• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Kiai Imam Jazuli Nilai Kiai Ma’ruf Amin Figur Paling Rasional untuk Posisi Rais Aam PBNU

PBNU, Politik, dan Aturan Satu Tahun: Perlukah Jeda Parpol?

August 13, 2026
Perang Laporan Gus Ipul-Gus Lilur, Abd. Aziz Serukan Rekonsiliasi

Perang Laporan Gus Ipul-Gus Lilur, Abd. Aziz Serukan Rekonsiliasi

October 18, 2026
Sajadah Ekologi di Tengah Bara Karhutla: Ikhtiar Langit dan Bumi Santri Bina Insan Mulia

Sajadah Ekologi di Tengah Bara Karhutla: Ikhtiar Langit dan Bumi Santri Bina Insan Mulia

October 17, 2026
Refleksi Hari Kesaktian Pancasila, Hari Santri, dan Sumpah Pemuda, Gus Wal Soroti Intoleransi hingga Dampak Amandemen Konstitusi

PNIB Serukan Kembali ke Pancasila dan UUD 1945 Asli

October 17, 2026
Surat Terbuka untuk Prabowo, BEM PTNU Soroti Nasib Petani

BEM PTNU: BBM Langka, MBG Membengkak Ke Mana Arah Prioritas Anggaran Negara?

October 17, 2026
Jangan Cuma Sibuk Sidak! Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Ditantang Kawal Tuntas Proyek Jalan Milyaran Rupiah

Jangan Cuma Sibuk Sidak! Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Ditantang Kawal Tuntas Proyek Jalan Milyaran Rupiah

October 18, 2026
Puluhan Ribu Warga Antar Tuan Guru Bagu ke Peristirahatan Terakhir

Wafat! Puluhan Ribu Warga Antar Tuan Guru Bagu ke Peristirahatan Terakhir

October 17, 2026
Gus Lilur: Wahai Para Penyuap Jangan Berpura-pura soal Dugaan Suap Muktamar NU

Gus Lilur: Wahai Para Penyuap Jangan Berpura-pura soal Dugaan Suap Muktamar NU

October 17, 2026
Tokoh Agama dan Ormas Kemang Soroti Narasumber Toleransi

Tokoh Agama dan Ormas Kemang Soroti Narasumber Toleransi

October 16, 2026
Nusron Wahid

Dua Kali Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Nusron Wahid

October 16, 2026
Dr. Nurul Huda SA, Staf Pengajar Programs Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah, Institut Studi Islam Fahmina (ISIF) Cirebon.

Perlawanan dari Pesantren

October 16, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Sunday, October 18, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

PBNU, Politik, dan Aturan Satu Tahun: Perlukah Jeda Parpol?

Oleh: KH. Imam Jazuli, Lc., MA.

liputan9news by liputan9news
August 13, 2026
in Opini
A A
0
Kiai Imam Jazuli Nilai Kiai Ma’ruf Amin Figur Paling Rasional untuk Posisi Rais Aam PBNU

KH. Imam Jazuli Pangasuh Pondok Pesantren Bina Insan Mulia (BIMA) dan KH. Ma'ruf Amin Mantan Wakil Presdien RI dalam kunjungan di Ponpes BIMA, Cirebon, Jawa Barat. (Foto: Dok. Kiai Imjaz)

542
SHARES
1.5k
VIEWS

CIREBON | LIPUTAN9NEWS

Ketentuan Perkum NU Nomor 12 Tahun 2025 dan ART NU Pasal 51 yang mewajibkan jeda kepengurusan partai politik selama satu tahun bagi calon Ketua Umum/ Rois Aam PBNU memperlihatkan gejala purifikasi berlebihan. Pendekatan ini keliru karena memperlakukan afiliasi politik seolah-olah sebagai kompromi etis yang mencemari integritas jamiyah.

Diskursus Ahlussunnah wal Jamaah menempatkan agama (din) dan kekuasaan (daulah) sebagai dua hal yang tak terpisahkan. Imam Al-Ghazali dalam Al-Iqtishad fil I’tiqad mempertegas bahwa agama adalah fondasi dan kekuasaan adalah penjaganya; sesuatu yang tanpa penjaga akan sia-sia. Memutus ruang politik secara birokratis justru membatasi saluran sah yang dibutuhkan untuk memperjuangkan kemaslahatan umat.

Warisan Historis Tokoh Bangsa

Para muasis dan pimpinan PBNU terdahulu tidak pernah memandang keterlibatan politik praktis sebagai ceceran noda organisatoris:

Hadratussyaikh KH M Hasyim Asy’ari: Memimpin Majelis Syuro Partai Masyumi tanpa kehilangan derajat keulamaan dan kewaliannya. Kemudian, KH Wahab Chasbullah: Penggerak utama NU yang menjadi tokoh kunci di parlemen saat NU berdiri sebagai partai politik mandiri (1952).

KH Wahid Hasyim: Menjabat Ketua Umum PBNU sekaligus aktif memimpin Masyumi dan menjabat Menteri Agama RI. Lalu, KH Idham Chalid: Memimpin PBNU (1956–1984) sembari menjalankan amanah Wakil Perdana Menteri, Ketua MPR/DPR, hingga Ketum PPP.

Menolak Karantina Politik yang Ahistoris

Menyejajarkan keterlibatan figur ulama seperti Kiai Ma’ruf Amin atau KH Muhammad Yusuf Chudlori (Gus Yusuf) di struktur partai sebagai “cacat organisatoris” yang harus disucikan lewat karantina 12 bulan adalah logika yang dangkal. Di tangan para kiai, politik merupakan instrumen khidmah untuk pesantren dan warga Nahdliyin, bukan gerakan partisan sempit.

BeritaTerkait:

Perang Laporan Gus Ipul-Gus Lilur, Abd. Aziz Serukan Rekonsiliasi

Sajadah Ekologi di Tengah Bara Karhutla: Ikhtiar Langit dan Bumi Santri Bina Insan Mulia

PNIB Serukan Kembali ke Pancasila dan UUD 1945 Asli

BEM PTNU: BBM Langka, MBG Membengkak Ke Mana Arah Prioritas Anggaran Negara?

Aturan jeda satu tahun ini pada hakikatnya melanggengkan pendangkalan makna Khittah NU 1926. Khittah dirumuskan para pendiri sebagai panduan etis dan independensi moral jamiyah agar tidak terkoOptasi oleh kekuasaan, bukan regulasi teknis yang mengukur kenetralan berdasarkan kalkulasi kalender.

Menyamakan netralitas kepemimpinan dengan durasi penantian administratif 12 bulan adalah kekeliruan berpikir yang mereduksi bobot nilai kultural Khittah menjadi sekadar Prosedur Operasional Standar (SOP) formalistis yang hampa makna. Persyaratan kaku ini sekaligus memancarkan distrust atau ketidakpercayaan implisit dari struktur elite PBNU terhadap kedewasaan Muktamirin.

Para utusan dari PCNU dan PWNU di seluruh penjuru negeri adalah figur-figur matang yang memiliki daya kritis untuk menilai secara mandiri: mana calon yang membawa agenda partisan terselubung dan mana yang murni berjuang demi kemaslahatan jamiyah. Membatasi pilihan mereka melalui filter administratif yang artifisial ini sama saja dengan mengebiri hak konstitusional serta meremehkan kedaulatan pemilik suara sah Muktamar.

Terlebih lagi, aturan ini memperlihatkan anomali dan standar ganda yang mencolok dalam memandang konflik kepentingan. Sangat ironis ketika posisi di partai politik dihakimi secara ketat sebagai “dosa organisatoris”, sementara jabatan strategis lain seperti komisaris BUMN, elite korporasi, atau posisi teknokratis pemerintahan sering kali melenggang tanpa batasan jeda yang serupa. Jika tujuannya murni menjaga independensi dari intervensi luar, bias struktural yang hanya menyasar partai politik ini jelas ahistoris dan tebang pilih.

Dalam konteks zaman yang kian kompleks, mengarantina figur-figur potensial yang berpengalaman di panggung politik justru merugikan NU secara strategis. Modernitas menuntut kepemimpinan NU yang tak hanya matang secara keilmuan keagamaan, tetapi juga taktis dan lihai dalam menavigasi dinamika kebijakan publik serta jejaring kekuasaan nasional.

Menutup pintu rapat-rapat bagi kader yang pernah berada di ranah politik praktis hanya akan memutus rantai kepemimpinan yang responsif dan berbobot di tengah sengitnya kontestasi sosial-politik bangsa. Maka, integritas dan independensi seorang calon Ketua Umum PBNU diuji oleh rekam jejak (track record), kedalaman ilmu, serta komitmen moralnya terhadap pesantren dan warga Nahdliyin—bukan oleh lembar pengunduran diri yang bertanggal setahun lalu.

Aturan kaku ini berisiko melahirkan elitisme steril yang mencabut pemimpin NU dari realitas medan juang kebangsaan. Seluruh struktural NU seyogianya mengevaluasi Perkum Nomor 12 Tahun 2025 dan ART NU Pasal 51 di komisi organisasi Muktamar ke-35 dan seyogianya membebaskan diri dari jebakan ketakutan birokratis yang berlebihan ini, dan mempercayakan sepenuhnya penilaian moral serta arah kepemimpinan masa depan jamiyah kepada kearifan para Muktamirin. Wallahu’alam bishowab.

KH. Imam Jazuli, Lc., MA., adalah Alumni Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri; Alumni Universitas Al-Azhar, Mesir, Dept. Theology and Philosophy; Alumni Universiti Kebangsaan Malaysia, Dept. Politic and Strategy; Alumni Universiti Malaya, Dept. International Strategic and Defence Studies; Pengasuh Pondok Pesantren Bina Insan Mulia, Cirebon; Wakil Ketua Pimpinan Pusat Rabithah Ma’ahid Islamiyah (Asosiasi Pondok Pesantren se-Indonesia); Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Periode 2010-2015.

Share217Tweet136SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Perang Laporan Gus Ipul-Gus Lilur, Abd. Aziz Serukan Rekonsiliasi
Nasional

Perang Laporan Gus Ipul-Gus Lilur, Abd. Aziz Serukan Rekonsiliasi

by liputan9news
October 18, 2026
0

Konflik Gus Ipul dan Gus Lilur Dinilai Perlu Disikapi Proporsional, Jaga Marwah NU dan Hormati Praduga Tak Bersala

Read more
Sajadah Ekologi di Tengah Bara Karhutla: Ikhtiar Langit dan Bumi Santri Bina Insan Mulia

Sajadah Ekologi di Tengah Bara Karhutla: Ikhtiar Langit dan Bumi Santri Bina Insan Mulia

October 17, 2026
Refleksi Hari Kesaktian Pancasila, Hari Santri, dan Sumpah Pemuda, Gus Wal Soroti Intoleransi hingga Dampak Amandemen Konstitusi

PNIB Serukan Kembali ke Pancasila dan UUD 1945 Asli

October 17, 2026
Surat Terbuka untuk Prabowo, BEM PTNU Soroti Nasib Petani

BEM PTNU: BBM Langka, MBG Membengkak Ke Mana Arah Prioritas Anggaran Negara?

October 17, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2632
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

760
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
Perang Laporan Gus Ipul-Gus Lilur, Abd. Aziz Serukan Rekonsiliasi

Perang Laporan Gus Ipul-Gus Lilur, Abd. Aziz Serukan Rekonsiliasi

October 18, 2026
Sajadah Ekologi di Tengah Bara Karhutla: Ikhtiar Langit dan Bumi Santri Bina Insan Mulia

Sajadah Ekologi di Tengah Bara Karhutla: Ikhtiar Langit dan Bumi Santri Bina Insan Mulia

October 17, 2026
Refleksi Hari Kesaktian Pancasila, Hari Santri, dan Sumpah Pemuda, Gus Wal Soroti Intoleransi hingga Dampak Amandemen Konstitusi

PNIB Serukan Kembali ke Pancasila dan UUD 1945 Asli

October 17, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In