• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Prof. Dr. KH. Fuad Thohari, MA Ziarah ke Masjid Al Aqsha Baru dan Aqsha Qodim

Khutbah Jumat: Sya’ban Makna, Filosofi, dan Amalan Penting

February 13, 2025
Logis 08 Kritik BRI Soal Tantiem, Danantara Diminta Tegas Jalankan Arahan Presiden

Logis 08 Kritik BRI Soal Tantiem, Danantara Diminta Tegas Jalankan Arahan Presiden

May 30, 2026
Tingkatkan Wawasan Global, Pesantren Bina Insan Mulia Berangkatkan 17 Santri ke New Zealand

Tingkatkan Wawasan Global, Pesantren Bina Insan Mulia Berangkatkan 17 Santri ke New Zealand

May 30, 2026
FOTO: Ketua Kagama Cirebon sekaligus Jubir Keluarga Penukis Ahmad Bahar saat konferensi pers. 

Heru Subagia Terus Kawal dan Dampingi Kasus Fitriana, Terkait Kasus Disekap GRIB Jaya

May 30, 2026
Siklus 100 Tahun PBNU (Perkumisan Besar Nahdlatul Ulama)

Siklus 100 Tahun PBNU (Perkumisan Besar Nahdlatul Ulama)

May 30, 2026
Foto: Siswa SMPIT Manbaul Hikmah, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Pendaftaran SPMB Sekolah Maung Sudah Dibuka, Sistem Siap Diakses Masyarakat

May 30, 2026
PNIB: Momentum Idul Adha Refleksikan Pengorbanan untuk Toleransi, Kepedulian dan Persatuan Seluruh Umat Beragama

PNIB: Momentum Idul Adha Refleksikan Pengorbanan untuk Toleransi, Kepedulian dan Persatuan Seluruh Umat Beragama

May 29, 2026
Perkuat Gerakan Tabungan Kurban, Masjid At Taqwa Sidorejo Batang Salurkan 934 Paket Daging Kurban

Perkuat Gerakan Tabungan Kurban, Masjid At Taqwa Sidorejo Batang Salurkan 934 Paket Daging Kurban

May 29, 2026
Inilah Penjelasan MUI Terkait Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo

Inilah Penjelasan MUI Terkait Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo

May 29, 2026
Menjemput Takdir Sejarah: Sinyal Kuat Cirebon sebagai Tuan Rumah Muktamar Ke-35 NU

Menjemput Takdir Sejarah: Sinyal Kuat Cirebon sebagai Tuan Rumah Muktamar Ke-35 NU

May 29, 2026
Kiai Misbah Ajak Jamaah Haji Jalankan Ibadah Haji dengan Sabar dan Ikhlas

Kiai Misbah Ajak Jamaah Haji Jalankan Ibadah dengan Sabar dan Ikhlas

May 29, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Sunday, May 31, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Dunia Islam Amaliah NU

Khutbah Jumat: Sya’ban Makna, Filosofi, dan Amalan Penting

Oleh: Prof. Dr. KH. Fuad Thohari, MA

Abdus Saleh Radai by Abdus Saleh Radai
February 13, 2025
in Amaliah NU, Khutbah
A A
2
Prof. Dr. KH. Fuad Thohari, MA Ziarah ke Masjid Al Aqsha Baru dan Aqsha Qodim

Prof. Dr. KH. Fuad Thohari, MA, Ketua Lajnah Dakwah Islam Nusantara (LADISNU)/Foto: Dokpri

563
SHARES
1.6k
VIEWS

Jakarta | LIPUTAN9NEWS
Secara teoritis, prosedur penetapan awal Ramadhan dan hari Raya. Secara teoritis, prosedur penetapan awal Ramadhan dan hari Raya itu bermuara pada tiga paradigma metodologis, yaitu; 1. Prosedur penentuan awal Ramadhan dan hari Raya cukup menggunakan rukyat, 2. Penentuan awal Ramadhan dan hari Raya cukup dengan Hisab Astronomi; dan 3. Penentuan awal Ramadhan dan hari Raya berdasarkan rukyat yang didukung hisab Astronomi, dan hisab Astronomi yang didukung rukyat. Nampaknya tiga paradigma metodologis di atas dijumpai di Indonesia dan negara tetangga. Buktinya, 1. Rukyat dikonsumsi NU dan Brunei Darussalam, 2. Hisab Astronomi dipakai Muhammadiyah, Persis, dan Singapura; 3. Perpaduan rukyat dan hisab Astronomi digunakan di Malaysia, MUI, dan Kementerian Agama RI.

Materi Khutbah dengan judul Khutbah Jum’at: Sya’ban Makna, Filosofi, dan Amalan Penting ini disampaikan dalam sidang shalat Jum’at pada Jum’at 13 Sya’ban 1445/23 Pebruari 2024, di Masjid Fathullah UIN Syarif Hidayatullah Ciputat. Materi dalam bentuk PDF dapat di download dengan Klik disini.

الخطبة الأولية

الحمد لله, الحمد لله الَّذِي جعل شهر رمضان شهرا مباركا, كتب فيه الصيام  وأنزل فيه القرآن هدى للناس وبينات من الهدى والفرقان. أشهد أن لا اله إلا الله وأشهد أن سيدنا محمدا عبده ورسوله. اللهم صل على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين. أما بعد.

فيا أيها الحاضرون اتقوا الله أوصيكم وإياي بتقوى الله وطاعته لعلكم تفلحون. قال الله تعالى  في كتابه الكريم: يا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا¬ كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ (183)

Hadirin Sidang Jum’at yang Dimulyakan Allah
Sekarang ini kita berada di hari Jum’at  tanggal  23 Pebruari 2024  atau 13 Sya’ban 1445 H.. Orang Jawa menyebut Sya’ban dengan  “Ruah” (dari bahasa Arab Arwah, bentuk plural dari ruh). Maksudnya, di bulan Sya’ban,  umat Islam membersihkan ruh  untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan dengan membaca istighfar, shalawat, melakukan puasa sunnah beberapa hari, dan amalan lainnya.  Asal makna Sya’ban; kumpul, di mana dulu ketika berada di bulan Sya’ban, orang Arab mengumpulkan senjata, kuda, onta, dan lainnya untuk siap-siap perang.

BeritaTerkait:

Khutbah Jumat: Berkorban Karena Cinta Butuh Pengorbanan

Khutbah Jumat: Amaliah Terbaik Pasca Ramadan

Khutbah Jumat: Setiap Kezaliman Pasti Tumbang

Khutbah Jumat: Zakat yang Membersihkan dan Mensucikan 

Hadirin sidang Jum’at, Yang Dimulyakan Allah
Banyak amalan atau  ibadah penting selama bulan Sya’ban ini. Bahkan banyak umat Islam yang mengabaikan atau melupakan -amalan tersebut. Rasulullah SAW bersabda,

حَدَّثَنِي أُسَامَةُ بْنُ زَيْدٍ قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ لَمْ أَرَكَ تَصُومُ شَهْرًا مِنْ الشُّهُورِ مَا تَصُومُ مِنْ شَعْبَانَ قَالَ ذَلِكَ شَهْرٌ يَغْفُلُ النَّاسُ عَنْهُ بَيْنَ رَجَبٍ وَرَمَضَانَ وَهُوَ شَهْرٌ تُرْفَعُ فِيهِ الْأَعْمَالُ إِلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ فَأُحِبُّ أَنْ يُرْفَعَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ

Artinya: Usamah bin Zaid berkata, aku bertanya kepada Rasulullah, “Saya tidak pernah melihat baginda Rasulullah melakukan puasa di bulan-bulan lain sebanyak puasa di bulan Sya’ban”.  Nabi saw menjawab, “Bulan Sya’ban adalah bulan yang (kemuliaannya) dilupakan orang, karena letaknya antara bulan Rajab dan bulan Ramadhan”. Bulan Sya’ban adalah bulan di mana amal manusia dilaporkan ke hadirat Allah.  Saya pingin, ketika amalku dilaporkan, saya dalam keadaan puasa.

Ulama menyebut, bulan Sya’ban merupakan waktu yang pas untuk puasa sunnah sebagai pemanasan sebelum melakukan puasa wajib di bulan Ramadhan nanti, berdasarkan hadits sbb.:

حَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ …… فَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ إِلَّا رَمَضَانَ وَمَا رَأَيْتُهُ أَكْثَرَ صِيَامًا مِنْهُ فِي شَعْبَانَ

Diriwayatkan Aisyah RA berkata, “Aku tidak pernah melihat Rasulullah SAW melakukan puasa satu bulan penuh kecuali puasa bulan Ramadhan  dan aku tidak pernah melihat beliau lebih banyak berpuasa sunah melebihi (puasa sunah) di bulan Sya’ban.” (HR. al-Bukhari no. 1833).

Dari riwayat hadits di atas diketahui,  Nabi Muhammad SAW melaksanakan  puasa di bulan Sya’ban hampir satu bulan penuh, bahkan  sampai tanggal 27 atau 28 Sya’ban.  Dalam riwayat lain yang bersumber dari sahabat Abu Hurairah ra, Rasul bersabda,

سنن أبي داود – (ج 6 / ص 265)
عنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَال قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تُقَدِّمُوا الشَّهْرَ بِصِيَامِ يَوْمٍ وَلَا َوْمَيْنِ إِلَّا أَنْ يَكُونَ شَيْءٌ يَصُومُهُ أَحَدُكُمْ……….

Artinya: “Janganlah kalian mendahului puasa Ramadhan satu hari atau dua hari, kecuali puasa yang biasa dilakukan seseorang (misalnya: qadha puasa Ramadlan), silahkan ia melakukan puasa tersebut”.

Hadirin sidang Jum’at, Yang Dimulyakan Allah
Secara khusus, para ulama mengingatkan, di bulan sya’ban ini hendaknya umat Islam melakukan:

1. Bersih-bersih diri, dengan:

  • Memperbanyak istighfar (mohon ampunan) kepada Allah swt.. Rasulullah Muhammad saw, manusia suci yang sempurna saja, sehari semalam membaca istighfar  tidak kurang 70 kali, berdasarkan hadis riwayat Abu Hurairah, sbb.:

صحيح البخاري – (ج 19 / ص 365)
…….. قَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ وَاللَّهِ إِنِّي لَأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ فِي الْيَوْمِ أَكْثَرَ مِنْ سَبْعِينَ مَرَّةً

Kita, yang tidak ada jaminan masuk Surga, berapa kali membaca shalawat Nabi dalam sharis semalam?

  • Memperbanyak bacaan shalawat kepada Nabi saw. Menurut ulama, ayat perintah bershalawat kepada Nabi saw,  diturunkan  di bulan Sya’ban. Di bulan Sya’ban  ini, hendaknya  umat Islam memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Perintah untuk bershalawat kepada baginda Rasulullah Muhammad saw  ini dinyatakan dalam Surat al-Ahzab/33:56, sbb.:

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا (56)

Artinya: “Sungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi saw. Hai orang-orang yang beriman, shalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya”.

Dalam kitab, al-Gunyah,  jilid ke-3 karya Syeikh Abdul Qadir al-Jailani, disebutkan,  bulan Sya’ban merupakan bulan untuk menghaturkan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

  • Membayar hutang  kepada Allah  (Nadzar, Kafarat,  Qadla’ Puasa), dll.
    Bagi umat Islam yang mukallaf,  yang merasa punya hutang kepada Allah, misalnya Ramadlan tahun lalu beberapa hari tidak puasa karena kedatangan menstruasi atau nifas, atau sengaja membatalkan puasa bukan karena ada udzur syar’iy, di bulan Sya’ban ini merupakan saat yang tepat untuk mengqadla puasa Ramadlan. Apabila teledor, puasa Ramadlan tahun lalu tidak diqadla sebelum datangnya  puasa Ramadlan tahun ini, dan baru diqadla setelah melewati  bulan ramadlan tahun ini, orang tersebut hutangnya double, selain wajib qadla, juga wajib membayar 1 paket Fidyah sebesar 1 Mud makanan pokok yang biasa dikonsumsi sehari-hari sebanyak hari-hari yang dulu ditinggalkan  tidak puasa. Diriwayatkan Abu Salamah bin Abdurrahman, Aisyah ra berkata:

عَنْ أَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَنَّهُ سَمِعَ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا تَقُولُ إِنْ كَانَ لَيَكُونُ عَلَيَّ الصَّوْمُ مِنْ رَمَضَانَ فَمَا أَسْتَطِيعُ أَنْ أَقْضِيَهُ حَتَّى يَأْتِيَ شَعْبَان

Artinya: “Sesungguhnya aku berkewajiban melakukan qadla puasa Ramadan dan aku tidak mampu melakukannya hingga datang  bulan Syaban”.

  • Meminta maaf kepada sesama  dan membayar/melunasi  hutang-hutangnya.
  • Ziarah kubur dengan menjaga etika ziarah (niat yang benar ketika ziarah, mendoakan  mayit (bukan minta kepada mayit), tidak mengurangi hak si mayit (mencabut tanaman/rumput di atas pusaranya, dll.).

2. Bersihkan  lingkungan (Masjid/Mushalla, dll.)
Kegiatan membersihkan lingkungan masjid dimaksudkan agar masjid-masjid menjadi rumah ibadah yang nyaman (setidaknya selama bulan Ramadhan). Kegiatan bersih masjid ini dimulai dari menyapu lantai, mengepel,  sampai membersihkan kamar mandi dan tempat wudhu, dan menyiapkan petugas khusus sesuai protokol kesehatan yang berlaku.

3. Memahami ilmu yang berhubungan dengan puasa (syarat, rukun, sunnah, dan perkara yang membatalkan puasa). 
Mengapa harus memahami ilmu puasa? Ibadah itu diterima Allah kalau (‘aliman, (tahu ilmunya) ‘amidan (disengaja), dan mukhtaran (inisiatif sendiri; tidak terpaksa atau dipaksa). Ingat, kalau tidak berbekal ilmu lalu membatalkan Puasa  (Ifthar), akibatnya dihadapkan satu dari 4  hal:

  1. Tetap imsak sampai tenggelamnya matahari dan wjib  Qadla’.
  2. Qadla dan Fidyah—–wanita hamil dan menyusui, mialnya: sengaja tidak puasa di bulan Ramadhan khawatir terhadap kesehtan anak dan janin yang dikandung.
  3. Kafarat —denda berat akibat bersetubuh di siang hari Ramadhan.

Berdasarkan hadits riwayat al-Bukhari dan Muslim tentang lelaki yang mengaku telah melakukan pelanggaran ini. Rasulullah lalu mengurutkan tiga sanksi untuk menjadi kaffarah (penebus), yaitu:

  1. Pembebasan budak,
  2. Puasa dua bulan berturut-turut, dan
  3. Memberi makan enam puluh orang miskin. Tiga kaffarah itu tidak dapat dipilih begitu saja, tetapi berlaku urut. Jika karena sebab yang dibenarkan syariat hukuman ini tidak mungkin dilakukan, baru dapat ditempuh sanksi terakhir berupa pemberian paket kepada 60 fakir miskin, masing-masing 1 mud (kurang lebih 6 ons) bahan makanan pokok.
  4. Fidyah saja,–bagi orang tua-pekerja berat-orang-orang yang sakit menahun (tidak ada harapan sembuh).

4. Menunggu datangnya awal Ramadhan dan 1 Syawal dengan mentaati ketetapan Pemerintah

Hadirin sidang Jum’at, Yang Dimulyakan Allah
Secara teoritis, prosedur penetapan awal Ramadhan dan hari Raya. Secara teoritis, prosedur penetapan awal Ramadhan dan hari Raya itu bermuara pada tiga paradigma metodologis, yaitu; 1. Prosedur penentuan awal Ramadhan dan hari Raya cukup menggunakan rukyat, 2. Penentuan awal Ramadhan dan hari Raya cukup dengan Hisab Astronomi; dan 3. Penentuan awal Ramadhan dan hari Raya berdasarkan rukyat yang didukung hisab Astronomi, dan hisab Astronomi yang didukung rukyat. Nampaknya tiga paradigma metodologis di atas dijumpai di Indonesia dan negara tetangga. Buktinya, 1. Rukyat dikonsumsi NU dan Brunei Darussalam, 2. Hisab Astronomi dipakai Muhammadiyah, Persis, dan Singapura; 3. Perpaduan rukyat dan hisab Astronomi digunakan di Malaysia, MUI, dan Kementerian Agama RI.

Hadirin sidang Jum’at, Yang Dimulyakan Allah
Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadhan 1445 Hijriah jatuh pada SENIN, 11 MARET   2024. Penetapan itu berdasarkan hasil hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Ketentuan tersebut tertuang di dalam Maklumat Nomor 01/MLM/I.0/E/2024 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah 1445 H.

Selain 1 Ramadhan 1445 H, maklumat tersebut juga menetapkan 1 Syawal, 1 Zulhijah, Hari Arafah, serta Idul Adha 1445 H. Untuk 1 Syawal 1445 H ditetapkan jatuh pada RABU, 10 ARIL  2024; dan 10  Zulhijah 1445B H. jatuh pada SENIN  17  Juni 2024.

Sekali lagi, kita sebagai umat Islam yang tinggal di NKRI dan ada Ulil Amri yang sudah mengatur terkait pelaksanaan Ramadhan, Idul  Fitri, dan awal Dzul Hijjah, wajib patuh terhadap semua keputusan pemerintah, demi terlaksananya ibadah dengan khusyu’ sesuai ketentuan agama, selain untuk menjaga kebersamaan, serta  menghindari perbedaan dan polemik yang  tidak perlu di tengah umat.

Semoga  Allah SWT memberikan kesehatan yang sempurna dan umur panjang, kepada kita, serta diberikan kekuatan lahir-batin untuk melaksanakan semua ibadah di bulan Ramadhan ini, sampe akhirnya kita semua termasuk orang-orang yang beruntung yang mendapatkan fitrah kesucian, dan kembali dipertemukan dengan bulan Ramadlan pada  tahun-tahun yang akan datang… Aamiien.

بارك الله  لي ولكم في القرآن الكريم ونفعني وإياكم بما فيه من الآيات والذكر الحكيم وتقبل مني ومنكم تلاوته إنه هو السميع العليم

الخطبة الثانية

الحمد لله حمدا كثيرا كما أمر. أشهد أن لا اله إلا الله وحده لا شريك له, إرغاما لمن جحد به وكفر. وأشهد  أن محمدا عبده ورسوله, سيد الخلائق والبشر.

 أيها الناس, اتقوا الله, وافعلوا الخيرات, واجتنبوا السيئات. إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا. اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد, وعلى اله وصحبه أجمعين وارض عنا معهم برحمتك يا أرحم الراحمين.
–  اللهم اغفر للمؤمنين والمؤمنات, والمسلمين والمسلمات, الأحياء منهم والأموات, إنك قريب مجيب الدعوات.

–  ربنا اغفر لنا ولإخواننا الذين سبقونا بالإيمان ولا تجعل في قلوبنا غلا للذين أمنوا ربنا إنك رءوف الرحيم. سبحان ربك رب العزة عمايصفون وسلام على المرسلين والحمد لله رب العالمين.

عباد الله, إن الله يأمر بالعدل والإحسان, وإيتاء ذي القربى وينهى عن الفحشاء والمنكروالبغي, يعظكم لعلكم تذكرون. اذكروا الله العظيم يذكركم, واسئلوه من فضله يعطكم, ولذكر الله أكبر.
أقيموا الصلاة.

Prof. Dr. KH. Fuad Thohari, MA., adalah Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ketua Lajnah Dakwah Islam Nusantara (LADISNU), Wakil Rois Syuriah PWNU DKI Jakarta dan seorang pendakwah juga akademisi yang bergelut dalam bidang Tafisr dan Hadist. Setelah menimba ilmu di Ponpes Salaf Al – Falah, Ploso, Kediri, Jawa Timur, beliau kemudian menempuh pendidikan perguruan tinggi hingga s3 di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dalam bidang Tafsir Hadist.

Alumni Pendidikan Kader Ulama (PKU) MUI ini merupakan dosen di Sekolah Pascasarjana almamaternya dan mengisi berbagai kajian keagamaan di masjid, majlis taklim, seminar ilmiah, stasiun televisi dan radio di wilayah Jabodetabek. Di tengah padatnya kegiatan tersebut, beliau juga aktif terlibat dalam organisasi keagamaan Majelis Ulama’ Indonesia wilayah DKI Jakarta dalam bidang fatwa, dan aktif di Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama’ PBNU.

Tags: AmalanKhutbah Jum'atNisfu Sya'banProf. Dr. KH. Fuad ThohariSya'ban
Share225Tweet141SendShare
Abdus Saleh Radai

Abdus Saleh Radai

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Khutbah Jumat: Berkorban Karena Cinta Butuh Pengorbanan
Khutbah

Khutbah Jumat: Berkorban Karena Cinta Butuh Pengorbanan

by liputan9news
May 15, 2026
0

Khutbah pertama  اَلحَْمْدُ لِللّٰهِ الَّذِي شرع الْأُضْحِيَّةَ تقربا إليه . نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِالله مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ...

Read more
Khutbah Jumat: Amaliah Terbaik Pasca Ramadan (Foto: Pinterest)

Khutbah Jumat: Amaliah Terbaik Pasca Ramadan

April 16, 2026
Khutbah Jumat: Kezaliman Pasti Tumbang (foto: Ilustrasi/MSN)

Khutbah Jumat: Setiap Kezaliman Pasti Tumbang

March 6, 2026
KH. A. Muzaini Aziz, Lc., MA., Penulis adalah Ketua Bidang Pendidikan, Kaderisasi dan Riset PP LADISNU (Pengurus Pusat Lajnah Dakwah Islam Nusantara) Jakarta dan Ketua Yayasan Al-Mu’in, Kota Tangerang.

Khutbah Jumat: Zakat yang Membersihkan dan Mensucikan 

March 5, 2026
Load More

Comments 2

  1. balmorex says:
    4 months ago

    **balmorex**

    balmorex is an exceptional solution for individuals who suffer from chronic joint pain and muscle aches.

    Reply
  2. finessa says:
    4 months ago

    **finessa**

    Finessa is a natural supplement made to support healthy digestion, improve metabolism, and help you achieve a flatter belly.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2574
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

759
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
Logis 08 Kritik BRI Soal Tantiem, Danantara Diminta Tegas Jalankan Arahan Presiden

Logis 08 Kritik BRI Soal Tantiem, Danantara Diminta Tegas Jalankan Arahan Presiden

May 30, 2026
Tingkatkan Wawasan Global, Pesantren Bina Insan Mulia Berangkatkan 17 Santri ke New Zealand

Tingkatkan Wawasan Global, Pesantren Bina Insan Mulia Berangkatkan 17 Santri ke New Zealand

May 30, 2026
FOTO: Ketua Kagama Cirebon sekaligus Jubir Keluarga Penukis Ahmad Bahar saat konferensi pers. 

Heru Subagia Terus Kawal dan Dampingi Kasus Fitriana, Terkait Kasus Disekap GRIB Jaya

May 30, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In