• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
PNIB

PNIB Minta Waspadai HTI Pengusung Khilafah, Sasar Medsos sebagai Alat Propaganda Generasi Muda

October 8, 2025
Hilman Latief Ungkap Istilah “Tendangan Tanpa Bayangan” dalam Sidang Korupsi Kuota Haji

Hilman Latief Ungkap Istilah “Tendangan Tanpa Bayangan” dalam Sidang Korupsi Kuota Haji

September 25, 2026
MUSPIMNAS BEM PTNU 2026: Dorong Stabilitas Nasional, Ekonomi Kerakyatan, dan Tata Kelola Organisasi

MUSPIMNAS BEM PTNU 2026: Dorong Stabilitas Nasional, Ekonomi Kerakyatan, dan Tata Kelola Organisasi

September 25, 2026
Mantan Mensos Bachtiar Chamsyah Meninggal Dunia

Mantan Mensos Bachtiar Chamsyah Meninggal Dunia

September 25, 2026
Imam Jazuli Foundation Gelar Gala Dinner Pasca Muktamar, Dorong Rekonsiliasi dan Penguatan Ukhuwah Nahdliyin 

Imam Jazuli Foundation Gelar Gala Dinner Pasca Muktamar, Dorong Rekonsiliasi dan Penguatan Ukhuwah Nahdliyin 

September 25, 2026
Imam Jazuli Foundation Buka Workshop, Rumah Tangga Nyai Kunci Perjuangan Pesantren?

Imam Jazuli Foundation Buka Workshop, Rumah Tangga Nyai Kunci Perjuangan Pesantren?

September 24, 2026
Ali Masykur Musa Bahas Peran Naqsyabandiyah di Forum Dunia

Ali Masykur Musa Bahas Peran Naqsyabandiyah di Forum Dunia

September 24, 2026
Ali Masykur Musa Pimpin Naqshbandi Dunia

Ali Masykur Musa Pimpin Naqshbandi Dunia

September 24, 2026
Sulaiman Djaya

Tentang Penulisan Puisi – Robert Frost dan Walt Whitman

September 24, 2026
Dr. Nurul Huda SA, Staf Pengajar Programs Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah, Institut Studi Islam Fahmina (ISIF) Cirebon.

Daya Pesona Perpustakaan

September 24, 2026
Gus Ipul Siapkan Somasi Atas Tudingan Aliran Rp480 Miliar ke Muktamar ke-35 NU

Gus Ipul Siapkan Somasi Atas Tudingan Aliran Rp480 Miliar ke Muktamar ke-35 NU

September 23, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Friday, September 25, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

PNIB Minta Waspadai HTI Pengusung Khilafah, Sasar Medsos sebagai Alat Propaganda Generasi Muda

liputan9news by liputan9news
October 8, 2025
in Nasional
A A
1
PNIB

PNIB Minta Waspadai HTI Pengusung Khilafah, Sasar Medsos sebagai Alat Propaganda Generasi (Foto: Dok.PNIB)

514
SHARES
1.5k
VIEWS

BANYUWANGI | LIPUTAN9NEWS
Ketua Umum Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB) AR Waluyo Wasis Nugroho (Gus Wal) menegaskan bahwa penangkapan dua pelajar terduga teroris di Purbalingga, Jawa Tengah dan Lampung merupakan bukti nyata ancaman HTI dan terorisme masih belum mati, bahkan mereka beradaptasi menggunakan gaya baru.

Menurutnya, HTI dan kelompok radikal lainnya kini tidak lagi bergerak secara terang-terangan melalui pertemuan fisik, melainkan menjadikan media sosial sebagai alat menyebarkan ideologi dan propaganda, pencucian otak, serta merekrut kader baru dengan sasaran utama generasi muda Indonesia.

Gus Wal menegaskan bahwa media sosial telah berubah menjadi alat propoganda “senjata perang” yang digunakan kelompok paham Khilafah radikal untuk melancarkan agenda “menghancurkan” dari dalam. Ia mengatakan, pola perekrutan melalui algoritma digital jauh lebih berbahaya dibanding perekrutan konvensional karena bekerja secara sistematis dan masif sehingga sulit dideteksi.

BeritaTerkait:

PNIB Desak 16 November Jadi Hari Toleransi Nasional

PNIB Desak Polri Usut Pernyataan Abu Janda

150 Ribu Liter Air Guyur Boyolali, PNIB Serukan Persatuan

PNIB, KNS dan BEM PTNU DIY Salurkan 125 Ribu Liter Air Bersih ke Bantul dan Gunung Kidul

“Rekrutmen  melalui algoritma digital jauh lebih berbahaya dibanding perekrutan konvensional karena bekerja secara sistematis dan masif sehingga sulit dideteksi,” ujanya dalam ketrangan tertulis, yang diterima Liputan9news, Selasa (07/10/2025).

“HTI dan jaringan terorisme melalui paham khilfah sengaja membidik pelajar dan mahasiswa karena mereka masih rapuh secara ideologi, labil dalam mencari jati diri, serta sangat aktif di ruang digital. Narasi yang mereka sebarkan sengaja dibungkus dengan jargon agama dan jihad jihad semu, padahal isinya adalah racun yang bertujuan menghancurkan NKRI dari dalam,” sambungnya.

PNIB menilai fenomena ini tidak bisa dianggap sepele. Generasi muda adalah masa depan bangsa, namun jika pikiran mereka diracuni, yang akan lahir bukanlah pemimpin masa depan melainkan mesin perusak dan penghancur bangsa.

Lebih lanjut, Gus Wal menjelaskan dunia maya kini menjadi medan pertempuran yang lebih berbahaya dari sekadar kontak fisik, karena di balik layar gawai, ribuan narasi kebencian, hoaks, dan ajakan Khilafah, radikalisme,  terorisme, dan anarkisme terus diproduksi tanpa henti.

“Ini adalah bentuk kebangkitan khilafah gaya baru, yang menyusup secara halus kemudian menghancurkan kita. Kalau kita sampai lengah, maka Indonesia bisa digiring ke jurang perpecahan dan kehancuran,” urainya.

Untuk itu, PNIB menyerukan agar semua pihak bergerak bersama. Negara tidak bisa dibiarkan bekerja sendirian melalui Densus 88, BNPT, Polri dan TNI dalam mengatasi persoalan khilafah, radikalisme, anarkisme, dan terorisme. Masyarakat sipil, lembaga pendidikan, tokoh agama, orang tua, hingga organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan wajib bersatu menutup celah propaganda ini. Kontra narasi di media sosial harus dibanjiri dengan konten Nasionalisme kebangsaan, nilai Pancasila, Moderasi Beragama semangat toleransi, dan pesan cinta Tanah Air.

“Pelajar, Pemuda dan mahasiswa jangan sampai hanya menjadi korban. Mereka harus bangkit menjadi agen perubahan dan perlawanan mengatasi Intoleransi Khilafah Anarkisme Radikalisme Terorisme yang kian tumbuh subur. Media sosial tidak boleh dikuasai oleh HTI dan kelompok radikal khilafah terorisme dan anarko. Kita harus memenuhi ruang digital dengan pesan positif, membangun eco chamber kebangsaan yang lebih kuat daripada propaganda mereka. Inilah cara kita merawat kebinekaan dan toleransi yang merupakan identitas jati diri bangsa Indonesia, mengawal Pancasila, dan memastikan Indonesia akan tetap berdiri tegak,” tegas Gus Wal.

Gus Wal menyatakan bahwa ancaman terbesar bagi Indonesia bukanlah serangan militer dari luar negeri, melainkan infiltrasi ideologi yang tumbuh diam-diam di dalam negeri sendiri.

“HTI, khilafah, anarkisme dan terorisme tidak bisa lagi hanya dianggap musuh negara, mereka adalah musuh rakyat. Maka melawan mereka bukan hanya tugas aparat, tapi kewajiban seluruh rakyat Indonesia,” Jaga Kampung desa dari Intoleransi Khilafah Anarkisme Intoleransi Radikalisme Terorisme dengan semangat membangun kampung desa berkarakter Pancasila,” pungkasnya.

(GW/MSN)

Tags: DigitalHTIKekerasanKhilafahMedsosPNIBTerorisme
Share206Tweet129SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

PNIB Desak 16 November Jadi Hari Toleransi Nasional
Nasional

PNIB Desak 16 November Jadi Hari Toleransi Nasional

by liputan9news
September 23, 2026
0

PNIB Desak 16 November Jadi Hari Toleransi Nasional

Read more
PNIB Desak Polri Usut Pernyataan Abu Janda

PNIB Desak Polri Usut Pernyataan Abu Janda

September 21, 2026
150 Ribu Liter Air Guyur Boyolali, PNIB Serukan Persatuan

150 Ribu Liter Air Guyur Boyolali, PNIB Serukan Persatuan

September 20, 2026
PNIB, KNS dan BEM PTNU DIY Salurkan 125 Ribu Liter Air Bersih ke Bantul dan Gunung Kidul

PNIB, KNS dan BEM PTNU DIY Salurkan 125 Ribu Liter Air Bersih ke Bantul dan Gunung Kidul

September 15, 2026
Load More

Comments 1

  1. herpafend says:
    8 months ago

    **herpafend**

    herpafend is a natural wellness formula developed for individuals experiencing symptoms related to the herpes simplex virus.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2632
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

760
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
Hilman Latief Ungkap Istilah “Tendangan Tanpa Bayangan” dalam Sidang Korupsi Kuota Haji

Hilman Latief Ungkap Istilah “Tendangan Tanpa Bayangan” dalam Sidang Korupsi Kuota Haji

September 25, 2026
MUSPIMNAS BEM PTNU 2026: Dorong Stabilitas Nasional, Ekonomi Kerakyatan, dan Tata Kelola Organisasi

MUSPIMNAS BEM PTNU 2026: Dorong Stabilitas Nasional, Ekonomi Kerakyatan, dan Tata Kelola Organisasi

September 25, 2026
Mantan Mensos Bachtiar Chamsyah Meninggal Dunia

Mantan Mensos Bachtiar Chamsyah Meninggal Dunia

September 25, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In