GUNUNGKIDUL | LIPUTAN9NEWS
Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama Daerah Istimewa Yogyakarta (BEM PTNU DIY) bersama Organisasi Mahasiswa (Ormawa) IIQ An-Nur menyalurkan 75.000 liter air bersih kepada masyarakat Kabupaten Gunungkidul, Jumat (23/10/2026).
Bantuan tersebut disalurkan ke Desa Giricahyo, Kapanewon Purwosari, dan Desa Krambilsawit, Kapanewon Saptosari, untuk membantu warga yang mengalami kesulitan air bersih akibat kekeringan.
Koordinator Wilayah BEM PTNU DIY, Tegar Pradana, mengatakan peringatan Hari Santri dan Hari Sumpah Pemuda tahun ini tidak dilakukan melalui kegiatan seremonial, melainkan aksi nyata untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.
“Tidak ada perayaan secara seremonial hari ini, karena sebagian besar saudara kita sedang mengalami musibah, baik kebakaran hutan maupun kekeringan. Semoga Indonesia lekas pulih. Duka mereka adalah duka kita dan sudah semestinya kita hadir untuk saling membantu,” ujar Tegar dalam keterangan yang bagikan, Jumat .
Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Bakti Nyata Satu Juta Air Bersih yang diinisiasi BEM PTNU Se-Nusantara. Gerakan tersebut mendorong mahasiswa NU untuk terjun langsung membantu masyarakat, tidak hanya melalui gagasan dan diskusi.
Melalui penyaluran bantuan ini, BEM PTNU DIY dan Ormawa IIQ An-Nur berharap dapat meringankan beban warga sekaligus memperkuat semangat solidaritas dan pengabdian mahasiswa.
Rangkaian kegiatan Hari Santri dan Sumpah Pemuda tersebut akan ditutup dengan agenda talk show pada Selasa (27/10/2026), sebagai bagian dari upaya memperkuat peran mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat dan bangsa.

























