• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Imam Jazuli

Kiai Imam Jazuli Sebut Dua Figur Besar Layak Jadi Rais Aam PBNU Periode Mendatang

November 17, 2025
Rupiah Terjun Bebas, PNIB Nilai Alarm Keras Kegagalan Pemerintah menjaga Stabilitas Ekonomi, Korbanya Rakyat Desa dan Kota

Rupiah Terjun Bebas, PNIB Nilai Alarm Keras Kegagalan Pemerintah menjaga Stabilitas Ekonomi, Korbanya Rakyat Desa dan Kota

May 19, 2026
Keterangan Gambar : Ilustrasi AI simulasi rekaman CCTV (Night Vision/Noise), yang direkonstruksi berdasarkan Laporan Polisi, dimana menunjukkan mobil Daihatsu Rocky merah di bahu jalan tol Tol Jakarta-Tangerang (Kebon Jeruk) dini hari. Terdapat label 'PELAKU MENDEKATI MOBIL' dan 'KORBAN DI SEMAK-SEMAK.

Pelaku Pencurian Mobil Sigra Di Tol Km 3,8 Diburu Polisi, Korban Berharap Bisa Tertangkap

May 19, 2026
Yudhie Haryon (CEO Nusantara Centre) dan Agus Rizal (Ekonom Universitas MH Thamrin)

Rupiah Lemah itu Taktis

May 19, 2026
Kritik Pertumbuhan Ekonomi 2026 Kepada Prabowo, Lebih Beresensi Pujian dan Dukungan

Kritik Pertumbuhan Ekonomi 2026 Kepada Prabowo, Lebih Beresensi Pujian dan Dukungan

May 19, 2026
KH. Muzaki Kholish Wakil Katib Syuriah PWNU DKI Jakarta

KH. Muzaki Kholish Sebut Pernyataan Kiai Said Cerminkan Kedewasaan dan Adab Kepemimpinan NU

May 18, 2026
KH Said Aqil siroj

KH Said Aqil Siroj Konfirmasi Tidak akan Maju pada Perhelatan Muktamar NU ke-35

May 18, 2026
Konferensi pers Sidang Isbat penetapan awal Zulhijjah 1447 H yang digelar di Kantor Kemenag Jl. MH. Thamrin Jakarta, Ahad (17/05/2026).

Gelar Sidang Isbat, Pemerintah Tetapkan Idul Adha 27 Mei 2026

May 18, 2026
Muhammad Ikhsanurrizqi, Ketua BEM PTNU Se-Nusantara.

Ketua BEM PTNU Sentil Pernyataan Presiden soal Rupiah: Rakyat Kecil Tetap Jadi Korban

May 18, 2026
Kongkalikong Tender Gedung BTN Sulampua? Logis 08 Desak BTN dan Danantara Buka-bukaan

Logis 08 Soroti Danantara, Proyek Perkampungan Haji di Mekkah Belum Tunjukkan Progres Nyata

May 16, 2026
Fatayat NU dan Ratusan Jamaah Semarakkan Cahaya Hati Indonesia di Masjid Al-Hijrah Bekasi Utara

Fatayat NU dan Ratusan Jamaah Semarakkan Cahaya Hati Indonesia di Masjid Al-Hijrah Bekasi Utara

May 16, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Tuesday, May 19, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Kiai Imam Jazuli Sebut Dua Figur Besar Layak Jadi Rais Aam PBNU Periode Mendatang

Moh. Faisal Asadi by Moh. Faisal Asadi
November 17, 2025
in Nasional
A A
0
Imam Jazuli

KH Imam Jazuli,Lc, MA, Pengasuh Pondok Pesantren Bina Insan Mulia, Cirebon ,Jawa Barat (Foto: Dokpri/Imjaz)

931
SHARES
2.7k
VIEWS

CIREBON | LIPUTAN9NEWS
Bursa calon Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mulai menghangat. Sejumlah pesantren dan tokoh Nahdliyin mulai mengajukan usulan nama, dan dua figur karismatik kini disebutkan paling kuat yaitu Prof Dr KH Said Aqil Siroj dan KH Asep Saifuddin Chalim.

Pengasuh Pesantren Bina Insan Mulia Cirebon, KH Imam Jazuli, menyebut keduanya adalah sosok ulama kharismatik yang tidak hanya memiliki kedalaman ilmu, tetapi juga kapasitas kepemimpinan yang dibutuhkan NU di era modern.

Menurut Kiai Imam, kandidat pertama yakni Kiai Asep bukan sekadar seorang ulama terpandang, namun juga sosok visioner yang berhasil mentransformasi Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) menjadi organisasi guru yang mandiri, produktif, dan diperhitungkan di kancah nasional.

“Bahkan kabarnya periode kepengurusannya hari ini yang tanpa SK dari PBNU, meski demikian, di bawah kepemimpinannya, Pergunu tidak lagi hanya menjadi pelengkap, melainkan pilar penting dalam ekosistem pendidikan Nahdlatul Ulama (NU) dan Indonesia,” ujarnya.

BeritaTerkait:

KH. Muzaki Kholish Sebut Pernyataan Kiai Said Cerminkan Kedewasaan dan Adab Kepemimpinan NU

KH Said Aqil Siroj Konfirmasi Tidak akan Maju pada Perhelatan Muktamar NU ke-35

Sinyal Kuat Regenerasi PBNU: Gus Yusuf, KH Imam Jazuli, Gus Ipang Wahid dan Gus Miftah ‘Satu Shaf’ di PMKNU Cirebon

Gus Kikin Beri Sinyal Siap Pimpin NU, Serukan Kembalinya Soliditas Nahdliyin Jelang Muktamar ke-3

Salah satu penekanan utama Kiai Asep, lanjut dia, sejak awal memimpin Pergunu adalah pentingnya kemandirian. Ia secara tegas menyatakan bahwa Pergunu dalam masa kepemimpinannya tidak akan terus bergantung pada PBNU, melainkan harus mampu menjadi organisasi yang menopang PBNU melalui program-program produktifnya.

Visi tersebut, menurut Kiai Imam, dapat diwujudkan melalui berbagai inisiatif strategi yang fokus pada penguatan sumber daya manusia (SDM) dan kemandirian finansial. Kiai Asep, yang juga dikenal sebagai “Kiai Miliarder” karena keberhasilannya mengelola pesantren dan berbagai unit usaha, juga sering membagikan kunci suksesnya tersebut kepada para kader Pergunu: keteguhan hati, kesabaran, keikhlasan, dan kerja keras.

“Selain itu, Kiai Asep memiliki keyakinan yang mendalam bahwa kader Pergunu harus tampil sebagai solusi atas berbagai masalah keumatan dan kebangsaan. Oleh karena itu, program-program kerja di bawah Arahnya sangat menekan pada peningkatan kompetensi guru NU,” ungkapnya.

Beberapa inisiatif kunci dan terobosan yang dilakukan Kiai Asep pada Pergunu, lanjut dia, meliputi: Satu, peningkatan Kualitas SDM, yaitu dengan menggalakkan pelatihan dan pendidikan berkelanjutan untuk mewujudkan sumber daya Pergunu yang mumpuni.

Kedua, aktif melakukan advokasi dan perlindungan, dengan memperkuat peran Pergunu dalam mengadvokasi hak-hak guru dan tenaga pendidik NU, memastikan kesejahteraan dan perlindungan profesi mereka.

Ketiga, membangun jaringan dan kolaborasi untuk memperluas jejaring Pergunu, baik dengan institusi pendidikan lain, pemerintah, maupun lembaga terkait, untuk membuka lebih banyak peluang bagi anggotanya.

“Di bawah kepemimpinan Kiai Asep, Pergunu nyatanya mengalami pertumbuhan signifikan, baik dari segi keanggotaan maupun jangkauan program. Pelantikan pengurus di berbagai wilayah dan daerah yang begitu semarak dengan program-program menjadi bukti nyata ekspansi organisasi ini,” kata Kiai Imam.

Keberhasilan Kiai Asep, lanjut dia, tidak hanya terlihat dari sisi organisasi, tetapi juga dari inspirasi yang ia berikan kepada para guru. Kiai Asep sering berbagi kisah hidupnya yang inspiratif, dari nol hingga mencapai kesuksesan, yang memotivasi ribuan guru NU untuk gigih dan ulet dalam menjalankan profesi mulia mereka.

Selanjutnya, kisah sukses Kiai Asep memimpin Pergunu , menurutnya, adalah tentang keberanian untuk bermimpi besar dan konsistensi dalam mewujudkannya. Dengan landasan kemandirian dan fokus pada peningkatan kualitas SDM, Pergunu di bawah kepemimpinannya siap menghadapi tantangan zaman dan terus berkontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan di Indonesia.

“Maka bermodalkan hal di atas ini, Kiai Asep tentu saja sangat layak menahkodai PBNU sebagai Rais Aam, apalagi pesatren Kiai Asep (PP Amanatul Umat) sangat besar dengan jumlah puluhan ribu santri,” terangnya.

Sementara kandidat kuat lainnya, kata Kiai Imam, adalah KH. Said Aqil Siroj, yang memiliki beberapa alasan potensial untuk menjadi Rais Aam PBNU, Kiai Said pernah memimpin PBNU sebagai Ketua Umum selama dua periode (2010-2021), serta memberikan pemahaman yang komprehensif pada struktur organisasi dan dinamika internal NU.

Kiai Said posisinya sebagai tokoh sentral NU selama bertahun-tahun membangun jaringan yang kuat di tingkat nasional maupun internasional. Kiai Said juga, lanjut Kiai Imam, memiliki latar belakang pendidikan tinggi (doktor dari Universitas Umm Al-Qura, Arab Saudi) dan keilmuan Islam yang luas.

“Lalu, selama kepemimpinannya, beliau dikenal memiliki terobosan dalam memajukan NU, antara lain fokus pada pengkaderan dan kemandirian finansial organisasi. Dan, yang paling penting adalah adanya dukungan Kiai sepuh. Sebab selama ini Kiai Said termasuk sering silaturahmi ke pengasuh pondok-pondok pesatren, terutama ke pengasuh kiai sepuh,” katanya.

Kiai Imam juga mengingatkan, biasanya keputusan Kiai Said untuk maju dalam kontestasi sebelumnya seringkali didasari oleh permintaan atau dukungan dari kiai-kiai sepuh dan pengurus wilayah.

“Penting juga mencatat bahwa pemilihan Rais Aam PBNU melibatkan mekanisme internal yang disebut Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa), di mana sembilan ulama sepuh yang terpilih akan bermusyawarah untuk menentukan Rais Aam,” pungkasnya.

(MFA)

Tags: Asep Saifuddin ChalimKH. Said Aqil SirojKiai SaidPBNURais Aam PBNU
Share372Tweet233SendShare
Moh. Faisal Asadi

Moh. Faisal Asadi

Aktual, Faktual, Kompeten, Konsisten dan Terpercaya

BeritaTerkait

KH. Muzaki Kholish Wakil Katib Syuriah PWNU DKI Jakarta
Nasional

KH. Muzaki Kholish Sebut Pernyataan Kiai Said Cerminkan Kedewasaan dan Adab Kepemimpinan NU

by Yuzep Ahmad
May 18, 2026
0

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS Wakil Katib Syuriah PWNU DKI Jakarta, KH. Muzaki Kholish, menegaskan bahwa pernyataan KH. Said Aqil Siroj terkait...

Read more
KH Said Aqil siroj

KH Said Aqil Siroj Konfirmasi Tidak akan Maju pada Perhelatan Muktamar NU ke-35

May 18, 2026
Sinyal Kuat Regenerasi PBNU: Gus Yusuf, KH Imam Jazuli, Gus Ipang Wahid dan Gus Miftah ‘Satu Shaf’ di PMKNU Cirebon

Sinyal Kuat Regenerasi PBNU: Gus Yusuf, KH Imam Jazuli, Gus Ipang Wahid dan Gus Miftah ‘Satu Shaf’ di PMKNU Cirebon

May 14, 2026
Gus Kikin Beri Sinyal Siap Pimpin NU, Serukan Kembalinya Soliditas Nahdliyin Jelang Muktamar ke-3

Gus Kikin Beri Sinyal Siap Pimpin NU, Serukan Kembalinya Soliditas Nahdliyin Jelang Muktamar ke-3

May 8, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2561
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

759
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
Rupiah Terjun Bebas, PNIB Nilai Alarm Keras Kegagalan Pemerintah menjaga Stabilitas Ekonomi, Korbanya Rakyat Desa dan Kota

Rupiah Terjun Bebas, PNIB Nilai Alarm Keras Kegagalan Pemerintah menjaga Stabilitas Ekonomi, Korbanya Rakyat Desa dan Kota

May 19, 2026
Keterangan Gambar : Ilustrasi AI simulasi rekaman CCTV (Night Vision/Noise), yang direkonstruksi berdasarkan Laporan Polisi, dimana menunjukkan mobil Daihatsu Rocky merah di bahu jalan tol Tol Jakarta-Tangerang (Kebon Jeruk) dini hari. Terdapat label 'PELAKU MENDEKATI MOBIL' dan 'KORBAN DI SEMAK-SEMAK.

Pelaku Pencurian Mobil Sigra Di Tol Km 3,8 Diburu Polisi, Korban Berharap Bisa Tertangkap

May 19, 2026
Yudhie Haryon (CEO Nusantara Centre) dan Agus Rizal (Ekonom Universitas MH Thamrin)

Rupiah Lemah itu Taktis

May 19, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In