nya. Riya tergolong sifat yang sangat tercela, karena setiap orang yang melakukannya akan digolongkan menjadi pendusta agama, sebagaimana disebutkan dalam al-Qur’an:

أَرَءَيۡتَ ٱلَّذِي يُكَذِّبُ بِٱلدِّينِ فَذَٰلِكَ ٱلَّذِي يَدُعُّ ٱلۡيَتِيمَ وَلَا يَحُضُّ عَلَىٰ طَعَامِ ٱلۡمِسۡكِينِ فَوَيۡلٞ لِّلۡمُصَلِّينَ ٱلَّذِينَ هُمۡ عَن صَلَاتِهِمۡ سَاهُونَ ٱلَّذِينَ هُمۡ يُرَآءُونَ وَيَمۡنَعُونَ ٱلۡمَاعُونَ

“Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim, dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin. Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya, orang-orang yang berbuat riya, dan enggan (menolong dengan) barang berguna”. (Q.S. Al-Ma’un, 107:1-7).

Manusia yang tergolong bersikap riya, bisa diidentifikasikan dalam kriteria berikut ini: (1) Mereka yang tidak ikhlas dan tidak mengikuti sunnah Rasul, (2) Orang yang beramal dilakukan secara ikhlas tetapi tidak mengikuti ajaran Rasulullah, misalnya mereka yang merasa melakukan ibadah dan beramal tetapi tidak berdasarkan pada syari’at Islam. (3) Mereka yang mengikuti syari’at Islam tetapi tidak dilakukan secara ikhlas. Mereka melakukan kegiatan agama dengan tujuan agar memperoleh pujian orang lain, kedudukan atau kemewahan duniawi.

Oleh: Dr. KH. Zakky Mubarak, MA,
Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama

Tags: Dr. KH. Zakky MubarakIkhlasRiya'
Share201Tweet126SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Zakky Mubarok
Syiar Islam

Berbakti Kepada Orang Tua yang Telah Meningal

by liputan9news
January 27, 2026
0

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS Berbakti kepada kedua orang tua merupakan kewajiban yang paling tinggi setelah kita berbakti kepada Allah dan rasul-Nya....

Read more
Dr. KH. Zakky Mubarok, MA, Dewan Pakar Lajnah Dakwah Islam Nusantara (LADISNU)

Rendah Hati: Wujud Keagungan Akhlak

January 13, 2026
Foto: Ilustrasi

4 Cara Menghilangkan Riya menurut Imam Al-Ghazali

December 14, 2025
Zakky Mubarok

Toleransi pada Masyarakat Multikultural

August 12, 2025
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2522
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

758
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

142
Pasangan KH Said Aqil Siroj dan KH Zulfa Mustofa (Foto: Ilustrasi/MSN)

Menimbang Formasi Ideal Kepemimpinan PBNU; Rais Aam KH. Said Aqil Siroj dan Ketua Umum KH. Zulfa Mustofa

February 2, 2026
AR Waluyo Wasis Nugroho (Gus Wal), Ketua Umum Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB)

PNIB Apresiasi Polri, Bahar Smith Tersangka Kasus Dugaan Persekusi Banser di Tangerang

February 2, 2026
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dalam konferensi pers di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (30/01/2026).(Foto: Liputan9news/MSN 2026)

Gus Yahya Tegaskan PBNU Dukung Indonesia Gabung Board of Peace (BoP)

February 2, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In