• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Imam Jazuli

Kiai Imam Jazuli Sebut Dua Figur Besar Layak Jadi Rais Aam PBNU Periode Mendatang

November 17, 2025
Hilman Latief Ungkap Istilah “Tendangan Tanpa Bayangan” dalam Sidang Korupsi Kuota Haji

Hilman Latief Ungkap Istilah “Tendangan Tanpa Bayangan” dalam Sidang Korupsi Kuota Haji

September 25, 2026
MUSPIMNAS BEM PTNU 2026: Dorong Stabilitas Nasional, Ekonomi Kerakyatan, dan Tata Kelola Organisasi

MUSPIMNAS BEM PTNU 2026: Dorong Stabilitas Nasional, Ekonomi Kerakyatan, dan Tata Kelola Organisasi

September 25, 2026
Mantan Mensos Bachtiar Chamsyah Meninggal Dunia

Mantan Mensos Bachtiar Chamsyah Meninggal Dunia

September 25, 2026
Imam Jazuli Foundation Gelar Gala Dinner Pasca Muktamar, Dorong Rekonsiliasi dan Penguatan Ukhuwah Nahdliyin 

Imam Jazuli Foundation Gelar Gala Dinner Pasca Muktamar, Dorong Rekonsiliasi dan Penguatan Ukhuwah Nahdliyin 

September 25, 2026
Imam Jazuli Foundation Buka Workshop, Rumah Tangga Nyai Kunci Perjuangan Pesantren?

Imam Jazuli Foundation Buka Workshop, Rumah Tangga Nyai Kunci Perjuangan Pesantren?

September 24, 2026
Ali Masykur Musa Bahas Peran Naqsyabandiyah di Forum Dunia

Ali Masykur Musa Bahas Peran Naqsyabandiyah di Forum Dunia

September 24, 2026
Ali Masykur Musa Pimpin Naqshbandi Dunia

Ali Masykur Musa Pimpin Naqshbandi Dunia

September 24, 2026
Sulaiman Djaya

Tentang Penulisan Puisi – Robert Frost dan Walt Whitman

September 24, 2026
Dr. Nurul Huda SA, Staf Pengajar Programs Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah, Institut Studi Islam Fahmina (ISIF) Cirebon.

Daya Pesona Perpustakaan

September 24, 2026
Gus Ipul Siapkan Somasi Atas Tudingan Aliran Rp480 Miliar ke Muktamar ke-35 NU

Gus Ipul Siapkan Somasi Atas Tudingan Aliran Rp480 Miliar ke Muktamar ke-35 NU

September 23, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Friday, September 25, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Kiai Imam Jazuli Sebut Dua Figur Besar Layak Jadi Rais Aam PBNU Periode Mendatang

Moh. Faisal Asadi by Moh. Faisal Asadi
November 17, 2025
in Nasional
A A
0
Imam Jazuli

KH Imam Jazuli,Lc, MA, Pengasuh Pondok Pesantren Bina Insan Mulia, Cirebon ,Jawa Barat (Foto: Dokpri/Imjaz)

937
SHARES
2.7k
VIEWS

CIREBON | LIPUTAN9NEWS
Bursa calon Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mulai menghangat. Sejumlah pesantren dan tokoh Nahdliyin mulai mengajukan usulan nama, dan dua figur karismatik kini disebutkan paling kuat yaitu Prof Dr KH Said Aqil Siroj dan KH Asep Saifuddin Chalim.

Pengasuh Pesantren Bina Insan Mulia Cirebon, KH Imam Jazuli, menyebut keduanya adalah sosok ulama kharismatik yang tidak hanya memiliki kedalaman ilmu, tetapi juga kapasitas kepemimpinan yang dibutuhkan NU di era modern.

Menurut Kiai Imam, kandidat pertama yakni Kiai Asep bukan sekadar seorang ulama terpandang, namun juga sosok visioner yang berhasil mentransformasi Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) menjadi organisasi guru yang mandiri, produktif, dan diperhitungkan di kancah nasional.

“Bahkan kabarnya periode kepengurusannya hari ini yang tanpa SK dari PBNU, meski demikian, di bawah kepemimpinannya, Pergunu tidak lagi hanya menjadi pelengkap, melainkan pilar penting dalam ekosistem pendidikan Nahdlatul Ulama (NU) dan Indonesia,” ujarnya.

BeritaTerkait:

PBNU 2026-2031 Harus Bersih dari Praktik Korupsi

Ber-NU Tanpa Ber-PBNU, Gus Lilur Kembali Lempar Kritik Usai Muktamar NU ke-35

Isu “PKB Come Back” Mencuat, Gus Lilur Bela Gus Kikin: PBNU Bukan PWNU Jawa Timur

Gus Kikin dan Ujian Besar Membenahi “Konstitusi” NU: Sebuah Kontribusi Pemikiran

Salah satu penekanan utama Kiai Asep, lanjut dia, sejak awal memimpin Pergunu adalah pentingnya kemandirian. Ia secara tegas menyatakan bahwa Pergunu dalam masa kepemimpinannya tidak akan terus bergantung pada PBNU, melainkan harus mampu menjadi organisasi yang menopang PBNU melalui program-program produktifnya.

Visi tersebut, menurut Kiai Imam, dapat diwujudkan melalui berbagai inisiatif strategi yang fokus pada penguatan sumber daya manusia (SDM) dan kemandirian finansial. Kiai Asep, yang juga dikenal sebagai “Kiai Miliarder” karena keberhasilannya mengelola pesantren dan berbagai unit usaha, juga sering membagikan kunci suksesnya tersebut kepada para kader Pergunu: keteguhan hati, kesabaran, keikhlasan, dan kerja keras.

“Selain itu, Kiai Asep memiliki keyakinan yang mendalam bahwa kader Pergunu harus tampil sebagai solusi atas berbagai masalah keumatan dan kebangsaan. Oleh karena itu, program-program kerja di bawah Arahnya sangat menekan pada peningkatan kompetensi guru NU,” ungkapnya.

Beberapa inisiatif kunci dan terobosan yang dilakukan Kiai Asep pada Pergunu, lanjut dia, meliputi: Satu, peningkatan Kualitas SDM, yaitu dengan menggalakkan pelatihan dan pendidikan berkelanjutan untuk mewujudkan sumber daya Pergunu yang mumpuni.

Kedua, aktif melakukan advokasi dan perlindungan, dengan memperkuat peran Pergunu dalam mengadvokasi hak-hak guru dan tenaga pendidik NU, memastikan kesejahteraan dan perlindungan profesi mereka.

Ketiga, membangun jaringan dan kolaborasi untuk memperluas jejaring Pergunu, baik dengan institusi pendidikan lain, pemerintah, maupun lembaga terkait, untuk membuka lebih banyak peluang bagi anggotanya.

“Di bawah kepemimpinan Kiai Asep, Pergunu nyatanya mengalami pertumbuhan signifikan, baik dari segi keanggotaan maupun jangkauan program. Pelantikan pengurus di berbagai wilayah dan daerah yang begitu semarak dengan program-program menjadi bukti nyata ekspansi organisasi ini,” kata Kiai Imam.

Keberhasilan Kiai Asep, lanjut dia, tidak hanya terlihat dari sisi organisasi, tetapi juga dari inspirasi yang ia berikan kepada para guru. Kiai Asep sering berbagi kisah hidupnya yang inspiratif, dari nol hingga mencapai kesuksesan, yang memotivasi ribuan guru NU untuk gigih dan ulet dalam menjalankan profesi mulia mereka.

Selanjutnya, kisah sukses Kiai Asep memimpin Pergunu , menurutnya, adalah tentang keberanian untuk bermimpi besar dan konsistensi dalam mewujudkannya. Dengan landasan kemandirian dan fokus pada peningkatan kualitas SDM, Pergunu di bawah kepemimpinannya siap menghadapi tantangan zaman dan terus berkontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan di Indonesia.

“Maka bermodalkan hal di atas ini, Kiai Asep tentu saja sangat layak menahkodai PBNU sebagai Rais Aam, apalagi pesatren Kiai Asep (PP Amanatul Umat) sangat besar dengan jumlah puluhan ribu santri,” terangnya.

Sementara kandidat kuat lainnya, kata Kiai Imam, adalah KH. Said Aqil Siroj, yang memiliki beberapa alasan potensial untuk menjadi Rais Aam PBNU, Kiai Said pernah memimpin PBNU sebagai Ketua Umum selama dua periode (2010-2021), serta memberikan pemahaman yang komprehensif pada struktur organisasi dan dinamika internal NU.

Kiai Said posisinya sebagai tokoh sentral NU selama bertahun-tahun membangun jaringan yang kuat di tingkat nasional maupun internasional. Kiai Said juga, lanjut Kiai Imam, memiliki latar belakang pendidikan tinggi (doktor dari Universitas Umm Al-Qura, Arab Saudi) dan keilmuan Islam yang luas.

“Lalu, selama kepemimpinannya, beliau dikenal memiliki terobosan dalam memajukan NU, antara lain fokus pada pengkaderan dan kemandirian finansial organisasi. Dan, yang paling penting adalah adanya dukungan Kiai sepuh. Sebab selama ini Kiai Said termasuk sering silaturahmi ke pengasuh pondok-pondok pesatren, terutama ke pengasuh kiai sepuh,” katanya.

Kiai Imam juga mengingatkan, biasanya keputusan Kiai Said untuk maju dalam kontestasi sebelumnya seringkali didasari oleh permintaan atau dukungan dari kiai-kiai sepuh dan pengurus wilayah.

“Penting juga mencatat bahwa pemilihan Rais Aam PBNU melibatkan mekanisme internal yang disebut Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa), di mana sembilan ulama sepuh yang terpilih akan bermusyawarah untuk menentukan Rais Aam,” pungkasnya.

(MFA)

Tags: Asep Saifuddin ChalimKH. Said Aqil SirojKiai SaidPBNURais Aam PBNU
Share375Tweet234SendShare
Moh. Faisal Asadi

Moh. Faisal Asadi

Aktual, Faktual, Kompeten, Konsisten dan Terpercaya

BeritaTerkait

Ada satu prinsip yang semestinya tidak boleh ditawar dalam penyusunan kepengurusan PBNU hasil Muktamar ke-35 NU: integritas.
Opini

PBNU 2026-2031 Harus Bersih dari Praktik Korupsi

by liputan9news
September 15, 2026
0

Ada satu prinsip yang semestinya tidak boleh ditawar dalam penyusunan kepengurusan PBNU hasil Muktamar ke-35 NU: integritas.

Read more
Gus Lilur

Ber-NU Tanpa Ber-PBNU, Gus Lilur Kembali Lempar Kritik Usai Muktamar NU ke-35

September 14, 2026
Gus Lilur

Isu “PKB Come Back” Mencuat, Gus Lilur Bela Gus Kikin: PBNU Bukan PWNU Jawa Timur

September 10, 2026
Ketua Umum Kaukus Intelektual Nahdlatul Ulama (KALAM NU) Abd. Aziz bersama Kiai Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Kantor PWNU Jatim, Selasa, 8 September 2026 sore.

Gus Kikin dan Ujian Besar Membenahi “Konstitusi” NU: Sebuah Kontribusi Pemikiran

September 9, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2632
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

760
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
Hilman Latief Ungkap Istilah “Tendangan Tanpa Bayangan” dalam Sidang Korupsi Kuota Haji

Hilman Latief Ungkap Istilah “Tendangan Tanpa Bayangan” dalam Sidang Korupsi Kuota Haji

September 25, 2026
MUSPIMNAS BEM PTNU 2026: Dorong Stabilitas Nasional, Ekonomi Kerakyatan, dan Tata Kelola Organisasi

MUSPIMNAS BEM PTNU 2026: Dorong Stabilitas Nasional, Ekonomi Kerakyatan, dan Tata Kelola Organisasi

September 25, 2026
Mantan Mensos Bachtiar Chamsyah Meninggal Dunia

Mantan Mensos Bachtiar Chamsyah Meninggal Dunia

September 25, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In