• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Gus Dur, GARBI dan Islam Nusantara

Gus Dur, GARBI dan Islam Nusantara

June 16, 2023
Rupiah Terjun Bebas, PNIB Nilai Alarm Keras Kegagalan Pemerintah menjaga Stabilitas Ekonomi, Korbanya Rakyat Desa dan Kota

Rupiah Terjun Bebas, PNIB Nilai Alarm Keras Kegagalan Pemerintah menjaga Stabilitas Ekonomi, Korbanya Rakyat Desa dan Kota

May 19, 2026
Keterangan Gambar : Ilustrasi AI simulasi rekaman CCTV (Night Vision/Noise), yang direkonstruksi berdasarkan Laporan Polisi, dimana menunjukkan mobil Daihatsu Rocky merah di bahu jalan tol Tol Jakarta-Tangerang (Kebon Jeruk) dini hari. Terdapat label 'PELAKU MENDEKATI MOBIL' dan 'KORBAN DI SEMAK-SEMAK.

Pelaku Pencurian Mobil Sigra Di Tol Km 3,8 Diburu Polisi, Korban Berharap Bisa Tertangkap

May 19, 2026
Yudhie Haryon (CEO Nusantara Centre) dan Agus Rizal (Ekonom Universitas MH Thamrin)

Rupiah Lemah itu Taktis

May 19, 2026
Kritik Pertumbuhan Ekonomi 2026 Kepada Prabowo, Lebih Beresensi Pujian dan Dukungan

Kritik Pertumbuhan Ekonomi 2026 Kepada Prabowo, Lebih Beresensi Pujian dan Dukungan

May 19, 2026
KH. Muzaki Kholish Wakil Katib Syuriah PWNU DKI Jakarta

KH. Muzaki Kholish Sebut Pernyataan Kiai Said Cerminkan Kedewasaan dan Adab Kepemimpinan NU

May 18, 2026
KH Said Aqil siroj

KH Said Aqil Siroj Konfirmasi Tidak akan Maju pada Perhelatan Muktamar NU ke-35

May 18, 2026
Konferensi pers Sidang Isbat penetapan awal Zulhijjah 1447 H yang digelar di Kantor Kemenag Jl. MH. Thamrin Jakarta, Ahad (17/05/2026).

Gelar Sidang Isbat, Pemerintah Tetapkan Idul Adha 27 Mei 2026

May 18, 2026
Muhammad Ikhsanurrizqi, Ketua BEM PTNU Se-Nusantara.

Ketua BEM PTNU Sentil Pernyataan Presiden soal Rupiah: Rakyat Kecil Tetap Jadi Korban

May 18, 2026
Kongkalikong Tender Gedung BTN Sulampua? Logis 08 Desak BTN dan Danantara Buka-bukaan

Logis 08 Soroti Danantara, Proyek Perkampungan Haji di Mekkah Belum Tunjukkan Progres Nyata

May 16, 2026
Fatayat NU dan Ratusan Jamaah Semarakkan Cahaya Hati Indonesia di Masjid Al-Hijrah Bekasi Utara

Fatayat NU dan Ratusan Jamaah Semarakkan Cahaya Hati Indonesia di Masjid Al-Hijrah Bekasi Utara

May 16, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Tuesday, May 19, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Gus Dur, GARBI dan Islam Nusantara

Oleh: Ayik Heriansyah

liputan9news by liputan9news
June 16, 2023
in Uncategorized
A A
1
Gus Dur, GARBI dan Islam Nusantara

Ilustrasi Foto Gus Dur

498
SHARES
1.4k
VIEWS

Ujuk-ujuk teman waktu sama-sama aktif di dakwah kampus ngomel di ruang komentar status facebook saya yang berbunyi: “Sayang mereka tidak punya Gus Dur.” Komentar teman saya itu: “O… Ternyata lo juga pemuja gusdur yik? Percuma gw capek2 nurunin gusdur kalo akhirnya temenan sm lo! Jangan minta2 add friend lagi ya”.

Teman saya ini memang Ikhwah Tarbiyah militan. PKS tulen. Dia rajin ikut demonstrasi. Termasuk ikut ngedemo Gus Dur sampai turun dari jabatannya sebagai Presiden RI tahun 2001 yang lalu. Saya waktu itu sebenarnya kurang akrab dengan sosok Gur Dur. Yang saya tahu, dia tokoh NU yang kontroversial. Ketika teman-teman Ikhwah dengan bendera BEM SI ramai-ramai turun ke jalan menuntut Gus Dur turun, saya waktu itu sebagai anggota Majlis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) UI memilih untuk mengerjakan kewajiban MPM terutama memberi advokasi kepada mahasiswa baru yang keberatan dengan kenaikan biaya kuliah serta menyelesaikan regulasi bagi semua UKM-UKM tingkat universitas. Karena 90% anggota MPM adalah Ikhwah Tarbiyah akhirnya rapat dan sidang sering kali tertunda karena anggota MPM ikut turun ke jalan.

Ada beberapa buku tentang Gus Dur yang saya baca kala itu, tentang biografi dan kumpulan humor Gus Dur. Saya kurang tertarik mempelajari pemikiran-pemikiran Gus Dur. Maklum waktu itu saya sedang asyik-asyiknya dengan isu-isu islamisasi sains, ideologi, peradaban Islam dan Islam Kiri.

Mungkin hanya kebetulan saja, kejatuhan Gus Dur dari kursi Presiden menyebabkan saya berhenti liqa di Tarbiyah. Karena kejatuhan Gus Dur berakibat naiknya Megawati. Dua hal prinsip yang saya tolak saat itu; pragmatisme politik jamaah Tarbiyah dan wanita jadi Presiden. Menjatuhkan Gus Dur kemudian mendukung Megawati merupakan puncak pragmatisme politik Tarbiyah. Di tingkat kampus pun pragmatisme politik Tarbiyah sudah di luar nilai-nilai ideal Ikhwan. Hal ini saya uraikan dalam satu surat panjang (dengan catatan kaki dan buku rujukan) kepada Murabbi saya, sebagai penjelasan mengapa saya menyatakan berhenti liqa.

BeritaTerkait:

Ra Mamak Pengasuh Ponpes Annuqayah Nikahi Inayah Wahid Putri Gus Dur

PWNU DKI: Penamaan Gedung Gus Dur itu Bukan Sekedar Plakat, Tapi Pengingat Nurani

Gus Dur Resmi Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional, PWNU DKI Jakarta Sebut Pejuang Demokrasi Sejati

Take Down Wahabi dari Muka Bumi

“Sayang mereka tidak punya Gus Dur” status facebook yang saya tulis mengomentari kondisi PKS terkini. Dengan mengabaikan konflik personal di antara elit PKS, saya menyoroti kelahiran Garbi, implikasi lain dari pragmatisme politik PKS dan tersumbatnya aliran pemikiran, ide, gagasan dan ijtihad dalam tubuh PKS. Doktrin taat dan tsiqah yang terlalu dominan dan otoritas mutlak qiyadah makin menghambat munculnya wacana-wacana baru di internal PKS. Padahal PKS butuh ide-ide segar untuk mengimbangi zaman yang berbeda dengan zaman ketika jamaah Tarbiyah masih sirriyatu tanzhim. Singkat kata iklim kebebasan berpikir tidak terbentuk.

NU hampir mengalami stagnasi pemikiran seandainya Gur Dur tidak mencontohkan ide-ide baru bahkan kontroversial yang memancing polemik, bukan saja di tengah-tengah nahdliyin tetapi juga bagi masyarakat umum.

Dengan statusnya sebagai cucu pendiri NU, Gus Dur pasang badan mendorong, melindungi dan membela anak-anak muda NU yang berani berpikir. NU selalu ramai dengan gagasan unik. Penggiat pemikiran Islam Kiri dan Islam Liberal kebanyakan anak-anak muda NU. Lama kelamaan nahdliyin terbiasa dengan kebebasan berpikir. Iklim yang sangat kondusif bagi lahirnya pembaharuan pemikiran tanpa meninggalkan pijakan tradisinya.

Garbi wujud dari kemajuan pemikiran Ikhwan di Indonesia. Jika PKS masih konservatif berkutat pada semangat universalisme Islam, Garbi maju selangkah mencoba mendialogkan Islam dan Ikhwan dengan keindonesiaan. Ini yang disebut Gus Dur dengan kosmopolitan Islam. Kosmopolitan Islam mengakui ada Islam “Anda” selain Islam yang “Aku” pahami. Ruang toleransi dan daya koeksistensi Kosmopolitan Islam lebih besar. Garbi melakukan gerakan tanazzul (top down) menuju Islam dan Ikhwan yang lebih kongkret.

Namun kosmopolitan Islam, mendialogkan keislaman dan keikhwanan dengan keindonesiaan adalah maqam antara menuju pribumisasi Islam. Dalam epistemologi Gus Dur, pribumisasi Islam merupakan tahap akhir dari kesadaran dan bentuk aktualisasi Islam paling kongkret yang langsung bersentuhan dengan umat.

Pada tahap ini keislaman dan keikhwanan berinteraksi terus menerus dengan problematika umat melalui aksi-aksi sosial dan budaya dalam lingkup daerah dan suku. Di sini keislaman dan keikhwanan bertemu adat istiadat dan kearifan lokal. Cepat atau lambat Garbi jika istiqamah dengan iklim kebebasan berpikir akan menemui fase ini. Fase islamisasi dan ikhwanisasi pribumi. Sebagai senior, NU telah lebih dulu melakukan proses islamisasi pribumi yang populer disebut dengan Islam Nusantara. Islam Nusantara inilah, Islam “Kita” menurut epistemologi Gus Dur.

Tulisan ini diadopsi dari tulisan Kiai Ayik Heriansyah di LTNU Jawa Barat dengan judul dan isi sama persih

KH. Ayik Heriansyah, M.Si, Mahasiswa Kajian Terorisme SKSG UI, dan Direktur Eksekutif CNRCT, Penulis artikel produktif yang sering dijadikan rujukan di berbagai media massa, pemerhati pergerakkan Islam transnasional, khususnya HTI yang sempat bergabung dengannya sebelum kembali ke harakah Nahdlatul Ulama. Kini aktif sebagai anggota LTN di PCNU Kota Bandung dan LDNU PWNU Jawa Barat. Pernah menjadi Ketua HTI Bangka Belitung.

Tags: Ayik HeriansyahGus Dur
Share199Tweet125SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Dr. KH. Shalahuddin A Warits Ilyas Pengasuh Ponpes Anuuqayah
Nasional

Ra Mamak Pengasuh Ponpes Annuqayah Nikahi Inayah Wahid Putri Gus Dur

by Moh. Faisal Asadi
April 7, 2026
0

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS Kabar bahagia datang dari keluarga Presiden ke-4 RI mendiang Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Putri bungsunya, Inayah Wulandari...

Read more
KH. MH. Bahaudin atau Gus Baha

PWNU DKI: Penamaan Gedung Gus Dur itu Bukan Sekedar Plakat, Tapi Pengingat Nurani

November 12, 2025
Gus Dur Resmi Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional, PWNU DKI Jakarta Sebut Pejuang Demokrasi Sejati

Gus Dur Resmi Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional, PWNU DKI Jakarta Sebut Pejuang Demokrasi Sejati

November 11, 2025
Ibnu Saud di Arab saudi pada 1911.(Getty Images)

Take Down Wahabi dari Muka Bumi

October 18, 2025
Load More

Comments 1

  1. finessa says:
    3 months ago

    **finessa**

    Finessa is a natural supplement made to support healthy digestion, improve metabolism, and help you achieve a flatter belly.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2561
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

759
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
Rupiah Terjun Bebas, PNIB Nilai Alarm Keras Kegagalan Pemerintah menjaga Stabilitas Ekonomi, Korbanya Rakyat Desa dan Kota

Rupiah Terjun Bebas, PNIB Nilai Alarm Keras Kegagalan Pemerintah menjaga Stabilitas Ekonomi, Korbanya Rakyat Desa dan Kota

May 19, 2026
Keterangan Gambar : Ilustrasi AI simulasi rekaman CCTV (Night Vision/Noise), yang direkonstruksi berdasarkan Laporan Polisi, dimana menunjukkan mobil Daihatsu Rocky merah di bahu jalan tol Tol Jakarta-Tangerang (Kebon Jeruk) dini hari. Terdapat label 'PELAKU MENDEKATI MOBIL' dan 'KORBAN DI SEMAK-SEMAK.

Pelaku Pencurian Mobil Sigra Di Tol Km 3,8 Diburu Polisi, Korban Berharap Bisa Tertangkap

May 19, 2026
Yudhie Haryon (CEO Nusantara Centre) dan Agus Rizal (Ekonom Universitas MH Thamrin)

Rupiah Lemah itu Taktis

May 19, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In