• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Imam Jazuli

Cincin Para Wali

November 17, 2023
Membangun kesadaran bahwa pelipatan pahala ibadah tidak hanya di bulan Ramadan.

Kiat Menjaga Ketaqwaan Pasca Ramadan

April 2, 2026
KH Zakky Mubarok

Kembali Menuju Fitrah

April 2, 2026
PBNU Temui Dubes Arab Saudi, Dorong Diplomasi Untuk Akhiri Konflik Timur Tengah (Foto: JPNN.COM)

Dorong Perdamaian, PBNU Temui Dubes Arab Saudi

April 2, 2026
Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

April 2, 2026
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PNIB: Dialah Pahlawan Perdamaian yang Sesungguhnya

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PNIB: Dialah Pahlawan Perdamaian yang Sesungguhnya

April 2, 2026
Ketua Umum DPP Kesatuan Tour Travel Haji Umroh Republik Indonesia (Kesthuri) Asrul Azis Taba. (Foto: Antara)

Jadi Tersangka Korupsi Haji, Ketum Kesthuri Asrul Azis Taba Diminta Pulang dari Saudi

April 1, 2026
Hilmab Latief, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) saat melaksanakan tugas di Makkah (Foto: Dok. Kemenag)

KPK Ungkap Hilman Latief Akui Terima Uang Terkait Korupsi Kuota Haji

April 1, 2026
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (04/03/2026). (Foto BPMI Setpres)

Pemerintah Aktifkan Kembali 625 Ribu Penerima BPJS Kesehatan

April 1, 2026
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu (kiri) didampingi juru bicara KPK, Budi Prasetyo dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin, 30 Maret 2026. (Foto Niaga.Asia/G Sitompul)

KPK Sebut Ismail Adham Berikan Uang Kepada Hilman Latief, Diduga Terkait Korupsi Kuota Haji

March 31, 2026
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur (Foto: Antara/MSN)

KPK Tetapkan Direktur Maktour dan Ketum Kesthuri Tersangka Korupsi Kuota Haji

March 31, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Friday, April 3, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Dunia Islam Tasawuf

Cincin Para Wali

Oleh: KH. Imam Jazuli, Lc. MA

liputan9news by liputan9news
November 17, 2023
in Tasawuf
A A
2
Imam Jazuli

KH. Imam Jazuli, Lc. MA. Penulis adalah Alumni Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri; Alumni Universitas Al-Azhar, Mesir, Dept. Theology and Philosophy; Alumni Universiti Kebangsaan Malaysia, Dept. Politic and Strategy; Alumni Universiti Malaya, Dept. International Strategic and Defence Studies; Pengasuh Pondok Pesantren Bina Insan Mulia, Cirebon; Wakil Ketua Pimpinan Pusat Rabithah Ma’ahid Islamiyah (Asosiasi Pondok Pesantren se-Indonesia); Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Periode 2010-2015./Foto: Imanjazuli.com

511
SHARES
1.5k
VIEWS

LIPUTAN9.ID – Salah satu ajaran penting dalam tradisi sufistik adalah istilah mereka tentang Cincin Para Wali (Khatam al-Awliya’). Tokoh pertama yang memperkenalkan istilah itu adalah Abu Abdullah Muhammad bin Ali At-Trimidzi (w.285 H.). Namun, kitab at-Timirdzi yang berjudul Khatmu al-Awliya ini hilang, sehingga penjelasan detail tentang Cincin Para Wali dapat kita temukan dari karya-karya Ibnu Arabi, yaitu: Syahru al-Masail ar-Ruhaniah allati Sa-alaha al-Hakim al-Trimidzi, Futuhat al-Makkiyah, dan Fushush al-Hikam.

Sebelum memasuki penjelasan lebih jauh tentang Cincin Para Wali, lebih mudah bila kita memahami lebih dulu konsep Logos dalam tradisi filsafat Barat. Logos bisa berarti kata, rasio, atau pikiran batin itu sendiri (www.perseus.tufts.edu). Dengan begitu, logos dapat diartikan sebagai konten aktual setiap pembicaraan dan bagaimana konten tersebut diorgnisir. Lebih jauh, logos bisa diartikan sebagai teks, struktur dan konten teks (Owl.purdue.edu).

Konsep Logos dalam tradisi filsafat Barat bisa dipakai untuk menjelaskan konsep hakikat wujud dan hakikat kewalian dalam sufisme. Misalnya, Ibnu Arabi menyuduhkan satu istilah yang disebut sebagai “Hakikat Muhammad” atau “Ruh Muhammad”. Istilah Ibnu Arabi tersebut menggambarkan bahwa asal muasal kehidupan rohani dan sumber utama yang menjadi rujukan ilmu para Nabiyullah dan Waliyullah adalah Hakikat Muhammad atau Ruh Muhammad.

BeritaTerkait:

Survei Insantara Menunjukkan Kiai Imam Jazuli Jadi Kandidat Terkuat Ketum PBNU 2026-2031

Merevitalisasi Dakwah NU: Menuju Substansi, Meninggalkan Gebyar Seremonial

Merawat Rahim, Menjaga Aset: Mewujudkan Relasi Harmonis NU dan PKB

Abad Kedua NU: Mengakhiri Era “Klaim” dan Memulai Era Baru dengan Kedaulatan Data

Hakikat Muhammad ini manifes ke dalam rupa-rupa para Nabi sejak Adam as sampai Muhammad saw, dan juga manifes di dalam rupa-rupa para waliyullah sejak diangkat menjadi wali. Jadi, seluruh Nai dan Wali adalah bentuk-bentuk tajalli hakikat Muhammad ini. Hakikat Muhammad atau Ruh Muhammad juga disebut dengan nama lain, yaitu Nur Muhammad. Sedangkan Cincin Para Wali adalah tempat manifestasi Nur Muhammad ini.

Perbedaan antara Khatamul Awliya’ dan Waliyullah yang lain adalah soal kuantitas dan kualitas manifestasi Nur Muhammad tersebut. Khatamul Awliya’ atau Cincin Para Wali adalah pribadi yang paling sempurna dalam menerima manifestasi pancaran cahaya Nur Muhammad tersebut. Ibnu Arabi tidak mengingkari bahwa setelah ada Khatamul Awliya’ ini muncul wali-wali lain. Para Wali ini bisa saja dari kalangan Umat Muhammad saw, maupun umat para Nabi yang lain (Ibnu Arabi, al-Futuhat al-Makkiyah, jilid 2, halaman 64).

Jadi, para wali itu mendapatkan dan mewarisi ilmu para Nabi. Ibnu Arabi hanya mengingkari kemunculan wali yang mewarisi ilmu batin Hakikat Muhammad setelah Khatam Awliya’ ini muncul. Jadi, setelah Khatam Awliya’ muncul maka tidak akan ada wali lain yang sederajat dengannya dalam mewarisi ilmu dari Hakikat Muhammad.

Ibnu Arabi memberikan penjelasan lain tentang kapan kemunculan Nur Muhammad dan Khatamul Awliya’ ini. Menurutnya, Nur Muhammad sudah ada sejak Nabi Adam as masih berupa tanah dan air. Begitu juga, Khatamul Awliya’ tersebut juga sudah eksis sebelum Adam as diciptakan dan diangkat menjadi Nabiyullah. Kemunculan dan keberadaan Nur Muhammad maupun Khatamul Awliya’ ada sebelum alam semesta diciptakan (Ibnu Arabi, Fushus al-Hikam, 1946: 64).

Konsep Ibnu Arabi di atas memberikan konsekuensi lain. Yaitu, sebelum alam semesta material ini diciptakan, di sana sudah ada tiga wujud spiritual, yaitu: Nabi, Rasul, dan Wali. Kemudian, setelah alam semesta ini terciptakan, maka di sana ada wujud material, yaitu: Rasul dan Wali. Jadi, di alam lahiriah ini, para nabi dan rasul hanya akan memperoleh ilmu pengetahuan mereka dari Khatamul Anbiya’ atau Penutup Para Nabi, yaitu Nabi Muhammad saw. Sedangkan nabi dan rasul sebagai waliyullah, mereka hanya akan mendapatkan ilmu mereka dari Khatamul Awliya’ atau Cincin Para Wali (Ibnu Arabi, Fushus al-Hikam, 1946: 62).

Dari bangsa apakah Cincin Para Wali ini muncul? Ibnu Arabi mengatakan bahwa Cincin Para Wali itu bukan Al-Mahdi, yang juga akan dikenal sebagai Al-Muntazhar. Karena seorang Al-Mahdi al-Muntzhar harus berasal dari keturunan dan keluarga Nabi Muhammad saw. Khatumul Awliya’ itu bukan dari garis keturunan Nabi dalam pentas historis itu. Tetapi, ia berasal dari keturunan akhlak Nabi saw secara spiritual (Ibnu Arabi, al-Futuhat al-Makkiyah, jilid , halaman 64).

Tepatnya, siapakah Khatamul Awliya’ atau Cincin Para Wali itu? Ibnu Arabi mengatakan, “mungkin akulah yang diangkat sebagai Khatamul Awliya’ oleh Allah. Hal itu bukan perkara sulit bagi Allah Swt,” (Ibnu Arabi, Al-Futuhat al-Makkiyah, jlid 1, halaman 416). Di sini, Ibnu Arabi mengaku sendiri bahwa dirinya mendapatkan Khatmul Awliya’ atau Cincin Para Wali.

Terlepas benar atau tidaknya bahwa Ibnu Arabi seorang Khatamul Awliya’, kita di sini dapat melihat bagaimana proses keberadaan Khatamul Awliya’ tersebut. Ia lahir dari Khatimul Anbiya’ atau Penutup Para Nabi (Muhammad saw), dan kemudian Khatamul Awliya’ ini menjadi sumber ilmu pengetahuan ruhaniah para waliyullah lainnnya. Sedangkan Khatimul Anbiya’ menjadi sumber ilmu pengetahuan ruhaniah para nabi dan rasul lainnya. Tetapi, para nabi dan rasul sebagai wali, mereka mendapatkan ilmu pengetahuan batiniahnya dari Khatamul Awliya’ ini. Semua proses ini sama seperti proses Logos dalam membentuk dan mengorganisir kata-kata yang aka diekspresikan dan dikeluarkan dari dirinya. (*)

Artikel ini tayang juga di Disway.id dengan judul yang sama Cincin Para Wali, pada hari Kamis, 01 Desember 2022.

KH. Imam Jazuli, Lc. MA, Penulis adalah Alumni Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri; Alumni Universitas Al-Azhar, Mesir, Dept. Theology and Philosophy; Alumni Universiti Kebangsaan Malaysia, Dept. Politic and Strategy; Alumni Universiti Malaya, Dept. International Strategic and Defence Studies; Pengasuh Pondok Pesantren Bina Insan Mulia, Cirebon; Wakil Ketua Pimpinan Pusat Rabithah Ma’ahid Islamiyah (Asosiasi Pondok Pesantren se-Indonesia); Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Periode 2010-2015.
Tags: Imam JazuliWali
Share204Tweet128SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

KH. Imam Jazuli, Lc., MA.
Nasional

Survei Insantara Menunjukkan Kiai Imam Jazuli Jadi Kandidat Terkuat Ketum PBNU 2026-2031

by Moh. Faisal Asadi
March 19, 2026
1

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS Institut Nahdliyin Nusantara (Insantara) mengeluarkan rilis survei nasional calon ketua umum PBNU 2026-2031 pilihan Pengurus dan Warga...

Read more
KH Imam Jazuli

Merevitalisasi Dakwah NU: Menuju Substansi, Meninggalkan Gebyar Seremonial

March 2, 2026
KH. Imam Jazuli, Lc., MA.

Merawat Rahim, Menjaga Aset: Mewujudkan Relasi Harmonis NU dan PKB

March 12, 2026
KH. Imam Jazuli, Lc., MA.

Abad Kedua NU: Mengakhiri Era “Klaim” dan Memulai Era Baru dengan Kedaulatan Data

March 15, 2026
Load More

Comments 2

  1. Pingback: Najmuddin Kubro: Dakwah Islam dan Perlawanan terhadap Kolonial Mongol - Liputan 9
  2. finessa says:
    2 months ago

    **finessa**

    Finessa is a natural supplement made to support healthy digestion, improve metabolism, and help you achieve a flatter belly.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2539
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

759
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
Membangun kesadaran bahwa pelipatan pahala ibadah tidak hanya di bulan Ramadan.

Kiat Menjaga Ketaqwaan Pasca Ramadan

April 2, 2026
KH Zakky Mubarok

Kembali Menuju Fitrah

April 2, 2026
PBNU Temui Dubes Arab Saudi, Dorong Diplomasi Untuk Akhiri Konflik Timur Tengah (Foto: JPNN.COM)

Dorong Perdamaian, PBNU Temui Dubes Arab Saudi

April 2, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Ps. Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In