• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Anti Mainstream ala SCBD: Sebuah Catatan Kehidupan

Anti Mainstream ala SCBD: Sebuah Catatan Kehidupan

August 6, 2022
Rupiah Terjun Bebas, PNIB Nilai Alarm Keras Kegagalan Pemerintah menjaga Stabilitas Ekonomi, Korbanya Rakyat Desa dan Kota

Rupiah Terjun Bebas, PNIB Nilai Alarm Keras Kegagalan Pemerintah menjaga Stabilitas Ekonomi, Korbanya Rakyat Desa dan Kota

May 19, 2026
Keterangan Gambar : Ilustrasi AI simulasi rekaman CCTV (Night Vision/Noise), yang direkonstruksi berdasarkan Laporan Polisi, dimana menunjukkan mobil Daihatsu Rocky merah di bahu jalan tol Tol Jakarta-Tangerang (Kebon Jeruk) dini hari. Terdapat label 'PELAKU MENDEKATI MOBIL' dan 'KORBAN DI SEMAK-SEMAK.

Pelaku Pencurian Mobil Sigra Di Tol Km 3,8 Diburu Polisi, Korban Berharap Bisa Tertangkap

May 19, 2026
Yudhie Haryon (CEO Nusantara Centre) dan Agus Rizal (Ekonom Universitas MH Thamrin)

Rupiah Lemah itu Taktis

May 19, 2026
Kritik Pertumbuhan Ekonomi 2026 Kepada Prabowo, Lebih Beresensi Pujian dan Dukungan

Kritik Pertumbuhan Ekonomi 2026 Kepada Prabowo, Lebih Beresensi Pujian dan Dukungan

May 19, 2026
KH. Muzaki Kholish Wakil Katib Syuriah PWNU DKI Jakarta

KH. Muzaki Kholish Sebut Pernyataan Kiai Said Cerminkan Kedewasaan dan Adab Kepemimpinan NU

May 18, 2026
KH Said Aqil siroj

KH Said Aqil Siroj Konfirmasi Tidak akan Maju pada Perhelatan Muktamar NU ke-35

May 18, 2026
Konferensi pers Sidang Isbat penetapan awal Zulhijjah 1447 H yang digelar di Kantor Kemenag Jl. MH. Thamrin Jakarta, Ahad (17/05/2026).

Gelar Sidang Isbat, Pemerintah Tetapkan Idul Adha 27 Mei 2026

May 18, 2026
Muhammad Ikhsanurrizqi, Ketua BEM PTNU Se-Nusantara.

Ketua BEM PTNU Sentil Pernyataan Presiden soal Rupiah: Rakyat Kecil Tetap Jadi Korban

May 18, 2026
Kongkalikong Tender Gedung BTN Sulampua? Logis 08 Desak BTN dan Danantara Buka-bukaan

Logis 08 Soroti Danantara, Proyek Perkampungan Haji di Mekkah Belum Tunjukkan Progres Nyata

May 16, 2026
Fatayat NU dan Ratusan Jamaah Semarakkan Cahaya Hati Indonesia di Masjid Al-Hijrah Bekasi Utara

Fatayat NU dan Ratusan Jamaah Semarakkan Cahaya Hati Indonesia di Masjid Al-Hijrah Bekasi Utara

May 16, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Tuesday, May 19, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Anti Mainstream ala SCBD: Sebuah Catatan Kehidupan

Oleh: KH. Jamaluddin F. Hasyim, Ketua KODI DKI Jakarta dan Ketua Majelis Dakwah Islam Nusantara (MADINA)

liputan9news by liputan9news
August 6, 2022
in Uncategorized
A A
1
Anti Mainstream ala SCBD: Sebuah Catatan Kehidupan
514
SHARES
1.5k
VIEWS

Jakarta, Liputan9 – Saya ingin meramaikan wacana tentang fenomena SCBD alias CFW (Citayam Fashion Week) yang lagi tren saat ini. Pro kontra muncul terkait keberadaan kaum muda “pinggiran” yang masuk ke “tengah” itu.

Kaum menengah atas yang selama ini diidentikkan dengan kawasan perkantoran paling elit itu awalnya bersuara minor karena keberadaan mereka yang nongkrong disana tidak kenal waktu menimbulkan kekumuhan akibat sampah dimana-mana, lalu ada ketakutan jika mereka menjelma jadi kriminal dadakan yang menyasar kaum elit yang lalu lalang disana.

Biasalah kelas elit selalu terganggu berdekatan dengan kelas miskin. Bukankah Rasulullah shalallahu alayhi wa sallam sendiri pernah dipojokkan oleh segelintir elit Quraisy yang ingin masuk Islam, namun sifat Jahiliah mereka tidak ingin berdekatan dengan kaum budak dan miskin yang selalu bersama Sang Rasul. Turunlah ayat-ayat yang menegur beliau agar tetap bersama kaum beriman meskipun miskin papa. Sudah 15 abad sifat itu masih ada ternyata.

BeritaTerkait:

KODI DKI Jakarta Gelar Wisuda dan Studium General Pendidikan Kader Mubaligh (PKM) Tahun 2023

Habaib, Dulu dan Kini (1)

Prestasi Versus Kemanusiaan?

KODI DKI Jakarta Gelar Orientasi Kader Mubalig PKM Angkatan XXX tahun 2023

Sementara itu sebagian masyarakat yang relijius menyatakan keprihatinannya melihat bagaimana muda mudi bercampur baur bahkan memperlihatkan auratnya, ditambah sebagian kalangan homoseksual yang memanfaatkannya untuk eksis dan mencari pasangan. Ada bahkan yang menyatakan dukungan karena dapat mengikis kecenderungan Arabisasi kaum kadrun, kata mereka.

Bagaimana kita melihat fenomena SCBD dengan obyektif dan adil?

Sisi Positif

1. Kaum muda yang berkumpul dan mengekspresikan diri disana seakan menemukan ruang ekspresi yang keren disaat mereka tidak menemukannya di kampung mereka sendiri.

2. Sadar bahwa nuansa fashion yang nampak, maka masing-masing berlomba tampil dengan busana dan gaya terbaiknya, meski harganya cuma 70 ribu, 30 ribu, bahkan ada yang terang-terangan mengaku pinjam kepada teman. Sebuah anti mainstream, pembalikan logika yang tajam, dimana biasanya yang berani bergaya di kawasan itu mengenakan outfit yang harganya jutaan rupiah. Belum mobil mewah yang menyertainya. Nah ini pemuda-pemudi berkulit dekil, datang dengan naik KRL, cuma bawa uang cukup buat ongkos saja, berani tampil di pusat glamor ibukota.

3. Keinginan kuat tampil flamboyan memaksa mereka kreatif mencari model yang tidak biasa, out of the box, sehingga kreatifitas bermunculan disana. Mereka pun belajar padu padan pakaian, berjalan di catwalk, dan berpose di depan kamera. Jadilah bibit-bibit model muncul secara masif. Media Jepang bahkan sudah meliputnya dan menyatakan kekagumannya.

4. Dari sisi keadilan, kaum marjinal yang diberi ruang “menduduki” ruang kaum elit dapat menghapus jurang kesenjangan yang dalam diantara mereka. Toleransi penghuni kawasan terhadap kehadiran model dari kampung itu merupakan sebuah kemajuan dalam relasi sosial masyarakat kita. Belakangan kita saksikan kaum elit dan selebriti ikut meramaikan disana, bahkan memberikan kesempatan mereka pekerjaan yang menghasilkan uang. Para pemuda/di itu mendadak jadi selebritis baru yang menghiasi layar televisi dan media sosial.

Lalu bagaimana sisi negatifnya?

1. Munculnya fenomena CFW tanpa desain konsep yang matang lama kelamaan membuat banyak pihak bingung mau dibawa kemana situasi tersebut. Belakangan muncul statemen pentolan CFW yang akan memindahkan CFW ke wilayah Pantai Indah Kapuk, sebuah kawasan super elit namun jauh dari akses transportasi umum. Apa sebenarnya motif pencetus CFW?

2. Seperti disebut diatas, outfit yang ditampilkan dalam CFW bisa sebebas-bebasnya. Pakaian super minim untuk anak usia sekolah menengah, make up yang mencolok, dandanan ala orang dewasa, apalagi interaksi yang juga seperti tanpa batas, membuat banyak orang tua prihatin bagaimana masa depan anak bangsa yang seperti itu. Sentuhan bahkan rangkulan mesra yang dipertontonkan secara terang-terangan membuat banyak kalangan risih dan bertanya-tanya sebegitu bebaskah pergaulan mereka? Bahkan mereka yang menginap dengan memanfaatkan ruang apa saja yang ada, banyak yang bertanya, dimana orang tua mereka? Ini patut dipikirkan kita bersama.

2. Perkumpulan yang tanpa kenal waktu sampai larut malam memang seakan tidak ada aturan. Aparat satpol PP sampai turun dan menertibkan mereka. Bahkan ada yang diliput media tidur di “passade” menuju stasiun di pagi hari karena ketinggalan kereta malam sebelumnya. Pihak berwenang perlu merumuskan konsep yang lebih baik.

3. Ketika semua anak muda itu berlomba eksis, muncul juga kaum homoseksual remaja dengan dandanan wanita yang mencoreng citra positif CFW. Mereka terang-terangan bilang cari cowok, padahal mereka cowok juga, untuk dijadikan pacar. Nampaknya hal ini sudah sampai batas toleransi nilai-nilai masyarakat. Perlu ada sikap yang jelas dan tegas dari para tokoh agama.

4. Kebebasan yang diekspresikan dalam CFW itu perlu diarahkan karena bagaimanapun mereka generasi bangsa yang perlu mengenyam pendidikan yang cukup yang tidak boleh dikorbankan untuk kesenangan semata.

Nampaknya ini yang mampu saya potret dari fenomena CFW tanpa ada tendensi menghakimi namun kepedulian kepada masa depan bangsa yang patut kita renungkan bersama. Tidak perlu bersikap menolak dengan kasar dan sarkastis, bagaimanapun mereka anak muda yang butuh didengar dan dibimbing oleh para senior agar dapat tumbuh menjadi kebanggaan bangsa. Itu saja.

Oleh: KH. Jamaluddin F. Hasyim, Ketua KODI DKI Jakarta dan Ketua Majelis Dakwah Islam Nusantara (MADINA)

Tags: Anti MainstremCitayan Fishion WeekKH. Jamaluddin F. HasyimSCBD
Share206Tweet129SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

KODI DKI Jakarta Gelar Wisuda dan Studium General Pendidikan Kader Mubaligh (PKM) Tahun 2023
Uncategorized

KODI DKI Jakarta Gelar Wisuda dan Studium General Pendidikan Kader Mubaligh (PKM) Tahun 2023

by liputan9news
August 24, 2023
1

Jakarta, LIPUTAN9.ID - Koordinasi Dakwah Islam (KODI) DKI Jakarta menggelar Wisuda dan Studium General Pendidikan Kader Mubaligh (PKM) angkatan XXIX/20203...

Read more
Jamaluddin F Hasyim

Habaib, Dulu dan Kini (1)

June 3, 2023
Prestasi Versus Kemanusiaan?

Prestasi Versus Kemanusiaan?

April 1, 2023
KODI DKI Jakarta Gelar Orientasi Kader Mubalig PKM Angkatan XXX tahun 2023

KODI DKI Jakarta Gelar Orientasi Kader Mubalig PKM Angkatan XXX tahun 2023

March 16, 2023
Load More

Comments 1

  1. finessa says:
    3 months ago

    **finessa**

    Finessa is a natural supplement made to support healthy digestion, improve metabolism, and help you achieve a flatter belly.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2561
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

759
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
Rupiah Terjun Bebas, PNIB Nilai Alarm Keras Kegagalan Pemerintah menjaga Stabilitas Ekonomi, Korbanya Rakyat Desa dan Kota

Rupiah Terjun Bebas, PNIB Nilai Alarm Keras Kegagalan Pemerintah menjaga Stabilitas Ekonomi, Korbanya Rakyat Desa dan Kota

May 19, 2026
Keterangan Gambar : Ilustrasi AI simulasi rekaman CCTV (Night Vision/Noise), yang direkonstruksi berdasarkan Laporan Polisi, dimana menunjukkan mobil Daihatsu Rocky merah di bahu jalan tol Tol Jakarta-Tangerang (Kebon Jeruk) dini hari. Terdapat label 'PELAKU MENDEKATI MOBIL' dan 'KORBAN DI SEMAK-SEMAK.

Pelaku Pencurian Mobil Sigra Di Tol Km 3,8 Diburu Polisi, Korban Berharap Bisa Tertangkap

May 19, 2026
Yudhie Haryon (CEO Nusantara Centre) dan Agus Rizal (Ekonom Universitas MH Thamrin)

Rupiah Lemah itu Taktis

May 19, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In