• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Rais Aam PBNU: Muktamar Ke-35 NU Teguhkan Komitmen Keumatan dan Kebangsaan

Rais Aam PBNU: Muktamar Ke-35 NU Teguhkan Komitmen Keumatan dan Kebangsaan

August 28, 2026
Hilman Latief Ungkap Istilah “Tendangan Tanpa Bayangan” dalam Sidang Korupsi Kuota Haji

Hilman Latief Ungkap Istilah “Tendangan Tanpa Bayangan” dalam Sidang Korupsi Kuota Haji

September 25, 2026
MUSPIMNAS BEM PTNU 2026: Dorong Stabilitas Nasional, Ekonomi Kerakyatan, dan Tata Kelola Organisasi

MUSPIMNAS BEM PTNU 2026: Dorong Stabilitas Nasional, Ekonomi Kerakyatan, dan Tata Kelola Organisasi

September 25, 2026
Mantan Mensos Bachtiar Chamsyah Meninggal Dunia

Mantan Mensos Bachtiar Chamsyah Meninggal Dunia

September 25, 2026
Imam Jazuli Foundation Gelar Gala Dinner Pasca Muktamar, Dorong Rekonsiliasi dan Penguatan Ukhuwah Nahdliyin 

Imam Jazuli Foundation Gelar Gala Dinner Pasca Muktamar, Dorong Rekonsiliasi dan Penguatan Ukhuwah Nahdliyin 

September 25, 2026
Imam Jazuli Foundation Buka Workshop, Rumah Tangga Nyai Kunci Perjuangan Pesantren?

Imam Jazuli Foundation Buka Workshop, Rumah Tangga Nyai Kunci Perjuangan Pesantren?

September 24, 2026
Ali Masykur Musa Bahas Peran Naqsyabandiyah di Forum Dunia

Ali Masykur Musa Bahas Peran Naqsyabandiyah di Forum Dunia

September 24, 2026
Ali Masykur Musa Pimpin Naqshbandi Dunia

Ali Masykur Musa Pimpin Naqshbandi Dunia

September 24, 2026
Sulaiman Djaya

Tentang Penulisan Puisi – Robert Frost dan Walt Whitman

September 24, 2026
Dr. Nurul Huda SA, Staf Pengajar Programs Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah, Institut Studi Islam Fahmina (ISIF) Cirebon.

Daya Pesona Perpustakaan

September 24, 2026
Gus Ipul Siapkan Somasi Atas Tudingan Aliran Rp480 Miliar ke Muktamar ke-35 NU

Gus Ipul Siapkan Somasi Atas Tudingan Aliran Rp480 Miliar ke Muktamar ke-35 NU

September 23, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Friday, September 25, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Rais Aam PBNU: Muktamar Ke-35 NU Teguhkan Komitmen Keumatan dan Kebangsaan

Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, dan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan sejumlah pesan penting saat pembukaan Muktamar ke-35 NU.

liputan9news by liputan9news
August 28, 2026
in Nasional
A A
0
Rais Aam PBNU: Muktamar Ke-35 NU Teguhkan Komitmen Keumatan dan Kebangsaan

Rais Aam PBNU: Muktamar Ke-35 NU Teguhkan Komitmen Keumatan dan Kebangsaan (Foto: Dok. Muktamar.nu.id)

501
SHARES
1.4k
VIEWS

JOMBANG | LIPUTAN9NEWS
Pembukaan Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Kamis (27/08/2026), menjadi momentum peneguhan komitmen NU dalam memperkuat kehidupan keumatan dan kebangsaan.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, dan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan sejumlah pesan penting mengenai penguatan persatuan, kualitas umat, serta kontribusi NU bagi bangsa Indonesia.

Dalam pidato pembukaan, Gus Yahya mengajak seluruh warga NU menghidupkan kembali semangat ta’awun atau tolong-menolong sebagai fondasi menjaga keutuhan tatanan masyarakat dan bangsa.

Gus Yahya mengutip pandangan pendiri NU, Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari dalam Muqaddimah Qanun Asasi NU, yang menempatkan sikap tolong-menolong sebagai landasan kehidupan bermasyarakat.

BeritaTerkait:

Kiai Miftah dan Tantangan NU Memasuki Abad Kedua

PBNU 2026-2031 Harus Bersih dari Praktik Korupsi

Ber-NU Tanpa Ber-PBNU, Gus Lilur Kembali Lempar Kritik Usai Muktamar NU ke-35

Isu “PKB Come Back” Mencuat, Gus Lilur Bela Gus Kikin: PBNU Bukan PWNU Jawa Timur

“Hadratus Syekh Kiai Muhammad Hasyim Asy’ari di dalam Muqaddimah Qanun Asasi telah mengatakan, ata’awanu huwalladzi alaihi madaru nidhamil umam. Tolong-menolong adalah landasan bagi beredarnya tatanan kemasyarakatan,” kata Gus Yahya.

Menurutnya, masyarakat yang dilandasi prinsip ta’awun tidak akan terjebak pada persoalan siapa yang lebih berkuasa atau berada di posisi tertentu. Sebaliknya, setiap elemen masyarakat akan berorientasi pada kerja sama demi kepentingan dan kemuliaan bersama.

Gus Yahya menegaskan semangat ta’awun tidak boleh dibatasi untuk kalangan internal NU. Semangat tersebut harus dibangun bersama seluruh elemen bangsa.

“Sangat tepat momentum muktamar ini kita jadikan titik tolak untuk ke depan berupaya memperkuat bangsa yang kita cintai ini dengan ta’awun, tolong-menolong di antara warga, bukan hanya warga Nahdlatul Ulama saja, tapi bersama segenap warga bangsa yang kita cintai ini,” ujarnya.

Sementara itu, Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar menyoroti persoalan kemiskinan dan kebodohan sebagai faktor yang dapat melemahkan kekuatan umat dalam menjalankan amar ma’ruf nahi munkar dan menegakkan ajaran Islam.

“Sesungguhnya penyebab utama yang menghambat kekuatan umat untuk menjalankan amar ma’ruf nahi munkar serta menegakkan ajaran Islam adalah kemiskinan dan kelemahan di berbagai bidang, khususnya dalam bidang ekonomi,” ujar Kiai Miftach dalam Khutbah Iftitah.

Ia juga mengingatkan bahaya merebaknya kebodohan di tengah masyarakat karena dapat membuat seseorang kehilangan kemampuan membedakan antara perkara yang bernilai dan yang merusak.

Kiai Miftach menekankan pentingnya kepemimpinan agama diserahkan kepada pihak yang kompeten. Ia memperingatkan agar urusan keagamaan tidak diberikan kepada orang yang tidak memiliki kapasitas keilmuan karena dapat menyesatkan masyarakat dan mengikis marwah agama.

Selanjutnya, Presiden Prabowo Subianto yang memberikan sambutan sekaligus membuka Muktamar Ke-35 NU menegaskan bahwa NU merupakan aset besar bangsa Indonesia.

Prabowo mengapresiasi sejarah panjang keterlibatan ulama, kiai, dan pesantren dalam perjuangan bangsa Indonesia. Ia mencontohkan lagu Syubbanul Wathon karya KH Abdul Wahab Hasbullah yang diciptakan belasan tahun sebelum Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Presiden juga menegaskan peran besar ulama dan pesantren dalam Pertempuran Surabaya pada Oktober-November 1945.

“Karena kemerdekaan bangsa Indonesia memang diproklamasikan di Jakarta, tapi kemerdekaan bangsa Indonesia diuji di Surabaya. Dan dalam pertempuran Surabaya Oktober-November tahun 1945, peran dari ulama, peran dari kiai-kiai, peran daripada pesantren sangat besar,” katanya.

Prabowo kemudian menegaskan eratnya hubungan antara kekuatan NU dan kekuatan Indonesia. NU kuat artinya Indonesia kuat. Kalau NU rukun, Indonesia rukun. NU berkhidmat, Indonesia bermartabat,” tuturnya.

(Ai/MSN)

Tags: Gus YahyaKiai MiftachKomitmenPBNURais Aam PBNU
Share200Tweet125SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Kiai Miftah dan Tantangan NU Memasuki Abad Kedua
Nasional

Kiai Miftah dan Tantangan NU Memasuki Abad Kedua

by KH. Imam Jazuli, Lc. MA.
September 22, 2026
0

CIREBON | LIPUTAN9NEWS — Nahdlatul Ulama (NU) memasuki babak baru setelah KH Miftachul Akhyar kembali ditetapkan sebagai Rais Aam Pengurus...

Read more
Ada satu prinsip yang semestinya tidak boleh ditawar dalam penyusunan kepengurusan PBNU hasil Muktamar ke-35 NU: integritas.

PBNU 2026-2031 Harus Bersih dari Praktik Korupsi

September 15, 2026
Gus Lilur

Ber-NU Tanpa Ber-PBNU, Gus Lilur Kembali Lempar Kritik Usai Muktamar NU ke-35

September 14, 2026
Gus Lilur

Isu “PKB Come Back” Mencuat, Gus Lilur Bela Gus Kikin: PBNU Bukan PWNU Jawa Timur

September 10, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2632
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

760
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
Hilman Latief Ungkap Istilah “Tendangan Tanpa Bayangan” dalam Sidang Korupsi Kuota Haji

Hilman Latief Ungkap Istilah “Tendangan Tanpa Bayangan” dalam Sidang Korupsi Kuota Haji

September 25, 2026
MUSPIMNAS BEM PTNU 2026: Dorong Stabilitas Nasional, Ekonomi Kerakyatan, dan Tata Kelola Organisasi

MUSPIMNAS BEM PTNU 2026: Dorong Stabilitas Nasional, Ekonomi Kerakyatan, dan Tata Kelola Organisasi

September 25, 2026
Mantan Mensos Bachtiar Chamsyah Meninggal Dunia

Mantan Mensos Bachtiar Chamsyah Meninggal Dunia

September 25, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In