• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Tolak PKI

Drama Thalabun Nushrah PKI

September 29, 2025
Membangun kesadaran bahwa pelipatan pahala ibadah tidak hanya di bulan Ramadan.

Kiat Menjaga Ketaqwaan Pasca Ramadan

April 2, 2026
KH Zakky Mubarok

Kembali Menuju Fitrah

April 2, 2026
PBNU Temui Dubes Arab Saudi, Dorong Diplomasi Untuk Akhiri Konflik Timur Tengah (Foto: JPNN.COM)

Dorong Perdamaian, PBNU Temui Dubes Arab Saudi

April 2, 2026
Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

April 2, 2026
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PNIB: Dialah Pahlawan Perdamaian yang Sesungguhnya

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PNIB: Dialah Pahlawan Perdamaian yang Sesungguhnya

April 2, 2026
Ketua Umum DPP Kesatuan Tour Travel Haji Umroh Republik Indonesia (Kesthuri) Asrul Azis Taba. (Foto: Antara)

Jadi Tersangka Korupsi Haji, Ketum Kesthuri Asrul Azis Taba Diminta Pulang dari Saudi

April 1, 2026
Hilmab Latief, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) saat melaksanakan tugas di Makkah (Foto: Dok. Kemenag)

KPK Ungkap Hilman Latief Akui Terima Uang Terkait Korupsi Kuota Haji

April 1, 2026
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (04/03/2026). (Foto BPMI Setpres)

Pemerintah Aktifkan Kembali 625 Ribu Penerima BPJS Kesehatan

April 1, 2026
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu (kiri) didampingi juru bicara KPK, Budi Prasetyo dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin, 30 Maret 2026. (Foto Niaga.Asia/G Sitompul)

KPK Sebut Ismail Adham Berikan Uang Kepada Hilman Latief, Diduga Terkait Korupsi Kuota Haji

March 31, 2026
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur (Foto: Antara/MSN)

KPK Tetapkan Direktur Maktour dan Ketum Kesthuri Tersangka Korupsi Kuota Haji

March 31, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Friday, April 3, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Drama Thalabun Nushrah PKI

Oleh: Ayik Heriansyah

liputan9news by liputan9news
September 29, 2025
in Opini
A A
1
Tolak PKI

Aksi menolak PKI pada bulan Mei 2016 di Bandung menyusul penangkapan sejumlah orang yang dituduh menyebarkan komunisme saat itu. (Foto: BBC)

504
SHARES
1.4k
VIEWS

BANDUNG | LIPUTAN9NEWS
Tragedi Gerakan 30 September 1965 (G30S) merupakan salah satu titik balik dalam sejarah politik Indonesia.

Kudeta berdarah yang dilakukan oleh satu grup yang berada di bawah kendali Partai Komunis Indonesia (PKI) gagal total dalam merebut kekuasaan dan memperoleh legitimasi politik. Kegagalan ini bukan semata karena lemahnya strategi politik, tetapi karena absennya dukungan sah dari kekuatan politik yang berwenang, yang dalam teori politik Hizbut Tahrir dikenal sebagai nushrah.

Sebelum peristiwa G30S meletus, PKI telah menciptakan suasana masyarakat dengan suasana yang dalam istilah Hizbut Tahrir disebut sebagai suasana nushrah, yakni opini publik yang mendukung terhadap manuver politik mereka.

PKI menguasai media massa seperti Harian Rakjat dan Bintang Timur, menyebarkan propaganda marxisme, komunisme, anti-kolonialisme Barat, dan glorifikasi perjuangan kelas. Melalui LEKRA, mereka menggerakkan seniman untuk menciptakan karya yang berpihak pada revolusi, menjadikan seni sebagai alat agitasi ideologis.

BeritaTerkait:

Soekarno di Antara Dewan Jenderal, DN Aidit, dan Pengkhianatan G30S/PKI Terhadap NKRI

Presiden Jokowi Tegaskan Tidak Ada Niat Minta Maaf Kepada Keluarga Eks PKI

Namun, agitasi ideologis saja tidak cukup. Ketegangan politik memuncak di tengah krisis ekonomi dan inflasi yang meroket. Dalam situasi genting ini, PKI melancarkan Gerakan 30 September dengan menculik dan membunuh tujuh perwira tinggi Angkatan Darat.

Mereka berharap tindakan ini akan membuka jalan menuju kekuasaan. Tetapi mereka gagal menguasai pusat pemerintahan dan, yang paling fatal, tidak memperoleh nushrah (pertolongan dan dukungan) dari Presiden Soekarno.

Upaya PKI meminta nushrah kepada Soekarno merupakan bentuk thalabun nushrah atau permohonan legitimasi dari penguasa. Thalabun nushrah PKI gagal karena Soekarno tidak memberikan dukungan eksplisit, bahkan menunjukkan sikap penolakan terhadap aksi tersebut.

Tidak ada struktur internal yang siap menopang transisi kekuasaan, dan tidak ada dukungan rakyat yang luas buah kegagalan PKI dalam menciptakan suasana nushrah.

Permintaan dukungan kepada Soekarno dilakukan dalam kondisi terdesak, tanpa fondasi yang kokoh. PKI menggunakan thalabun nushrah sebagai manuver penyelamatan.

Pelajaran penting dari drama politik ini adalah bahwa kekuasaan tanpa legitimasi adalah rapuh. Kudeta berdarah yang tidak disertai dukungan struktural dan ideologis akan runtuh secepat ia dimulai.

Sejarah G30S mengajarkan bahwa perubahan sistem tidak bisa dipaksakan melalui konspirasi dan kekerasan. Ia harus dibangun di atas fondasi legitimasi, dukungan rakyat, dan struktur kekuasaan yang sah.

Ayik Heriansyah, Pengurus Lembaga Dakwah PWNU Jawa Barat

Tags: G30S PKIPKI
Share202Tweet126SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

PKI
Sejarah

Soekarno di Antara Dewan Jenderal, DN Aidit, dan Pengkhianatan G30S/PKI Terhadap NKRI

by Yuzep Ahmad
September 30, 2024
0

Jakarta | LIPUTAN9NEWS Isu Dewan Jenderal yang akan ingin menggulingkan pemerintah Orde Baru pimpinan Ir Soekarno hingga hari ini belum...

Read more
Presiden Jokowi Tegaskan Tidak Ada Niat Minta Maaf Kepada Keluarga Eks PKI

Presiden Jokowi Tegaskan Tidak Ada Niat Minta Maaf Kepada Keluarga Eks PKI

October 5, 2022
Load More

Comments 1

  1. herpafend says:
    2 months ago

    **herpafend**

    herpafend is a natural wellness formula developed for individuals experiencing symptoms related to the herpes simplex virus.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2540
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

759
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
Membangun kesadaran bahwa pelipatan pahala ibadah tidak hanya di bulan Ramadan.

Kiat Menjaga Ketaqwaan Pasca Ramadan

April 2, 2026
KH Zakky Mubarok

Kembali Menuju Fitrah

April 2, 2026
PBNU Temui Dubes Arab Saudi, Dorong Diplomasi Untuk Akhiri Konflik Timur Tengah (Foto: JPNN.COM)

Dorong Perdamaian, PBNU Temui Dubes Arab Saudi

April 2, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Ps. Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In