• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Buya Said Aqil Siroj: Maulid Nabi Jadi Benteng Budaya dan Akhlak

Kiai Said Jelaskan Sejarah Awal Peringatan Maulid Nabi

September 10, 2024
KH Zakky Mubarok

Kembali Menuju Fitrah

April 2, 2026
PBNU Temui Dubes Arab Saudi, Dorong Diplomasi Untuk Akhiri Konflik Timur Tengah (Foto: JPNN.COM)

Dorong Perdamaian, PBNU Temui Dubes Arab Saudi

April 2, 2026
Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

April 2, 2026
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PNIB: Dialah Pahlawan Perdamaian yang Sesungguhnya

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PNIB: Dialah Pahlawan Perdamaian yang Sesungguhnya

April 2, 2026
Ketua Umum DPP Kesatuan Tour Travel Haji Umroh Republik Indonesia (Kesthuri) Asrul Azis Taba. (Foto: Antara)

Jadi Tersangka Korupsi Haji, Ketum Kesthuri Asrul Azis Taba Diminta Pulang dari Saudi

April 1, 2026
Hilmab Latief, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) saat melaksanakan tugas di Makkah (Foto: Dok. Kemenag)

KPK Ungkap Hilman Latief Akui Terima Uang Terkait Korupsi Kuota Haji

April 1, 2026
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (04/03/2026). (Foto BPMI Setpres)

Pemerintah Aktifkan Kembali 625 Ribu Penerima BPJS Kesehatan

April 1, 2026
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu (kiri) didampingi juru bicara KPK, Budi Prasetyo dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin, 30 Maret 2026. (Foto Niaga.Asia/G Sitompul)

KPK Sebut Ismail Adham Berikan Uang Kepada Hilman Latief, Diduga Terkait Korupsi Kuota Haji

March 31, 2026
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur (Foto: Antara/MSN)

KPK Tetapkan Direktur Maktour dan Ketum Kesthuri Tersangka Korupsi Kuota Haji

March 31, 2026
Hasan Yazid Al-Palimbangy, M.Ag., Juru Da’wah (da’i/muballigh). Khatib dan narasumber pengajian mingguan, bulanan di masjid-masjid perumahan dan kantor dan penulis buku-buku agama Islam.)

Tetap Istiqomah Pasca Ramadan

March 31, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Thursday, April 2, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Dunia Islam Amaliah NU

Kiai Said Jelaskan Sejarah Awal Peringatan Maulid Nabi

liputan9news by liputan9news
September 10, 2024
in Amaliah NU
A A
1
Buya Said Aqil Siroj: Maulid Nabi Jadi Benteng Budaya dan Akhlak

Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj, Pembina Lajnah Dakwah Islam Nusantara (LADISNU)/Foto: Teras Kiai Said

520
SHARES
1.5k
VIEWS

Jakarta, LIPUTAN9.ID – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Periode 2010-2021, Prof Dr KH Said Aqil Siroj menjelaskan bahwa orang yang pertama kali merayakan maulid Nabi adalah Khalifah Fathimiyah yang bernama Al-Mu’izz li Dinillah ketika baru datang dari Tunis, putra dari Abdullah al-Mahdi dari Dinasti Mahdawiyah yang juga dari Tunis.

“Jadi, yang pertama mengadakan maulid adalah Kalifah Fathimiyah pada 363 H, bukan Syamsud Daulah atas perintah Nidzamul Mulk. Kalau itu (Syamsud Daulah) yang (peratma kali) dari ahlusunnah,” terangnya saat mengisi acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw 1443 H di Masjid Istiqlal, pada Selasa (19/10/2021).

Dijelaskan Kiai Said, saat itu Khalifah Fatimiyah memasuki Mesir dan mengalahkan Dinasti Ibnu Thalun pada 361 H. Perintah pertama yang diinstruksikan Al-Mu’izz li Dinillah setelah itu adalah mendirikan masjid Jami’ Al-Azhar.

BeritaTerkait:

Upgrade: Hadis Tradisi Tadarus

Khutbah Jumat: Tradisi Munggahan dan Persiapan Menyambut Ramadan

NU dan Tantangan Abad Kedua, Antara Tradisi dan Transformasi

Hermenutika Tradisi dalam Reinterpretasi Budaya

“Setelah mengalahkan Dinasti Ibnu Thalun, Al-Mu’izz li Dinillah mendirikan kota yang diberi nama Al-Qahirah, artinya yang menang. Lalu mengadakan Haflatul Maulid besar-besaran pada 363 H,” kata Pengasuh Pesantren Luhur Al Tsaqafah Ciganjur, Jakarta Selatan itu.

Sementara dari kalangan ahlusunnah, lanjut Kiai Said, pertama kali yang mengadakan perayaan Maulid Nabi adalah Syamsud Daulah atas perintah Nidzamul Mulk di Irak, sekitar tahun 500-an ketika sedang berkecamuk perang Salim. Peringatan maulid Nabi dirayakan secara besar-besaran, yang niatnya untuk mempersatukan umat Islam.

Maulid Nabi Merupakan Bentuk Pujian

Pada kesempatan itu, Kiai Said juga menyampaiak bahwa Maulid Nabi merupakan kegiatan memuji-muji Nabi Muhammad, dan hal ini sudah dilakukan jauh sejak zaman Rasulallah masih hidup. Tercatat para sahabat yang berlomba-lomba memuji Nabi Muhammad, seperti Shafiyyah binti Abdul Muthallib, Hassan bin Tsabit, Sayyidina Ali, dan lain sebagainya.

“Pujian-pujian itu dikumpulkan menjadi satu buku yang terdiri dari empat jilid oleh Syekh Yusuf an-Nabhani dengan judul Al-Madâ’iḫ an-Nabawiyyah,” terang Kiai kelahiran Cirebon, Jawa Barat itu.

Hanya saja, lanjut Kiai Said, pujian yang paling terkenal adalah syair-syair gubahan Ka’ab bin Zubair.

Kiai Said mengisahkan, suatu ketika Ka’ab mencaci maki Nabi Muhammad dengan keterlaluan. Kebetulan, kakaknya yang bernama Bujair sudah masuk Islam. Ka’ab berkata pada Bujiar, ‘Bujair, kamu itu kumpul-kumpul dengan Muhammad, dengan teman-teman Muhammad yang minum arak, mabuk. Kalau sudah Mabuk, Muhammad biasanya ngigau.

”Ucapan Ka’ab itu sampai terdengar ke telinga sahabat Nabi. Para sahabat pun meminta izin untuk mencari Ka’b dan membunuhnya jika sudah ketemu. “Anehnya, Nabi mengizinkan. Para sahabat pun mulai mencari Ka’ab,” tambah Kiai Said.

Kabar pemburuan itu ternyata terdengar oleh Ka’ab sebelum ia tertangkap. Segera ia menyamar menemui Rasulullah di Madinah dengan wajah ditutupi syal berwarna merah. Begitu bertemu Rasulullah dan yakin bahwa Nabi tidak mengenalinya. Ka’ab berkata pada Nabi:

“Katanya kau sedang mencari Ka’ab bin Zuhair, kalau dia datang ke sini dan minta maaf, engkau maafkan enggak?”

“Saya maafkan,” jawab Rasulullah. “Kalau dia masuk Islam, apakah kamu percaya?” lanjut Ka’ab.

“Saya percaya,” jawab Rasulullah. Ka’ab pun membuka syalnya dan mengaku bahwa dirinya adalah Ka’ab yang sedang Nabi cari.

“Silakan, sayalah Ka’ab bin Zuhair yang engkau cari itu. Terserah mau kau apakan. Mau kau bunuh atau apa, terserah,” terang Ka’ab pasrah.

“Nabi tersenyum dan memaafkannya. Lalu Ka’b masuk Islam. Setelah menyatakan masuk Islam, segara ia mengeluarkan syair (pujian untuk Nabi),” pungkas Kiai Said. (HZ/SBR)

Tags: AjaranBudayaBulan MaulidKH. Said Aqil SirojMasjid IstiqlalMaulid NabiNabi MuhammadTradisi
Share208Tweet130SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Upgrade: Hadis Tradisi Tadarus
Ramadan

Upgrade: Hadis Tradisi Tadarus

by liputan9news
March 2, 2026
0

SIDOARJO | LIPUTAN9NEWS Tadarus adalah tradisi membaca, mempelajari, dan menyimak Al-Qur'an secara bersama-sama atau bergiliran, terutama saat bulan Ramadhan datang....

Read more
Foto: Ilustrasi

Khutbah Jumat: Tradisi Munggahan dan Persiapan Menyambut Ramadan

March 15, 2026
KH. Imam Jazuli, Lc. MA. Penulis adalah Alumni Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri; Alumni Universitas Al-Azhar, Mesir, Dept. Theology and Philosophy; Alumni Universiti Kebangsaan Malaysia, Dept. Politic and Strategy; Alumni Universiti Malaya, Dept. International Strategic and Defence Studies; Pengasuh Pondok Pesantren Bina Insan Mulia, Cirebon; Wakil Ketua Pimpinan Pusat Rabithah Ma’ahid Islamiyah (Asosiasi Pondok Pesantren se-Indonesia); Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Periode 2010-2015./Foto: Imanjazuli.com

NU dan Tantangan Abad Kedua, Antara Tradisi dan Transformasi

March 2, 2026
Hermenutika Tradisi dalam Reinterpretasi Budaya

Hermenutika Tradisi dalam Reinterpretasi Budaya

February 10, 2026
Load More

Comments 1

  1. finessa says:
    2 months ago

    **finessa**

    Finessa is a natural supplement made to support healthy digestion, improve metabolism, and help you achieve a flatter belly.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2539
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

759
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
KH Zakky Mubarok

Kembali Menuju Fitrah

April 2, 2026
PBNU Temui Dubes Arab Saudi, Dorong Diplomasi Untuk Akhiri Konflik Timur Tengah (Foto: JPNN.COM)

Dorong Perdamaian, PBNU Temui Dubes Arab Saudi

April 2, 2026
Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

Musisi dan Bassist Muda Rahman Torana Masuk 50 Besar S2 Magister Law and Finance (MLF) Oxford University

April 2, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Ps. Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In