• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Dr. KH. Zakky Mubarok, MA, Dewan Pakar Lajnah Dakwah Islam Nusantara (LADISNU)

Rendah Hati: Wujud Keagungan Akhlak

January 13, 2026
Gelar Munas Konbes PBNU, Kiai Lukman Paparkan Kesiapan Pesanten Al-Hamid sebagai Tuan Rumah

Di Balik Perubahan Nama Giri Kencana Menjadi Waduk Batu Licin Cilangkap

February 9, 2026
KH. MH. Bahaudin atau Gus Baha

Gus Baha: Indonesia Masuk BoP, Tapi Jangan Jadi Penonton Penjajahan

February 9, 2026
Prabowo: 100 Tahun Kiprah NU  Jadi Pilar Kebesaran Bangsa Indonesia

Prabowo: 100 Tahun Kiprah NU Jadi Pilar Kebesaran Bangsa Indonesia

February 8, 2026
Hermenutika Tradisi dalam Reinterpretasi Budaya

Hermenutika Tradisi dalam Reinterpretasi Budaya

February 8, 2026
Silaturrahmi Gus Yusuf Chudlari dengan KH Imam Jazuli pengasuh ponpes Bina Insan Mulia Cirebon (Foto: Dok. Kiai Imjaz)

Kiai Imam Jazuli Ungkap Gus Yusuf Chudlari Figur Kuat Bursa Ketum PBNU pada Muktamar NU ke-35

February 8, 2026
Presiden Prabowo Subianto meminta izin minum kopi di Mujahadah Kubro Satu Abad NU di Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026). (Foto: Dok. YouTube Setpres)

Prabowo Hadiri Mujahadah Kubro Satu Abad NU di Malang, Diwarnai Jeda Minum Kopi Saat Pidato

February 8, 2026
Peran Pemerintahan Prabowo Subianto Mengatasi Dampak Konflik dan Perang Dagang Global

Peran Pemerintahan Prabowo Subianto Mengatasi Dampak Konflik dan Perang Dagang Global

February 8, 2026
Gus Yusuf Chudlori: Sosok Santri Tulen, Magnet Massa, dan Harapan Baru PBNU di Muktamar ke-35

Gus Yusuf Chudlori: Sosok Santri Tulen, Magnet Massa, dan Harapan Baru PBNU di Muktamar ke-35

February 7, 2026
FBR Turut Amankan Pengukuhan Pengurus MUI Pusat di Masjid Istiqlal

FBR Turut Amankan Pengukuhan Pengurus MUI Pusat di Masjid Istiqlal

February 8, 2026
Presiden Prabowo Hadir dalam Pengukuhan Pengurus MUI di Masjid Istiqlal

Presiden Prabowo Hadir dalam Pengukuhan Pengurus MUI di Masjid Istiqlal

February 7, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Monday, February 9, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Dunia Islam Syiar Islam

Rendah Hati: Wujud Keagungan Akhlak

Oleh: Dr. KH. Zakky Mubarak, MA.

liputan9news by liputan9news
January 13, 2026
in Syiar Islam
A A
0
Dr. KH. Zakky Mubarok, MA, Dewan Pakar Lajnah Dakwah Islam Nusantara (LADISNU)

Dr. KH. Zakky Mubarok, MA, Dewan Pakar Lajnah Dakwah Islam Nusantara (LADISNU) dan Musytasar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)

494
SHARES
1.4k
VIEWS

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS

Salah satu tujuan dari dibangkitkannya Nabi Muhammad s.a.w. adalah untuk menegakkan akhlak yang luhur dan melengkapi kesempurnaannya. Salah satu wujud dari akhlak yang luhur tersebut adalah sikap tawadhu atau rendah hati. Sikap ini sangat terpuji dan mengantarkan seseorang pada kesuksesan yang maksimal dalam segala kehidupannya.

Dalam kehidupan sehari-hari kita rasakan secara langsung bahwa mereka yang memiliki sikap rendah hati, menyenangkan banyak orang dan sangat dicintai oleh sesamanya. Sebaliknya, orang-orang yang angkuh atau takabbur, sangat dibenci oleh sesamanya, dan menampakkan perilaku yang kotor dan tidak terpuji.

Dalam ketetapan sunnatullah, diindikasikan bahwa orang-orang yang tawadhu atau rendah hati, akan meraih kesukesan yang tinggi dan dicintai oleh sesama umat manusia. Sebaliknya, keangkuhan dan kesombongan akan mencampakkan perilakunya pada kehidupan yang hina dan tidak disukai oleh sesamanya.

Dalam hadits riwayat Imam Muslim menyebutkan bahwa kekayaan tidak akan berkurang sedikitpun, karena disedekahkan. Allah s.w.t. akan menambah kemuliaan bagi mereka yang pemaaf dan orang yang bersikap rendah hati dengan penuh keikhlasan, akan diangkat derajatnya. Rasulullah Muhammad s.a.w. merupakan seorang Nabi yang akhlaknya sangat luhur, perangainya sangat terpuji, dan aktivitas hariannya selalu mempersonifikasikan perilaku manusia mulia.

BeritaTerkait:

Berbakti Kepada Orang Tua yang Telah Meningal

Khutbah Jumat: Empat Fondasi Akhlak Mulia Menurut Imam Al-Ghazali

Adab dan Adat: Ruh yang Menyatu dalam Tradisi Pesantren

Tradisi Pesantren: “Rengkuh kepada Kiai”, Bukan Feodalisme

فَبِمَا رَحۡمَةٖ مِّنَ ٱللَّهِ لِنتَ لَهُمۡۖ وَلَوۡ كُنتَ فَظًّا غَلِيظَ ٱلۡقَلۡبِ لَٱنفَضُّواْ مِنۡ حَوۡلِكَۖ فَٱعۡفُ عَنۡهُمۡ وَٱسۡتَغۡفِرۡ لَهُمۡ وَشَاوِرۡهُمۡ فِي ٱلۡأَمۡرِۖ فَإِذَا عَزَمۡتَ فَتَوَكَّلۡ عَلَى ٱللَّهِۚ إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلۡمُتَوَكِّلِينَ

Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya. (QS. Ali Imran, 3:159).

Ayat ini menegaskan bahwa sebagian dari kunci sukses perjuangan Nabi Muhammad s.a.w., adalah dengan mewujudkan keagungan akhlak. Pertama, memiliki sikap yang lembut, pengasih dan penyayang terhadap sesama, sehingga setiap orang berjumpa dengan nabi selalu tertarik untuk menjadi pengikutnya dan menjadi orang-orang yang mencintainya.

Demikian luhurnya akhlak beliau, sehingga dipuji oleh Allah s.w.t. dalam firman-Nya: “Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung”. (QS. al-Qalam, 68:4). Sayyidah Aisyah r.a. pernah ditanya beberapa orang sahabat mengenai akhlak Nabi s.a.w., beliau menjawab: “akhlaknya adalah al-Qur’an”. Dalam ayat ini menegaskan sikap sebaliknya, sekiranya Nabi bersikap kasar dan keras hati seperti batu atau lebih keras lagi, pasti semua orang di sekelilingnya akan lari porak poranda, menghindari beliau.

Sikap beliau yang kedua, sangat pemaaf kepada semua orang, bahkan kepada mereka yang pernah menghina Nabi atau yang menyakitinya. Sikap pemaaf ini dibuktikan dalam sejarah ketika beliau berdakwah di daerah Thaif, beliau dilempari batu. Namun demikian, beliau tidak menghardik penduduk Thaif itu, malah beliau berdoa: “Wahai Allah berikanlah petunjuk pada kaumku ini, karena sesungguhnya mereka belum mengetahui”.

Beliau pernah dizalimi oleh orang-orang musyrik Mekkah dengan berbagai kezaliman, salah satunya beliau pernah dilempari dengan kotoran sehingga mengenai kepalanya. Beliau memaafkan mereka dan berbagai kezaliman lain yang dilakukan terhadap Nabi, semua dimaafkan. Ketika Nabi dan para sahabatnya menguasai kota Mekkah, penduduk Mekkah ketakutan, mereka mengira beliau akan membalas kezaliman mereka. Mereka mengatakan: “Hari ini adalah hari balas dendamnya Muhammad”.

Nabi menolak pernyataan mereka dengan kalimat yang sangat luhur: “Tidak, hari ini adalah hari yang penuh kasih sayang. Barang siapa yang masuk ke rumahnya sendiri, aman dan sentausa. Demikian juga siapa yang masuk masjid, akan dilindungi dengan penuh keamanan. Bahkan, barang siapa yang masuk ke rumah Abu Sufyan, akan mendapat keamanan. Sikap inilah yang membuat dakwah beliau berhasil dengan kesuksesan yang luar biasa.

Sikap beliau yang ketiga, selalu berdoa untuk kebahagiaan umatnya dan memohon ampunan kepada Allah untuk mereka. Sikap yang keempat, beliau selalu bermusyawarah dengan semua umatnya dalam menyelesaikan berbagai permasalahan. Sikap yang kelima, beliau dan para sahabatnya senantiasa bertawakkal kepada Allah, setelah melakukan usaha yang maksimal.

Ada tiga golongan umat manusia yang tidak akan diajak berbicara oleh Allah dan tidak mensucian mereka pada hari kiamat, dan bagi mereka disediakan azab yang mengerikan, yaitu (1) lansia yang senantiasa berbut zina, (2) pemimpin-pemimpin pendusta, dan (3) orang-orang miskin sombong.

ثَلَاثَةٌ لَا يُكَلِّمُهُمُ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ، وَلَا يُزَكِّيهِمْ. قَالَ أَبُو مُعَاوِيَةَ: وَلَا يَنْظُرُ إِلَيْهِمْ. وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ: شَيْخٌ زَانٍ، وَمَلِكٌ كَذَّابٌ، وَعَائِلٌ مُسْتَكْبِرٌ.

Ada tiga golongan yang Allah tidak akan berbicara kepada mereka pada hari kiamat dan tidak akan menyucikan mereka. Abu Mu‘awiyah berkata, “Dan Allah tidak memandang mereka.” Bagi mereka azab yang pedih, yaitu: orang tua yang berzina, penguasa yang berdusta, dan orang miskin yang sombong. (HR. Muslim, 107).

Dr. KH. Zakky Mubarok Syakrakh, MA., Dewan Pakar Lajnah Dakwah Islam Nusantara (LADISNU) dan Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)

Tags: AkhlakDr. KH. Zakky Mubarak
Share198Tweet124SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Zakky Mubarok
Syiar Islam

Berbakti Kepada Orang Tua yang Telah Meningal

by liputan9news
January 27, 2026
0

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS Berbakti kepada kedua orang tua merupakan kewajiban yang paling tinggi setelah kita berbakti kepada Allah dan rasul-Nya....

Read more
Ilustrasi Materi Khutbah Jumat

Khutbah Jumat: Empat Fondasi Akhlak Mulia Menurut Imam Al-Ghazali

October 30, 2025
Tuhan pun Mau Diajak Bernegosiasi: Hikmah Isra-Mi’raj

Adab dan Adat: Ruh yang Menyatu dalam Tradisi Pesantren

December 16, 2025
Dr. Dudy Imanuddin Effendi, M.Ag.

Tradisi Pesantren: “Rengkuh kepada Kiai”, Bukan Feodalisme

October 15, 2025
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2524
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

758
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

142
Gelar Munas Konbes PBNU, Kiai Lukman Paparkan Kesiapan Pesanten Al-Hamid sebagai Tuan Rumah

Di Balik Perubahan Nama Giri Kencana Menjadi Waduk Batu Licin Cilangkap

February 9, 2026
KH. MH. Bahaudin atau Gus Baha

Gus Baha: Indonesia Masuk BoP, Tapi Jangan Jadi Penonton Penjajahan

February 9, 2026
Prabowo: 100 Tahun Kiprah NU  Jadi Pilar Kebesaran Bangsa Indonesia

Prabowo: 100 Tahun Kiprah NU Jadi Pilar Kebesaran Bangsa Indonesia

February 8, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Ps. Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In