• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Hermenutika Tradisi dalam Reinterpretasi Budaya

Hermenutika Tradisi dalam Reinterpretasi Budaya

February 10, 2026
PB LS-ADI Terbitkan SK Penunjukan Moh Sabil Sebagai Pejabat Sementara Ketua Umum

PB LS-ADI Terbitkan SK Penunjukan Moh Sabil Sebagai Pejabat Sementara Ketua Umum

March 11, 2026
Resonara Menggelar Diskusi Ngaji Keperempuanan, Soroti Maraknya Pelecehan Seksual di Kampus

Resonara Menggelar Diskusi Ngaji Keperempuanan, Soroti Maraknya Pelecehan Seksual di Kampus

March 11, 2026
BEM PTNU DIY Gelar Ramadan Incubation Camp, Gelorakan Mahasiswa Kritis dengan Semangat Jaga Indonesia

BEM PTNU DIY Gelar Ramadan Incubation Camp, Gelorakan Mahasiswa Kritis dengan Semangat Jaga Indonesia

March 11, 2026
PNIB Berbagi Takjil di Tugu Jogja, Jalin Persaudaraan Perdamaian Ajak Kembali ke Jatidiri Bangsa

PNIB Berbagi Takjil di Tugu Jogja, Jalin Persaudaraan dan Perdamaian Ajak Kembali ke Jati Diri Bangsa

March 10, 2026
Sulaiman-Djaya

Belajar dari Einstein

March 10, 2026
BOS Madrasah dan BOP RA Rp4,5 Triliun Mulai Cair, Honor Guru Non ASN Bisa Dibayar

BOS Madrasah dan BOP RA Rp4,5 Triliun Mulai Cair, Honor Guru Non ASN Bisa Dibayar

March 10, 2026
aketum MUI KH M Cholil Nafis menyampaikan tausiyah saat Silaturahim dan Buka Bersama Menteri ATR/BPN H Nusron Wahid dengan keluarga besar MUI.

Hikmah Ramadan, Kiai Cholil Nafis Ingatkan Pentingnya Sedekah dan Bersyukur

March 10, 2026
Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di sidang praperadilan (Foto: Liputan6/Ady Anugrahadi)

Jelang Putusan Praperadilan, Yaqut Minta KPK Buktikan Kerugian Negara sebelum Tetapkan Tersangka

March 10, 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa Siap Jadi Pengusul Resmi KEK Tembakau Madura

Gubernur Khofifah Indar Parawansa Siap Jadi Pengusul Resmi KEK Tembakau Madura

March 10, 2026
Simpanan sebagai Titipan atau Investasi? Memahami Prinsip Simpanan dalam Perbankan Syariah

Simpanan sebagai Titipan atau Investasi? Memahami Prinsip Simpanan dalam Perbankan Syariah

March 9, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Wednesday, March 11, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Hermenutika Tradisi dalam Reinterpretasi Budaya

Oleh : Ahmad Suhadi

liputan9news by liputan9news
February 10, 2026
in Opini
A A
0
Hermenutika Tradisi dalam Reinterpretasi Budaya
508
SHARES
1.5k
VIEWS

BOGOR | LIPUTAN9NEWS

Budaya menurut bahasa terambil dari kata Budi dan daya yang maknanya mengerahkan potensi dalam menerapkan prilaku baik. Bisa juga Budaya berarti sebuah pikiran, akal budi, atau adat istiadat. Budaya juga didefinisikan sebagai sesuatu yang sudah menjadi kebiasaan dan sukar diubah, sehingga dapat menghasilkan suatu kegiatan dari pengalaman batin manusia akhirnya menghasilkan sebuah kepercayaan, kesenian, dan adat istiadat. (Menurut KBBI Kamus Besar Bahasa Indonesia)

Menyoal tentang Istilah di atas lalu kita membaca tentang budaya Nusantara yang tentunya sangat kaya, yang banyak melahirkan tradisi dan kearifan lokal sehingga menjadi warna tersendiri ketika kita melihat potret kondisi Islam di Nusantara ini.

Sebahagian orang ada yang berkata bahwa membumikan Islam Nusantara terlahir dari pertarungan budaya Arab dengan budaya lokal, pertarungan budaya Barat dengan budaya lokal, pada kenyataannya pernyataan semacam ini tidaklah tepat bahkan bisa dikatakan salah.

Jika pemahaman sebagian orang bahwa budaya Islam di Nusantara adalah akibat kekecewaan dari pengaruh budaya Arab dan Budaya Barat, sehingga membuat para ulama pribumi ketakutan akan hilangnya pengaruh Islam di Nusantara. Pernyataan seakan ketakutan hilangnya pengaruh Arab di Nusantara ini bisa diakibatkan kurangnya literasi pemahaman sejarah bangsa dan kurangnya kebanggaan terhadap para tokoh dan leluhur bangsa sendiri.

BeritaTerkait:

Upgrade: Hadis Tradisi Tadarus

Khutbah Jumat: Tradisi Munggahan dan Persiapan Menyambut Ramadan

NU dan Tantangan Abad Kedua, Antara Tradisi dan Transformasi

Ponpes Taswirul Afkar 26 Solusi Anak Dhuafa di Era Digital

Budaya Islam Nusantara bukan terlahir dari pertarungan pengaruh dari budaya luar dengan budaya lokal, tapi budaya Islam mampu bersenyawa dengan budaya lokal lantaran nilai-nilai spiritualitas para leluhur Nusantara sudah mengikat diri dengan nilai moralitas dan spiritualitas tinggi yang akhirnya ketika Islam datang langsung bisa beradaptasi dan berakulturasi dg budaya lokal.

Semisal budaya Kesundaan yang kita kenal dengan motto silih asah, silih asih, silih asih, silihwangi ini adalah modal yang diwarisan para leluhur Sunda untuk jadi pegangan generasi setelahnya agar saling mengingatkan, saling menyayangi, saling menghargai yang akhirnya bisa saling bantu, dan menjaga keselarasan agar bisa bersama-sama merawat alam.

Dari pilosopi kesundaan di atas para leluhur mengikat anak cucu dan masyarakat agar tidak saling bertikai dengan cara melestarikan tradisi dengan menciptakan kegiatan untuk bisa saling tolong menolong, saling bekerjasama, hidup bergotong-royong, saling membela sesama yaitu dengan menggiatkan tradisi sedekah bumi atau istilah tradisi islamnya yaitu istigotsah atau sedekahan, kalau di Jawa disebut kendurian.

Ikatan tradisi yang dibangun oleh leluhur lalu diadobsi oleh para penyebar Islam tidak dihilangkan tapi difilter, jika tradisi bertentangan dengan syariat Islam dihilangkan tanpa membentur dengan tradisi yang ada tapi dirubah secara bertahap, begitulah cara para ulama penyebar Islam generasi awal menyampaikan Islam secara santun dan beradab.

Ironisnya, sejak banyaknya pelajar muslim yang menuntut ilmu di Nagara lain yang sebelumnya tidak diberikan bekal pemahaman sejarah Nusantara dan metodologi dakwah para penyebar Islam Nusantara, akhirnya mabuk budaya negara luar ditambah lagi gerakan dakwah yang dilakukan selalu dihiasi oleh politik karena mereka tidak memahami cara berpikirnya tokoh gerakan Islam puritan di negara lain, dan ketika pulang ke Indonesia bukannya membawa Ilmu tapi justru membawa budaya luar untuk diterapkan di Wilayahnya, ini yg mengakibatkan terjadi benturan sosial di tengah masyarakat.

Kiai Ahmad Suhadi, S.Pd.I, Pimpinan Pondok Pesantren Taswirul Afkar 26 Bogor, Ketua Ikatan Mubaligh-mubalighoh Nusantara (IMMAN) DPD Kabupaten Bogor dan Katib JATMAN Kabupaten Bogor.

Tags: Ahmad SuhadiHerminutikaReorientasiTradisi
Share203Tweet127SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Upgrade: Hadis Tradisi Tadarus
Ramadan

Upgrade: Hadis Tradisi Tadarus

by liputan9news
March 2, 2026
0

SIDOARJO | LIPUTAN9NEWS Tadarus adalah tradisi membaca, mempelajari, dan menyimak Al-Qur'an secara bersama-sama atau bergiliran, terutama saat bulan Ramadhan datang....

Read more
Foto: Ilustrasi

Khutbah Jumat: Tradisi Munggahan dan Persiapan Menyambut Ramadan

February 13, 2026
KH. Imam Jazuli, Lc. MA. Penulis adalah Alumni Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri; Alumni Universitas Al-Azhar, Mesir, Dept. Theology and Philosophy; Alumni Universiti Kebangsaan Malaysia, Dept. Politic and Strategy; Alumni Universiti Malaya, Dept. International Strategic and Defence Studies; Pengasuh Pondok Pesantren Bina Insan Mulia, Cirebon; Wakil Ketua Pimpinan Pusat Rabithah Ma’ahid Islamiyah (Asosiasi Pondok Pesantren se-Indonesia); Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Periode 2010-2015./Foto: Imanjazuli.com

NU dan Tantangan Abad Kedua, Antara Tradisi dan Transformasi

March 2, 2026
Ponpes Taswirul Afkar 26 Solusi Anak Dhuafa di Era Digital

Ponpes Taswirul Afkar 26 Solusi Anak Dhuafa di Era Digital

February 10, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2533
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

759
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
PB LS-ADI Terbitkan SK Penunjukan Moh Sabil Sebagai Pejabat Sementara Ketua Umum

PB LS-ADI Terbitkan SK Penunjukan Moh Sabil Sebagai Pejabat Sementara Ketua Umum

March 11, 2026
Resonara Menggelar Diskusi Ngaji Keperempuanan, Soroti Maraknya Pelecehan Seksual di Kampus

Resonara Menggelar Diskusi Ngaji Keperempuanan, Soroti Maraknya Pelecehan Seksual di Kampus

March 11, 2026
BEM PTNU DIY Gelar Ramadan Incubation Camp, Gelorakan Mahasiswa Kritis dengan Semangat Jaga Indonesia

BEM PTNU DIY Gelar Ramadan Incubation Camp, Gelorakan Mahasiswa Kritis dengan Semangat Jaga Indonesia

March 11, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Ps. Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In