• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Gus Islah Sebut Agama Kuda Tunggangan Kelompok Kekuasaan Politik Tertentu

Gus Islah Sebut Agama Kuda Tunggangan Kelompok Kekuasaan Politik Tertentu

February 13, 2023
Bahar bin Smith. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Bahar Smith Ditetapkan sebagai Tersangka Penganiayaan dan Pencurian dengan Kekerasan

February 1, 2026
Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

February 1, 2026
Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

February 1, 2026
BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta menyatakan dukungan dan apresiasi terhadap sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta Apresiasi Kapolri Listyo Sigit Prabowo

February 1, 2026
Hodri Ariev

Pesan Metafora Harlah Satu Abad NU: Mampukah Marwah Pesantren Menjadi Kompas Kepemimpinan Jam’iyah?

February 1, 2026
Cholil Nafis-MUI

MUI Minta Presiden Prabowo Menarik Diri dari BoP

February 1, 2026
KH. Abdussalam Shohib (Gus Salam), Pengasuh PP Mamba’ul Ma’arif, Denanyar Jombang Jawa Timur

Tinjau Ulang Keanggotaan Indonesia Di BoP dan NU Harus Tegas Mengingatkan

February 1, 2026
Gus Yahya

Rais Aam dan Sekjen PBNU Hingga Prabowo tidak Hadiri Harlah Ke-100 NU, Ini Penjelasan Gus Yahya

February 1, 2026
Dr.H. Dudy Imanuddin Effendi, M.Ag., MQM., Pengamat Sosial dan Wakil Dekan I Bidang Akademik FDK UIN Bandung

Meneguhkan Polri di Bawah Presiden: Kuatkan Agenda Reformasi, Bukan Degradasi Institusi

February 1, 2026
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) saat memimpin konferensi pers di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, Jumat (30/1/2026). (Foto: NU Online/Syakir NF)

Ketum PBNU Tegaskan Seluruh Unsur Organisasi Kompak Hadiri Harlah Ke-100 NU

January 31, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Monday, February 2, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Gus Islah Sebut Agama Kuda Tunggangan Kelompok Kekuasaan Politik Tertentu

Moh. Faisal Asadi by Moh. Faisal Asadi
February 13, 2023
in Uncategorized
A A
0
Gus Islah Sebut Agama Kuda Tunggangan Kelompok Kekuasaan Politik Tertentu

Ilustrasi Kuda Tunggangan Khalid bin Walid saat Berperang/Foto: oasemuslim.com

516
SHARES
1.5k
VIEWS

Jakarta, Liputan9.id – Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Nusa Tenggara Barat (NTB) KH. Agus Gustiwang Saputra menghadiri acara Sarasehan LD PBNU Pondok Pesantren Nurul Cholil Bangkalan Madura, Senin (6/2/23).

Pada acara itu Kiai Agus berpapasan dengan Gus Islah, dan langsung menanyakan terkait agama yang selalu dijadikan tunggangan oleh kelompok kelompok yang punya ambisi kekuasaan politik. Gus Islah merespon dan menyebut ada 3 faktor yang melatarbelakanginya.

“Pertama, agama berbasis dogma (percaya atau tidak percaya harus percaya) semua agama punya konsep itu. Kedua, apa yang dimaksud dengan Kemartiran semua agama mengajari itu. Terkait Syahid, kalau membela agama dia mati akan masuk surga secara langsung tanpa segala hisab dan sebagainya. Kemudian yang ketiga, mesianic beliviefs. Semua agama punya ini, bahwa nanti menjelang hari akhir yang berkuasa itu adalah agama saya,” kata Tenaga Ahli Pencegahan Radikalisme, Ekstremisme dan Terorisme Mabes Polri itu.

BeritaTerkait:

PNIB: Jadikan Ruang Digital Indonesia Bersih dari Konten Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme

Islah Bahrawi Bongkar Peran Yaqut dan Jokowi Dibalik Kasus Korupsi Kuota Haji 2024

Lembaga Ketabiban PWPSNU PAGARNUSA Jatim Gelar Pengobatan Gratis untuk Peserta Napak Tilas 1 Abad NU di Tebuireng

Gus Yahya Tandai Pelepasan Peserta Napak Tilas Restu Pendirian Nahdlatul Ulama

Gus Islah menyebut tiga konsep itulah yang dipakai berbagai pandangan-pandangan politik sebagai kuda-kuda tunggangan sehingga mudah pemeluk agama dihipnotis untuk kepentingan politik, bukan hanya Islam, tetapi Kristen juga dan agama lainnya.

“Tiga aspek itulah yang membuat agama menjadi renyah tunggangan-tunggangan politik. Kalau bicara terorisme, di Indonesia terorisnya Islam tapi kalau di Myanmar terorisnya itu Budha, seperti yang mempersekusi orang Rohingnya adalah Budha. Artinya terorisme itu selalu menunggangi agama dengan pemeluk terbesar di negara ini,” ucap alumni Pondok Pesantren Syaikhona Moh Cholil Bangkalan ini.

Gus islah berpesan, hal itu menjadi rawan dalam konteks politik dan kita harus betul moderat dalam artian garis tengah, jangan miring kanan dan jangan miring kiri.

“Karena akan menjadi renyah, menjadi alat hipnotis dari kelompok-kelompok politik untuk membohongi masyarakat atas nama tuhan,” pungkasnya. (MFA)

Tags: Gus IslahKH. Agus Gustiwang SaputraLD PBNUPonpes Syaikhona Moh Cholil BangkalanRadikalismeTerorisme
Share206Tweet129SendShare
Moh. Faisal Asadi

Moh. Faisal Asadi

Aktual, Faktual, Kompeten, Konsisten dan Terpercaya

BeritaTerkait

PNIB: Jadikan Ruang Digital Indonesia Bersih dari Konten Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme
Nasional

PNIB: Jadikan Ruang Digital Indonesia Bersih dari Konten Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme

by liputan9news
January 21, 2026
0

SURABAYA | LIPUTAN9NEWS - Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB) menyoroti semakin masifnya penyebaran konten intoleransi, radikalisme, Khilafah dan terorisme di...

Read more
Islah Bahrawi (Gus Islah)

Islah Bahrawi Bongkar Peran Yaqut dan Jokowi Dibalik Kasus Korupsi Kuota Haji 2024

January 17, 2026
Lembaga Ketabiban PWPSNU PAGARNUSA Jatim Gelar Pengobatan Gratis untuk Peserta Napak Tilas 1 Abad NU di Tebuireng

Lembaga Ketabiban PWPSNU PAGARNUSA Jatim Gelar Pengobatan Gratis untuk Peserta Napak Tilas 1 Abad NU di Tebuireng

January 5, 2026
Gus Yahya Tandai Pelepasan Peserta Napak Tilas Restu Pendirian Nahdlatul Ulama

Gus Yahya Tandai Pelepasan Peserta Napak Tilas Restu Pendirian Nahdlatul Ulama

January 5, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2522
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

758
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

142
Bahar bin Smith. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Bahar Smith Ditetapkan sebagai Tersangka Penganiayaan dan Pencurian dengan Kekerasan

February 1, 2026
Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

February 1, 2026
Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

February 1, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In