• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Khutbah Jum’at: Sunnah-Sunnah Syawwal

Khutbah Jum’at: Sunnah-Sunnah Syawwal

August 4, 2022
Hilman Latief Ungkap Istilah “Tendangan Tanpa Bayangan” dalam Sidang Korupsi Kuota Haji

Hilman Latief Ungkap Istilah “Tendangan Tanpa Bayangan” dalam Sidang Korupsi Kuota Haji

September 25, 2026
MUSPIMNAS BEM PTNU 2026: Dorong Stabilitas Nasional, Ekonomi Kerakyatan, dan Tata Kelola Organisasi

MUSPIMNAS BEM PTNU 2026: Dorong Stabilitas Nasional, Ekonomi Kerakyatan, dan Tata Kelola Organisasi

September 25, 2026
Mantan Mensos Bachtiar Chamsyah Meninggal Dunia

Mantan Mensos Bachtiar Chamsyah Meninggal Dunia

September 25, 2026
Imam Jazuli Foundation Gelar Gala Dinner Pasca Muktamar, Dorong Rekonsiliasi dan Penguatan Ukhuwah Nahdliyin 

Imam Jazuli Foundation Gelar Gala Dinner Pasca Muktamar, Dorong Rekonsiliasi dan Penguatan Ukhuwah Nahdliyin 

September 25, 2026
Imam Jazuli Foundation Buka Workshop, Rumah Tangga Nyai Kunci Perjuangan Pesantren?

Imam Jazuli Foundation Buka Workshop, Rumah Tangga Nyai Kunci Perjuangan Pesantren?

September 24, 2026
Ali Masykur Musa Bahas Peran Naqsyabandiyah di Forum Dunia

Ali Masykur Musa Bahas Peran Naqsyabandiyah di Forum Dunia

September 24, 2026
Ali Masykur Musa Pimpin Naqshbandi Dunia

Ali Masykur Musa Pimpin Naqshbandi Dunia

September 24, 2026
Sulaiman Djaya

Tentang Penulisan Puisi – Robert Frost dan Walt Whitman

September 24, 2026
Dr. Nurul Huda SA, Staf Pengajar Programs Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah, Institut Studi Islam Fahmina (ISIF) Cirebon.

Daya Pesona Perpustakaan

September 24, 2026
Gus Ipul Siapkan Somasi Atas Tudingan Aliran Rp480 Miliar ke Muktamar ke-35 NU

Gus Ipul Siapkan Somasi Atas Tudingan Aliran Rp480 Miliar ke Muktamar ke-35 NU

September 23, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Friday, September 25, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Khutbah Jum’at: Sunnah-Sunnah Syawwal

Khotib: KH. Ade Muzaini Aziz, Lc., MA. (Katib Syuriyah PWNU DKI Jakarta dan Pengasuh Perguruan Al-Mu'in)

liputan9news by liputan9news
August 4, 2022
in Uncategorized
A A
1
Khutbah Jum’at: Sunnah-Sunnah Syawwal

KH. Ade Muzaini Aziz, Lc., MA., Katib Syuriyah PWNU DKI Jakarta dan Pengasuh Perguruan Al-Mu'in

501
SHARES
1.4k
VIEWS

Khutbah Pertama

الحمد لله الذى أوضح نهج الإسلام و بيّنه, و أثبت فى قلوبنا الإيمان و زيّنه, و أظهر لنا فضله و أعلنه.
و أشهد أن لا إله إلا الله, و حده لا شريك له, و هو على كل شيء قدير, يفعل ما يشاء و يختار و إليه المصير. و أشهد أن محمدا عبده و رسوله, النبي الأوّاب, الذى أتانا بأوسع شرع و أعمّ كتاب.
صلّى الله على سيدنا محمد و على الآل و الأصحاب, و سلّم عليهم تسليما كثيرا إلى يوم المآب.
قال الله تعالى فى القرآن الكريم:
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَابْتَغُوا إِلَيْهِ الْوَسِيلَةَ وَجَاهِدُوا فِي سَبِيلِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ.
صدق الله العظيم.
أوصيكم و إيّاي نفسى بتقوى الله فقد فاز المتّقون. أمّا بعد.

Ma’âsyiral muslimîn rahimakumullâh.
Saat ini kita tengah berada di bulan Syawwal, bulan kesepuluh dari urutan bulan-bulan Hijriyyah, dan bulan pertama dari urutan bulan-bulan musim haji: Syawwal, Dzul Qa’dah dan Dzul Hijjah, sebagaimana firman Allah di dalam Surah Al-Baqarah ayat 197:

BeritaTerkait:

Khutbah Jumat: Teladan Sifat Rasulullah yang Fathonah, Amanah, Siddiq dan Tabligh Dalam Berprilaku di Akhir Zaman di Era Media Sosial dan AI (Artificial Intelligence/kecerdasan buatan)

Khutbah Jumat: Berkorban Karena Cinta Butuh Pengorbanan

Khutbah Jumat: Amaliah Terbaik Pasca Ramadan

Khutbah Idul Fitri 1447 H: Tanggalkan Egoisme, Rekatkan Persaudaraan

ٱلْحَجُّ أَشْهُرٌ مَّعْلُومٰتٌ …

Artinya: (Musim) haji adalah beberapa bulan yang diketahui (ditetapkan)…

Al-hamdulillah, di awal jatuhnya bulan Syawwal, kita telah melaksanakan sunnah, yaitu memperbanyak takbir, mengangungkan Allah SWT, sebagai pertanda kegembiraan kita menyambut Hari Raya Iedul Fithr, sebagaimana firman Allah SWT di dalam Surah Al-Baqarah ayat 185:

وَلِتُكْمِلُوا ٱلْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا ٱللّٰهَ عَلَىٰ مَا هَدَىٰكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Artinya: … Dan hendaklah kamu menyempurnakan bilangan (puasa)nya dan hendaklah kamu bertakbir mengagungkan Allah atas petunjuk yang diberikan-Nya kepadamu, supaya kamu bersyukur.

Sunnah selanjutnya yang telah kita laksanakan di bulan Syawwal adalah sunnah Shalat Iedul Fithr dan mendengarkan khutbah Ied, sebagaimana yang telah diwariskan oleh Rasulullah Saw:

عن جابر بن عبد الله يقول: إن النبي صلى الله عليه و سلم خرج يوم الفطر فبدأ بالصلاة قبل الخطبة

Dari Jabir ibn Abdillah, ia berkata: Sesungguhnya Nabi Saw keluar (menuju ke tanah lapang) pada hari Iedul Fithri kemudian beliau memulai dengan shalat (Ied) sebelum khutbah. (HR. Bukhari & Muslim)

Jama’ah Jum’at yang dilimpahi rahmat Allah SWT.

Disamping sunnah-sunnah yang telah lewat seperti di atas, ada beberapa sunnah lainnya yang belum terlambat untuk dapat kita laksanakan di bulan Syawwal ini, antara lain:

Sunnah pertama: Qadha i’tikaf.

عن عمْرة، عن عائشة رضي اللّه عنها، قالت: كان النّبيّ صلّى الله عليه و سلّم يعتكف في العشر الأواخر من رمضان، فكنت أضرب له خِباءً فيصلّي الصّبح ثمّ يدخله، فاستأذنت حفصةُ عائشةَ أن تضرب خِباءً، فأذنت لها، فضربت خِباءً، فلمّا رأته زينبُ ابنةُ جَحْشٍ ضربت خِباءً آخر، فلمّا أصبح النّبيُ صلّى الله عليه و سلّم رأى الأَخبية، فقال: “ما هذا؟” فأُخبرَ. فقال النّبيّ صلّى الله عليه و سلّم: “آلْبِرَّ تُرَوْنَ بِهِنَّ” فترك الاعتكاف ذلك الشّهرَ، ثمّ اعْتكف عشرا من شوّالٍ

Dari Amrah, dari Aisyah ra., ia berkata: Nabi Saw. beri’tikaf pada 10 terakhir bulan Ramadhan dan aku membuatkan tenda khusus untuk beliau, setiap beliau selesai shalat Shubuh, beliau masuk ke dalam tenda tersebut. Kemudian Hafshah meminta izin kepada Aisyah untuk juga membuat tenda, maka Aisyah mengizinkannya, maka Hafshah membuatnya. Ketika Zainab putri Jahsy melihatnya, ia pun membuat tenda yang lain untuknya. Pada pagi harinya, Rasulullah Saw. melihat tenda-tenda tersebut, lalu beliau berkata: Apa ini? Maka beliau diberi tahu. Lalu Nabi Saw berkata: Apakah kalian meihat ada kebaikan padanya (dengan membuat tenda-tenda ini)? Akhirnya beliau meninggalkan I’tikaf pada bulan (Ramadhan) itu lalu beliau beri’tikaf sepuluh hari di bulan Syawwal. (HR. Bukhari)

Fenomena umum di Indonesia, di mana masjid-masjid di 10 hari terakhir bulan Ramadhan justru semakin sepi ditinggalkan jama’ah. Ada yang sibuk dengan urusan mudik pulang kampung, atau urusan-urusan persiapan lebaran lainnya. Maka, alangkah baiknya jika berbagai keutamaan 10 hari terakhir di bulan Ramadhan yang mungkin telah kita lewatkan, kita qadha/gantikan dengan i’tikaf 10 hari di bulan Syawwal, sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah Saw. dalam hadits shahih di atas.

Zumratal muwahhidîn rahimakumullâh.
Adapun sunnah kedua: Puasa 6 hari

عن ثوبانَ، مولى رسولِ الله صلّى الله عليه و سلّم أنّه سمع رسول الله صلّى الله عليه و سلّم يقول: جعل الله الحسنة بعشرٍ فشهرٌ بعشرةِ أشهرٍ و ستّة أيّام بعد الفطر تمام السّنة

Dari Tsauban (maulâ Rasulillah Saw.), ia mendengar Rasulallah Saw. bersabda: Allah menjadikan untuk setiap kebaikan 10 (kali lipat ganjarannya). Maka (puasa) satu bulan penuh (di bulan Ramadhan) sama dengan (pahala puasa) 10 bulan penuh, dan (puasa) 6 hari setelah Iedul Fithri (di bulan Syawwal) sama dengan (pahala menyempurnakan puasa) 1 tahun penuh. (HR. An-Nasa`i)

Kalkulasi hadits di atas, 1 kebaikan mendapat pahala 10 kebaikan, puasa 1 bulan Ramadhan sama dengan puasa 10 bulan, puasa 6 hari di bulan Syawwal dikali 10 ganjarannya sama dengan 60 hari = 2 bulan puasa. 10 bulan + 2 bulan = 12 bulan = 1 tahun puasa. Subhânallâh…Mâsyâ Allâh…sungguh Tuhan kita adalah Ajwadal ajwadîn, Tuhan Yang Maha Pemurah di antara semua yang pemurah. Tentu tidak setiap saat kita menemukan musim Bazar pahala seperti ini, maka janganlah sampai kita sia-siakan!

Saudaraku kaum Mukminin yang dinaungi lindungan Allah SWT.
Selanjutnya, sunnah ketiga: Menikah, menikahkan, mencampuri istri

عن عُروةَ عن عائشة قالت: تزوّجنى رسول اللّه صلّى الله عليه و سلم في شوّالٍ و بنى بي في شوّالٍ فأيّ نساء رسول اللّه صلّى الله عليه و سلم كان أحظى عنده منّي. قال: و كانت عائشة تستحبّ أن تُدخِلَ نساءَها في شوّال

Dari Urwah, dari Aisyah ra., ia berkata: “Rasulullah Saw. menikahiku pada bulan Syawwal, dan mulai serumah denganku di bulan Syawwal. Maka manakah istri-istri beliau yang lebih beruntung dariku di sisinya.” Urwah (periwayat hadits ini) berkata: Aisyah ra. senang para wanita dikawini di bulan Syawwal. (HR. Muslim)

Nikah adalah perintah Allah dan sunnah para nabi-Nya. Allah SWT berfirman di dalam Surah An-Nur ayat 32:

وَأَنكِحُوا ٱلْأَيٰمَىٰ مِنكُمْ وَٱلصّٰلِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَائِكُمْ, إِن يَكُونُوا فُقَرَاءَ يُغْنِهِمُ ٱللّٰهُ مِن فَضْلِهِۦ, وَٱللّٰهُ وٰسِعٌ عَلِيمٌ

Artinya: Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian diantara kalian, dan orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahaya laki-laki dan hamba-hamba sahaya perempuan yang kalian miliki. Jika mereka fakir (miskin) maka Allah akan membuat mereka mampu dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.

Hadirin yang dirahmati Allah SWT.
Perlu kiranya kita focus sejenak pada kata ٱلْأَيٰمَىٰ (yang berarti orang-orang yang sendirian) yang ada di dalam ayat di atas. Al-Imâm Al-Hâfizh ‘Imâduddîn Ismâ’îl ibn Katsîr Ad-Dimasyqi (Al-Imâm Ibnu Katsîr) dalam karya Tafsîrul Qur`ânil ‘Azhîm-nya, di Jilid 4, beliau berkata bahwa yang dimaksud dengan ٱلْأَيٰمَىٰ (yang berarti orang-orang yang sendirian) di dalam Surah An-Nur ayat 32 di atas adalah perempuan dan laki-laki yang tidak memiliki pasangan hidup, bisa jadi dahulu pernah menikah namun sekarang telah berpisah (cerai hidup atau mati) ataukah memang asalnya belum pernah menikah. Dari sini dapat kita simpulkan bahwa perintah menikah adalah perintah yang ditujukan secara umum, baik untuk para bujangan (perjaka atau perawan), juga untuk para duda maupun janda. Baik duda-janda karena thalaq/cerai, ataupun duda-janda karena ditinggal mati pasangannya.

Maka kepada para orang tua, khatib berpesan, segerakanlah, doronglah dan bantulah anak-anak kita untuk menikah, baik mereka perjaka ataupun duda, perawan maupun janda. Kepada para anak, khatib berpesan, dukunglah, mudahkanlah dan ringankanlah jalan orang tua kita yang mungkin telah menduda atau menjanda untuk menikah kembali. Demikian karena, pertimbangan menjaga kesucian diri dan agama adalah di atas segalanya. Dan ingat, sebagaimana hadits di atas, termasuk sunnah Rasulillah Saw. adalah mengisi bulan Syawwal ini adalah dengan menikah dan menikahkan.

AKhirnya, semoga Allah SWT. melimpahkan taufik kepada kita untuk senantiasa taat, tunduk dan patuh kepada setiap perintah dan larangan-Nya. Semoga kita dapat optimal mengerjakan sunnah-sunnah Syawwal dan meraih berbagai keutamaan di bulan Syawwal ini, serta sunnah-sunnah rutin lainnya. âmîn yâ Rabbal ‘âlamîn.

بارك الله لى و لكم فى القرآن الكريم. و نفعنى و إيّاكم بما فيه من الآيات و الذّكر الحكيم. و تقبّل منّى و منكم تلاوته, إنّه هو السّميع العليم. أقول قولى هذا فاستغفروه, إنّه هو الغفور الرّحيم.

Khutbah Kedua

الحمد لله المحمودِ على كل حال، اَلْموصوفِ بصفات الجلال و الكمال، اَلْمعروفِ بمزيد الإنعام والإفضال. و أشهد أن لا إله إلا الله وحدَه لاشريك له, ذو العَظمة و الجلال, و أشهد أن محمّدا عبدُه و رسوله و خليله, اَلصّادق الْمقال. أَمّا بعد؛
فيا أيها النّاس، اتّقوا الله… ثم اتّقوا الله، حيث قال تعالى: يأيها الذين آمنوا اتقوا الله حقّ تقاته و لا تموتنّ إلا و أنتم مسلمون.
اللّٰهمّ صلّ على سيدنا محمد و على آل سيدنا محمد كما صليت علي سيدنا إبراهيم و على آل سيدنا إبراهيم, و بارك على سيدنا محمد و على آل سيدنا محمد, كما باركت علي سيدنا إبراهيم و على آل سيدنا إبراهيم, فى العالمين إنك حميد مجيد.
أللهم اغفر للمسلمين و المسلمات, و المؤمنين و المؤمنات, ألأحياءِ منهم و الأموات, إنك سميع قريب مجيب الدعوات, يا قاضي الحاجات.
اللهم اصلح احوال المسلمين, حكاما و محكومين, و أصلح ذات بينهم, و اهدهم سبل السلام يا أرحم الراحمين.
أللهم آمنا فى أوطاننا, و استعمل علينا خيارنا, أللهم اصلح أئمتنا و ولاة أمورنا, و اجعلهم هداةً مهتدين, يقولون بالحق و به يعدلون
ربّنا آتنا في الدّنيا حسنة, و في الآخرة حسنة وّ قنا عذاب النّار.
عباد الله, إنّ الله يأمر بالعدل و الإحسان, و إيتاء ذى القربى و ينهى عن الفخشاء و المنكر و البغي, يعظكم لعلَكم تذكّرون.
فاذكروا الله العظيم يذكركم, و اشكروه على نعمه يزدكم, و اسئلوه من فضله يعطكم, و لذكر الله أكبر. و الله يعلم ما تصنعون. أقم الصلاة.

Penyusun: KH. Ade Muzaini Aziz, Lc., MA. (Katib Syuriyah PWNU DKI Jakarta dan Pengasuh Perguruan Al-Mu’in)

Tags: KH. Ade Muzaini AzizKhutbah Jum'atSyawal
Share200Tweet125SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Foto: Ilustrasi Hasan Yazid
Khutbah

Khutbah Jumat: Teladan Sifat Rasulullah yang Fathonah, Amanah, Siddiq dan Tabligh Dalam Berprilaku di Akhir Zaman di Era Media Sosial dan AI (Artificial Intelligence/kecerdasan buatan)

by liputan9news
September 3, 2026
0

Khutbah Jumat: Teladan Sifat Rasulullah yang Fathonah, Amanah, Siddiq dan Tabligh Dalam Berprilaku di Akhir Zaman di Era Media Sosial...

Read more
Khutbah Jumat: Berkorban Karena Cinta Butuh Pengorbanan

Khutbah Jumat: Berkorban Karena Cinta Butuh Pengorbanan

May 15, 2026
Khutbah Jumat: Amaliah Terbaik Pasca Ramadan (Foto: Pinterest)

Khutbah Jumat: Amaliah Terbaik Pasca Ramadan

April 16, 2026
KH. A. Muzaini Aziz, Lc., MA., Penulis adalah Ketua Bidang Pendidikan, Kaderisasi dan Riset PP LADISNU (Pengurus Pusat Lajnah Dakwah Islam Nusantara) Jakarta dan Ketua Yayasan Al-Mu’in, Kota Tangerang.

Khutbah Idul Fitri 1447 H: Tanggalkan Egoisme, Rekatkan Persaudaraan

March 21, 2026
Load More

Comments 1

  1. finessa says:
    7 months ago

    **finessa**

    Finessa is a natural supplement made to support healthy digestion, improve metabolism, and help you achieve a flatter belly.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2632
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

760
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
Hilman Latief Ungkap Istilah “Tendangan Tanpa Bayangan” dalam Sidang Korupsi Kuota Haji

Hilman Latief Ungkap Istilah “Tendangan Tanpa Bayangan” dalam Sidang Korupsi Kuota Haji

September 25, 2026
MUSPIMNAS BEM PTNU 2026: Dorong Stabilitas Nasional, Ekonomi Kerakyatan, dan Tata Kelola Organisasi

MUSPIMNAS BEM PTNU 2026: Dorong Stabilitas Nasional, Ekonomi Kerakyatan, dan Tata Kelola Organisasi

September 25, 2026
Mantan Mensos Bachtiar Chamsyah Meninggal Dunia

Mantan Mensos Bachtiar Chamsyah Meninggal Dunia

September 25, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In