• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
PNIB: Waspada Agenda Asing Memecah Belah Persatuan Indonesia Melalui Proxy Abu Janda dan Tolak Kehadirannya di Ruang Publik

PNIB: Waspada Agenda Asing Memecah Belah Persatuan Indonesia Melalui Proxy Abu Janda dan Tolak Kehadirannya di Ruang Publik

March 14, 2026
Membangun kesadaran bahwa pelipatan pahala ibadah tidak hanya di bulan Ramadan.

Kiat Menjaga Ketaqwaan Pasca Ramadan

April 2, 2026
KH Zakky Mubarok

Kembali Menuju Fitrah

April 2, 2026
PBNU Temui Dubes Arab Saudi, Dorong Diplomasi Untuk Akhiri Konflik Timur Tengah (Foto: JPNN.COM)

Dorong Perdamaian, PBNU Temui Dubes Arab Saudi

April 2, 2026
Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

April 2, 2026
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PNIB: Dialah Pahlawan Perdamaian yang Sesungguhnya

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PNIB: Dialah Pahlawan Perdamaian yang Sesungguhnya

April 2, 2026
Ketua Umum DPP Kesatuan Tour Travel Haji Umroh Republik Indonesia (Kesthuri) Asrul Azis Taba. (Foto: Antara)

Jadi Tersangka Korupsi Haji, Ketum Kesthuri Asrul Azis Taba Diminta Pulang dari Saudi

April 1, 2026
Hilmab Latief, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) saat melaksanakan tugas di Makkah (Foto: Dok. Kemenag)

KPK Ungkap Hilman Latief Akui Terima Uang Terkait Korupsi Kuota Haji

April 1, 2026
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (04/03/2026). (Foto BPMI Setpres)

Pemerintah Aktifkan Kembali 625 Ribu Penerima BPJS Kesehatan

April 1, 2026
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu (kiri) didampingi juru bicara KPK, Budi Prasetyo dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin, 30 Maret 2026. (Foto Niaga.Asia/G Sitompul)

KPK Sebut Ismail Adham Berikan Uang Kepada Hilman Latief, Diduga Terkait Korupsi Kuota Haji

March 31, 2026
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur (Foto: Antara/MSN)

KPK Tetapkan Direktur Maktour dan Ketum Kesthuri Tersangka Korupsi Kuota Haji

March 31, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Thursday, April 2, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

PNIB: Waspada Agenda Asing Memecah Belah Persatuan Indonesia Melalui Proxy Abu Janda dan Tolak Kehadirannya di Ruang Publik

liputan9news by liputan9news
March 14, 2026
in Nasional
A A
0
PNIB: Waspada Agenda Asing Memecah Belah Persatuan Indonesia Melalui Proxy Abu Janda dan Tolak Kehadirannya di Ruang Publik
584
SHARES
1.7k
VIEWS

YOGYAKARTA | LIPUTAN9NEWS
Sosok penggiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda kembali viral setelah dalam tayangan acara talk show secara terang-terangan mengeluarkan pernyataan kontroversial. Permadi Arya alias Abu Janda dengan gaya arogansinya menyatakan pembelaannya pada Amerika dan Israel terkait sejarah.

Pernyataan yang cenderung memutarbalikkan sejarah bangsa Indonesia dikecam keras oleh Ketua Umum Ormas Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB), AR Waluyo Wasis Nugroho (Gus Wal).

“Apapun yang disampaikan Abu Janda patut diwaspadai sebagai upaya provokasi mengadu domba rakyat Indonesia yang merusak Persatuan Indonesia dengan membelokkan dan memanipulasi sejarah bangsa Indonesia. Sejarah hubungan Indonesia Palestina, pembelaan mati-matian Abu Janda kepada Amerika dan Israel dengan menisbikan sejarah perjuangan yang dilakukan oleh pendiri bangsa sangat jelas menyimpan agenda kepentingan asing. Ini yang seharusnya bisa dihindari jika stasiun TV tidak memberinya panggung untuk sosok yang buta sejarah namun merasa paling benar,” ujar Gus Wal kepada awak media.

Arogansi Permadi Arya alias Abu Janda di ruang publik mendapat banyak kecaman. Gus Wal melihat fenomena kegaduhan tersebut baru awal. Masih banyak kegaduhan lain yang diprediksi akan muncul dari seorang Abu Janda.

BeritaTerkait:

PNIB Minta Usut Tuntas Pelaku dan Dalang Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

PNIB: Idul Fitri Momentum Menyatukan Perbedaan, Intoleransi, Terorisme dan Intimidasi Bukan Budaya Kita

PNIB dan Pagar Nusa Lingpasraga Bagikan Takjil Nanas dan Kelapa Muda Di Jombang, Sampaikan Pesan Persatuan Indonesia Diatas Segalanya

Ramadan sebagai Spirit Perdamaian dan Momentum Perkuat Solidaritas Sesama Anak Bangsa

“Harry Tanoe (HT) selaku pemilik grup stasiun TV sengaja mengusung sosok proxy asing untuk menunggangi isu global dengan merekayasa ulang sejarah bangsa. HT yang selama ini juga dikenal dekat dengan George Soros dan Donald Trump yang baru saja terbongkar kedok kepentingan asingnya harus bertanggungjawab. Kegaduhan memang sengaja diciptakan untuk memancing pro kontra yang unfaedah. Ingat, kita masih menyimpan banyak persoalan fundamental lain terkait ekonomi yang sedang memasuki tahapan fase paling krusial. Masyarakat jangan terpancing pengalihan isu murahan dari seorang Abu Janda,” lanjut Gus Wal.

Dalam tayangan yang ditonton jutaan orang, Permadi juga melontarkan kalimat penghinaan kepada salah seorang tamu undangan. Merendahkan martabat seseorang dengan penyebutan sosok binatang di ruang publik sudah masuk kategori penghinaan yang melanggar hukum. Gus Wal dengan tegas menyatakan kecaman keras kepada Abu Janda.

“Kesucian bulan Ramadhan telah dinodai oleh sumpah serapah yang keluar dari mulut Abu Janda. Dia mengaku muslim namun yang keluar dari lidahnya beraroma simbol kebencian sama persis dengan tabiat dari corong propaganda khilafah, anarkisme radikalisme terorisme dan antek pembela koruptor. Jika itu tidak diusut dan menjadi ajang pembiaran, maka adab dan kesopanan jati diri bangsa bukan lagi menjadi sesuatu yang sakral. Permadi Arya alias Abu Janda telah menginjak-injak budaya adat istiadat, tata krama dan sopan santun di ruang publik. Dan seperti yang kita patut duga, memang begitulah karakter antek asing yang sedang bekerja,” lterangnya.

Selanjutnya Gus Wal menghimbau kepada masyarakat untuk tidak terprovokasi. Menurut Gus Wal semakin dibicarakan maka misi memecah belah semakin nyata.

“Daripada hilang energi membicarakan Abu Janda lebih baik penjarakan dia saja. Pasal penghinaan sudah jelas, memecah belah dan ujaran kebohongan sudah kita saksikan bersama. Di saat puluhan mahasiswa yang ditangkap bulan Agustus atas dugaan provokasi sedang menanti vonis hakim. Abu Janda sedang melakukan hal yang sama. Aparat penegak hukum dalam hal ini Polri seharusnya bisa adil melihat pelanggaran hukum ini. PNIB dengan tegas menyatakan penolakan kepada Permadi Arya tampil di ruang publik dimanapun dan meminta kepada Polri untuk segera menyeret Abu Janda ranah hukum yang berlaku,” pungkasnya.

(WLY)

Tags: Agu JandaPNIB
Share234Tweet146SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Foto: PNIB
Nasional

PNIB Minta Usut Tuntas Pelaku dan Dalang Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

by liputan9news
March 27, 2026
0

JOMBANG | LIPUTAN9NEWS Pengungkapan pelaku pengiriman air keras kepada aktivis KontraS Andrie Yunus memasuki babak baru. Penetapan 4 terduga pelaku...

Read more
PNIB: Idul Fitri Momentum Menyatukan Perbedaan, Intoleransi, Terorisme dan Intimidasi Bukan Budaya Kita

PNIB: Idul Fitri Momentum Menyatukan Perbedaan, Intoleransi, Terorisme dan Intimidasi Bukan Budaya Kita

March 26, 2026
PNIB dan Pagar Nusa Lingpasraga Bagikan Takjil Nanas dan Kelapa Muda Di Jombang, Sampaikan Pesan Persatuan Indonesia DiatasSegalanya

PNIB dan Pagar Nusa Lingpasraga Bagikan Takjil Nanas dan Kelapa Muda Di Jombang, Sampaikan Pesan Persatuan Indonesia Diatas Segalanya

March 18, 2026
Ramadan sebagai Spirit Perdamaian dan Momentum Perkuat Solidaritas Sesama Anak Bangsa

Ramadan sebagai Spirit Perdamaian dan Momentum Perkuat Solidaritas Sesama Anak Bangsa

March 16, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2539
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

759
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
Membangun kesadaran bahwa pelipatan pahala ibadah tidak hanya di bulan Ramadan.

Kiat Menjaga Ketaqwaan Pasca Ramadan

April 2, 2026
KH Zakky Mubarok

Kembali Menuju Fitrah

April 2, 2026
PBNU Temui Dubes Arab Saudi, Dorong Diplomasi Untuk Akhiri Konflik Timur Tengah (Foto: JPNN.COM)

Dorong Perdamaian, PBNU Temui Dubes Arab Saudi

April 2, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Ps. Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In