• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Keistimewaan Sayyid Ahmad at-Tijani, Sang Qutub Khotmu al-Auliyai al-Kitmani

Keistimewaan Sayyid Ahmad at-Tijani, Sang Qutub Khotmu al-Auliyai al-Kitmani

October 12, 2022
KH. Muzaki Kholish Wakil Katib Syuriah PWNU DKI Jakarta

KH. Muzaki Kholish Sebut Pernyataan Kiai Said Cerminkan Kedewasaan dan Adab Kepemimpinan NU

May 18, 2026
KH Said Aqil siroj

KH Said Aqil Siroj Konfirmasi Tidak akan Maju pada Perhelatan Muktamar NU ke-35

May 18, 2026
Konferensi pers Sidang Isbat penetapan awal Zulhijjah 1447 H yang digelar di Kantor Kemenag Jl. MH. Thamrin Jakarta, Ahad (17/05/2026).

Gelar Sidang Isbat, Pemerintah Tetapkan Idul Adha 27 Mei 2026

May 18, 2026
Muhammad Ikhsanurrizqi, Ketua BEM PTNU Se-Nusantara.

Ketua BEM PTNU Sentil Pernyataan Presiden soal Rupiah: Rakyat Kecil Tetap Jadi Korban

May 18, 2026
Kongkalikong Tender Gedung BTN Sulampua? Logis 08 Desak BTN dan Danantara Buka-bukaan

Logis 08 Soroti Danantara, Proyek Perkampungan Haji di Mekkah Belum Tunjukkan Progres Nyata

May 16, 2026
Fatayat NU dan Ratusan Jamaah Semarakkan Cahaya Hati Indonesia di Masjid Al-Hijrah Bekasi Utara

Fatayat NU dan Ratusan Jamaah Semarakkan Cahaya Hati Indonesia di Masjid Al-Hijrah Bekasi Utara

May 16, 2026
DPD PPNI Kabupaten Bekasi Sukses Jadi Tuan Rumah International Nurses Day 2026 Tingkat Jabar

DPD PPNI Kabupaten Bekasi Sukses Jadi Tuan Rumah International Nurses Day 2026 Tingkat Jabar

May 16, 2026
KH. Cholil Nafis, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah

Jamaah Haji 2026 Diizinkan Kemenhaj Bayar Dam di Tanah Air, Inilah Respon Kiai Cholil Nafis

May 16, 2026
SDIT Atssurayya Luncurkan Kelas Talenta dan Tahfidz untuk Jawab Tantangan Pendidikan Modern

SDIT Atssurayya Luncurkan Kelas Talenta dan Tahfidz untuk Jawab Tantangan Pendidikan Modern

May 16, 2026
Gus Rosikh : KH Imam Jazuli, Gus Ipang Wahid, Gus Yusuf Chudlori dan Gus Miftah, Kyai Muda NU Progresif Visioner Yang Ahli Tirakat

Gus Rosikh: KH Imam Jazuli, Gus Ipang Wahid, Gus Yusuf Chudlori dan Gus Miftah, Kyai Muda NU Progresif Visioner Yang Ahli Tirakat

May 15, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Tuesday, May 19, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Dunia Islam Tasawuf

Keistimewaan Sayyid Ahmad at-Tijani, Sang Qutub Khotmu al-Auliyai al-Kitmani

Oleh : KHM. Hamdan Suhaemi

Abdus Saleh Radai by Abdus Saleh Radai
October 12, 2022
in Tasawuf
A A
1
Keistimewaan Sayyid Ahmad at-Tijani, Sang Qutub Khotmu al-Auliyai al-Kitmani

KHM. Hamdan Suhaemi/Foto: Dokpri/HS

616
SHARES
1.8k
VIEWS

“Kemasyhuran Sayyid Ahmad at-Tijani dengan Tarekat Tijaniyah hingga ke penjuru negeri, tak terkecuali di negerinya sendiri Fez Maroko”

Pendahuluan
Agama itu diibaratkan jasad manusia, tubuh dan anggotanya luar maupun dalamnya adalah seperti syari’at, hatinya adalah aqidah sementara darahnya seperti tarekat, semuanya saling berkait dan menguatkan. Karena itulah agama menjadi penting, dan perlu kejelasan. Bukan menguatkan identitas, tetapi lebih bagaimana penerapan substansi agama yang selalu mengarahkan manusia agar selamat dunia akhiratnya.

Dalam perspektif madzhab ahli Sunnah wal Jama’ah, tarekat adalah juga bagian yang tak terpisahkan dari agama. Lemah jika beragama tanpa tarekat, bahkan cenderung hanya menunaikan kewajiban semata. Apalagi beragama tanpa dasar ilmu dan tidak bermazhab, yang ada tekstualis dan mengarah pada fundamentalis, akhirnya agama menjadi kaku dan terlihat dangkal. Sebab cara beragama model begitu selalu simbolik dan menjauhi maqoshid-nya.

https://twitter.com/Liputan9id/status/1580167520513757186?s=20&t=I-m6wk0tHFmmqylSrR2v4g

BeritaTerkait:

JATMAN Kabupaten Bekasi Hadiri Halal Bihalal Idarah Wustha Jawa Barat

Jatman Kota Bekasi Gelar Halal Bihalal: Perkuat Konsolidasi Organisasi dan Esensi Spiritual Thariqah

Kiai Ali Masukur Musa Lantik Idarah Wustha JATMAN Banten

JATMAN Akan Menggelar Baiat Syadziliyah Ad Dalhariyyah Watucongol

Tarekat Tijaniyah
Menurut Imam al-Jurjani dalam kitabnya al-Ta’rifat, bahwa Tarekat itu jalan khusus bagi hamba yang tengah menuju Tuhannya, dengan memotong langkah turun, hingga bagaimana meninggi dalam maqom kemuliaan.
Tarekat di dunia ini banyak jumlahnya, ada 41 tarekat yang mu’tabar (yang banyak diikuti dan masyhur), diantara sekian banyak itu ada tarekat Tijaniyah. Tarekat yang dihubungkan pada pendirinya yaitu Syaikh Sayyid Ahmad at-Tijani, seorang wali besar dengan Maqom kutub robbani bahkan mencapai keistimewaan pangkat ” khotmu al-auliyai al-kitmani “.

Tarekat Tijaniyah, mulai berkembang dari kota Fez Maroko, sepeninggal pendirinya di tahun 1815 M. Tarekat ini menjadi urutan mutaakhirin dari beberapa tarekat yang masyhur dalam dunia Islam, berkembang di awal abad 19 Masehi.

Siapa Sayyid Ahmad at-Tijani
Sayyid Ahmad at-Tijani dilahirkan di desa Aini Madhi, wilayah Fez negeri Maroko pada 1150 Hijriyah, atau bertepatan dengan tahun 1735 M. Ayahnya adalah Sayyid Muhammad putera dari Sayyid Salim bin Sayyid Iid bin Sayyid Salim bin Sayyid Ahmad al-Ulwani bin Sayyid Ahmad bin Sayyid Ali bin Sayyid Abdillah bin Sayyid Abbas bin Sayyid Abdul Jabar bin Sayyid Idris bin Sayyid Ishaq bin Sayyid Zaenal Abidin bin Sayyid Ahmad bin Sayyid Muhammad Nafis bin Sayyid Abdillah al-Kamil bin Sayyid Hasan al-Musanna bin Sayyid Hasan al-Sibti bin Sayyidah Fatimah binti Rosulillah Muhammad S.a.w.

Saat usia 7 tahun Sayyid ini sudah hafal al-Quran 30 juz dengan baik dan sempurna dibawah bimbingan murobbinya yaitu Syaikh Muhammad bin Hamawi. Hingga Sayyid kecil menuntut ilmu pada guru yang sama, dan masih muda belia ia sudah mampu menyerap semua ilmu agama dengan baik.

Ketertarikan Sayyid Ahmad muda itu pada disiplin ilmu tasawuf, maka ia belajar sampai tuntas kitab al-mukhtasor karya Syaikh Kholil, kitab ar-risalah dan kitab muqodimah karya Ibnu Rusyd serta muqddimahny Syaikh Ibnu Bu’afiyah.

Meski harus terpukul dalam usia belia ia harus ditinggal oleh kedua orang tuanya, akibat serangan tho’un menerjang kota Fez. Pada usia 21 tahun dari kampungnya Aini Madhi menuju kota Fez, Sayyid Ahmad at-Tijani belajar pada ulama besar yaitu Sayyid Abu Muhammad ath-Thayyib, belajar pada ulama besar sekaligus wali qutubnya kota Fez kala itu yaitu Syaikh Ahmad ash-Shaqali dan pula belajar pada sosok wali yang istimewa yaitu Syaikh Muhammad al-Wanjali.

Guru Tarekat
Sebelum Sayyid Ahmad at-Tijani pergi ke Mekkah dan Madinah, beliau bertemu dan belajar pada 2 orang ulama besar yaitu Syaikh Abdullah Ibnu ‘Arobi al-Andalusi dan Sayyid Syaikh Abdul Abbas ath-Thowwasyi.

Sesampainya di desa Azwami, masih wilayah Madinah, Sayyid Ahmad at-Tijani menemui seorang Mursyid Tarekat Kholwatiyah yaitu Sayyid Abi Abdillah al-Azhari untuk berijazah dan belajar padanya. Saat di Mekkah, Sayyid Ahmad at-Tijani menyempatkan belajar ilmu Asror dan mendalami karomah pada Syaikh Abi Abbas Muhammad al-Hindi. Ketika singgah di Madinah dalam rangkaian perjalanan ibadah haji, Sayyid at-Tijani ini belajar pada pendiri tarekat Samaniyah yaitu Syaikh Muhammad bin Abdul Karim as-Samman.

Maqom Wali Kutub
Perjalanan panjang mendalami ilmu dan tarekat dari Fez, Mekkah dan Madinah hingga di Tunisia akhirnya mengantarkan Sayyid Ahmad at-Tijani menjadi Wali Kutub dengan Maqom khotmu al-auliyai al-kitmani, bahkan Sayyid Ahmad at-Tijani mendirikan tarekat yang bertumpu pada tanazzul ( melayani umat ) dengan memberikan faidah dan kemanfaatan, berdasarkan anjuran Rosulullah S.a.w saat bertemu bermuwajahah di negeri Tilmisan. Di negeri itulah Sayyid Ahmad at-Tijani ditalqin langsung oleh Rosulullah S.a.w dalam keadaan yaqdhotan ( tidak lewat mimpi ).

Sejak talqin langsung dari Rosulullah tersebut, Sayyid Ahmad at-Tijani menyebarkan dzikir dan sholawat hingga pengikut dan murid-muridnya menisbatkan tarekat yang didirikan oleh Sayyid Ahmad at-Tijani dengan Tarekat Tijaniyah.

Wafat
Kemasyhuran Sayyid Ahmad at-Tijani dengan Tarekat Tijaniyah hingga ke penjuru negeri, tak terkecuali di negerinya sendiri Fez Maroko.

Pada usianya yang kian senja yaitu 80 tahun dari bentangan perjalanan panjang kehidupannya yang istiqamah di jalan tarekat, maka pada Kamis tanggal 17 Syawal 1230 H, yang bertepatan dengan tahun 1815 M. Sayyid Ahmad at-Tijani menghembuskan nafas terakhirnya setelah sholat Subuh. Kemudian jenazahnya dimakamkan di kota Fez Maroko.

Penghormatan terakhir atas keistimewaan sang Qutub itu, di hari dimana ia disholatkan orang-orang dari segala penjuru berdatangan untuk ikut mensholatinya, hingga tampak lautan manusia.

KHM. Hamdan Suhaemi, Wakil Ketua PW GP Ansor Banten dan Ketua PW Rijalul Ansor Banten

Tags: JatmanThoriqohTijaniyahWali Qutub
Share246Tweet154SendShare
Abdus Saleh Radai

Abdus Saleh Radai

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

JATMAN Kabupaten Bekasi Hadiri Halal bi Halal Idarah Wustha Jawa Barat
Nasional

JATMAN Kabupaten Bekasi Hadiri Halal Bihalal Idarah Wustha Jawa Barat

by liputan9news
May 5, 2026
0

CIREBON | LIPUTAN9NEWS Pengurus Idarah Syu'biyyah Jam'iyyah Ahlit Thariqah Al Mu'tabarah An Nahdliyyah (JATMAN) Kabupaten Bekasi menghadiri kegiatan Halal Bihalal...

Read more
Jatman Kota Bekasi Gelar Halal Bihalal: Perkuat Konsolidasi Organisasi dan Esensi Spiritual Thariqah

Jatman Kota Bekasi Gelar Halal Bihalal: Perkuat Konsolidasi Organisasi dan Esensi Spiritual Thariqah

April 25, 2026
Kiai Ali Masukur Musa Lantik Idarah Wustha JATMAN Banten

Kiai Ali Masukur Musa Lantik Idarah Wustha JATMAN Banten

December 14, 2025
Media Sembilan Nusantara

JATMAN Akan Menggelar Baiat Syadziliyah Ad Dalhariyyah Watucongol

November 19, 2025
Load More

Comments 1

  1. finessa says:
    3 months ago

    **finessa**

    Finessa is a natural supplement made to support healthy digestion, improve metabolism, and help you achieve a flatter belly.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2561
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

759
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
KH. Muzaki Kholish Wakil Katib Syuriah PWNU DKI Jakarta

KH. Muzaki Kholish Sebut Pernyataan Kiai Said Cerminkan Kedewasaan dan Adab Kepemimpinan NU

May 18, 2026
KH Said Aqil siroj

KH Said Aqil Siroj Konfirmasi Tidak akan Maju pada Perhelatan Muktamar NU ke-35

May 18, 2026
Konferensi pers Sidang Isbat penetapan awal Zulhijjah 1447 H yang digelar di Kantor Kemenag Jl. MH. Thamrin Jakarta, Ahad (17/05/2026).

Gelar Sidang Isbat, Pemerintah Tetapkan Idul Adha 27 Mei 2026

May 18, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In