• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
KH Marzuki Mustamar

Dianggap Rusak Marwah NU, Kiai Marzuki Mustamar Minta Rais Aam dan Ketum PBNU Mundur 

September 11, 2025
Bahar bin Smith. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Bahar Smith Ditetapkan sebagai Tersangka Penganiayaan dan Pencurian dengan Kekerasan

February 1, 2026
Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

February 1, 2026
Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

February 1, 2026
BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta menyatakan dukungan dan apresiasi terhadap sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta Apresiasi Kapolri Listyo Sigit Prabowo

February 1, 2026
Hodri Ariev

Pesan Metafora Harlah Satu Abad NU: Mampukah Marwah Pesantren Menjadi Kompas Kepemimpinan Jam’iyah?

February 1, 2026
Cholil Nafis-MUI

MUI Minta Presiden Prabowo Menarik Diri dari BoP

February 1, 2026
KH. Abdussalam Shohib (Gus Salam), Pengasuh PP Mamba’ul Ma’arif, Denanyar Jombang Jawa Timur

Tinjau Ulang Keanggotaan Indonesia Di BoP dan NU Harus Tegas Mengingatkan

February 1, 2026
Gus Yahya

Rais Aam dan Sekjen PBNU Hingga Prabowo tidak Hadiri Harlah Ke-100 NU, Ini Penjelasan Gus Yahya

February 1, 2026
Dr.H. Dudy Imanuddin Effendi, M.Ag., MQM., Pengamat Sosial dan Wakil Dekan I Bidang Akademik FDK UIN Bandung

Meneguhkan Polri di Bawah Presiden: Kuatkan Agenda Reformasi, Bukan Degradasi Institusi

February 1, 2026
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) saat memimpin konferensi pers di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, Jumat (30/1/2026). (Foto: NU Online/Syakir NF)

Ketum PBNU Tegaskan Seluruh Unsur Organisasi Kompak Hadiri Harlah Ke-100 NU

January 31, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Monday, February 2, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Dianggap Rusak Marwah NU, Kiai Marzuki Mustamar Minta Rais Aam dan Ketum PBNU Mundur 

liputan9news by liputan9news
September 11, 2025
in Nasional
A A
2
KH Marzuki Mustamar

KH Marzuki Mustamar, Mantan Ketua PWNU Jawa Timur (Foto: Ist)

675
SHARES
1.9k
VIEWS

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS
Desakan agar Rais Aam dan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2022–2027 mundur dari jabatannya terus menguat.

Hal itu menyusul dua skandal besar yang dinilai mencoreng marwah organisasi, yakni dugaan penyusupan zionisme dalam tubuh PBNU serta dugaan tindak pidana korupsi dalam penyelenggaraan haji 2023–2024.

KH. Marzuki Mustamar, tokoh kharismatik Nahdlatul Ulama asal Malang, Jawa Timur, menyampaikan pandangannya dengan tegas. Kiai Marzuki mengaku awalnya enggan mengomentari kinerja kepengurusan PBNU saat ini. Namun, dua skandal tersebut menurutnya sudah berada pada titik yang tidak bisa lagi didiamkan.

“Dugaan keterlibatan dalam kasus korupsi kuota tambahan haji serta indikasi penyusupan zionisme Israel melalui AKN PBNU, telah membuat NU dicibir dan dibully publik. Ini mencoreng nama besar jam’iyyah dan para kiai pesantren,” ujar Kiai Marzuki, dilansir dari Kabar Cirebon, Rabu (10/09/2025).

BeritaTerkait:

Rais Aam dan Sekjen PBNU Hingga Prabowo tidak Hadiri Harlah Ke-100 NU, Ini Penjelasan Gus Yahya

Ketum PBNU Tegaskan Seluruh Unsur Organisasi Kompak Hadiri Harlah Ke-100 NU

Gelar Rapat Pleno Rais Aam Pulihkan Status Gus Yahya sebagai Ketum PBNU

Rais Aam Pimpin Pleno PBNU, Hasil Rapat Sepakat Ampuni Gus Yahya

Menurutnya, NU tetaplah jam’iyyah yang suci dan penuh kemuliaan. Kiai Mustamar menegaskan kesalahan yang terjadi bersumber dari oknum pengurus, bukan jamaah NU secara keseluruhan.

“Warga NU dengan kesederhanaannya tetap menjaga kemuliaan jam’iyyah. Yang merusak adalah oknum,” tegasnya.

Indikasi Penyusupan Zionisme

Kiai Marzuki menyinggung sejumlah peristiwa yang mengindikasikan masuknya pengaruh zionisme Israel dalam PBNU. Menurutnya, proses ini berlangsung sejak lebih dari satu dekade lalu, lewat hubungan dengan tokoh asing seperti Charles Holland Taylor, LibforAll Foundation, Bayt ar-Rahmah, hingga deklarasi Humanitarian Islam.

Kiai Marzuki merinci dokumen-dokumen publik Amerika Serikat yang mengaitkan nama NU, GP Ansor, dan Bayt ar-Rahmah dengan program “Promoting the Culture of Liberty and Tolerance.” Bahkan, dalam Akademi Kepemimpinan Nasional (AKN) PBNU 2025, 85 persen narasumber berasal dari luar negeri, termasuk Peter Berkowitz yang dikenal sebagai pendukung zionis Israel.

“Kehadiran Berkowitz di AKN PBNU memicu kecaman luas. Surat Rais Aam PBNU bahkan sudah memutuskan penghentian kegiatan, tapi pernyataan Ketum PBNU seolah tak menegaskan hal itu,” terang Mantan Ketua PWNU Jawa Timur itu.

Dugaan Korupsi Haji

Selain isu zionisme, Kiai Marzuki menilai skandal kuota tambahan haji 2023–2024 lebih meruntuhkan lagi wibawa PBNU. Ia menyinggung penyelidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan penyalahgunaan 20.000 kuota tambahan haji, pengadaan barang dan jasa, hingga indikasi tindak pidana pencucian uang.

KPK telah meningkatkan status kasus ini ke penyidikan sejak 11 Agustus 2025 dan mencegah bepergian ke luar negeri terhadap tiga orang, yakni mantan Menag 2020–2024 Yaqut Cholil Qoumas, stafsus sekaligus Ketua PBNU Isfah Abidal Aziz, serta pengusaha travel Hasan Fuad Masyhur.

“Marwah NU runtuh bukan karena jamaah, tapi ulah oknum petinggi PBNU. Skandal korupsi ini tidak bisa dianggap enteng,” tegasnya.

Selanjutnya, Kiai Marzuki menegaskan, Rais Aam dan Ketua Umum PBNU sebagai mandataris Muktamar ke-34 di Lampung wajib bertanggung jawab. Ia menilai ada dua opsi yang bisa ditempuh untuk menyelamatkan marwah jam’iyyah.

“Pertama, meminta maaf lalu mundur dari jabatan, menyerahkan kepemimpinan kepada AHWA dan para ulama pondok pesantren. Kedua, mempercepat pelaksanaan Muktamar ke-35 NU pada awal 2026 untuk mempertanggung jawabkan mandat jam’iyyah,” ungkapnya.

Kiai Marzuki juga mengatakan, kesalahan fatal pengurus NU-termasuk perilaku yang menunjukkan rendah etika, dugaan pelanggaran hukum berat seperti korupsi, hingga keterlibatan dalam agenda global yang merugikan NU-sudah cukup alasan untuk tidak memaksakan diri menjabat.

“Demi menjaga keluhuran NU, Rais Aam dan Ketum PBNU sepatutnya segera mundur,” pungkasnya.

(Ai/MSN)

Tags: Ketum PBNUKH Marzuki MustamarKhususKorupsi Kuota HajiKuota HajiPBNURais Aam
Share270Tweet169SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Gus Yahya
Nasional

Rais Aam dan Sekjen PBNU Hingga Prabowo tidak Hadiri Harlah Ke-100 NU, Ini Penjelasan Gus Yahya

by liputan9news
February 1, 2026
0

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS Nahdlatul Ulama (NU) menggelar perayaan puncak hari lahir (harlah) ke-100 di Istora Senayan, Jakarta, pada Sabtu (31/01/2026)....

Read more
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) saat memimpin konferensi pers di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, Jumat (30/1/2026). (Foto: NU Online/Syakir NF)

Ketum PBNU Tegaskan Seluruh Unsur Organisasi Kompak Hadiri Harlah Ke-100 NU

January 31, 2026
KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menggelar Konferensi Pers di Plaza PBNU Jalan Kramat Raya No. 164 Jakarta Pusat, Rabu (03/12/2025) (Foto: MSN/ASR)

Gelar Rapat Pleno Rais Aam Pulihkan Status Gus Yahya sebagai Ketum PBNU

January 30, 2026
Rais Aam Pimpin Pleno PBNU, Hasil Rapat Sepakat Ampuni Gus Yahya

Rais Aam Pimpin Pleno PBNU, Hasil Rapat Sepakat Ampuni Gus Yahya

January 30, 2026
Load More

Comments 2

  1. Ulul'Azmi says:
    5 months ago

    Nggrantes atiku..Sangat sangat disayangkan..
    Semoga Allaah SWT selalu menlindungi kyai mustamar dan kyai² sepuh lainnya..

    Reply
  2. Yasmaun says:
    5 months ago

    Betul sekali ucapan K.H. Marzuki Mustamar, NU sudah dirugikan secara kelembagaan dan jam`iyahnya

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2522
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

758
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

142
Bahar bin Smith. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Bahar Smith Ditetapkan sebagai Tersangka Penganiayaan dan Pencurian dengan Kekerasan

February 1, 2026
Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

February 1, 2026
Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

February 1, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In