• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Gus Islah Minta Usut Tuntas Kasus Kiai Cabuli Santri di Jember

Gus Islah Minta Usut Tuntas Kasus Kiai Cabuli Santri di Jember

September 22, 2024
Bahar bin Smith. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Bahar Smith Ditetapkan sebagai Tersangka Penganiayaan dan Pencurian dengan Kekerasan

February 1, 2026
Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

February 1, 2026
Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

February 1, 2026
BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta menyatakan dukungan dan apresiasi terhadap sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta Apresiasi Kapolri Listyo Sigit Prabowo

February 1, 2026
Hodri Ariev

Pesan Metafora Harlah Satu Abad NU: Mampukah Marwah Pesantren Menjadi Kompas Kepemimpinan Jam’iyah?

February 1, 2026
Cholil Nafis-MUI

MUI Minta Presiden Prabowo Menarik Diri dari BoP

February 1, 2026
KH. Abdussalam Shohib (Gus Salam), Pengasuh PP Mamba’ul Ma’arif, Denanyar Jombang Jawa Timur

Tinjau Ulang Keanggotaan Indonesia Di BoP dan NU Harus Tegas Mengingatkan

February 1, 2026
Gus Yahya

Rais Aam dan Sekjen PBNU Hingga Prabowo tidak Hadiri Harlah Ke-100 NU, Ini Penjelasan Gus Yahya

February 1, 2026
Dr.H. Dudy Imanuddin Effendi, M.Ag., MQM., Pengamat Sosial dan Wakil Dekan I Bidang Akademik FDK UIN Bandung

Meneguhkan Polri di Bawah Presiden: Kuatkan Agenda Reformasi, Bukan Degradasi Institusi

February 1, 2026
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) saat memimpin konferensi pers di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, Jumat (30/1/2026). (Foto: NU Online/Syakir NF)

Ketum PBNU Tegaskan Seluruh Unsur Organisasi Kompak Hadiri Harlah Ke-100 NU

January 31, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Monday, February 2, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Gus Islah Minta Usut Tuntas Kasus Kiai Cabuli Santri di Jember

Moh. Faisal Asadi by Moh. Faisal Asadi
September 22, 2024
in Nasional
A A
0
Gus Islah Minta Usut Tuntas Kasus Kiai Cabuli Santri di Jember
532
SHARES
1.5k
VIEWS

Jakarta, Liputan9.id – Beberapa hari yang lalu, tersiar kabar ada seorang Kiai asal Jember, Jawa Timur dilaporkan istrinya karena diduga mencabuli beberapa santrinya. Berita tersebut lantas mendapat respon dari beberapa tokoh NU tak terkecuali Gus Islah Bahrawi.

Gus Islah mengatakan berita itu seksi dan menarik karena Kiai tersebut memiliki akun bernama “Benteng Akidah” yang notabene sering menyerangnya, mengakfir-kafirkan, menuduhnya fasik, liberal dan sebagainya.

“Ia selalu ngatain saya karena saya produk Amerika, seolah-olah saya adalah sosok yang ingin menghancurkan Islam disusupkan kedalam karena dikirim oleh Amerika,” ungkap Gus Islah dikutip dari akun IG pribadinya @islah_bahrawi, Senin (9/1/23).

BeritaTerkait:

Gelar Bahtsul Masail, Kiai dan Ulama Yogyakarta Tegaskan Otoritas Fatwa Syuriah dan Komitmen Islah NU

PBNU Buka Beasiswa ke Maroko 2026, Inilah Syarat dan Tahapan Pendaftarannya!

Islah Bahrawi Bongkar Peran Yaqut dan Jokowi Dibalik Kasus Korupsi Kuota Haji 2024

Ketika Polarisasi Membunuh Karakter Nahdliyin-Santri, Kapan Selesai?

Ia menambahkan beberapa konten keislaman di medosnya, dirinya hanya ingin menggambarkan bahwa Islam itu agama yang inklusif (terbuka), Islam itu adalah agama yang hidup dengan tradisi-tradisi (Islam Nusantara) dan diskursus-diskursus keilmuan yang luar biasa.

“Makanya perbedaan didalam Islam itu sebenarnya sejatinya biasa-biasa saja, karena kita punya tradisi itu. Tapi oleh Kiai ini disikapi dengan label kafir, kadang-kadang saya dituduh fasik, kufur dan sebagainya,” kata Tenaga Ahli Pencegahan Radikalisme, Ekstremisme dan Terorisme Mabes Polri itu.

Menurut Gus Islah, ini merupakan pelajaran bagi kita bahwa kita tidak boleh tampil seolah-olah menjadi manusia yang “Paling”.

“Karena penyakit manusia itu merasa paling, paling Islam, paling beragama, merasa paling hebat, merasa paling pintar lalu ia menjelek-jelekkan terus menghina dan mengkafir-kafirkan orang yang dianggap memiliki pemikiran berbeda,” imbuhnya.

Ia meminta kepada pihak kepolisian harus betul-betul meyikapi kasus ini dengan clear dan tuntas agar tidak terulang lagi di kemudian hari. Meskipun perbuatan tersebut hanya dilakukan oleh oknum-oknum tertentu.

“Kalau di Amerika pelaku Child Molester seperti ini dihukum berat, mereka seumur hidup tidak boleh masuk ke wilayah dimana anak dibawah umur biasanya berkumpul dan bahkan para pelaku terpidana pencabulan anak-anak dibawah umur biasanya dikasih tanda sehingga mereka tidak boleh memasuki wilayah-wilayah anak dibawah umur,” tegasnya.

Kasus ini menurutnya menjadi warning kepada kita semua, terutama bagi penegak hukum kepolisian harus betul-betul dijalankan supaya tidak menjadi contoh bagi yang lain.

“Tegaknya hukum seperti putusan Mahkamah Agung kepada Kiai di Jawa Barat harus ditegakkan pula dalam kasus ini, bukan saya dendam karena Kiai ini sering nyerang saya. Tapi ini pelajaran supaya nama pesantren tidak tercoreng, nama Kiai tidak tercoreng. Dan ini pelajaran bagi kita semua bahwa kita jangan bersikap pura-pura seolah kita paling suci, paling beragama, paling alim dan sebagainya,” ucap alumni Pondok Pesantren Syaikhona Moh. Cholil Bangkalan ini.

Sebagai penutup, Gus Islah berpesan lewat kejadian ini marilah kita tampil apa adanya, marilah kita berbuat baik dan jangan pernah memberi label ke orang lain kafir, fasik, murtad, musyrik, syirik dan sebagainya.

“Karena kita semua ini, sejatinya manusia biasa yang pasti memiliki dosa. Jangan kemudian klaim-klaim kebenaran itu selalu diakui punya miliknya sendiri, jangan klaim-klaim kesalahan milik orang lain,” pungkasnya. (MFA)

Tags: Gus IslahJawa TimurJemberKiaiPencabulanPolisiSantri
Share213Tweet133SendShare
Moh. Faisal Asadi

Moh. Faisal Asadi

Aktual, Faktual, Kompeten, Konsisten dan Terpercaya

BeritaTerkait

Gelar Bahtsul Masail, Kiai dan Ulama Yogyakarta Tegaskan Otoritas Fatwa Syuriah dan Komitmen Islah NU
Nasional

Gelar Bahtsul Masail, Kiai dan Ulama Yogyakarta Tegaskan Otoritas Fatwa Syuriah dan Komitmen Islah NU

by liputan9news
January 28, 2026
0

YOGYAKARTA | LIPUTAN9NEWS Para Kiai dan ulama Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar Forum Bahtsul Masail bertajuk “Otoritas Fatwa Syuriah dan Komitmen...

Read more
Universitas al-Qarawiyyin, Fatima al-Fihri in Fez, Morocco (Foto: africanpridemagazine.com)

PBNU Buka Beasiswa ke Maroko 2026, Inilah Syarat dan Tahapan Pendaftarannya!

January 27, 2026
Islah Bahrawi (Gus Islah)

Islah Bahrawi Bongkar Peran Yaqut dan Jokowi Dibalik Kasus Korupsi Kuota Haji 2024

January 17, 2026
Imam Jazuli

Ketika Polarisasi Membunuh Karakter Nahdliyin-Santri, Kapan Selesai?

December 28, 2025
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2522
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

758
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

142
Bahar bin Smith. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Bahar Smith Ditetapkan sebagai Tersangka Penganiayaan dan Pencurian dengan Kekerasan

February 1, 2026
Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

February 1, 2026
Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

February 1, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In