• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Ade Muzaini Aziz

Khutbah Jumat: Hari Santri dan Cinta Negeri

October 15, 2026
Gus Lilur: Wahai Para Penyuap Jangan Berpura-pura soal Dugaan Suap Muktamar NU

Gus Lilur: Wahai Para Penyuap Jangan Berpura-pura soal Dugaan Suap Muktamar NU

October 16, 2026
Tokoh Agama dan Ormas Kemang Soroti Narasumber Toleransi

Tokoh Agama dan Ormas Kemang Soroti Narasumber Toleransi

October 16, 2026
Nusron Wahid

Dua Kali Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Nusron Wahid

October 16, 2026
Dr. Nurul Huda SA, Staf Pengajar Programs Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah, Institut Studi Islam Fahmina (ISIF) Cirebon.

Perlawanan dari Pesantren

October 16, 2026
PNIB Apresiasi Kapolri, Pelaku Intoleransi Jadi Tersangka

PNIB Apresiasi Kapolri, Pelaku Intoleransi Jadi Tersangka

October 16, 2026
Foto: Ilustrasi

Khutbah Jumat: Pentingnya Mengonsumsi Makanan dan Minuman Bersertifikat Halal

October 16, 2026
Buka Gebyar Hari Santri 2026, Arifin dorong kolaborasi NU dan pemerintah untuk memperkuat kesehatan warga, kebersihan lingkungan, serta akses pendidikan.

Wali Kota Jakpus Gandeng NU Perangi Stunting dan Sampah

October 15, 2026
KH Cholil Nafis, Wakil Ketua Umum MUI dan Rais Syuriyah PBNU

MUI Kecam Serangan Houthi, Desak Perlindungan Jamaah Umrah

October 15, 2026
PCNU Jakpus Gelar Gebyar Hari Santri 2026, Perkuat Kemajuan Umat dan Bangsa

PCNU Jakpus Gelar Gebyar Hari Santri 2026, Perkuat Kemajuan Umat dan Bangsa

October 15, 2026
Sambut Hari Santri dan Sumpah Pemuda, PNIB Salurkan 30.000 Liter Air Bersih

Sambut Hari Santri dan Sumpah Pemuda, PNIB Salurkan 30.000 Liter Air Bersih

October 15, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Friday, October 16, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Dunia Islam Khutbah

Khutbah Jumat: Hari Santri dan Cinta Negeri

Oleh: KH. A. Muzaini Aziz, Lc., MA.

liputan9news by liputan9news
October 15, 2026
in Khutbah
A A
0
Ade Muzaini Aziz

KH. A. Muzaini Aziz, Lc., MA., Penulis adalah Ketua Bidang Pendidikan, Kaderisasi dan Riset PP LADISNU (Pengurus Pusat Lajnah Dakwah Islam Nusantara) Jakarta dan Ketua Yayasan Al-Mu’in, Kota Tangerang.

508
SHARES
1.5k
VIEWS

TANGERANG | LIPUTAN9NEWS
Perjuangan para kyai dan kaum santri tidak lepas dari doktrin luhur yang terpatri di dalam sistem nilai keislaman, yaitu Hubbul Wathan minal Îmân, Cinta Tanah Air adalah Manifestasi Keimanan. Ia bukanlah sebuah redaksi dari hadits Nabi, bukan pula redaksi dari ayat suci dari Al-Qur`an. Namun, doktrin Hubbul Wathan minal Îmân yang digagas dan dicetuskan oleh Hadhratus Syeikh KH. Muhammad Hasyim Asy’ari (Mbah Hasyim) ini sejurus dan senapas dengan sabda Nabi dan firman suci Ilahi.

Cinta tanah air adalah tentang pentingnya manusia memiliki tempat tinggal yang memberinya kenyamanan dan kehangatan. Cinta tanah air juga tentang kemerdekaan dan kedaulatan. Sehingga, siapapun yang berusaha menjajah dan mengusir dari tanah air tersebut, Islam memerintahkan untuk melakukan pembelaan dan perlawanan

Khutbah Pertama

أَلْحَمْدُ لله، أَلْحَمْدُ للهِ الَّذِي جَعَلَ الْإِسْلَامَ طَرِيقًا سَوِيًّا، وَوَعَدَ لِلْمُتَمَسِّكِينَ بِهِ مَكَانًا عَلِيًّا.

أَشْهَدُ أَن لَّا إِلهَ إِلَّا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَه، شَهَادَةً مَنْ هُوَ خَيْرُ مَقَامًا وَأَحْسَنُ نَدِيًّا، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ الْمُتَّصِفُ بِالْمَكَارِمِ كِبَارًا وَصَبِيًّا.
أَللّهُمَ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَانَ صَادِقَ الْوَعْدِ وَكَانَ رَسُولًا وَنَبِيًا، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ الَّّذِينَ يُحْسِنُونَ إِسْلَامَهُمْ وَلَمْ يَفْعَلُوا شَيْئًا فَرِيًّا.

أّمَّا بَعْدُ…فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُونَ، أُوْصِينِي نَفْسِي وَإِيَّاكُمْ بِتَقْوَى الله، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُونَ.
قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي مُحْكَمِ تَنْزِيلِهِ: يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَابْتَغُوا إِلَيْهِ الْوَسِيلَةَ وَجَاهِدُوا فِي سَبِيلِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ.

Ma’âsyiral muslimîn akramakumullâh
Tanggal 17 Agustus 1945 bukanlah akhir dari perjuangan kemerdekaan Indonesia. Agresi Militer Belanda Kedua yang membonceng tentara Sekutu (Inggris) untuk kembali menjajah Indonesia, pasca kekalahan Jepang, memantik kesadaran para kyai dan kaum santri untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia yang belum lama diproklamirkan. Melalui Resolusi Jihad yang difatwakan oleh Hadhratus Syeikh KH. Muhammad Hasyim Asy’ari (selaku pendiri Nahdlatul Ulama/NU) pada tanggal 22 Oktober 1945, perlawanan para kyai, kaum santri dan segenap rakyat menentang penjajah Belanda berkobar di seantero negeri. Puncaknya, meletuslah pertempuran hebat antara kaum santri dan pasukan Belanda di Surabaya, pada tanggal 10 November 1945, yang kemudian kita peringati sebagai Hari Pahlawan.

Dari episode sejarah bangsa Indonesia tersebut di atas, dan episode panjang lainnya dari perjuangan para kyai dan kaum santri untuk negeri ini, akhirnya melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 22 Tahun 2015, perjuangan para kyai dan kaum santri diakui oleh Pemerintah Indonesia, dengan diperingatinya Hari Santri Nasional pada setiap tanggal 22 Oktober, meski baru 70 tahun setelah episode sejarah Fatwa Resolusi Jihad berlalu. Alhamdulillah, jasa dan peran serta keberadaan pesantren pun semakin diakui dan diapresiasi dengan lahirnya UU No. 18 Tahun 2019.

BeritaTerkait:

“Sex Education” untuk Perjuangan Pesantren, Kenapa Itu Penting?

Khutbah Jumat: Shalat berjama’ah Adalah Bukti Nyata Cinta Kepada Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam

Khutbah Jumat: Teladan Sifat Rasulullah yang Fathonah, Amanah, Siddiq dan Tabligh Dalam Berprilaku di Akhir Zaman di Era Media Sosial dan AI (Artificial Intelligence/kecerdasan buatan)

Gelaran Muktamar ke-35 NU Mendekat, Ribuan Santri Gelar Istighosah Akbar

Jama’ah yang mulia
Perjuangan para kyai dan kaum santri tidak lepas dari doktrin luhur yang terpatri di dalam sistem nilai keislaman, yaitu Hubbul Wathan minal Îmân, Cinta Tanah Air adalah Manifestasi Keimanan. Ia bukanlah sebuah redaksi dari hadits Nabi, bukan pula redaksi dari ayat suci dari Al-Qur`an. Namun, doktrin Hubbul Wathan minal Îmân yang digagas dan dicetuskan oleh Hadhratus Syeikh KH. Muhammad Hasyim Asy’ari (Mbah Hasyim) ini sejurus dan senapas dengan sabda Nabi dan firman suci Ilahi.

Cinta tanah air adalah tentang pentingnya manusia memiliki tempat tinggal yang memberinya kenyamanan dan kehangatan. Cinta tanah air juga tentang kemerdekaan dan kedaulatan. Sehingga, siapapun yang berusaha menjajah dan mengusir dari tanah air tersebut, Islam memerintahkan untuk melakukan pembelaan dan perlawanan. Allah SWT berfirman dalam Surah al-Mumtahanah ayat 8:

لَّا يَنْهَاكُمُ اللَّهُ عَنِ الَّذِينَ لَمْ يُقَاتِلُوكُمْ فِي الدِّينِ وَلَمْ يُخْرِجُوكُم مِّن دِيَارِكُمْ أَن تَبَرُّوهُمْ وَتُقْسِطُوا إِلَيْهِمْۚ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ

Allah tidak melarang kalian untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tidak memerangi kalian karena agama kalian dan tidak pula mengusir kalian dari negeri kalian. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berlaku adil.

Dari ayat di atas, kita pahami bahwa al-Qur`an mensejajarkan antara agama dan tanah air. Al-Qur`an memberi jaminan kebebasan beragama, sekaligus jaminan bertempat tinggal secara merdeka dan berdaulat. Maka jelas sekali, cinta kepada tanah air adalah bagian integral dari cinta kepada agama.

Zumratal Mu`minîn hafizhakumullâh
Dalam sebuah riwayat Ibnu Hibban, dari Ibnu Abbas ra., Rasulullah Saw. pernah mengungkapkan rasa cintanya kepada tanah kelahirannya, Makkah al-Mukarramah. Beliau bersabda:

مَا أَطْيَبَكِ مِنْ بَلْدَةٍ وَأَحَبَّكِ إِلَيَّ، وَلَوْلَا أَنَّ قَوْمِي أَخْرَجُونِي منكِ، ما سكنت غيرَكِ

Betapa baiknya engkau (Makkah) sebagai sebuah negeri, dan engkau adalah negeri yang paling kucintai. Andai kaumku tidak mengusirku darimu (Makkah), tentu aku tidak tinggal di negeri selainmu. (HR. Ibnu Hibban)

Setelah pengusiran tersebut, Nabi Saw. lalu hijrah ke kota Yatsrib, yang di kemudian hari beliau namakan dengan Madinah. Di tempat tinggal yang baru ini, Rasulullah Saw. pun berharap besar bisa mencintai Madinah sebagaimana beliau mencintai Makkah. Di dalam Shahih al-Bukhariy, doa Rasulullah itu terekam:

اللَّهُمَّ حَبِّبْ إِلَيْنَا المَدِينَةَ كَحُبِّنَا مَكَّةَ أَوْ أَشَدَّ

Ya Allah, jadikanlah kami mencintai Madinah seperti cinta kami kepada Makkah, bahkan lebih (HR. Al-Bukhari)

Jama’ah shalat Jum’at yang berlimpah rahmah dari Allah SWT
Cinta tanah air adalah fitrah dan naluri yang tumbuh dari nurani keimanan manusia. Ketika sesorang mencintai sesuatu, apapun itu, termasuk tanah air, maka ia akan memelihara dan merawat apa yang ia cintai. Ia akan menyempurnakan segala kekurangan yang ada pada apa yang ia cintai. Ia selalu bersedia berkorban untuk kemaslahatan dan kepentingan yang ia cintai. Ia akan melindungi apa yang ia cintai. Ia tidak akan mengkhianati dan menodai cintanya itu dengan segala hal dan perbuatan yang dapat merusak dan menghancurkan apa yang ia cintai ini. Begitulah seharusnya cinta kita terhadap tanah air kita ini, Indonesia.

Akhirnya, semoga doktrin Hubbul Wathan minal Îmân yang kita warisi dari para kyai, kaum santri dan para pahlawan negeri ini, etos juangnya senantiasa dapat kita pupuk dan kita rawat, agar terus tumbuh berkembang dan menghasilkan aneka buah pembangunan Indonesia, yang hasilnya dapat kita nikmati bersama, dan juga kita wariskan kepada anak cucu kita, generasi penerus bangsa, âmîn yâ Rabbal ‘âlamîn.

بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْكَرِيم. وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيهِ مِنَ الآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيم. وَتَقَبَّلَ مِنِّي وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَهُ, إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيم. أَقُولُ قَوْلِي هذَا, وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِي وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُؤْمِنِينَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ, فَاسْتَغْفِرُوه…إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيم.

Khutbah Kedua

أَلْحَمْدُ للهِ ذِى الْعَظَمَةِ وَالْجَلَال، أَلَّذِى قَدَّرَ الْأَعْمَارَ وَحَدَّدَ الآجَال، وَأَمَرَنَا بِالْعِبَادَةِ وَصَالِحِ الْأَعْمَال. أَشْهَدُ اَن لَّا إِلهَ إِلَّا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَه، جَعَلَ الدُّنْيَا مَزْرَعَةً لِلْآخِرَة، وَمَكْسَبَ زَادٍ لِلْحَيَاةِ الْفَاخِرَة، لِلْخَلَاصِ مِنَ الْأَهْوَالِ الْقَاهِرَة. وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُه، أَلَّذِى حَذَّرَنَا مِنَ الدُّنْيَا دَارِ الدّوَاهِى، وِمَكَانِ الْمَعَاصِى وَالْمَلَاهِى. صَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ الْكِرَام، وَأَصْحَابِهِ هُدَاةِ الْأَنَامَ، وَسَلَّمَ عَلَيْهِمْ تَسْلِيمًا كَثِيرًا.
أَيُّهاَ النَّاس، إِتَّقوُا اللهَ حَقَّ تَقْوَاه، وَرَاقِبُوهُ مُرَاقَبَةَ مَنْ يَعْلَمُ أَنَّهُ يَرَاه.
قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي مُحْكَمِ تَنْزِيلِه:
يَاأَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلَّا وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ.
صَدَقَ اللهُ الْعَظَيم.

أَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّد، كَمَا صَلَّيْتَ وَسَلَّمْتَ وَبَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيم وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيم، فِي الْعَالَمِينَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيد.

أَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَات، وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَات، أَلْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَات، إِنَّكَ سَمِيعٌ قَرِيبٌ مُجِيبُ الدَّعَوَات، يِا قَاضِيَ الْحَاجَات.
أَللّٰهُمَّ اجْعَلْ هذَا الْبَلَدَ إندونيسيا آمِناً مُطْمَئِنًّا سَخَاءً رَخَاءً وَسَائِرَ بِلَادِ الْمُسْلِمِينَ يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ

رَبَّنَا آتِنَا مِنْ لَّدُنْكَ رَحْمَةً وَ هَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَة، وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَّ قِنَا عَذَابَ النَار.
عِبَادَ الله، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَان، وَإِيتَاءِ ذِى الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَخْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَ الْبَغي، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُون.

فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُم، وَاسْئَلُوهُ مِنْ فَضْلِهِ يُعْطِكُمْ، وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَر، وَاللهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُون. أَقِمِ الصَّلَاة.

KH. A. Muzaini Aziz, Lc., MA., Pimpinan Perguruan Al-Mu’in Tengerang Banten, Wakil Katib Syuriyah PWNU DKI Jakarta

Tags: Cinta NegeriHari SantriKhutbahSantri
Share203Tweet127SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

"Sex Education" untuk Perjuangan Pesantren, Kenapa Itu Penting?
Opini

“Sex Education” untuk Perjuangan Pesantren, Kenapa Itu Penting?

by KH. Imam Jazuli, Lc. MA.
September 14, 2026
0

"Sex Education" untuk Perjuangan Pesantren, Kenapa Itu Penting?

Read more
Khutbah Jumat: Shalat berjama'ah Adalah Bukti Nyata Cinta Kepada Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam

Khutbah Jumat: Shalat berjama’ah Adalah Bukti Nyata Cinta Kepada Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam

September 10, 2026
Foto: Ilustrasi Hasan Yazid

Khutbah Jumat: Teladan Sifat Rasulullah yang Fathonah, Amanah, Siddiq dan Tabligh Dalam Berprilaku di Akhir Zaman di Era Media Sosial dan AI (Artificial Intelligence/kecerdasan buatan)

September 3, 2026
Gelaran Muktamar ke-35 NU Mendekat, Ribuan Santri Gelar Istighosah Akbar

Gelaran Muktamar ke-35 NU Mendekat, Ribuan Santri Gelar Istighosah Akbar

August 21, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2632
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

760
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
Gus Lilur: Wahai Para Penyuap Jangan Berpura-pura soal Dugaan Suap Muktamar NU

Gus Lilur: Wahai Para Penyuap Jangan Berpura-pura soal Dugaan Suap Muktamar NU

October 16, 2026
Tokoh Agama dan Ormas Kemang Soroti Narasumber Toleransi

Tokoh Agama dan Ormas Kemang Soroti Narasumber Toleransi

October 16, 2026
Nusron Wahid

Dua Kali Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Nusron Wahid

October 16, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In