• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Abdul Muiz Ali

Satu Abad NU di Sidogiri: Mengenang Kiai Nawawi bin Noerhasan Pendiri NU

February 21, 2023
BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

February 2, 2026
HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy, Founder Owner Rokok Bintang Sembilan

Rokok Rakyat dan Konglomerat dalam Paradoks Kebijakan Cukai

February 2, 2026
Bahar bin Smith. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Bahar Smith Tersangka Kasus Penganiayaan, Polisi Gunakan Pasal Pencurian dengan Kekerasan

February 2, 2026
Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

February 1, 2026
Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

February 1, 2026
BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta menyatakan dukungan dan apresiasi terhadap sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta Apresiasi Kapolri Listyo Sigit Prabowo

February 1, 2026
Hodri Ariev

Pesan Metafora Harlah Satu Abad NU: Mampukah Marwah Pesantren Menjadi Kompas Kepemimpinan Jam’iyah?

February 1, 2026
Cholil Nafis-MUI

MUI Minta Presiden Prabowo Menarik Diri dari BoP

February 1, 2026
KH. Abdussalam Shohib (Gus Salam), Pengasuh PP Mamba’ul Ma’arif, Denanyar Jombang Jawa Timur

Tinjau Ulang Keanggotaan Indonesia Di BoP dan NU Harus Tegas Mengingatkan

February 1, 2026
Gus Yahya

Rais Aam dan Sekjen PBNU Hingga Prabowo tidak Hadiri Harlah Ke-100 NU, Ini Penjelasan Gus Yahya

February 1, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Monday, February 2, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Satu Abad NU di Sidogiri: Mengenang Kiai Nawawi bin Noerhasan Pendiri NU

Oleh : KH. Abdul Muiz Ali

liputan9news by liputan9news
February 21, 2023
in Uncategorized
A A
0
Abdul Muiz Ali

KH. Abdul Muiz Ali, Alumni Pondok Pesantren Sidogiri yang sekarang sebagai Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI Pusat, Sekretaris Panitia Pengiriman Da'i Internasional Lembaga Dakwah PBNU, dan Direktur LAZISMA/Foto: Liputan9News

613
SHARES
1.8k
VIEWS

Dalam rangka Satu Abad NU Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur menyelenggarakan Sholawatan Satu Abad NU di Sidogiri. Acara diselenggarakan di lapangan pondok pesantren Sidogiri Pasuruan Jawa Timur, Selasa 1 Sya’ban 1444 H/21 Februari 2023.

Kegiatan Sholawatan Satu Abad NU di Sidogiri ini semacam napak tilas atas sejarah berdirinya NU. Mengingat, KH. Nawawi bin Noerhasan salah satu masyayikh Sidogiri yang ikut membidani berdirinya Nahdlatul Ulama.

Mengenal Sejarah Kiai Nawawi Sidogiri
Mengungkap sejarah perjalanan hidup Hadratussyekh KH. Nawawie bin Noerhasan secara rinci tidaklah mudah. Di samping saksi-saksi sejarah yang sulit ditemukan, juga karena masa hidup beliau terbentang antara tahun 1862-1929, pada saat itu Indonesia sedang mengalami masa-masa sulit akibat tekanan-tekanan penjajah Belanda.

BeritaTerkait:

Pondok Pesantren Miftahul Ulum Menggelar Kegiatan Milad Ke-13, Dihadiri Walikota Jakarta Timur

Menghidupkan Kembali Ruh Pendiri NU: Menjaga Keseimbangan Langit dan Bumi

Dr. Rachmat Direktur Serealia Kementan, Kunjungi Pembangunan Pesantren Miftahul Ulum Bekasi, Dorong Pesantren Berbasis Agrobisnis

Ketua Bidang Keagamaan DPP IKAMA, Abdul Muiz Ali, Sesali Olok Valen Monyet di Grand Final Da7

Nun jauh dari keramaian hiruk pikuk kota Pasuruan, terdapat sebuah pemukiman santri yang dirintis pertama oleh sang mujahid agung Mbah Sayid Sulaiman. Salah satu pesantren tertua di Indonesia ini mulai menapaki tangga perkembangan menuju kemajuan di bidang pendidikan, walaupun sistem yang digunakan masih klasik -seperti halnya pemukiman-pemukiman santri lainnya kala itu- tapi tak menyurutkan semangat para petualang masa depan (baca: santri) untuk mereguk ilmu dari para pengasuhnya. Tak terhitung sudah berapa ulama yang telah berhasil menuai barakahnya. Syaikhul-Masyâyikh (kiainya para kiai) mayoritas ulama Indonesia, Syaikhona Cholil Bangkalan, KHR. Syamsul Arifin (ayahanda KHR. As’ad Syamsul Arifin), dan KHR As’ad Syamsul Arifin Situbondo, adalah beberapa di antaranya.

Pemukiman santri yang kala itu hanya berupa deretan bilik-bilik cangkruk berdinding kusam kini telah menjelma gedung-gedung bertingkat. Setiap tahun penghuninya terus bertambah. Sistem pendidikannya pun sudah maju, walaupun tetap dengan orientasi as-salaf al-shâlih-nya. Di pemukiman santri inilah Hadratussyekh KH. Nawawie dilahirkan, dibesarkan, dan mendapat didikan langsung dari sang ayah, KH. Noerhasan bin Noerkhotim, sebelum akhirnya beliau menuntut ilmu kepada salah seorang famili sekaligus santri ayahandanya di Bangkalan Madura, Syaikhona Cholil, dan kemudian dilanjutkan ke Mekah al-Mukarramah.

Kehati-hatian Kiai Nawawie ini tercermin dari sikapnya yang selama mengajar tidak pernah menulis di papan tulis. Hal ini karena beliau khawatir debu sisa-sisa tulisan ayat al-Qur’an terinjak oleh kawan santri nantinya.

Kiai Nawawi Sidogiri Ikut Membidani Lahirnya NU
Bermula dari beberapa organisasi kecil seperti Tashwirul Afkar, Nahdlatul Wathan, dan Syubbanul Wathan yang didirikan oleh KH. A. Wahab Hasbullah, tak lama kemudian melebur menjadi organisasi keagamaan terbesar di Indonesia: Nahdlatul Ulama (NU). Kiai Nawawie adalah salah satu ulama yang ikut membidani lahirnya organisasi kebanggaan warga Ahlusunah wal Jamaah ini.

Dalam sejarahnya, setelah Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari mendapat restu dari Syaichona Muhammad Chholil Bangkalan untuk mendirikan Jam’iyah Nahdlatul Ulama (NU) melalui simbol tasbih dan tongkat, selanjutnya NU harus mempunyai lambang organisasi. Mengenai hal ini KH Ridlwan Abdullah mendapat tugas untuk membuatnya.

Beberapa hari kemudian Kiai Ridlwan menyerahkan sketsa lambang NU berdasarkan hasil mimpi setelah melaksanakan istikharah. Hadratussyekh Hasyim Asy’ari kemudian menugaskan Kiai Ridlwan menemui Kiai Nawawi Sidogiri dengan dua maksud dan tujuan, pertama meminta pendapat Kiai Nawawi Sidogiri mengenai lambang NU yang telah dibuat oleh Kiai Ridlwan, kedua mengajak Kiai Nawawi masuk menjadi jajaran pengurus NU.

Untuk maksud pertama Kiai Nawawi menunjukkan sikap tawadlu’nya dengan menyatakan bahwa Kiai Nawawi mengikuti pendapatnya KH Hasyim Asy’ari. Apabila menurut KH Hasyim Asy’ari lambang itu dianggap bagus, menurut Kiai Nawawi juga bagus, begitu pun sebaliknya.

Untuk maksud yang kedua, Kiai Nawawi Sidogiri bersedia menjadi pengurus NU dengan satu syarat, asal para pengurus NU bersedia urunan dalam menjalankan roda organisasi.

Dalam kisah yang lain, atas perintah Kiai Hasyim Asyari Kiai Wahab Chasbullah datang ke Kiai Nawawi Sidogiri perihal rencana pendirian Nahdlatul Ulama. Sebelum Kiai Nawawi menyetejui atas berdirinya Nahdlatul Ulama, Kiai Nawawi memberikan saran kepada Kiai Wahab agar juga memusyawarahkan terlebih dahulu dengan para ulama lain di Pasuruan.

Kemudian keduanya, Kiai Nawawi dan Kiai Wahab sepakat untuk membicarakannya di Masjid Jami’ Pasuruan. Dari pembicaraan pertama di Masjid Jami’ Pasuruan inilah kemudian dilanjutkan dengan pertemuan para ulama di rumah Kiai Wahab Hasbullah pada tanggal 31 Januari 1926 M yang kemudian sepakat mendirikan sebuah organisasi keagamaan yang diberi nama Nahdlatul Ulama yang disingkat NU.

Dari sejak lahirnya NU hingga sekarang para masyayikh Sidogiri dan alumni pondok pesantren Sidogiri terus aktif di NU, baik sebagai pengurus atau anggota. Setelah Kiai Nawawi bin Noerhasan wafat, putra-putra beliau yang aktif sebagai pengurus NU antara lain adalah Kiai Cholil Nawawi dan Kiai Sa’dulloh Nawawi.

KH. Nawawi Abdul Djalil, pengasuh pondok pesantren Sidogiri menjadi Mustasyar PBNU hingga wafat. Dan sekarang KH. Fuad Noerhasan, pengasuh pondok pesantren Sidogiri juga sebagai Mustasyar PBNU. Keduanya, Kiai Nawawi Abdul Djalil dan Kiai Fuad Noerhasan sama-sama cucu dari KH Nawawi bin Noerhasan pendiri NU.

KH. Abdul Muiz Ali, Alumni Pondok Pesantren Sidogiri yang sekarang sebagai Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI Pusat, Sekretaris Panitia Pengiriman Da’i Internasional Lembaga Dakwah PBNU, dan Direktur LAZISMA.

Tags: KH. Abdul Muiz AliKiai NawawiPendiri NUSatu Abad NUSidogiri
Share245Tweet153SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Pondok Pesantren Miftahul Ulum menggelar kegiatan Milad ke-13, Dihadiri Walikota Jakarta Timur
Nasional

Pondok Pesantren Miftahul Ulum Menggelar Kegiatan Milad Ke-13, Dihadiri Walikota Jakarta Timur

by liputan9news
January 30, 2026
0

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS Pondok Pesantren Miftahul Ulum menggelar kegiatan Milad ke-13 kiprahnya dalam pendidikan agama islam di tengah padatnya dan...

Read more
Menghidupkan Kembali Ruh Pendiri NU: Menjaga Keseimbangan Langit dan Bumi

Menghidupkan Kembali Ruh Pendiri NU: Menjaga Keseimbangan Langit dan Bumi

January 15, 2026
Dr. Rachmat Direktur Serealia Kementan, Kunjungi Pembangunan Pesantren Miftahul Ulum Bekasi, Dorong Pesantren Berbasis Agrobisnis

Dr. Rachmat Direktur Serealia Kementan, Kunjungi Pembangunan Pesantren Miftahul Ulum Bekasi, Dorong Pesantren Berbasis Agrobisnis

December 22, 2025
Sosok Valen DA7, finalis Dangdut Academy 7 Indosiar yang curi perhatian publik.

Ketua Bidang Keagamaan DPP IKAMA, Abdul Muiz Ali, Sesali Olok Valen Monyet di Grand Final Da7

December 21, 2025
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2522
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

758
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

142
BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

February 2, 2026
HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy, Founder Owner Rokok Bintang Sembilan

Rokok Rakyat dan Konglomerat dalam Paradoks Kebijakan Cukai

February 2, 2026
Bahar bin Smith. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Bahar Smith Tersangka Kasus Penganiayaan, Polisi Gunakan Pasal Pencurian dengan Kekerasan

February 2, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In