PAMEKASAN | LIPUTAN9NEWS
Madura United memanfaatkan jeda kompetisi Super League 2026/2027 karena agenda FIFA Matchday dengan meliburkan para pemain selama sekitar sembilan hari.
Libur diberikan setelah Laskar Sape Kerrab menyelesaikan pertandingan terakhirnya melawan PSIM Yogyakarta. Tim dijadwalkan kembali menjalani latihan pada Senin mendatang.
Manajer Madura United, Umar Wachdin, mengatakan masa libur tersebut diberikan agar pemain bisa memanfaatkan jeda kompetisi. Namun, pemain tetap diwajibkan menjaga kondisi fisik selama berada di luar tim.
“Setelah pertandingan kemarin, tim memang diliburkan agak panjang, sekitar sembilan hari. Senin depan kita sudah kembali berlatih. Libur ini sekalian memanfaatkan jeda kompetisi FIFA Matchday,” kata Umar Wachdin, Selasa (22/09/2026).
Meski mendapatkan waktu istirahat, pemain Madura United tidak boleh benar-benar lepas dari aktivitas fisik. Tim pelatih telah memberikan program latihan mandiri yang wajib dijalankan selama masa libur.
Selain latihan, berat badan pemain juga menjadi perhatian khusus. Sebelum memasuki masa libur, seluruh pemain telah menjalani penimbangan sebagai patokan kondisi fisik ketika kembali ke tim.
“Ini tak sekadar libur, jajaran pelatih sudah memberikan menu latihan mandiri untuk menjaga kondisi pemain. Sebelum libur, berat badan mereka sudah diukur. Jadi, waktu kembali latihan nanti, berat badannya harus tetap sama,” ujar Umar.
Bahkan, pemain yang mengalami kenaikan berat badan saat kembali berlatih akan mendapat perhatian khusus dari tim pelatih.
“Jika ada yang bertambah, tim pelatih akan berikan teguran khusus,” tegasnya.
Madura United pun berharap jeda FIFA Matchday bisa dimanfaatkan dengan baik. Selain memulihkan tenaga, para pemain dituntut tetap menjaga kebugaran agar siap kembali menjalani program latihan dan menghadapi pertandingan berikutnya di Super League.






















