• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Ma'muri Santoso

Jihad Membangun Peradaban

October 21, 2023
AR Waluyo Wasis Nugroho (Gus Wal), Ketua Umum Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB)

PNIB Apresiasi Polri, Bahar Smith Tersangka Kasus Dugaan Persekusi Banser di Tangerang

February 2, 2026
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dalam konferensi pers di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (30/01/2026).(Foto: Liputan9news/MSN 2026)

Gus Yahya Tegaskan PBNU Dukung Indonesia Gabung Board of Peace (BoP)

February 2, 2026
Foto: Ilustrasi

Doa Aulia Allah Khusus untuk Malam Nisfu Sya’ban Lengkap dengan Latin dan Artinya

February 2, 2026
BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

February 2, 2026
HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy, Founder Owner Rokok Bintang Sembilan

Rokok Rakyat dan Konglomerat dalam Paradoks Kebijakan Cukai

February 2, 2026
Bahar bin Smith. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Bahar Smith Tersangka Kasus Penganiayaan, Polisi Gunakan Pasal Pencurian dengan Kekerasan

February 2, 2026
Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

February 1, 2026
Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

February 1, 2026
BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta menyatakan dukungan dan apresiasi terhadap sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta Apresiasi Kapolri Listyo Sigit Prabowo

February 1, 2026
Hodri Ariev

Pesan Metafora Harlah Satu Abad NU: Mampukah Marwah Pesantren Menjadi Kompas Kepemimpinan Jam’iyah?

February 1, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Monday, February 2, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Jihad Membangun Peradaban

Oleh: Ma’muri Santoso

liputan9news by liputan9news
October 21, 2023
in Uncategorized
A A
0
Ma'muri Santoso

Ma’muri Santoso, Instruktur Nasional Jatman, Alumnus Program Standardisasi Kompetensi Dai Lembaga Dakwah PBNU.

496
SHARES
1.4k
VIEWS

LIPUTAN9.ID – Ahad, 22 Oktober 2023 masyarakat tanah air, terlebih kalangan pesantren dan santri kembali memperingati Hari Santri Nasional (HSN). Hari Santri Nasional sendiri ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 22 Tahun 2015.

Ditetapkannya HSN setiap tanggal 22 Oktober tidak lepas dari sejarah penting bagi bangsa ini yakni peristiwa “Resolusi Jihad” yang dicetuskan oleh Hadratus Syeikh KH. Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945. Resolusi Jihad berisi seruan fatwa kewajiban berjihad demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari rongrongan penjajah. Resolusi Jihad ini kemudian melahirkan peristiwa heroik 10 November 1945 yang hingga kini diperingai sebagai Hari Pahlawan.

Kontribusi kaum santri bagi keberlangsungan bangsa ini sudah tidak diragukan lagi. Sumbangsih kaum santri bagi perjalanan bangsa dan negara tidak diberikan pada saat ini saja, melainkan jauh sebelum republik ini lahir. Kaum santri memiliki andil yang cukup besar dalam membidani lahirnya kemerdekaan bangsa. Kaum santri juga selalu konsisten dalam berjuang mengawal masa-masa sulit setelah bangsa ini merdeka.

BeritaTerkait:

PBNU Buka Beasiswa ke Maroko 2026, Inilah Syarat dan Tahapan Pendaftarannya!

Ketika Polarisasi Membunuh Karakter Nahdliyin-Santri, Kapan Selesai?

Dua Santri Putri Mahabbatul Quran Setu Raih Juara MTQH ke-57 Kabupaten Bekasi, Siap Tampil di Acara Penutupan

BEM PTNU DIY Gelar Talkshow Spesial Hari Santri: Merawat Citra Menguak Realita Membangun Dialog Terbuka antara Pesantren dan Media

Banyak pahlawan nasional yang lahir dari kalangan pesantren seperti KH. Hasyim Asy’ari, KH. Ahmad Dahlan, KH. As’ad Syamsul Arifin, KH. Abdul Wahid Hasyim, KH. Wahab Hasbullah, serta masih banyak ulama lainnya. Dari para ulama nusantara ini kita dapat belajar dan mewarisi dua hal penting, yakni konsistensi dakwah beragama secara moderat sebagai wujud konsep Islam rahmatan lil ‘alamin serta kecintaan yang demikian besar terhadap Tanah Air. Kecintaan terhadap Tanah Air yang sudah menyatu dengan spirit beragama. Hubbul wathan minal iman, kecintaan terhadap tanah air bagian dari manifestasi iman.

Bagi kalangan pesantren dan santri, kecintaan terhadap agama dan Tanah Air merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Agama mengajarkan kepada umatnya untuk mencintai Tanah Air sebagai tempat dimana seseorang lahir, hidup, tinggal, serta tempat dalam mengamalkan ajaran agamanya. Sementara negara memerlukan spirit nilai-nilai luhur agama untuk membentuk kepribadian warga negara yang saleh secara individu, sosial, maupun saleh dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Saleh dalam berbangsa dan bernegara adalah sebuah sikap seseorang untuk selalu cinta dan peduli terhadap bangsa dan negaranya. Seseorang yang saleh secara ritual beragama namun tidak cinta terhadap tanah airnya maka kadar keimanannya patut dipertanyakan.

Adanya perilaku sekelompok orang yang merongrong NKRI dengan dalih taat terhadap ajaran agama tertentu seperti semangat khilafah maupun ideologi lain yang bertentangan dengan Pancasila jelas melenceng dari nilai-nilai luhur agama itu sendiri. Rasulullah SAW sendiri telah menelandankan kepada kita semua tentang arti penting cinta Tanah Air. Praktek kehidupan yang rukun dan harmonis dari masyarakat Madinah adalah contoh dimana kecintaan terhadap negara adalah merupakan ajaran agama itu sendiri.

Indonesia merupakan negara berpenduduk muslim terbesar di dunia. Corak keislaman yang moderat di negara ini hendaknya bisa menjadi contoh terhadap bangsa lain bagaimana praktek berislam dan bernegara merupakan dua hal yang tidak boleh dipertentangkan satu sama lain. Islam dan keindonesiaan merupakan suatu hal yang selaras. Konsep Pancasila dan NKRI sebagai suatu hal yang final di republik ini harus menjadi pegangan erat bagi setiap warga negara . Dengan demikian maka kita berkewajiban untuk mengawal republik ini dari segala hal yang dapat merongrong ideologi negara ini.

Energi yang kita miliki mesti kita gunakan untuk hal-hal yang produktif demi kemajuan bangsa dan negara. Hal-hal yang dapat menguras energi seperti mempertentangkan kembali ideologi dengan keislaman harus segera diakhiri. Kita perlu fokus pada upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) agar dapat terus bersaing dengan bangsa lain untuk menjadi bangsa yang maju dengan SDM yang unggul di berbagai sektor kehidupan.

Konsep pemahaman Islam yang moderat merupakan modal berharga bagi bangsa ini untuk selalu menyampaikan pesan kepada dunia bahwa Islam adalah agama yang selaras dengan kemajuan. Islam juga agama yang sangat menekankan arti penting ilmu pengetahuan. Dengan fokus pada upaya peningkatan ilmu pengetahuan dan pemahaman agama yang moderat, toleran, dan ramah maka kita akan dapat berbuat banyak untuk memberikan sumbangsih bagi peradaban dunia. Dengan sumbangsih kaum santri dalam memajukan negeri ini serta peradaban pada hakikatnya hal tersebut merupakan jihad santri dalam konteks kekinian.

Ma’muri Santoso, Instruktur Nasional Jatman dan Alumnus Program Standardisasi Kompetensi Dai Lembaga Dakwah PBNU.

Tags: Hari Santri NasionalJihadSantri
Share198Tweet124SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Universitas al-Qarawiyyin, Fatima al-Fihri in Fez, Morocco (Foto: africanpridemagazine.com)
Nasional

PBNU Buka Beasiswa ke Maroko 2026, Inilah Syarat dan Tahapan Pendaftarannya!

by liputan9news
January 27, 2026
0

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) kembali membuka pendaftaran program beasiswa bagi santri yang ingin melanjutkan pendidikan di...

Read more
Imam Jazuli

Ketika Polarisasi Membunuh Karakter Nahdliyin-Santri, Kapan Selesai?

December 28, 2025
Dua Santri Putri Mahabbatul Quran Setu Raih Juara MTQH ke-75 Kabupaten Bekasi, Siap Tampil di Acara Penutupan

Dua Santri Putri Mahabbatul Quran Setu Raih Juara MTQH ke-57 Kabupaten Bekasi, Siap Tampil di Acara Penutupan

November 22, 2025
BEM PTNU DIY

BEM PTNU DIY Gelar Talkshow Spesial Hari Santri: Merawat Citra Menguak Realita Membangun Dialog Terbuka antara Pesantren dan Media

October 29, 2025
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2522
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

758
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

142
AR Waluyo Wasis Nugroho (Gus Wal), Ketua Umum Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB)

PNIB Apresiasi Polri, Bahar Smith Tersangka Kasus Dugaan Persekusi Banser di Tangerang

February 2, 2026
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dalam konferensi pers di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (30/01/2026).(Foto: Liputan9news/MSN 2026)

Gus Yahya Tegaskan PBNU Dukung Indonesia Gabung Board of Peace (BoP)

February 2, 2026
Foto: Ilustrasi

Doa Aulia Allah Khusus untuk Malam Nisfu Sya’ban Lengkap dengan Latin dan Artinya

February 2, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In