• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Berlomba dalam Kebaikan

Kedudukan Ilmu dan Ulama

September 12, 2022
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dalam konferensi pers di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (30/01/2026).(Foto: Liputan9news/MSN 2026)

Gus Yahya Tegaskan PBNU Dukung Indonesia Gabung Board of Peace (BoP)

February 2, 2026
Foto: Ilustrasi

Doa Aulia Allah Khusus untuk Malam Nisfu Sya’ban Lengkap dengan Latin dan Artinya

February 2, 2026
BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

February 2, 2026
HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy, Founder Owner Rokok Bintang Sembilan

Rokok Rakyat dan Konglomerat dalam Paradoks Kebijakan Cukai

February 2, 2026
Bahar bin Smith. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Bahar Smith Tersangka Kasus Penganiayaan, Polisi Gunakan Pasal Pencurian dengan Kekerasan

February 2, 2026
Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

February 1, 2026
Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

February 1, 2026
BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta menyatakan dukungan dan apresiasi terhadap sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta Apresiasi Kapolri Listyo Sigit Prabowo

February 1, 2026
Hodri Ariev

Pesan Metafora Harlah Satu Abad NU: Mampukah Marwah Pesantren Menjadi Kompas Kepemimpinan Jam’iyah?

February 1, 2026
Cholil Nafis-MUI

MUI Minta Presiden Prabowo Menarik Diri dari BoP

February 1, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Monday, February 2, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Dunia Islam Syiar Islam

Kedudukan Ilmu dan Ulama

Oleh: Dr. KH. Zakky Mubarak, MA (Mustasyar PBNU)

liputan9news by liputan9news
September 12, 2022
in Syiar Islam
A A
0
Berlomba dalam Kebaikan

Dr. KH. Zakky Mubarok, MA, Dewan Pakar Lajnah Dakwah Islam Nusantara (LADISNU) dan Mustasyar PBNU

491
SHARES
1.4k
VIEWS

Ilmu dalam pandangan agama Islam, memiliki kedudukan yag sangat tinggi, sehingga orang yang memilikinya memperoleh derajat yang luhur dan mulia. Ayat-ayat al-Qur’an banyak menjelaskan mengenai hal ini, misalnya disebutkan:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ إِذَا قِيلَ لَكُمۡ تَفَسَّحُواْ فِي ٱلۡمَجَٰلِسِ فَٱفۡسَحُواْ يَفۡسَحِ ٱللَّهُ لَكُمۡۖ وَإِذَا قِيلَ ٱنشُزُواْ فَٱنشُزُواْ يَرۡفَعِ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ مِنكُمۡ وَٱلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلۡعِلۡمَ دَرَجَٰتٖۚ وَٱللَّهُ بِمَا تَعۡمَلُونَ خَبِيرٞ

“Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu: “Berlapang-lapanglah dalam majlis”, maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: “Berdirilah kamu”, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat”. (Q.S. Al-Mujadilah, 58: 11).

BeritaTerkait:

Tinjau Ulang Keanggotaan Indonesia Di BoP dan NU Harus Tegas Mengingatkan

Gelar Bahtsul Masail, Kiai dan Ulama Yogyakarta Tegaskan Otoritas Fatwa Syuriah dan Komitmen Islah NU

Gus Rosikh: Risalah Sarang Rembang Haramkan Tanfidziyah Menentang Syuriyah NU

Berbakti Kepada Orang Tua yang Telah Meningal

Ayat ini menjelaskan kepada kita bahwa kedudukan tinggi yang dimiliki orang yang berilmu atau ulama, tidak saja ditentukan bagaiana ilmu itu bisa diamalkan dan dipraktikan, tetapi juga ilmu sebagai perbendaharaan yang sangat berharga

Ilmu yang baik adalah pengetahuan yang bermanafaat bagi pemilik ilmu itu dan bagi orang lain. Dengan ilmu yang bemanfaat, maka seorang ulama akan memiliki hikmah, yang dapat mengantarkan seseorang pada keluhuran akhlak dan budi pekerti.

يُؤۡتِي ٱلۡحِكۡمَةَ مَن يَشَآءُۚ وَمَن يُؤۡتَ ٱلۡحِكۡمَةَ فَقَدۡ أُوتِيَ خَيۡرٗا كَثِيرٗاۗ وَمَا يَذَّكَّرُ إِلَّآ أُوْلُواْ ٱلۡأَلۡبَٰبِ

Allah menganugerahkan al-Hikmah (kefahaman yang dalam tentang al-Quran dan al-Sunnah) kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang dianugerahi hikmah, ia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran (dari firman Allah). (Q.S. Al-Baqarah, 2: 269).

Dalam sebuah hadis, Rasulullah s.a.w. berpesan:

أَكْرِمُوا العُلَمَاءَ فَإِنَّهُمْ وَرَثَةُ الأنْبِيَاءِ فَمَنْ أَكْرَمَهُمْ فَقَدْ أَكْرَمَ الله وَرَسُولَهُ (أخرجه الخطيب والديلمي)

“Muliakanlah para ulama, karena sesungguhnya mereka itu adalah pewaris para Nabi, barang siapa yang memuliakan mereka berarti memuiakan Allah dan rasul-Nya”. (HR. Khatib, No: 437, Dailami, No: 32).

Islam mengarahkan umat manusia agar mencari ilmu sebanyak-banyaknya dan memanfaatkan ilmu itu untuk berkhidmat pada masyarakat. Seorang ulama hendaknya menjadi panutan dan tempat bertanya mengenai masalah-masalah kebenaran bagi orang-orang awam. Ia bagaikan lampu yang menyinari sekelilingya supaya kegelapan menjadi sirna. Adalah suatu kerugian yang amat besar apabila seseorang memiliki waktu atau kesempatan untuk mencari ilmu, tetapi ia tidak memanfaatkannya.

Merugi juga mereka yang memilki ilmu tetapi ilmunya tidak diamalkan, meskipun orang lain dapat mengambil manfaat dari padanya. Lebih merugi lagi orang yang memiliki ilmu, tetapi ia tidak mengamalkannya dan tidak mengajarkannya kepada orang lain.

Orang yang paling menyesal di hari Kiamat, ialah orang yang memiliki kesempatan untuk mencari ilmu, tetapi ia tidak memanfaatkannya ; dan orang yang mengetahui suatu ilmu sehingga orang lain dapat mengambil manfaat dengan ilmu itu sedang pemilik ilmu sendiri tidak mengambil manfaat dari padanya.

Ilmu yang bermanfaat dapat mengantarkan manusia untuk membersihkan jiwanya, berbuat kebajikan dan bertakarub (mendekatkan diri) pada Allah s.w.t. ilmu yang paling luhur adalah yang dapat mengantarkan seseorang untuk mengenal Tuhannya. Ilmu untuk mentauhidkan Allah s.w.t. mengakui hak Rububiyyah-Nya dan mensucikan uluhiyah-Nya. Ilmu seperti itu selain dapat mendekatkan seseorang kepada Allah s.w.t. juga dapat membimbing orang lain untuk mengenal sifat-sfiat Allah, mengetahui hikmah dari segala kehidupan dan memahami berbagai rahasia alam semesta.

Mengajarkan ilmu kepada orang lain, merupakan salah satu aktifitas yang sangat terpuji, bahkan ia termasuk bagian dari infak dan sedekah. Nabi bersabda:

أَفْضَلُ الصَّدَقَةِ أَنْ يَتَعَلَّمَ الْمَرْءُ الْمُسْلِمُ عِلْمًا ثُمَّ يُعَلِّمَهُ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ (رواه ابن ماجة)

“Sedekah yang paling utama ialah apabila seorang muslim memperlajari ilmu dan mengajarkannya kepada sesama muslim yang lain”. (HR. Ibnu Majah, No: 243).

Ilmu harus didahulukan daripada ibadah, karena ibadah tanpa ilmu merupakan perbuatan yang sia-sia dan ibadahnya tidak diterima. Ibadah merupakan hubungan khusus antara seorang hamba dan Khalik-Nya, sedangkan ilmu merupakan bentuk peribadatan yang lebih umum.

Seorang ulama beribadah kepada Allah dengan ilmunya dan mengarahkan orang lain untuk mengenal-Nya dan menyeru kepada kebajikan, petunjuk dan perjuangan. Karena itu ilmu sangat penting, meskipun sedikit. Ilmu yang sedikit itu lebih baik dari ibadah yang banyak tanpa ilmu. Nabi s.a.w. bersabda:

قَلِيلُ الْفِقْهِ خَيْرٌ مِنْ كَثِيرِ الْعِبَادَةِ ، وَكَفَى بِالْمَرْءِ فِقْهًا إِنْ عَبَدَ اللَّهَ ، وَكَفَى بِالْمَرْءِ جَهْلًا إِذَا أُعْجِبَ بِرَأْيِهِ (رواه البيهقي والطبراني)

“Sedikitnya pengetahuan agama lebih baik daripada ibadah yang banyak, cukuplah seseorang (dikategorikan) berilmu apabila ia beribadah kedapa Allah, dan cukuplah seseorang (disebut) bodoh, apabila merasa bangga dengan pendapatnya sendiri”. (HR. Baihaqi, No: 342, Thabrani, No: 4214).

Para ulama dan ilmuwan harus rajin mengajarkan ilmunya kepada orang lain. Bila tidak, mereka termasuk orang-orang yang menyembunyikan ilmu dan kebenaran. Orang berilmu kemudian menyembunyikan ilmunya, bagaikan orang kaya yang memiliki harta berlimpah, hartanya ia timbun dalam tanah, sementara ia sendiri kelaparan dan meminta belas kasihan orang lain. Orang alim seperti itu tidak mau memanfaatkan karunia Allah s.w.t., karena telah dihinggapi oleh sikap mementingkan diri sendiri.

Ilmu yang dimiliki oleh seorang ulama atau ilmuwan, bila tidak diajarkan kepada orang lain akan menjadi hilang, akhirnya ia menjadi orang yang sengsara dalam kehidupan dunia dan dalam kehidupan akhirat, ia akan memperoleh siksa yang amat menyakitkan, karena ia menyembunyikan ilmu dan kebenaran. Nabi bersabda:

مَنْ عَلِمَ عِلْمًا فَكَتَمَهُ أَلْجَمَهُ اللهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِلِجَامٍ مِنْ نَارٍ (رواه والطبراني)

“Barang siapa saja yang dikaruniai ilmu oleh Allah, kemudian ia menyembunyikannya atau tidak mengajarkannya, maka di hari Kiamat akan disiksa dengan tali dari api neraka”. (HR. Thabrani, No: 5027).

Orang yang menyembunyikan ilmu, akan dilaknat oleh para makhluk Allah s.w.t., termasuk ikan-ikan di lautan dn burung-burung yang terbang di angkasa.

Oleh: Dr. KH. Zakky Mubarak, MA. (Mustasyar PBNU)

Tags: Dr. KH. Zakky MubarakIlmuNahdlatul UlamaUlama
Share196Tweet123SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

KH. Abdussalam Shohib (Gus Salam), Pengasuh PP Mamba’ul Ma’arif, Denanyar Jombang Jawa Timur
Opini

Tinjau Ulang Keanggotaan Indonesia Di BoP dan NU Harus Tegas Mengingatkan

by liputan9news
February 1, 2026
0

JOMBANG | LIPUTAN9NEWS Jangan salah menilai kiai-ulama pesantren yang seringkali dipahami berpikir tradisional. Dalam sejarahnya, pandangan geopolitik kiai-ulama bisa menembus...

Read more
Gelar Bahtsul Masail, Kiai dan Ulama Yogyakarta Tegaskan Otoritas Fatwa Syuriah dan Komitmen Islah NU

Gelar Bahtsul Masail, Kiai dan Ulama Yogyakarta Tegaskan Otoritas Fatwa Syuriah dan Komitmen Islah NU

January 28, 2026
Gus Rosikh: Risalah Sarang Rembang Haramkan Tanfidziyah Menentang Syuriyah NU

Gus Rosikh: Risalah Sarang Rembang Haramkan Tanfidziyah Menentang Syuriyah NU

January 27, 2026
Zakky Mubarok

Berbakti Kepada Orang Tua yang Telah Meningal

January 27, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2522
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

758
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

142
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dalam konferensi pers di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (30/01/2026).(Foto: Liputan9news/MSN 2026)

Gus Yahya Tegaskan PBNU Dukung Indonesia Gabung Board of Peace (BoP)

February 2, 2026
Foto: Ilustrasi

Doa Aulia Allah Khusus untuk Malam Nisfu Sya’ban Lengkap dengan Latin dan Artinya

February 2, 2026
BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

February 2, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In