• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Salamuddin Daeng, Peneliti Senior Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI)

Walau Harga Minyak Naik, Petro Dollar Tetap Akan Runtuh?

March 4, 2026
KH Said Aqil siroj

KH Said Aqil Siroj Konfirmasi Tidak akan Maju pada Perhelatan Muktamar NU ke-35

May 18, 2026
Konferensi pers Sidang Isbat penetapan awal Zulhijjah 1447 H yang digelar di Kantor Kemenag Jl. MH. Thamrin Jakarta, Ahad (17/05/2026).

Gelar Sidang Isbat, Pemerintah Tetapkan Idul Adha 27 Mei 2026

May 18, 2026
Muhammad Ikhsanurrizqi, Ketua BEM PTNU Se-Nusantara.

Ketua BEM PTNU Sentil Pernyataan Presiden soal Rupiah: Rakyat Kecil Tetap Jadi Korban

May 18, 2026
Kongkalikong Tender Gedung BTN Sulampua? Logis 08 Desak BTN dan Danantara Buka-bukaan

Logis 08 Soroti Danantara, Proyek Perkampungan Haji di Mekkah Belum Tunjukkan Progres Nyata

May 16, 2026
Fatayat NU dan Ratusan Jamaah Semarakkan Cahaya Hati Indonesia di Masjid Al-Hijrah Bekasi Utara

Fatayat NU dan Ratusan Jamaah Semarakkan Cahaya Hati Indonesia di Masjid Al-Hijrah Bekasi Utara

May 16, 2026
DPD PPNI Kabupaten Bekasi Sukses Jadi Tuan Rumah International Nurses Day 2026 Tingkat Jabar

DPD PPNI Kabupaten Bekasi Sukses Jadi Tuan Rumah International Nurses Day 2026 Tingkat Jabar

May 16, 2026
KH. Cholil Nafis, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah

Jamaah Haji 2026 Diizinkan Kemenhaj Bayar Dam di Tanah Air, Inilah Respon Kiai Cholil Nafis

May 16, 2026
SDIT Atssurayya Luncurkan Kelas Talenta dan Tahfidz untuk Jawab Tantangan Pendidikan Modern

SDIT Atssurayya Luncurkan Kelas Talenta dan Tahfidz untuk Jawab Tantangan Pendidikan Modern

May 16, 2026
Gus Rosikh : KH Imam Jazuli, Gus Ipang Wahid, Gus Yusuf Chudlori dan Gus Miftah, Kyai Muda NU Progresif Visioner Yang Ahli Tirakat

Gus Rosikh: KH Imam Jazuli, Gus Ipang Wahid, Gus Yusuf Chudlori dan Gus Miftah, Kyai Muda NU Progresif Visioner Yang Ahli Tirakat

May 15, 2026
GP Ansor Bekasi Selatan Gembleng Kader Banser, Perkuat Jiwa Kepemimpinan dan Kebangsaan

GP Ansor Bekasi Selatan Gembleng Kader Banser, Perkuat Jiwa Kepemimpinan dan Kebangsaan

May 15, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Monday, May 18, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Walau Harga Minyak Naik, Petro Dollar Tetap Akan Runtuh?

Oleh: Salamuddin Daeng

liputan9news by liputan9news
March 4, 2026
in Opini
A A
0
Salamuddin Daeng, Peneliti Senior Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI)

Salamuddin Daeng, Peneliti Senior Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI) (Foto: Liputan9news/MSN)

503
SHARES
1.4k
VIEWS

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS

Hanya dalam hitungan 3 hari setelah serangan Israel Amerika Serikat ke Iran pada 28 Februari 2026, harga minyak hari ini 2 Maret 2026 melompat mendekati 80 dolar per barel. Media maistream AS menyebut harga minyak akan naik ke 90 dollar per barel. Untuk apa harga minyak naik? untuk memulihkan keuntungan perusahaan minyak raksasa yang satu per satu telah tergerus dalam satu dekade terakhir.

Untuk apa lagi harga minyak naik? Untuk satu tujuan yang lebih besar dan yang paling besar yakni memulihkan kekuasan rezim petro dollar, rezim uang kertas dollar yang siap diprinting untuk di-utang-kan ke seluruh negara di dunia. Tapi apakah petro dollar yang tengah sekarat ini benar benar dapat dipulihkan dengan perang? dan dengan menaikkan harga minyak? Publik internasional tampaknya telah memiliki kesadaran yang lain, mengetahui bahwa perdamaian dunia perdamaian Timur Tengah dan perdaiaman Palestina vs Israel adalah kuburan bagi rezim cetak uang kertas petro dollar system.

Tekanan terhadap petro dollar telah datang secara bertubi tubi. Gerakan climate change secara telak memukul minyak atau enegi fosil dan hendak menggantinya dengan energi baru terbaharukan. Bahkan sebagai bahan bakar sekalipun minyak bumi ditolak oleh gerakan global baru tersebut sejak Paris Agreement. Gerakan cliamete change mendesak agar minyak bumi berhenti ditambang, sektor keuangan dan perbankkan yang membiayainya terkena denda, dsn Negara dan perusahaan yang memperdagangkannya dikenakan pajak perdagangan yang besar melalui carbon tax. Transisi bertahap akan ditempuh melalui optimalisasi utilisasi gas alam, untuk selanjutnya elektrifikasi total.

Meskipun rezim baru, rezim pengganti fiat money atau rezim pengganti uang kertas printing sebenarnya masih ingin menyisahkan minyak bumi sebagai salah satu bahan bakar saja. Minyak bumi hanya ditendang keluar dari sistem global. Minyak bumi tidak lagi dijadikan sebagai jangkar mata uang. Jangkar mata uang baru tidak lagi dibentuk dengan konflik atau perang dan tidak lagi dibuat atau dibiakkan di Timur Tengah. Jangkar mata uang baru dibentuk dari transparansi, keterbukaan dan bersumber dari perkembangan digitalisasi. Jangkar mata uang baru dibangun dengan cara buttom up, dari gerakan komunitas internasional yang inclusive.

BeritaTerkait:

DPP KNPI Ajak Masyarakat Indonesia Doakan Presiden Prabowo, Berhasil Kerja Sama Minyak dan Gas dengan Putin

KPK Sebut Penyitaan USD1,6 Juta Bukan dari Rumah Yaqut Cholil Qoumas

Babak Baru! KPK Sita USD1,6 Juta dan 4 Mobil Terkait Korupsi Kuota Haji

Harga Sarang Burung Walet Turun Drastis, Puluhan Ribu Petani Menjerit

Tekanan sangat kecang datang kepada The Federal Reserve yang merupakan lembaga penyelenggara petro dollar datang dari dunia maya. Supremasinya sebagai pencetak uang, sebagai pengusa uang terganggu oleh perkembangan dunia baru yang dibawa oleh penguasa dunia baru. Uang kertas cetakan yang dibuat hanya bermodalkan kertas dan tinta serta mesin printing akan digantikan dengan dengan uang digital yang dibentuk nilainya oleh sebuah kesepakatan komunitas internasional secara demokrasi melalui sistem digital. Takanan paling keras dan significat adalah kebijakan dunia baru meninggapkan mata uang dollar sebagai mata uang dunia, sebagai alat tukar global untuk selanjutnya akan digantikan dengan cripto curency. Pukulan ini sangat telak, memukul mata uang dollar dan menelanjangi the Federal Reserve. Kenyataannya tidak ada cadangan atau reserve.

Presiden Donald Trump secara tegas mengatakan akan mengambi kembali The Fed untuk diluasai oleh negara Amerika Serikat. Donald Trump ingin mengakhiri pengusaan swasta terhadap organisasi keuangan tertinggi di dunia tersebut. Oleh Donald Trump lembaga The Fed akan diletakkan kembali di bawah kekuasan Presiden AS yakni di bawah Menteri Keuangan AS atau di bawah kebijakan goverment treasurry. Penolakan The Fed berkali kali terhadap permintaan Presiden AS telah memicu perkelahian yang sengit diantara mereka. Perkelahian inilah yang menjadi sumber huru hara dan keguncangan dunai saat ini.

Perbedaan perang dulu dengan perang saat ini di wilayah Timur Tengah adalah terletak pada konsekuensinya. Perang dulu mengokohkan bekerjanya petro dollar system dan membangun supremasi The Federal Reserve. Namun perang sekarang justru akan mengakhiri petro dolar system, membuka jalan lebih luas bagi rezim baru yang transpran. Walaupun harga minyak naik diawal perang, namun dihadapan komunitas global harga diri petro dolar telah tumbang di awal perang. Ini adalah ujung jalan, Ini adalah point of no return. Jadi apakah The Fed dan BI akan kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi?

Salamuddin Daeng, Peneliti Senior Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI)

Tags: DollarHargaHarga Minyak NaikMinyakPetro Dollar
Share201Tweet126SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Putri Khairunnisa
Nasional

DPP KNPI Ajak Masyarakat Indonesia Doakan Presiden Prabowo, Berhasil Kerja Sama Minyak dan Gas dengan Putin

by liputan9news
April 16, 2026
0

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Putri Khairunnisa mendukung dan mengajak masyarakat Indonesia...

Read more
Yaqut Cholil Qoumas

KPK Sebut Penyitaan USD1,6 Juta Bukan dari Rumah Yaqut Cholil Qoumas

September 3, 2025
Dollar

Babak Baru! KPK Sita USD1,6 Juta dan 4 Mobil Terkait Korupsi Kuota Haji

September 2, 2025
Sarang Burung Watlet

Harga Sarang Burung Walet Turun Drastis, Puluhan Ribu Petani Menjerit

August 12, 2025
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2561
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

759
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
KH Said Aqil siroj

KH Said Aqil Siroj Konfirmasi Tidak akan Maju pada Perhelatan Muktamar NU ke-35

May 18, 2026
Konferensi pers Sidang Isbat penetapan awal Zulhijjah 1447 H yang digelar di Kantor Kemenag Jl. MH. Thamrin Jakarta, Ahad (17/05/2026).

Gelar Sidang Isbat, Pemerintah Tetapkan Idul Adha 27 Mei 2026

May 18, 2026
Muhammad Ikhsanurrizqi, Ketua BEM PTNU Se-Nusantara.

Ketua BEM PTNU Sentil Pernyataan Presiden soal Rupiah: Rakyat Kecil Tetap Jadi Korban

May 18, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In