• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Heru Siswanto

Puasa Membentuk Sapta Jayabinangun

March 9, 2025
KH. Muzaki Kholish Wakil Katib Syuriah PWNU DKI Jakarta

KH. Muzaki Kholish Sebut Pernyataan Kiai Said Cerminkan Kedewasaan dan Adab Kepemimpinan NU

May 18, 2026
KH Said Aqil siroj

KH Said Aqil Siroj Konfirmasi Tidak akan Maju pada Perhelatan Muktamar NU ke-35

May 18, 2026
Konferensi pers Sidang Isbat penetapan awal Zulhijjah 1447 H yang digelar di Kantor Kemenag Jl. MH. Thamrin Jakarta, Ahad (17/05/2026).

Gelar Sidang Isbat, Pemerintah Tetapkan Idul Adha 27 Mei 2026

May 18, 2026
Muhammad Ikhsanurrizqi, Ketua BEM PTNU Se-Nusantara.

Ketua BEM PTNU Sentil Pernyataan Presiden soal Rupiah: Rakyat Kecil Tetap Jadi Korban

May 18, 2026
Kongkalikong Tender Gedung BTN Sulampua? Logis 08 Desak BTN dan Danantara Buka-bukaan

Logis 08 Soroti Danantara, Proyek Perkampungan Haji di Mekkah Belum Tunjukkan Progres Nyata

May 16, 2026
Fatayat NU dan Ratusan Jamaah Semarakkan Cahaya Hati Indonesia di Masjid Al-Hijrah Bekasi Utara

Fatayat NU dan Ratusan Jamaah Semarakkan Cahaya Hati Indonesia di Masjid Al-Hijrah Bekasi Utara

May 16, 2026
DPD PPNI Kabupaten Bekasi Sukses Jadi Tuan Rumah International Nurses Day 2026 Tingkat Jabar

DPD PPNI Kabupaten Bekasi Sukses Jadi Tuan Rumah International Nurses Day 2026 Tingkat Jabar

May 16, 2026
KH. Cholil Nafis, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah

Jamaah Haji 2026 Diizinkan Kemenhaj Bayar Dam di Tanah Air, Inilah Respon Kiai Cholil Nafis

May 16, 2026
SDIT Atssurayya Luncurkan Kelas Talenta dan Tahfidz untuk Jawab Tantangan Pendidikan Modern

SDIT Atssurayya Luncurkan Kelas Talenta dan Tahfidz untuk Jawab Tantangan Pendidikan Modern

May 16, 2026
Gus Rosikh : KH Imam Jazuli, Gus Ipang Wahid, Gus Yusuf Chudlori dan Gus Miftah, Kyai Muda NU Progresif Visioner Yang Ahli Tirakat

Gus Rosikh: KH Imam Jazuli, Gus Ipang Wahid, Gus Yusuf Chudlori dan Gus Miftah, Kyai Muda NU Progresif Visioner Yang Ahli Tirakat

May 15, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Tuesday, May 19, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Puasa Membentuk Sapta Jayabinangun

Oleh: Dr. Heru Siswanto, M.Pd.I

liputan9news by liputan9news
March 9, 2025
in Opini
A A
1
Heru Siswanto

Dr. Heru Siswanto, M.Pd.I., Ketua Program Studi PAI-BSI (Pendidikan Agama Islam-Berbasis Studi Interdisipliner) dan dosen Pascasarjana IAI Al-Khoziny Buduran Sidoarjo; Dosen PAI-Terapan Politeknik Pelayaran Surabaya; Pengasuh Balai Peduli Pendidikan Indonesia; Pengurus LTMNU PCNU Sidoarjo; Ketua LDNU MWCNU Krembung.

512
SHARES
1.5k
VIEWS

Sidoarjo | LIPUTAN9NEWS

Dalam rekam jejak sejarahnya, tercatat bahwa Islam pertama kali masuk ke Indonesia pada abad ke-7 Masehi. Adanya perdagangan maritim menjadi jalur utama penyebaran agama Islam ini. Pedagang-pedagang muslim dari berbagai wilayah, seperti Gujarat, India, dan Timur Tengah, datang ke pelabuhan-pelabuhan di Nusantara membawa bersamaan ajaran Islam.

Namun pada waktu itu, agama Hindu-Budha telah menjadi bagian pemula dari dasar-dasar keyakinan yang berkembang di kehidupan masyarakat Nusantara. Mustahil dinafikkan bahwa persinggungan keyakinan di awal kehadiran ajaran Islam dapat memicu kontraproduksi kehadirannya.

Namun menjadi catatan bersama, di antara semua kondisi tersebut, Islam datang ke Nusantara dengan kondisi santun dengan polarisasi sistem ritual mengakomodir budaya leluhur yang lebih awal mengisi ruang keagamaan dan keberagamaan masyarakat. Formulasi dakwah Islam di Nusantara bersinergi aktif dengan kondisi realistik budaya masyarakat yang berkembang di zamannya. Para da’i yang berjuang menyiarkan ajaran Islam di tengah-tengah kehidupan masyarakat Nusantara melakukan pola-pola kearifan atas budaya lokal masyarakat.

BeritaTerkait:

Bagaimana Hukum Tidak Berpuasa dalam Perjalanan Mudik? Ini Penjelasannya

Khutbah Jumat: Zakat yang Membersihkan dan Mensucikan 

Khutbah Jumat: Puasa Sebagai Media Pembersihan Hati (Tazkiyatun Nafs)

Khutbah Jumat: Pahami Fiqih Puasa, Jaga Keabsahannya

Dalam kerangka ini, para pendahulu kita yang bertindak sebagai da’i bagi syiar Islam di Nusantara khususnya kawasan Jawa tiada menolak terhadap budaya-budaya pendahulu yang telah mengisi relung keagamaan masyarakat Jawa. Sebagai contoh sederhananya dalam hal ini menyampaikan 7 manfaat puasa untuk kesehatan mental, dengan istilah “Sapta Jayabinangun.”

Uraian penjelasannya dalam hal ini puasa tidak hanya memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh, akan tetapi puasa juga baik untuk psikologis seseorang yang menjalankannya. Ini karena puasa menuntut bagi yang menjalankannya untuk menghindari hal-hal yang buruk untuk dirinya. Sejumlah penelitian ilmu kesehatan telah menemukan bahwa puasa dapat memberikan pengaruh positif terhadap kesehatan mental seseorang. Diantara 7 manfaat puasa untuk kesehatan mental tersebut antara lain:

1. Menumbuh kembangkan rasa empati
Arti menjalankan ibadah puasa bagi umat Islam adalah tidak boleh makan atau minum setelah waktu sahur hingga waktu berbuka. Ketika seseorang menahan haus dan lapar selama satu hari, maka secara tidak langsung pengalaman ini akan meningkatkan rasa simpati seseorang pada orang lain yang kekurangan makanan atau kondisi ekonominya dibawahnya.

Simpati adalah salah satu perasaan peduli terhadap orang lain sehingga membuat orang lain merasa lebih baik atau bahagia. Dengan begitu, menjalankan ibadah puasa akan membuat seseorang lebih mudah untuk berbagi pada orang lain yang berkekurangan.

2. Dapat mengurangi risiko stres
Banyak hasil penelitian membuat suatu kesimpulan bahwa puasa bisa mengurangi risiko stress. Ini karena orang yang berpuasa memiliki kontrol dan penguasaan diri yang kuat. Kesadaran tersebut dapat mengurangi risiko stres. Terkait dengan hal itu, di dalam tubuh setiap orang terdapat kelenjar adrenal yang menghasilkan hormon kortisol. Hormon ini disebut sebagai hormon stres.

Dalam berpuasa, menjaga makan akan menjaga juga hormon kortisol yang berkaitan dengan respon tubuh saat stres. Dengan puasa hormon kortisol menjadi stabil sehingga dapat menekan tingkat stres. Beberapa studi menunjukkan jika hormon kortisol meningkat melebihi kebutuhan dapat menjadikan seseorang rentang terpapar kemarahan. Oleh karena itu, hadirnya makan dalam tubuh manusia pada waktu sahur maupun berbuka akan menurunkan kadar kortisol dalam darah. Hal ini karena tubuh terasa nyaman sehingga akan menurunkan stress.

3. Menjadikan mood selalu positif
Saat menjalankan puasa, diharuskan berusaha untuk menghindarkan diri dari hal-hal negatif. Dan menjadi kepercayaan bagi sebagai umat Islam, bahwa di bulan Ramadan semua kebaikan yang dilakukan akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda. Kepercayaan tersebut membawa aura positif dalam diri seseorang dalam menjalankan puasa.

4. Meningkatkan kecerdasan emosional
Menjadi suatu keistimewaan tersendiri bagi sebagai manusia yang dikaruniai di dalam tubuhnya, terdapat banyak hormon yang dapat memengaruhi reaksi emosional. Termasuk hormon yang bertanggung jawab terhadap hawa nafsu. Misalnya nafsu melakukan kekerasan, amarah, hingga kekejaman. Ketika berpuasa, metabolisme hormon akan dipercepat, sehingga tidak sempat memengaruhi tindakan seseorang.

5. Meningkatkan kepercayaan diri
Seseorang yang berpuasa akan dipandang sebagai orang yang taat pada agamanya. Pandangan ini dapat meningkatkan kepercayaan dirinya. Ia pun akan lebih bersemangat untuk terus meningkatkan ibadah, terutama di bulan Ramadan.

6. Menghindarkan diri dari kebiasaan buruk
Puasa bisa membantu seseorang mengurangi kebiasaan buruk yang biasa ia lakukan. Mulai dari, berbohong, bergunjing, berbuat tidak adil baik bagi dirinya atau antar ssama dan lain-lain. Selain membentuk pola hidup yang sehat secara fisik, ini akan memengaruhi kondisi psikologis seseorang yang bisa menjalankan puasa dengan baik dan benar.

7. Menjadi obat gangguan mental
Dalam ilmu kesehatan tersebutkan bahwa puasa dapat memurnikan sel-sel tubuh, termasuk juga sel-sel otak. Sebagaimana dalam laman berita internasional pernah disampaikan bahkan, puasa dijadikan terapi perawatan untuk penderita skizofrenia. Dan, pada tahun 1972, seorang direktur dari Moscow Psychiatric Institute melaporkan bahwa terapi puasa sukses menyembuhkan lebih dari 7 ribu pasien penyakit mental, termasuk skizofrenia. Ini adalah suatu bukti kebenaran syariat agama Islam yang patut menjadi renungan bersama.

Simpulnya, banyak relasi nilai manfaat dari ibadah puasa yang kita jalankan dengan niat yang ikhlas dan benar. Sehingga “Sapta Jayabinangun” benar-benar kita dapatkan sebagai buah dari ibadah puasa tersebut. Dan, terakhir semoga ibadah puasa kita selama bulan Ramadan 1446 H ini lancar dan bisa ketemu dengan bulan Ramadan tahun berikutnya….Aamiin

Dr. Heru Siswanto, M.Pd.I., Ketua Program Studi PAI-BSI (Pendidikan Agama Islam-Berbasis Studi Interdisipliner) dan dosen Pascasarjana IAI Al-Khoziny Buduran Sidoarjo; Dosen PAI-Terapan Politeknik Pelayaran Surabaya; Pengasuh Balai Peduli Pendidikan Indonesia; Pengurus LTMNU PCNU Sidoarjo; Ketua LDNU MWCNU Krembung.

Tags: PuasaRamdan
Share205Tweet128SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Bagaimana Hukum Tidak Berpuasa dalam Perjalanan Mudik? Ini Penjelasannya
Tanya-Jawab

Bagaimana Hukum Tidak Berpuasa dalam Perjalanan Mudik? Ini Penjelasannya

by liputan9news
March 18, 2026
0

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kementerian Agama, Kementerian Agama, Arsad Hidayat, mengatakan, seseorang yang melakukan...

Read more
KH. A. Muzaini Aziz, Lc., MA., Penulis adalah Ketua Bidang Pendidikan, Kaderisasi dan Riset PP LADISNU (Pengurus Pusat Lajnah Dakwah Islam Nusantara) Jakarta dan Ketua Yayasan Al-Mu’in, Kota Tangerang.

Khutbah Jumat: Zakat yang Membersihkan dan Mensucikan 

March 5, 2026
Foto: Ilustrasi

Khutbah Jumat: Puasa Sebagai Media Pembersihan Hati (Tazkiyatun Nafs)

February 20, 2026
Foto: Ilustrasi

Khutbah Jumat: Pahami Fiqih Puasa, Jaga Keabsahannya

February 19, 2026
Load More

Comments 1

  1. herpafend says:
    3 months ago

    **herpafend**

    herpafend is a natural wellness formula developed for individuals experiencing symptoms related to the herpes simplex virus.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2561
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

759
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
KH. Muzaki Kholish Wakil Katib Syuriah PWNU DKI Jakarta

KH. Muzaki Kholish Sebut Pernyataan Kiai Said Cerminkan Kedewasaan dan Adab Kepemimpinan NU

May 18, 2026
KH Said Aqil siroj

KH Said Aqil Siroj Konfirmasi Tidak akan Maju pada Perhelatan Muktamar NU ke-35

May 18, 2026
Konferensi pers Sidang Isbat penetapan awal Zulhijjah 1447 H yang digelar di Kantor Kemenag Jl. MH. Thamrin Jakarta, Ahad (17/05/2026).

Gelar Sidang Isbat, Pemerintah Tetapkan Idul Adha 27 Mei 2026

May 18, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In