• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Ponpes Taswirul Afkar 26 Solusi Anak Dhuafa di Era Digital

Ponpes Taswirul Afkar 26 Solusi Anak Dhuafa di Era Digital

February 10, 2026
IDF Lecehkan Patung Yesus di Lebanon Selatan, Bukti Baru Penodaan terhadap Simbol Keagamaan

IDF Lecehkan Patung Yesus di Lebanon Selatan, Bukti Baru Penodaan terhadap Simbol Keagamaan

April 21, 2026
Presiden Joko Widodo (kiri) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan) bersiap menjawab pertanyaan wartawan usai melakukan pertemuan tertutup di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (09/08/2018). Kedatangaan presiden tersebut untuk memberitahukan rencana pendaftaran capres dan cawapres pada Jumat (10/08/2018) di KPU. (Foto: ANTARA/Wahyu Putro)

Jusuf Kalla Menyala, di Solo Jokowi Merendah

April 21, 2026
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung hadiri kegiatan Operasi Penangkapan Ikan Sapu-Sapu di Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jumat (17/04/2026).

Ikan Sapu-Sapu Dikubur Massal, MUI: Menyalahi Prinsip Rahmatan lil ‘Alamin dan Prinsip Kesejahteraan Hewan

April 21, 2026
Athif Muhyiddin Hishad (mahasiswa sekaligus Ketua HMJ-KPI UIN Datokarama Palu tahun 2025).

Athif Muhyiddin Hishad: Solusi Baru untuk Dampak Krisis Energi dalam Negeri

April 21, 2026
Kiai Said Minta Kapal Tanker Indonesia Bisa Melintasi Selat Hormuz, Umat Islam Indonesia Mendukung Iran

Kiai Said Minta Kapal Tanker Indonesia Bisa Melintasi Selat Hormuz, Umat Islam Indonesia Mendukung Iran

April 20, 2026
Gus Ulil Ingatkan Kader NU: Tanpa Nidzom, Kebenaran Bisa Kalah

Gus Ulil Ingatkan Kader NU: Tanpa Nidzom, Kebenaran Bisa Kalah

April 20, 2026
Suasana di pasar hewan Anam, Selasa (23/7). Pasar ini menggantikan pasar hewan di Kakiyah yang sudah ditutup sejak tahun ini. - (Bahaudin/Media Center Haji )

Ikuti Fatwa Muhammadiyah Baznas Buka Peluang Jamaah Haji Bayar Dam di Tanah Air

April 20, 2026
Dubes Iran Terima Cinderamata Keris dari Kiai Said, Simbol Solidaritas 14 Ormas Islam Lawan Zionis

Dubes Iran Terima Cinderamata Keris dari Kiai Said, Simbol Solidaritas 14 Ormas Islam Lawan Zionis

April 18, 2026
FPII Resmi Tempuh Jalur Hukum untuk Jusuf Kalla demi Jaga Ketertiban dan Stabilitas Publik

FPII Resmi Tempuh Jalur Hukum untuk Jusuf Kalla demi Jaga Ketertiban dan Stabilitas Publik

April 18, 2026
Ahmad Tomy Wijaya, Koordinator Pusat BEM Pesantren

Sikapi Pernyataan Jusuf Kalla, BEM Pesantren Seluruh Indonesia Serukan Klarifikasi dan Edukasi Publik Demi Kerukunan Umat

April 18, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Tuesday, April 21, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Ponpes Taswirul Afkar 26 Solusi Anak Dhuafa di Era Digital

Oleh: Ahmad Suhadi

liputan9news by liputan9news
February 10, 2026
in Opini
A A
0
Ponpes Taswirul Afkar 26 Solusi Anak Dhuafa di Era Digital

Ponpes Taswirul Afkar 26 Solusi Anak Dhuafa di Era Digital (Foto: Ilustrasi/MSN)

518
SHARES
1.5k
VIEWS

BOGOR | LIPUTAN9NEWS

Mengambil sebuah ungkapan qoidah Ushul fiqh : “Al-Muhafadzu ‘alal Qodiimi asholih wal akhdzu bil jadidil ashlah” artinya : melestarikan tradisi lama yg baik dan mengambil tradisi baru yang lebih baik. Dari sinilah kami memikir ulang bahwa di era digital saat ini Pesantren sebagai Soko guru dalam mencetak generasi yang menjadi agent of chang (agen perubahan) harus memformulasi program pesantren yang sesuai dengan kekinian yang dapat menyentuh semua kalangan.

Ada perubahan paradigma ditengah-tengah masyarakat, bahwa pendidikan bermutu seakan-akan hanya dimiliki dan dinikmati oleh masyarakat menengah ke atas dengan biaya pantastis yang ditopang oleh pasilitas sarana dan prasarana lengkap, tidak bagi Pesantren Taswirul Afkar 26 yang dibina oleh Ust.K.Ahmad Suhadi al-Bogori.

Menurut Ahmad Suhadi, bahwa mendapatkan pendidikan yang layak dan berkualitas sesuai perkembangan zaman tidak boleh hanya untuk orang-orang berduit saja, tapi anak-anak dari latar belakang orangtua tidak mampu pun harus merasakan pendidikan yang layak dengan keunggulan yang merata berbasis digital.

Ironis memang, ketika negara hadir untuk memberikan pelayanan yang baik dengan menggelontorkan anggaran yang tidak sedikit demi kemajuan dunia pendidikan Nasional, masih ada cara pandang bahwa pendidikan yang awalnya bersifat sosial non profit tapi sudah bergeser ke industri pendidikan yang telah mendegradasi tujuan dari pendidikan Nasional itu sendiri, yaitu untuk mencerdaskan masyarakat malah untuk meraup keuntungan para makelar pendidikan.

BeritaTerkait:

Hermenutika Tradisi dalam Reinterpretasi Budaya

Khutbah Jumat: Meneladi Akhlak Rasulallah Shallallahu Alaihi Wasallah di Era Digital

Pergeseran Paradigma Hak Milik dan Akad di Era Digital: Tinjauan Fiqih Muamalah Terhadap Inovasi Teknologi

Gelar Haul Damai Tanpa Provokatif, PWI-LS Kabupaten Bogor dan Aliansi Ormas Apresiasi Tertibnya Kegiatan

Hadirnya Pesantren Al-Qur’an Taswirul Afkar 26 yang berlokasi di Jl.Parung-Bogor KM.26 Ds.Pondok Udik, Kecamatan Kemang, Kab.Bogor yang berusia masih bayi berdiri sekitar 1,5 tahun lalu dengan jumlah santri yang masih dibilang sangat sedikit, pendiri Pesantren berobsesi ingin lembaga pendidikannya menjadi lembaga pendidikan Intelektual Organik, yaitu lembaga pendidikan fokus tidak hanya sekadar melahirkan “orang bergelar akademik tinggi” (intelektual teknokratis) tapi juga harus menjadi intelektual yang memiliki tanggung jawab moral, kritis, dan berpihak pada kebenaran serta kepentingan masyarakat tanpa mencari profit dan keuntungan besar dalam memperkaya diri dan pengurusnya.

Program dan dasar Pemikiran Pesantren

Ketika masyarakat prustasi yang ingin anaknya menjadi pintar dan mendapatkan akses pendidikan layak, ketika melihat brosur dengan biaya besar sungguh memberatkan sehingga harapan untuk anaknya mendapatkan pendidikan berkualitas akhirnya kandas. Akhirnya terucap: “ah biarlah anak saya sekolah yang penting dapat ijazah” Kehadiran lembaga pendidikan Pesantren Al-Qur’an Taswirul Afkar 26 walaupun tempat yang tidak cukup untuk menampung banyak santri mukim karena keterbatasan sarana dan prasarana.

Pengasuh pesantren Kiai Suhadi berkeinginan, bahwa menurutnya anak-anak dari orangtua yang berlatarbelakang tidak mampu memiliki hak yang sama yaitu mendapatkan pendidikan berkualitas sesuai kondisi saat ini. Pengasuh Pesantren Al-Qur’an Taswirul Afkar 26 melihat, ternyata masyarakat Indonesia masih banyak menyimpan generasi smart yg cerdas, semangat dan kreatif cuma karena keterbatasan biaya akhirnya para orangtua tidak lagi serius untuk memberikan pendidikan layak untuk putra-putri nya, menurutnya yang penting dapat ijazah untuk mencari kerja, padahal berapa banyak lulusan S1 menganggur karena tidak punya keahlian khusus yang mampu meraih dunia, kerja ironis bukan?.

Apakah Pesantren Al-Qur’an Taswirul Afkar 26 ada Pendidikan Formalnya?

Ada, yaitu mulai jenjang pendidikan SD s.d SMK Al-Hasanah, Cigombong yang memuat kurikulum diknas yang dipadukan dengan program pondok.

Program Pondok Pesantren

Santri yang belajar di Pesantren Al-Qur’an Taswirul Afkar 26 wajib mengikuti tahapan marhalah, yaitu tahap awal selama 2 tahun wajib mengikuti target tahsinuttilawah dengan baik sesuai qoidah tajwid melalui talaqi secara binadzor, disamping itu selama 2 tahun harus menyelesaikan hafalan juz 30(juz amma), hafal Yasin, Assajadah, Addukhon dan al-Muluk ditambah dengan 3 juz dari s.al-baqoroh.

Disamping santri harus menyelesaikan tahap tilawah Al-Quran dan Tahfidzul Qur’an santripun tidak bisa meninggalkan tradisi pondok yaitu mengkaji kitab Kuning jika sudah menyelesaikan marhalah 1. Selesai 2 tahun dengan kompetensi yang dimiliki maka santri selanjutnya diberikan kegiatan ekstrakulikuler secara kontinyu yaitu masuk dalam dunia digital berupa keahlian komputer untuk membuat aplikasi, animasi, film dll, semua program yang akan ditargetkan semuanya dengan pendekatan kursus.

Ada dua program life Skill yang akan digarap oleh Pesantren Al-Qur’an Taswirul Afkar 26, yaitu : Komputer dan otomotif. Kedua program ektra tersebut pengasuh sudah melakukan kerjasama dengan pihak otomotif dan untuk komputer sudah punya tim yang akan mendidik santri Taswirul Afkar 26 ini.

Selanjutnya, untuk mendapatkan sertifikasi ijazah wajib belajar, santri didaftarkan ke diknas/kemenag melalui sekolah formal yang terintegrasi bersama pondok dalam mengkampanyekan program SANTRI DIGITAL dan SANTRI SADAR BUDAYA.

Kiai Ahmad Suhadi, S.Pd.I, Pimpinan Pondok Pesantren Taswirul Afkar 26 Bogor, Ketua Ikatan Mubaligh-mubalighoh Nusantara (IMMAN) DPD Kabupaten Bogor dan Katib JATMAN Kabupaten Bogor.

Tags: Ahmad SuhadiAnak DhuafaEra DigitalPonpes Taswirul Afkar 26
Share207Tweet130SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Hermenutika Tradisi dalam Reinterpretasi Budaya
Opini

Hermenutika Tradisi dalam Reinterpretasi Budaya

by liputan9news
February 10, 2026
0

BOGOR | LIPUTAN9NEWS Budaya menurut bahasa terambil dari kata Budi dan daya yang maknanya mengerahkan potensi dalam menerapkan prilaku baik....

Read more
Masjid Ali-Iraq

Khutbah Jumat: Meneladi Akhlak Rasulallah Shallallahu Alaihi Wasallah di Era Digital

September 11, 2025
Pergeseran Paradigma Hak Milik dan Akad di Era Digital: Tinjauan Fiqih Muamalah Terhadap Inovasi Teknologi

Pergeseran Paradigma Hak Milik dan Akad di Era Digital: Tinjauan Fiqih Muamalah Terhadap Inovasi Teknologi

July 17, 2025
Haul

Gelar Haul Damai Tanpa Provokatif, PWI-LS Kabupaten Bogor dan Aliansi Ormas Apresiasi Tertibnya Kegiatan

June 24, 2025
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2551
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

759
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
IDF Lecehkan Patung Yesus di Lebanon Selatan, Bukti Baru Penodaan terhadap Simbol Keagamaan

IDF Lecehkan Patung Yesus di Lebanon Selatan, Bukti Baru Penodaan terhadap Simbol Keagamaan

April 21, 2026
Presiden Joko Widodo (kiri) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan) bersiap menjawab pertanyaan wartawan usai melakukan pertemuan tertutup di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (09/08/2018). Kedatangaan presiden tersebut untuk memberitahukan rencana pendaftaran capres dan cawapres pada Jumat (10/08/2018) di KPU. (Foto: ANTARA/Wahyu Putro)

Jusuf Kalla Menyala, di Solo Jokowi Merendah

April 21, 2026
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung hadiri kegiatan Operasi Penangkapan Ikan Sapu-Sapu di Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jumat (17/04/2026).

Ikan Sapu-Sapu Dikubur Massal, MUI: Menyalahi Prinsip Rahmatan lil ‘Alamin dan Prinsip Kesejahteraan Hewan

April 21, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In