• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Yusuf mars

Kiai Imad dan Polemik Nasab: Guncangan Wacana dalam Catatan Seorang Podcaster

June 9, 2025
BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

February 2, 2026
HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy, Founder Owner Rokok Bintang Sembilan

Rokok Rakyat dan Konglomerat dalam Paradoks Kebijakan Cukai

February 2, 2026
Bahar bin Smith. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Bahar Smith Tersangka Kasus Penganiayaan, Polisi Gunakan Pasal Pencurian dengan Kekerasan

February 2, 2026
Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

February 1, 2026
Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

February 1, 2026
BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta menyatakan dukungan dan apresiasi terhadap sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta Apresiasi Kapolri Listyo Sigit Prabowo

February 1, 2026
Hodri Ariev

Pesan Metafora Harlah Satu Abad NU: Mampukah Marwah Pesantren Menjadi Kompas Kepemimpinan Jam’iyah?

February 1, 2026
Cholil Nafis-MUI

MUI Minta Presiden Prabowo Menarik Diri dari BoP

February 1, 2026
KH. Abdussalam Shohib (Gus Salam), Pengasuh PP Mamba’ul Ma’arif, Denanyar Jombang Jawa Timur

Tinjau Ulang Keanggotaan Indonesia Di BoP dan NU Harus Tegas Mengingatkan

February 1, 2026
Gus Yahya

Rais Aam dan Sekjen PBNU Hingga Prabowo tidak Hadiri Harlah Ke-100 NU, Ini Penjelasan Gus Yahya

February 1, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Monday, February 2, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Kiai Imad dan Polemik Nasab: Guncangan Wacana dalam Catatan Seorang Podcaster

Oleh: Yusuf Mars

liputan9news by liputan9news
June 9, 2025
in Opini
A A
0
Yusuf mars

Yusuf Mars, Founder & Editor In Chief Padasuka TV Youtube Channel/Foto: Liputan9news

545
SHARES
1.6k
VIEWS

Jakarta | LIPUTAN9NEWS

Dalam sejarah panjang Islam Nusantara, tak banyak narasi yang benar-benar mampu mengguncang sendi keagamaan secara mendasar. Salah satu yang kini mencuat adalah soal nasab Ba‘alawi—klaim garis keturunan yang dipercaya bersambung langsung ke Nabi Muhammad SAW melalui Sayyidina Husain. Dalam tradisi arus utama, klaim ini bukan cuma silsilah darah, tapi menjadi simbol otoritas, dan legitimasi sosial yang nyaris tak tergugat.

Saya bukan akademisi, hanya seorang podcaster yang kebetulan punya ruang berdiskusi di kanal YouTube @PadasukaTV. Tapi dari ruang digital ini, saya berjumpa dengan suara-suara yang jarang mendapat tempat di forum resmi. Salah satunya: Kiai Imaduddin Utsman al-Bantani, ulama muda yang dengan keberanian luar biasa mengkritik klaim nasab Ba‘alawi—bukan dengan emosi, tapi lewat pendekatan ilmiah dan historis yang tajam.

Lewat berbagai obrolan panjang kami, saya menyaksikan bagaimana Kiai Imad tak sekadar mengusik keyakinan lama, tapi menawarkan pembacaan ulang yang lebih jujur dan terbuka. Ia menunjukkan bahwa klaim nasab, seperti Ba‘alawi, tak pernah luput dari celah sejarah dan perlu diuji secara ilmiah. Tapi sayangnya, di tengah masyarakat yang sudah terlanjur “menyakralkan” keturunan, kritik seperti ini dianggap menghina dzurriyah Nabi.

BeritaTerkait:

KH. Abdul Hakim Mahfudz: Kombinasi Nasab, Leadership, dan Kemandirian Ekonomi sebagai Modal Kuat Memimpin PBNU

Islah PBNU dan Muktamar Bersama: Siapa Pemenangnya?

Kiai Imad Sebut Ishlah Bukan Solusi Kemelut PBNU: Rais Aam, Ketum, dan Sekjen Harus Mundur, itu Sumber Masalahnya!

Kitab Minhajunnassabin, NU dan Santri Bermasyrab Quburiyah

Pada titik ini, pemikiran Kiai Imad selaras dengan konsep “regime of truth” yang diperkenalkan oleh Michel Foucault, filsuf asal Prancis, yang menjelaskan bahwa kebenaran dalam masyarakat tidak pernah netral, melainkan selalu merupakan hasil konstruksi relasi kuasa.

Kritik ini juga bisa dibaca lewat kacamata Antonio Gramsci, yang melihat hegemoni bukan cuma soal dominasi fisik, tapi tentang penguasaan makna dan cara pandang. Klaim keturunan jadi semacam “akses eksklusif” terhadap mimbar keagamaan, sementara mereka yang memiliki kapasitas keilmuan dan kontribusi nyata, namun tidak memiliki nasab, sering kali menghadapi keterbatasan akses terhadap ruang-ruang otoritas keagamaan.

Sebagai orang media, saya melihat perjuangan ini sebagai bagian dari pembaruan yang penting. Islam Nusantara tak boleh terus terjebak dalam glorifikasi simbolik. Kita butuh pembaruan yang berani membuka ruang berpikir, menimbang ulang otoritas dengan jujur dan terbuka.

Dalam setiap sesi podcast bersama Kiai Imad, saya mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang jadi perenungan kita Bersama. Pertama; Sejauh mana warisan nasab dijadikan legitimasi sosial-politik, bukan sekadar inspirasi moral? Kedua; Apakah simbol-simbol “suci” boleh dikritik secara ilmiah dalam tradisi kita? Ketiga; Mampukah otoritas keagamaan dibangun atas dasar kompetensi, bukan semata klaim keturunan? Keempat; Beranikah kita membayangkan Islam Nusantara yang lebih terbuka dan inklusif?

Saya tidak mengajak umat untuk membenci siapa pun. Saya hanya mengajak untuk berpikir. Sebab, sebagaimana ditegaskan Jacques Derrida—filsuf asal Aljazair yang dikenal dengan teori dekonstruksi—setiap sistem makna, termasuk yang dibalut oleh klaim sakralitas, selalu menyimpan kemungkinan untuk ditinjau ulang dan dibongkar secara kritis. Dalam konteks ini, pemikiran Kiai Imad merupakan upaya dekonstruktif bukan untuk meruntuhkan nilai-nilai keagamaan, tetapi untuk membuka ruang bagi tafsir yang lebih adil, rasional, dan inklusif dalam kehidupan beragama kita.

Sebagai catatan terakhir, dalam khazanah fiqih, dikenal kaidah al-maslaha muqaddamah ‘ala al-mafsadah—kemaslahatan didahulukan atas kemudaratan. Maka membuka ruang ijtihad, berpikir kritis, dan mengkaji ulang warisan keagamaan bukanlah bentuk penistaan, tetapi bagian dari ikhtiar merawat agama agar tetap hidup dan relevan. Melalui ruang digital dan percakapan yang jujur, kita berharap Islam Nusantara tumbuh sebagai peradaban yang tidak hanya menjunjung adab dan tradisi, tetapi juga keberanian menimbang ulang, demi keadilan dan kemaslahatan yang lebih luas.
***
Tentang Penulis: Yusuf Mars adalah Lulusan Magister Ilmu Komunukasi Politik Universitas Paramadina, Founder @PadasukaTV, Channel Youtube Sosial Politik dan Keagamaan. Pemerhati Komunikasi politik dan kebijakan publik

Tags: Isu NasabKiai ImadNasabPadasukaTVPodcasterPolemik Nasab
Share218Tweet136SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

KH Abdul Hakim Mahfudz atua Gus Kikin (Foto: Ai/MSN)
Opini

KH. Abdul Hakim Mahfudz: Kombinasi Nasab, Leadership, dan Kemandirian Ekonomi sebagai Modal Kuat Memimpin PBNU

by liputan9news
January 13, 2026
0

CIREBON | LIPUTAN9NEWS Kepemimpinan di tubuh Nahdlatul Ulama (NU), organisasi Islam terbesar di Indonesia, selalu menjadi sorotan, tidak hanya karena...

Read more
Yusuf mars

Islah PBNU dan Muktamar Bersama: Siapa Pemenangnya?

December 26, 2025
Kiai Imad Sebut Ishlah Bukan Solusi Kemelut PBNU, Rais Aam, Ketum, dan Sekjen Harus Mundur, itu Sumber Masalahnya!

Kiai Imad Sebut Ishlah Bukan Solusi Kemelut PBNU: Rais Aam, Ketum, dan Sekjen Harus Mundur, itu Sumber Masalahnya!

December 5, 2025
KH. Imaduddin Utsman Al Bantani, Pengasuh dan Pendiri Pondok Pesantren Nahdlatul Ulum

Kitab Minhajunnassabin, NU dan Santri Bermasyrab Quburiyah

September 18, 2025
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2522
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

758
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

142
BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

February 2, 2026
HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy, Founder Owner Rokok Bintang Sembilan

Rokok Rakyat dan Konglomerat dalam Paradoks Kebijakan Cukai

February 2, 2026
Bahar bin Smith. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Bahar Smith Tersangka Kasus Penganiayaan, Polisi Gunakan Pasal Pencurian dengan Kekerasan

February 2, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In