• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Hasyim Asy'ari

Ngaji Kitab Adabul Alim wal Mutaallim Karya Hadlratussyekh KH Hasyim Asy’ari (Bab 5 Bagian Ke-04)

April 26, 2025
Gus Maftuh dan Gus Muwafiq Dukung Cak Imin Pimpin PBNU, Serukan Reformasi Kembali ke Khittah 1926, Deklarasikan FPGM

Gus Maftuh dan Gus Muwafiq Dukung Cak Imin Pimpin PBNU, Serukan Reformasi Kembali ke Khittah 1926, Deklarasikan FPGM

May 31, 2026
Aguk Irawan MN: Muktamar NU Harus Mengurai Semua Masalah Internal dan Teguhkan kembali NU sebagai Kekuatan Civil Society

Aguk Irawan MN: Muktamar NU Harus Mengurai Semua Masalah Internal dan Teguhkan kembali NU sebagai Kekuatan Civil Society

May 31, 2026
Musyrif Diny Kemenhaj KH Misbahul Munir: Output Ibadah Haji Umat Islam lebih Toleran terhadap Perbedaan

Musyrif Diny Kemenhaj, KH Misbahul Munir: Output Ibadah Haji Umat Islam lebih Toleran terhadap Perbedaan

May 31, 2026
Gus Muwafiq: NU Harus Teguhkan Kembali Sebagai Jangkarnya Indonesia

Gus Muwafiq: NU Harus Teguhkan Kembali Sebagai Jangkarnya Indonesia

May 31, 2026
Logis 08 Kritik BRI Soal Tantiem, Danantara Diminta Tegas Jalankan Arahan Presiden

Logis 08 Kritik BRI Soal Tantiem, Danantara Diminta Tegas Jalankan Arahan Presiden

May 30, 2026
Tingkatkan Wawasan Global, Pesantren Bina Insan Mulia Berangkatkan 17 Santri ke New Zealand

Tingkatkan Wawasan Global, Pesantren Bina Insan Mulia Berangkatkan 17 Santri ke New Zealand

May 30, 2026
FOTO: Ketua Kagama Cirebon sekaligus Jubir Keluarga Penukis Ahmad Bahar saat konferensi pers. 

Heru Subagia Terus Kawal dan Dampingi Kasus Fitriana, Terkait Kasus Disekap GRIB Jaya

May 30, 2026
Siklus 100 Tahun PBNU (Perkumisan Besar Nahdlatul Ulama)

Siklus 100 Tahun PBNU (Perkumisan Besar Nahdlatul Ulama)

May 30, 2026
Foto: Siswa SMPIT Manbaul Hikmah, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Pendaftaran SPMB Sekolah Maung Sudah Dibuka, Sistem Siap Diakses Masyarakat

May 30, 2026
PNIB: Momentum Idul Adha Refleksikan Pengorbanan untuk Toleransi, Kepedulian dan Persatuan Seluruh Umat Beragama

PNIB: Momentum Idul Adha Refleksikan Pengorbanan untuk Toleransi, Kepedulian dan Persatuan Seluruh Umat Beragama

May 29, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Monday, June 1, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Dunia Islam Ngaji Kitab

Ngaji Kitab Adabul Alim wal Mutaallim Karya Hadlratussyekh KH Hasyim Asy’ari (Bab 5 Bagian Ke-04)

Oleh: Gus Amar

liputan9news by liputan9news
April 26, 2025
in Ngaji Kitab
A A
2
Hasyim Asy'ari

KH. Hasyim Asy'ari, Pahlawan Kemerdekaan Republik Indonesia,Pendiri Organisasi Islam Nahdlatul Ulama/Foto: Istimewa

503
SHARES
1.4k
VIEWS

Bab Kelima Bagian 4

فى آداب العالم فى حق نفسه

Tentang adabnya seorang alim terhadap diri sendiri

والسابع عشر ان يطهر باطنه ثم ظاهره من الاخلاق الرديئة، ويعمره بالاخلاق المرضية.

Ketujuh belas, hendaknya ia menyucikan batinnya terlebih dahulu, kemudian lahiriahnya, dari akhlak yang tercela, serta mengisinya dengan akhlak yang terpuji.

BeritaTerkait:

Napas Panjang Kemanusiaan: Dari Fatwa Mbah Hasyim hingga Sumud Flotilla

Menghidupkan Kembali Ruh Pendiri NU: Menjaga Keseimbangan Langit dan Bumi

Tongkat dan Tasbih

Lembaga Ketabiban PWPSNU PAGARNUSA Jatim Gelar Pengobatan Gratis untuk Peserta Napak Tilas 1 Abad NU di Tebuireng

فمن الاخلاق الرذيلة الغل والحسد والبغي والغضب لغير الله تعالى والغش والكبر والرياء والعجب والسمعة والبخل والبطر والطمع والخيلاء والتنافس فى الدنيا والمباهاة والمداهنة والتزين للناس وحب المدح بما لم يفعل والعمى عن عيوب النفس والاشتغال عنها بعيوب الخلق والحمية والعصبية لغير الله تعالى والغيبة والنميمة والبهتان والكذب والفحش فى القول واحتقار الناس.

Maka di antara akhlak yang buruk adalah dendam, hasud (iri dengki), kezaliman, marah bukan karena Allah Ta’ala, menipu, sombong, riya, ujub (bangga diri), mencari popularitas, kikir, berlebihan dalam kenikmatan, rakus, angkuh, berlomba-lomba dalam urusan dunia, pamer, mencari muka, bersolek untuk manusia, mencintai pujian atas sesuatu yang tidak dilakukan, buta terhadap aib diri sendiri sementara sibuk dengan aib orang lain, fanatisme buta, membela kelompok tanpa dasar kebenaran, ghibah (menggunjing), namimah (mengadu domba), fitnah, dusta, ucapan kotor, serta meremehkan orang lain.

فالحذر الحذر من هذه الصفات الخبيثة والاخلاق الرذيلة، فانها باب كل شر، بل هي الشر كله.

Maka waspadalah, waspadalah terhadap sifat-sifat buruk dan akhlak yang tercela ini, karena semua itu adalah pintu dari segala keburukan, bahkan itu adalah hakikat dari seluruh keburukan .

وقد بلي بعض اصحاب النفوس الخبيثة من فقهاء الزمان وعلمائه بكثير من هذه الصفات الا من عصمه الله تعالى، لا سيما الحسد والعجب والرياء والتكبر، وادوية هذه الامراض مستوفاة فى كتب الرقائق.

Sebagian orang-orang yang mempunyai hati yang jelek dari kalangan ulama dan ahli fikih di zaman ini—kecuali mereka yang dijaga oleh Allah Ta’ala— telah tertimpa banyak dari sifat-sifat tersebut, terutama hasud, ujub, riya, dan kesombongan. Obat dari penyakit-penyakit hati ini telah banyak dibahas dalam kitab-kitab tasawuf dan penyucian jiwa.

فمن اراد تطهير نفسه منها فعليه بتلك الكتب، ومن انفعها وألطفها كتاب بداية الهداية للامام الغزالى رحمه الله تعالى.

Barang siapa yang ingin membersihkan dirinya dari sifat-sifat tercela ini, hendaknya ia merujuk pada kitab-kitab tersebut. Di antara yang paling bermanfaat dan lembut dalam penyampaiannya adalah kitab Bidayah al-Hidayah karya Imam al-Ghazali rahimahullah .

ومن ادوية الحسد الفكر بانه اعتراض على الله تعالى فى حكمته المقتضية تحصيص المحسود بالنعمة مع ما فيه من تعب القلب وتعذيبه بما لا ضرر فيه على المحسود،

Diantara obat dari hasud adalah merenungkan bahwa hasud sejatinya merupakan bentuk protes terhadap kebijaksanaan Allah Ta’ala yang telah menetapkan pemberian nikmat kepada orang yang dihasudi, serta menyadari bahwa hasud hanya melelahkan dan menyiksa hati tanpa memberi mudarat kepada orang yang dihasudi.

ومن ادوية العجب تذكر ان علمه وفهمه وجودة ذهنه وفصاحته وغير ذلك من النعم فضل من الله تعالى عليه وامانة لديه ليرعاها حق رعايتها، وان معطيها اياه قادر على سلبها منه فى طرف عين، وما ذلك على الله بعزيز، افامنوا مكر الله فلا يامن مكر الله الا القوم الخاسرون.

Diantara obat untuk menghilangkan rasa ujub (bangga diri) adalah dengan mengingat bahwa ilmu, pemahaman, kecerdasan, kefasihan, dan berbagai nikmat lainnya adalah karunia dari Allah Ta’ala. Semua itu hanyalah titipan yang harus dijaga dengan baik. Allah yang telah memberikannya juga mampu mencabutnya dalam sekejap mata. Dan hal itu bukanlah sesuatu yang sulit bagi Allah. Oleh karena itu, tidakkah mereka merasa aman dari makar Allah? Padahal, tidak ada yang merasa aman dari makar Allah kecuali orang-orang yang merugi.

ومن ادوية الرياء الفكر بان الخلق كلهم لا يقدرون على نفعه بما لم يقضه الله له ولا على ضرره بما لم يقدره الله عليه فلم يحبط عمله ويضر دينه ويشغل نفسه بمراعاة من لا يملك له فى الحقيقة نفعا ولا ضرا مع ان الله يطلعهم على نيته وقبح سريرته كما صح فى الحديث من سمع سمع الله به ومن رآءى رآءى الله به.

Diantara obat dari penyakit riya adalah dengan menyadari bahwa semua makhluk tidak memiliki kuasa untuk memberikan manfaat atau mendatangkan mudarat kecuali dengan ketetapan Allah. Maka, mengapa seseorang harus merusak amalnya, membahayakan agamanya, dan menyibukkan dirinya demi mendapatkan perhatian dari mereka yang sejatinya tidak memiliki kekuasaan atas manfaat maupun mudaratnya? Sedangkan Allah mengetahui niatnya dan melihat kejelekan dalam hatinya. Sebagaimana disebutkan dalam hadis: “Barang siapa yang beramal karena ingin dilihat manusia, Allah akan memperlihatkan keburukannya; dan barang siapa yang beramal karena ingin didengar manusia, Allah akan memperdengarkan keburukannya.”

ومن ادوية احتقار الناس تدبر قوله تعالى لا يسخر قوم من قوم عسى ان يكونوا خيرا منهم الاية، وقوله تعالى انا خلقناكم من ذكر وانثى الى قوله تعالى ان اكرمكم عند الله اتقاكم، وقوله تعالى فلا تزكوا انسكم هو اعلم بمن اتقى، فربما كان المحتقر اظهر قلبا عند الله وازكى عملا واخلص نية كما قيل :

Adapun diantara obat untuk sikap meremehkan orang lain adalah dengan merenungkan firman Allah Ta’ala: “Janganlah suatu kaum mencemooh kaum yang lain, boleh jadi mereka yang dicemooh lebih baik dari mereka yang mencemooh.” (QS. Al-Hujurat: 11). Dan firman-Nya: “Sesungguhnya Kami menciptakan kalian dari seorang laki-laki dan seorang perempuan… Sesungguhnya orang yang paling mulia di sisi Allah adalah yang paling bertakwa di antara kalian.” (QS. Al-Hujurat: 13). Serta firman-Nya: “Maka janganlah kalian menganggap diri kalian suci, karena Allah lebih mengetahui siapa yang bertakwa.” (QS. An-Najm: 32). Bisa jadi orang yang diremehkan justru lebih bersih hatinya di sisi Allah, lebih baik amalnya, dan lebih ikhlas niatnya. Sebagaimana dikatakan dalam sebuah syair:

لا تحتقر فى العالمين اقلهم + فلربما كان الحقير اجلهم

“Janganlah engkau meremehkan orang yang paling kecil di dunia,
karena bisa jadi yang kau anggap hina justru lebih mulia.”

ويقال ان الله اخفى ثلاثة فى ثلاثة، وليه فى عباده ورضاه فى طاعته وغضبه فى معاصيه.

Dikatakan pula bahwa Allah menyembunyikan tiga hal dalam tiga hal: wali-Nya di antara hamba-Nya, rida-Nya dalam ketaatan kepada-Nya, dan murka-Nya dalam kemaksiatan terhadap-Nya.

ومن الاخلاق المرضية اكثار التوبة والاخلاص واليقين والتقوى والصبر والرضا والقناعة والزهد والتوكل والتفويض وحسن السريرة وحسن الظن والتجاوز وحسن الخلق ورؤية الاحسان وشكر النعمة والشفقة على خلق الله والحياء من الله تعالى ومن الناس والخوف والرجاء،

Adapun diantara akhlak yang terpuji adalah memperbanyak taubat, ikhlas, yakin, takwa, sabar, rida, qana’ah (merasa cukup), zuhud (tidak terikat pada dunia), tawakal, menyerahkan urusan kepada Allah, menjaga hati, husnuzan (berprasangka baik), pemaaf, akhlak yang baik, menyadari kebaikan orang lain, bersyukur atas nikmat, menyayangi sesama makhluk, malu kepada Allah dan manusia, rasa takut dan harapan kepada Allah.

ومحبة الله تعالى هى الخصلة الجامعة لمحاسن الصفات كلها. وانما تتحقق بمتابعته صلى الله عليه وسلم لقوله تعالى :

Sifat yang paling utama dan menjadi sumber dari semua akhlak baik adalah cinta kepada Allah Ta’ala. Dan cinta itu hanya bisa terwujud dengan mengikuti Rasulullah ﷺ, sebagaimana firman Allah:

قل ان كنتم تحبون الله فاتبعونى يحببكم الله ويغفر لكم ذنوبكم.

“Katakanlah (wahai Muhammad): Jika kalian mencintai Allah, maka ikutilah aku, niscaya Allah akan mencintai kalian dan mengampuni dosa-dosa kalian.” (QS. Ali Imran: 31).

Bersambung >

Agus Amar Suchaemi AlBarbasy (Gus Amar), Nyantri di Lirboyo Alumni IKAHA (UNHASY) Tebuireng Jombang.

Tags: Adabul Alim wal MutaallimKH. Hasyim Asy'ariKitab Adabul Alim wal MutaallimNgaji Kitab
Share201Tweet126SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Aguk Irawan
Opini

Napas Panjang Kemanusiaan: Dari Fatwa Mbah Hasyim hingga Sumud Flotilla

by liputan9news
May 21, 2026
0

YOGYAKARTA | LIPUTAN9NEWS Kemanusiaan, pada hakikatnya, adalah bahasa tanpa batas. Ketika sembilan warga kita—Andi Angga, Asad Aras, Hendro Prasetyo, Herman...

Read more
Menghidupkan Kembali Ruh Pendiri NU: Menjaga Keseimbangan Langit dan Bumi

Menghidupkan Kembali Ruh Pendiri NU: Menjaga Keseimbangan Langit dan Bumi

January 15, 2026
Tongkat dan Tasbih

Tongkat dan Tasbih

January 6, 2026
Lembaga Ketabiban PWPSNU PAGARNUSA Jatim Gelar Pengobatan Gratis untuk Peserta Napak Tilas 1 Abad NU di Tebuireng

Lembaga Ketabiban PWPSNU PAGARNUSA Jatim Gelar Pengobatan Gratis untuk Peserta Napak Tilas 1 Abad NU di Tebuireng

January 5, 2026
Load More

Comments 2

  1. Pingback: Ngaji Kitab Adabul Alim wal Mutaallim Karya Hadlratussyekh KH Hasyim Asy’ari (Bab 5 Bagian Ke-03) - Liputan 9
  2. herpafend says:
    3 months ago

    **herpafend**

    herpafend is a natural wellness formula developed for individuals experiencing symptoms related to the herpes simplex virus.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2574
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

759
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
Gus Maftuh dan Gus Muwafiq Dukung Cak Imin Pimpin PBNU, Serukan Reformasi Kembali ke Khittah 1926, Deklarasikan FPGM

Gus Maftuh dan Gus Muwafiq Dukung Cak Imin Pimpin PBNU, Serukan Reformasi Kembali ke Khittah 1926, Deklarasikan FPGM

May 31, 2026
Aguk Irawan MN: Muktamar NU Harus Mengurai Semua Masalah Internal dan Teguhkan kembali NU sebagai Kekuatan Civil Society

Aguk Irawan MN: Muktamar NU Harus Mengurai Semua Masalah Internal dan Teguhkan kembali NU sebagai Kekuatan Civil Society

May 31, 2026
Musyrif Diny Kemenhaj KH Misbahul Munir: Output Ibadah Haji Umat Islam lebih Toleran terhadap Perbedaan

Musyrif Diny Kemenhaj, KH Misbahul Munir: Output Ibadah Haji Umat Islam lebih Toleran terhadap Perbedaan

May 31, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In