• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Rakernas PGDN: Mempertahankan Eksistensi Guru Diniyah dan Guru Ngaji Menuju Indonesia Emas

Rakernas PGDN: Mempertahankan Eksistensi Guru Diniyah dan Guru Ngaji Menuju Indonesia Emas

December 26, 2024
Prof. Dr. K.H. M. Asrorun Ni’am Sholeh, S.Ag., Lc., MA., Rais Syuriyah PCNU Jakarta Pusat

Sapi Kurban Presiden untuk Rakyat: Tinjauan Syariah dan Kebijakan Publik

June 2, 2026
Labuan Bajo Bergejolak ! Misteri Tanah 40 Hektar Hotel St. REGIST Stop Mangkrak, Erwin Bebek/Kadiman Sembunyi?

Labuan Bajo Bergejolak! Misteri Tanah 40 Hektar Hotel St. REGIST Stop Mangkrak, Erwin Bebek/Kadiman Sembunyi?

June 2, 2026
Yusuf mars

Jika Kiai Miftachul Akhyar Kembali Jadi Rais Aam PBNU, Nasib Gus Yahya Game Over?

June 2, 2026
Warga NU Gelar Mubes di Yogyakarta, Desak PBNU Kembali ke Khittah

Warga NU Gelar Mubes di Yogyakarta, Desak PBNU Kembali ke Khittah

June 1, 2026
Kiai Imjaz Bina Insan Mulia: Ketika Pesantren Berani Bertransformasi, PTN dan Beasiswa Global bukan Lagi Mimpi

Kiai Imjaz Bina Insan Mulia: Ketika Pesantren Berani Bertransformasi, PTN dan Beasiswa Global bukan Lagi Mimpi

June 1, 2026
PNIB: Selamat Hari Lahir Pancasila 1 Juni, Ideologi Bangsa Penjaga dari serangan Ideologi Khilafah Terorisme yang Bukan Omon-Omon

PNIB: Selamat Hari Lahir Pancasila 1 Juni, Ideologi Bangsa Penjaga dari serangan Ideologi Khilafah Terorisme yang Bukan Omon-Omon

June 1, 2026
Tim Musyrif Diny, Prof KH Asrorun Ni'am Sholeh saat berada di Arafah. (Foto: Istimewa/MSN)

Prof Niam Tegaskan Qurban Presiden dari Banpres Tak Perlu Diperdebatkan

June 1, 2026
Gus Maftuh dan Gus Muwafiq Dukung Cak Imin Pimpin PBNU, Serukan Reformasi Kembali ke Khittah 1926, Deklarasikan FPGM

Gus Maftuh dan Gus Muwafiq Dukung Cak Imin Pimpin PBNU, Serukan Reformasi Kembali ke Khittah 1926, Deklarasikan FPGM

May 31, 2026
Aguk Irawan MN: Muktamar NU Harus Mengurai Semua Masalah Internal dan Teguhkan kembali NU sebagai Kekuatan Civil Society

Aguk Irawan MN: Muktamar NU Harus Mengurai Semua Masalah Internal dan Teguhkan kembali NU sebagai Kekuatan Civil Society

May 31, 2026
Musyrif Diny Kemenhaj KH Misbahul Munir: Output Ibadah Haji Umat Islam lebih Toleran terhadap Perbedaan

Musyrif Diny Kemenhaj, KH Misbahul Munir: Output Ibadah Haji Umat Islam lebih Toleran terhadap Perbedaan

May 31, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Tuesday, June 2, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Rakernas PGDN: Mempertahankan Eksistensi Guru Diniyah dan Guru Ngaji Menuju Indonesia Emas

Oleh: KH.M Tatang Royani An Nashirie

liputan9news by liputan9news
December 26, 2024
in Opini
A A
0
Rakernas PGDN: Mempertahankan Eksistensi Guru Diniyah dan Guru Ngaji Menuju Indonesia Emas
502
SHARES
1.4k
VIEWS

Jakarta | LIPUTAN9NEWS

Perhelatan tingkat nasional untuk guru Diniyah dan guru Ngaji akan digelar di kota Pahlawan pada tanggal 23 Desember 2024. Acara yang dibesut dalam Rapat Kerja Nasional Perkumpulan Guru Diniyah dan Guru Ngaji Nusantara (Rakernas PGDN) akan dihadiri oleh delegasi provinsi se Indonesia. Mereka sudah menyanggupi siap hadir dengan menyatakan kesediaannya kepada Panitia.

Rakernas PGDN mengusung tema ” Mempertahankan Eksistensi Guru Diniyah dan Guru Ngaji Menuju Indonesia Emas.” Tema tersebut akan berfokus kepada guru Diniyah dan Guru Ngaji dengan memperkuat empat pilar yang meliputi, profesionalisme, ekonomi, kesehatan dan regulasi. Empat pilar tersebut akan menjadi inti pembahasan dalam Rakernas yang akan dihadiri oleh praktisi dan akademisi pendidikan keagamaan di Indonesia.

Pertama, profesionalisme perlu mendapatkan sentuhan yang memiliki makna terhadap peningkatan kapasitas pendidik di lingkungan lembaga pendidikan non formal . Selama ini profesionalisme seakan akan hanya disematkan pada lembaga pendidikan formal. Sementara lembaga pendidikan non formal yang memiliki tenaga pendidik dengan sebutan guru Diniyah dan guru Ngaji nyaris belum tersentuh secara masif dengan istilah profesionalisme. Padahal kedua entitas tersebut menjadi garda terdepan dalam penguatan pendidikan karakter di republik Indonesia.

BeritaTerkait:

No Content Available

Profesionalisme guru Diniyah dan guru Ngaji menjadi mendesak karena merekalah yang bersentuhan persiapan dengan generasi emas yang berkarakter. Meskipun hari ini Kemenag RI atau pemerintah daerah sudah ada sedikit perhatian terhadap kedua komunitas ( guru Diniyah dan guru Ngaji ) tersebut,akan tetapi belum berbanding lurus dengan tugas dan amanat yang diemban untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan mencetak generasi yang berakhlak mulia.

Oleh karena itu pergerakan yang menyentuh secara masif terhadap peningkatan kapasitas pendidik ( profesionalisme guru Diniyah dan guru Ngaji ) menjadi prioritas yang akan digarap oleh PGDN. Pilar pertama ini menjadi kunci utama untuk peningkatan kualitas pendidikan non formal yang banyak berkembang di desa desa dan sebagian di perkotaan. Beberapa irisan sikap dalam profesionalisme yang meliputi kompetensi pedagogik,akademik, sosial dan kepribadian menjadi bahasan penting dalam rakernas.

Kedua, ekonomi dan kesejahteraan guru Diniyah menjadi prioritas yang kedua dalam pembahasan Rakernas PGDN. Karena sesungguhnya profesionalisme juga dipengaruhi oleh tingkat kesejahteraan bagi pelaku profesi tersebut ( pendidik ).Mafhumnya, kalau guru Diniyah dan guru Ngaji sejahtera dan ekonominya tercukupi maka akan menjalankan tugas dan amanat dengan penuh semangat tidak terganggu oleh pemikiran ekonomi keluarga.

Melalui PGDN diharapkan muncul konsep pemberdayaan ekonomi dilingkungan guru Diniyah dan guru Ngaji dengan menjalin relasi dan kolaborasi dengan beberapa pihak yang memberikan kemaslahatan kesejahteraan. Ini sangat penting karena dengan pemberdayaan ekonomi dilingkungan guru Diniyah dan guru Ngaji, maka akan meminimalkan ketergantungan terhadap pemerintah. Disinilah PGDN akan membuat formula kerjasama dengan beberapa lembaga profit yang bergerak dibidang ekonomi dan usaha produktif.

Ketiga, pilar regulasi dan pendampingan hukum. Pilar ini menjadi bagian perjuangan PGDN untuk menjadikan guru Diniyah dan guru Ngaji memiliki legalitas yuridis sebagai landasan bagi pemerintah untuk mengambil kebijakan terkait dengan peningkatan kapasitas dan kesejahteraan. Selama ini regulasi yang ada hanya diperuntukkan untuk guru pada lembaga pendidikan formal ( UU Guru dan Dosen ). Padahal eksistensi guru Diniyah dan guru Ngaji menjadi bagian dari entitas untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Oleh karena itu saatnya komunitas guru Diniyah dan guru Ngaji mendapatkan perhatian regulasi dari pemerintah agar mendapatkan ruang dalam keberpihakan dalam pusaran kekuasaan.

Berkait dengan regulasi, pendampingan hukum terhadap guru Diniyah dan guru Ngaji juga menjadi bagian yang akan dibahas dalam Rakernas PGDN. Acap kali guru Diniyah dan guru Ngaji menghadapi persoalan hukum, namun tidak memiliki pendampingan atau edukasi tentang hukum. Sehingga ketika masuk dalam arena wilayah hukum mendapatkan kekalahan karena faktor kelemahan. Oleh karena itu edukasi tentang hukum akan menjadi salah satu garapan PGDN.

Pilar yang keempat adalah kesehatan. Pilar ini merupakan ikhtiar PGDN untuk menjadikan guru Diniyah dan guru Ngaji sehat wal afiat. Adapun ikhtiar yang akan dilakukan yaitu menjalin kerjasama BBJS Kesehatan, lembaga pengobatan atau klinik kesehatan baik milik swasta atau pemerintah. Sebagai guru Diniyah dan guru Ngaji untuk menjalankan aktivitas sehari-hari tentu dibutuhkan modal sehat. Dengan sehat bisa berbuat banyak untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas. Oleh karena itu Ikhtiar menjaga kesehatan seluruh guru Diniyah dan guru Ngaji menjadi bagian yang akan dibahas dalam rakernas PGDN.

Akhirnya semoga pergerakan PGDN membawa perubahan dan kemanfaatan untuk umat, khususnya guru Diniyah dan guru Ngaji di Indonesia. Semua pergerakan dan langkah PGDN menjadi ladang berkhidmah kepada bangsa untuk bersama mewujudkan generasi emas yang hebat dan berakhlak mulia.

KH.M Tatang Royani An Nashirie, Bendahara Umum PDGN Nusantara

Tags: PGDNPGDN Nusantara
Share201Tweet126SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

No Content Available
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2576
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

759
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
Prof. Dr. K.H. M. Asrorun Ni’am Sholeh, S.Ag., Lc., MA., Rais Syuriyah PCNU Jakarta Pusat

Sapi Kurban Presiden untuk Rakyat: Tinjauan Syariah dan Kebijakan Publik

June 2, 2026
Labuan Bajo Bergejolak ! Misteri Tanah 40 Hektar Hotel St. REGIST Stop Mangkrak, Erwin Bebek/Kadiman Sembunyi?

Labuan Bajo Bergejolak! Misteri Tanah 40 Hektar Hotel St. REGIST Stop Mangkrak, Erwin Bebek/Kadiman Sembunyi?

June 2, 2026
Yusuf mars

Jika Kiai Miftachul Akhyar Kembali Jadi Rais Aam PBNU, Nasib Gus Yahya Game Over?

June 2, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In