• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Imam Jazuli

Kewalian Sebagai Pewaris Kenabian

December 18, 2023
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dalam konferensi pers di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (30/01/2026).(Foto: Liputan9news/MSN 2026)

Gus Yahya Tegaskan PBNU Dukung Indonesia Gabung Board of Peace (BoP)

February 2, 2026
Foto: Ilustrasi

Doa Aulia Allah Khusus untuk Malam Nisfu Sya’ban Lengkap dengan Latin dan Artinya

February 2, 2026
BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

February 2, 2026
HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy, Founder Owner Rokok Bintang Sembilan

Rokok Rakyat dan Konglomerat dalam Paradoks Kebijakan Cukai

February 2, 2026
Bahar bin Smith. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Bahar Smith Tersangka Kasus Penganiayaan, Polisi Gunakan Pasal Pencurian dengan Kekerasan

February 2, 2026
Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

February 1, 2026
Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

February 1, 2026
BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta menyatakan dukungan dan apresiasi terhadap sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta Apresiasi Kapolri Listyo Sigit Prabowo

February 1, 2026
Hodri Ariev

Pesan Metafora Harlah Satu Abad NU: Mampukah Marwah Pesantren Menjadi Kompas Kepemimpinan Jam’iyah?

February 1, 2026
Cholil Nafis-MUI

MUI Minta Presiden Prabowo Menarik Diri dari BoP

February 1, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Monday, February 2, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Dunia Islam Tasawuf

Kewalian Sebagai Pewaris Kenabian

Oleh: KH. Imam Jazuli, Lc. MA

liputan9news by liputan9news
December 18, 2023
in Tasawuf
A A
1
Imam Jazuli

KH. Imam Jazuli, Lc. MA. Penulis adalah Alumni Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri; Alumni Universitas Al-Azhar, Mesir, Dept. Theology and Philosophy; Alumni Universiti Kebangsaan Malaysia, Dept. Politic and Strategy; Alumni Universiti Malaya, Dept. International Strategic and Defence Studies; Pengasuh Pondok Pesantren Bina Insan Mulia, Cirebon; Wakil Ketua Pimpinan Pusat Rabithah Ma’ahid Islamiyah (Asosiasi Pondok Pesantren se-Indonesia); Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Periode 2010-2015./Foto: Imanjazuli.com

494
SHARES
1.4k
VIEWS

LIPUTAN9.ID – Sufisme Islam mengajarkan konsep tentang derajat kewalian. Konsep ini digali dari ayat-ayat Alquran, antara lain: ayat 257 surat al-Baqarah, ayat 68 surat Ali Imran, dan ayat 19 surat al-Jatsiah. Dalam ayat-ayat ini, istilah Wali disebut dengan terang. Dari ayat-ayat inilah, konsep kewalian (wilayah) dikembangkan dalam tradisi intelektual Sufisme.

Secara bahasa, wilayah (kewalian) bermakna an-nushrah atau pertolongan, al-‘ianah atau bantuan, dan al-mahabbah atau cinta (Ibnu Ma’sum Sayyid ali Khan al-Madani, Riyadhus Salikin fi Syarhi Shahifah Sayyid as-Sajidin, Muassasah an-Nasyr al-Islami, Qum, 1415 H.: 1/104). Dari sini saja, seorang waliyullah pastilah orang yang mendapatkan pertolongan dan bantuan langsung dari Allah. waliyullah pasti mencintai Allah, dan Allah mencintainya.

Menurut Ibnu Ma’sum, seorang waliyullah itu mengetahui hakikat-hakikat ilahiah, mengenali dzat dan sifat-sifat-Nya, perbuatan-Nya, melalui cara mukasyafah dan musyahadah. Karena pengertian waliyullah begitu, dan Ibnu Ma’sun sendiri adalah seorang syi’ah, maka waliyullah adalah seorang Imam (Ibnu Ma’sum, 1415 H.: 1/407).

BeritaTerkait:

Gus Yahya Dikabarkan Menerima Secara De Facto Atas Sanksi Pemecatan Syuriyah PBNU

Duet KH. Imam Jazuli dan KH. Asep Saifuddin, Jawaban Konkret untuk Muktamar NU ke-35

Pasangan KH. Imam Jazuli dan KH. Asep Saifuddin Dinilai Jawaban Konkret untuk Muktamar NU Ke-35

KH Miftachul Akhyar: Nakhoda Kokoh PBNU, Menyatukan Sanad Keilmuan, Disiplin Tinggi, dan Amanah Kiai Sepuh

Berbeda halnya dalam pengertian Ahlus Sunnah wal Jamaah. Abdul Aziz bin Abdullah bin Abdurrahman bin Baz, Ulama Ahlussunnah Salafi, mengatakan bahwa para waliyullah itu adalah orang-orang mukmin, para Rasul, para sahabat dan orang-orang mengikuti Nabi dengan baik, orang yang bertakwa dan beriman, taat pada Allah dan Rasulullah. Mereka semua adalah para Waliyullah, baik dari suku Arab, Ajam, berkulit putih atau hitam, kaya atau miskin, rakyat atau penguasa, perempuan ataupun laki-laki (Abdul Aziz bin Abdullah bin Abdurrahman bin Baz, Majmu’ah Fatawa wa Maqalat Mutanawwi’ah, Dar al-Qasim Riyadh, 1420 H.: 6/325).

Dengan begitu, konsep Ahlussunnah wal Jamaah dan syi’ah berbeda dalam hal memaknai arti waliyullah. Bagi syi’ah, seorang walliyullah adalah para Imam mereka. Sedangkan Ahlussunnah mengatakan, waliyullah bisa berasal dari mana saja, bukan saja orang Arab tetapi juga Ajab (non-Arab), kulit putih atau kulit hitam, laki-laki ataupun perempuan. Selama mereka menaati Allah dan Rasul-Nya, maka ia bisa disebut waliyullah.

Para waliyullah ini memiliki banyak karomah. Namun, jika karomah mereka terlihat manusia maka mereka merasa sedih. Abu Sa’id Umar bin Abdullah al-Qursyi mengatakan, siksaan bagi para Nabi adalah terhentinya wahyu, siksaan bagi para waliyullah adalah terlihatnya karomah mereka, dan siksaan bagi orang mukmin adalah lalai dalam ibadah.

Menurut Muhammad bin Mubarak Ash-Shuwari mengatakan, maqomat para waliyullah itu ada sepuluh; pertama, memikirkan Allah dan menunggu apa yang akan datang dari Allah padanya. Kedua, dia akan berbahagia bila mendapatkan apa yang dinantikannya dari Tuhan. Ketiga, berpegang teguh pada kebenaran. Keempat, menjauhi kebatilan. Kelima, selalu sabar dalam setiap keadaan dan ujian apapun. Keenam, dia bersikap zuhud dan selalu mencari yang halal dan menghindari yang haram. Ketujuh, hatinya selalu merindukan surga.

Kedelapan, dia menunggu masa pembebasan dari kehidupan dunia melalui kematian. Sebab, kematian dipahami sebagai proses berjumpa dengan Allah. Kesembilan, dia selalu menemani orang-orang yang malang dan papa. Dan kesepuluh, berbicara dan duduk bersama orang miskin, untuk mencarikan solusi bagi penderitaan mereka (Gerhard Böwering dan Bilal Orfali, Salwat al-ʻārifīn wa-uns al-mushtāqīn: The Comfort of the mystics: a manual and anthology of early Sufism, Brill, 2015: 294).

Dengan demikian, seorang waliyullah tidak saja dilihat dari ketaatannya menjalankan ibadah mahdhdha dalam hubungannya dengan Tuhan. Dia juga menjalankan ibadah sosial, menunjukkan kepedulian atas nasib orang-orang miskin dan papa. Seorang waliyullah tidak akan berpangku tangan dalam melihat ketimpangan sosial, apalagi kemiskinan rakyat disebabkan oleh pemikinan atau sistem yang tidak adil.

Sedangkan Yahya bin Muadz mengatakan, seorang waliyullah adalah tangannya Allah, yang membentangkan kebaikan dan siksa kepada makhluk (Bowering dan Ofrali, 2015: 294). Artinya, seorang waliyullah akan menjadi pertolongan bagi orang-orang miskin. Sedangkan terhadap orang-orang yang zalim, waliyullah akan menjadi ancaman. Walilyullah akan bertindak mewakili Tuhan di muka bumi.

Dzun Nun al-Mishri mengatakan, seorang waliyullah itu akan mendapatkan pertolongan dari Allah. Bahkan, Allah berfirman: “seandainya wali meminta pada-Ku untuk menghancurkan dunia ini, pasti Aku kabulkan” (Bowering dan Ofrali, 2015: 294). Karena itulah, tidak heran bila para ulama dan kiai pesantren sejak dulu kala menjadi lawan dari penjajahan, lawan dari penguasa yang zalim terhadap rakyat.

Rasulullah saw sendiri pernah bersabda: al-‘ulama waratsatul anbiya’. Para ulama adalah para pewaris Nabi (HR.Tirmidzi, Ahmad, Abu Dawud, dan Ibnu Malah). Para Nabi sendiri menjadi contoh dalam melawan para penguasa yang zalim, seperti Nabi Musa as menghadapi Fir’aun. Atau, seperti Nabi Isa as yang melawan tradisi Yahudi, yang terbiasa membunuh para Nabi.

Warisan para Nabi bukanlah emas dan dirham. Bukanlah kekayaan bendawi. Melainkan Ilmu pengetahuan. Para ulama adalah mereka yang paling otoritatif dalam bidang ilmu. Sedangkan para waliyullah mendapatkan ilmu langsung dari Allah Swt. Karenanya, para waliyullah atau para ulama adalah para pewaris Nabi. Pewaris ini tidak harus keturunan Nabi langsung, tetapi siapa saja yang paling banyak mengusai ilmu.

Artikel ini tayang juga di Disway.id dengan judul yang sama Kewalian Sebagai Pewaris Kenabiandan, pada hari Senin, 29 Nopember 2022.

KH. Imam Jazuli, Lc. MA, Penulis adalah Alumni Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri; Alumni Universitas Al-Azhar, Mesir, Dept. Theology and Philosophy; Alumni Universiti Kebangsaan Malaysia, Dept. Politic and Strategy; Alumni Universiti Malaya, Dept. International Strategic and Defence Studies; Pengasuh Pondok Pesantren Bina Insan Mulia, Cirebon; Wakil Ketua Pimpinan Pusat Rabithah Ma’ahid Islamiyah (Asosiasi Pondok Pesantren se-Indonesia); Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Periode 2010-2015.
Tags: Imam JazuliKenabianKewalianTasawuf
Share198Tweet124SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

PBNU Dirundung Masalah, Gus Faris: Gus Yahya, Kiai Miftahul Ahyar dan Gus Ipul Harus Dicopot Semua
Nasional

Gus Yahya Dikabarkan Menerima Secara De Facto Atas Sanksi Pemecatan Syuriyah PBNU

by liputan9news
January 30, 2026
0

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS Pengasuh Pesantren Bina Insan Mulia Cirebon, KH. Imam Jazuli menjelaskan, ketegangan internal di tubuh Pengurus Besar Nahdlatul...

Read more
Duet KH. Imam Jazuli dan KH. Asep Saifuddin, Jawaban Konkret untuk Muktamar NU ke-35

Duet KH. Imam Jazuli dan KH. Asep Saifuddin, Jawaban Konkret untuk Muktamar NU ke-35

January 27, 2026
Pasangan KH. Imam Jazuli dan KH. Asep Saifuddin Dinilai Jawaban Konkret untuk Muktamar NU Ke-35

Pasangan KH. Imam Jazuli dan KH. Asep Saifuddin Dinilai Jawaban Konkret untuk Muktamar NU Ke-35

January 27, 2026
KH Miftachul Akhyar: Nakhoda Kokoh PBNU, Menyatukan Sanad Keilmuan, Disiplin Tinggi, dan Amanah Kiai Sepuh

KH Miftachul Akhyar: Nakhoda Kokoh PBNU, Menyatukan Sanad Keilmuan, Disiplin Tinggi, dan Amanah Kiai Sepuh

January 26, 2026
Load More

Comments 1

  1. balmorex pro says:
    1 week ago

    **balmorex pro**

    balmorex is an exceptional solution for individuals who suffer from chronic joint pain and muscle aches.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2522
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

758
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

142
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dalam konferensi pers di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (30/01/2026).(Foto: Liputan9news/MSN 2026)

Gus Yahya Tegaskan PBNU Dukung Indonesia Gabung Board of Peace (BoP)

February 2, 2026
Foto: Ilustrasi

Doa Aulia Allah Khusus untuk Malam Nisfu Sya’ban Lengkap dengan Latin dan Artinya

February 2, 2026
BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

February 2, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In