• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
PNIB: MBG Program Bantuan Sosial, Jangan Lagi Memangkas Anggaran Pendidikan dan Kesehatan

PNIB: MBG Program Bantuan Sosial, Jangan Lagi Memangkas Anggaran Pendidikan dan Kesehatan

February 16, 2026
Membangun kesadaran bahwa pelipatan pahala ibadah tidak hanya di bulan Ramadan.

Kiat Menjaga Ketaqwaan Pasca Ramadan

April 2, 2026
KH Zakky Mubarok

Kembali Menuju Fitrah

April 2, 2026
PBNU Temui Dubes Arab Saudi, Dorong Diplomasi Untuk Akhiri Konflik Timur Tengah (Foto: JPNN.COM)

Dorong Perdamaian, PBNU Temui Dubes Arab Saudi

April 2, 2026
Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

April 2, 2026
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PNIB: Dialah Pahlawan Perdamaian yang Sesungguhnya

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PNIB: Dialah Pahlawan Perdamaian yang Sesungguhnya

April 2, 2026
Ketua Umum DPP Kesatuan Tour Travel Haji Umroh Republik Indonesia (Kesthuri) Asrul Azis Taba. (Foto: Antara)

Jadi Tersangka Korupsi Haji, Ketum Kesthuri Asrul Azis Taba Diminta Pulang dari Saudi

April 1, 2026
Hilmab Latief, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) saat melaksanakan tugas di Makkah (Foto: Dok. Kemenag)

KPK Ungkap Hilman Latief Akui Terima Uang Terkait Korupsi Kuota Haji

April 1, 2026
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (04/03/2026). (Foto BPMI Setpres)

Pemerintah Aktifkan Kembali 625 Ribu Penerima BPJS Kesehatan

April 1, 2026
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu (kiri) didampingi juru bicara KPK, Budi Prasetyo dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin, 30 Maret 2026. (Foto Niaga.Asia/G Sitompul)

KPK Sebut Ismail Adham Berikan Uang Kepada Hilman Latief, Diduga Terkait Korupsi Kuota Haji

March 31, 2026
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur (Foto: Antara/MSN)

KPK Tetapkan Direktur Maktour dan Ketum Kesthuri Tersangka Korupsi Kuota Haji

March 31, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Friday, April 3, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

PNIB: MBG Program Bantuan Sosial, Jangan Lagi Memangkas Anggaran Pendidikan dan Kesehatan

liputan9news by liputan9news
February 16, 2026
in Nasional
A A
0
PNIB: MBG Program Bantuan Sosial, Jangan Lagi Memangkas Anggaran Pendidikan dan Kesehatan
558
SHARES
1.6k
VIEWS

BANYUWANGI | LIPUTAN9NEWS
Dana Pendidikan Nasional yang menyedot 20% dari APBN ditujukan untuk memajukan anak bangsa melalui bangku sekolah dan perguruan tinggi. Sesuai UUD 45 pasal 32 bahwa setiap warga negara berhak dan wajib mendapat Pendidikan Dasar dan pemerintah wajib membiayainya adalah amanat konstitusi.

Pembiayaan Pendidikan yang kemudian beralih alokasi sebagian menjadi pembiayaan Makan Bergizi Gratis adalah kebijakan yang menyalahi UUD 45

“MBG itu program kebijakan bantuan sosial kepada pelajar dalam bentuk pemberian makanan bergizi. Jika anggaran pembiayaannya kemudian diambil dari dana Kesehatan dan Pendidikan, maka masyarakat mempertanyakan bagaimana menutup kekurangan dana Kesehatan dan Pendidikan yang jumlahnya triliunan?” ungkap Gus Wal (AR Waluyo Wasis Nugrogo) selaku ketua umum ormas Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB) mengomentari kebijakan anggaran yang menyita perhatian publik

Menurut pria yang akrab disapa Gus Wal tersebut besarnya dana APBN untuk Kesehatan dan Pendidikan bukan sebuah pemborosan, namun luasnya wilayah Indonesia dan jutaan guru dan siswa serta tenaga medis sekaligus fasilitas kesehatan adalah tanggung jawab mutlak Pemerintah dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa serta menjamin kesehatan rakyat.

BeritaTerkait:

PNIB Minta Usut Tuntas Pelaku dan Dalang Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

PNIB: Idul Fitri Momentum Menyatukan Perbedaan, Intoleransi, Terorisme dan Intimidasi Bukan Budaya Kita

PNIB dan Pagar Nusa Lingpasraga Bagikan Takjil Nanas dan Kelapa Muda Di Jombang, Sampaikan Pesan Persatuan Indonesia Diatas Segalanya

Ramadan sebagai Spirit Perdamaian dan Momentum Perkuat Solidaritas Sesama Anak Bangsa

“Anggaran besar Rp769,09 triliun untuk Pendidikan itu masih menyisakan ketimpangan, masih banyak ribuan guru honorer bergaji 350 ribu / bulan. Tugas mereka mencerdaskan bangsa ada di pundaknya, namun kesejahteraan mereka jauh dari ukuran layak. Memangkas anggaran Kesehatan dan Pendidikan untuk program MBG dampaknya pada tenaga pendidik dan tenaga kesehatan beserta fasilitas kesehatan akan semakin terabaikan? MBG itu program Sosial bukan program Pendidikan meskipun obyek penyalurannya ada di siswa dan sekolah” lanjut Gus Wal.

Fenomena anak putus sekolah dan siswa bunuh diri karena tidak bisa membeli alat tulis menjadi bukti nyata bahwa perhatian kepada dunia Pendidikan belum adil dan merata. Mereka yang berada di pelosok dengan segala keterbatasan masih jauh pelayanan fasilitas Pendidikan dibanding dengan yang tinggal di kota.

“Persoalan pelajar bukan hanya meningkatkan gizi, tetapi kesamaan hak mendapatkan layanan Pendidikan layak yang seharusnya difokuskan. Fakta siswa di NTT yang bunuh diri terungkap bahwa termasuk keluarga tidak mampu yang tidak mendapatkan fasilitas bantuan dana Pendidikan. Tunggakan uang sekolah sebesar 1,2 juta rupiah bukan tidak mau membayar, tetapi tidak ada apapun yang dipunyai untuk membayar. Di sinilah negara seharusnya tidak terlambat hadir, menjadi ironis saat viral di media baru pemerintah mengakui ada korban dari kesalahan sistim keadilan” papar Gus Wal panjang lebar.

Kebijakan yang kurang tepat sasaran selalu berdampak di tempat-tempat yang jauh dari jangkauan perhatian. Program MBG yang bagus namun tidak tepat alokasi pembiayaannya akan mengganggu alokasi anggaran bidang lain.

“Jangan hanya karena ambisi program baru harus mengorbankan biaya pendidikan dan kesehatan yang jauh lebih penting daripada proyek MBG. Kita bisa menjadi pejabat, pengusaha, professor, sarjana karena ada sekolah. Dan pendidikan tanpa pengajar yang layak kesejahteraannya akan melahirkan generasi peminta-minta. Masa depan bangsa dipertaruhkan dalam dunia pendidikan, urusan peningkatan gizi serahkan kepada orang tua mereka masing-masing dengan bantuan sosial bagi yang tidak mampu. Yang pasti jangan bercampur aduk dengan urusan Pendidikan” himbau Gus Wal di akhir pernyataannya.

(WLY/MSN)

Tags: MBGPNIB
Share223Tweet140SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Foto: PNIB
Nasional

PNIB Minta Usut Tuntas Pelaku dan Dalang Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

by liputan9news
March 27, 2026
0

JOMBANG | LIPUTAN9NEWS Pengungkapan pelaku pengiriman air keras kepada aktivis KontraS Andrie Yunus memasuki babak baru. Penetapan 4 terduga pelaku...

Read more
PNIB: Idul Fitri Momentum Menyatukan Perbedaan, Intoleransi, Terorisme dan Intimidasi Bukan Budaya Kita

PNIB: Idul Fitri Momentum Menyatukan Perbedaan, Intoleransi, Terorisme dan Intimidasi Bukan Budaya Kita

March 26, 2026
PNIB dan Pagar Nusa Lingpasraga Bagikan Takjil Nanas dan Kelapa Muda Di Jombang, Sampaikan Pesan Persatuan Indonesia DiatasSegalanya

PNIB dan Pagar Nusa Lingpasraga Bagikan Takjil Nanas dan Kelapa Muda Di Jombang, Sampaikan Pesan Persatuan Indonesia Diatas Segalanya

March 18, 2026
Ramadan sebagai Spirit Perdamaian dan Momentum Perkuat Solidaritas Sesama Anak Bangsa

Ramadan sebagai Spirit Perdamaian dan Momentum Perkuat Solidaritas Sesama Anak Bangsa

March 16, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2539
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

759
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
Membangun kesadaran bahwa pelipatan pahala ibadah tidak hanya di bulan Ramadan.

Kiat Menjaga Ketaqwaan Pasca Ramadan

April 2, 2026
KH Zakky Mubarok

Kembali Menuju Fitrah

April 2, 2026
PBNU Temui Dubes Arab Saudi, Dorong Diplomasi Untuk Akhiri Konflik Timur Tengah (Foto: JPNN.COM)

Dorong Perdamaian, PBNU Temui Dubes Arab Saudi

April 2, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Ps. Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In