• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Apa Itu Islam Nusantara? Ini Kata Kiai Zulfa Mustofa

Apa Itu Islam Nusantara? Ini Kata Kiai Zulfa Mustofa

December 20, 2022
Gus Lilur

KPK Menunda Penahanan Tersangka, Gus Lilur: Segera Penjarakan Koruptor Dana Hibah Jatim

February 9, 2026
Gelar Munas Konbes PBNU, Kiai Lukman Paparkan Kesiapan Pesanten Al-Hamid sebagai Tuan Rumah

Di Balik Perubahan Nama Giri Kencana Menjadi Waduk Batu Licin Cilangkap

February 9, 2026
KH. MH. Bahaudin atau Gus Baha

Gus Baha: Indonesia Masuk BoP, Tapi Jangan Jadi Penonton Penjajahan

February 9, 2026
Prabowo: 100 Tahun Kiprah NU  Jadi Pilar Kebesaran Bangsa Indonesia

Prabowo: 100 Tahun Kiprah NU Jadi Pilar Kebesaran Bangsa Indonesia

February 8, 2026
Hermenutika Tradisi dalam Reinterpretasi Budaya

Hermenutika Tradisi dalam Reinterpretasi Budaya

February 8, 2026
Silaturrahmi Gus Yusuf Chudlari dengan KH Imam Jazuli pengasuh ponpes Bina Insan Mulia Cirebon (Foto: Dok. Kiai Imjaz)

Kiai Imam Jazuli Ungkap Gus Yusuf Chudlari Figur Kuat Bursa Ketum PBNU pada Muktamar NU ke-35

February 8, 2026
Presiden Prabowo Subianto meminta izin minum kopi di Mujahadah Kubro Satu Abad NU di Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026). (Foto: Dok. YouTube Setpres)

Prabowo Hadiri Mujahadah Kubro Satu Abad NU di Malang, Diwarnai Jeda Minum Kopi Saat Pidato

February 8, 2026
Peran Pemerintahan Prabowo Subianto Mengatasi Dampak Konflik dan Perang Dagang Global

Peran Pemerintahan Prabowo Subianto Mengatasi Dampak Konflik dan Perang Dagang Global

February 8, 2026
Gus Yusuf Chudlori: Sosok Santri Tulen, Magnet Massa, dan Harapan Baru PBNU di Muktamar ke-35

Gus Yusuf Chudlori: Sosok Santri Tulen, Magnet Massa, dan Harapan Baru PBNU di Muktamar ke-35

February 7, 2026
FBR Turut Amankan Pengukuhan Pengurus MUI Pusat di Masjid Istiqlal

FBR Turut Amankan Pengukuhan Pengurus MUI Pusat di Masjid Istiqlal

February 8, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Monday, February 9, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Apa Itu Islam Nusantara? Ini Kata Kiai Zulfa Mustofa

Moh. Faisal Asadi by Moh. Faisal Asadi
December 20, 2022
in Uncategorized
A A
0
Apa Itu Islam Nusantara? Ini Kata Kiai Zulfa Mustofa

KH. Zulfa Mustofa Jelaskan Logika Ulama Nusantara Terkait Sesajen. Dok: NU Online

531
SHARES
1.5k
VIEWS

Jakarta, Liputan9.id – Islam Nusantara bukanlah istilah baru, melainkan telah dikenal cukup lama, termasuk yang diperkenalkan oleh Azyumardi Azra (2015) dengan bukunya yang berjudul Islam Nusantara Jaringan Global dan Lokal dan Nor Huda (2013) dengan judul Islam Nusantara Sejarah Sosial Intelektual Islam di Indonesia.

Islam Nusantara sebuah model pemikiran, pemahaman dan pengamalan ajaran-ajaran Islam dengan mempertimbangkan tradisi atau budaya lokal, sehingga dalam hal-hal di luar substansi, mampu mengekpresikan model berislam yang khas Nusantara dan membedakan dengan model berislam lainnya baik di Timur Tengah, India, Turki dan sebagainya.

KH. Zulfa Musthofa menjawab petanyaan 200 lebih akademisi se-eropa di French – University of Amsterdam tentang apa itu Islam Nusantara dalam acara”Internasional Convrence on Islam Nusantara”.

BeritaTerkait:

Gus Baha: Indonesia Masuk BoP, Tapi Jangan Jadi Penonton Penjajahan

Kiai Imam Jazuli Ungkap Gus Yusuf Chudlari Figur Kuat Bursa Ketum PBNU pada Muktamar NU ke-35

Kiai Imam Jazuli: Rais Aam Bukan Jabatan, Tapi Maqam dan NU Sedang Butuh Kiai Kafabihi

Operasi Senyap PKB di Muktamar ke-35: Memulangkan PBNU ke Khittah Politik Melalui Empat Figur dan Kader Terbaiknya

“Islam Nusantara ialah Islam Alhlussunnah wal jama’ah yang bangsa NU,” ungkap  Wakil Ketua Umum PBNU.

Dalam pemaparannya beliau juga menyinggung kenapa memakai kata NU. Menurutnya banyak orang mengaku Aswaja tapi beda dengan NU.

“Saudara kita Wahabi itu ngaku Aswaja tapi ziarah kubur haram, tawasul haram, Maulid Nabi haram, Rajaban, Isra’ Mi’raj Haram, Haul Haram tapi NU tidak,” lanjutnya.

Apa lagi yang membedakannya?

“Salah satunya karena Ulama’nya sejak zaman Syaikh Nawawi itu Ulamanya punya kemampuan untuk mengkontekstualisasikan nilai-nilai yang ada dalam nash Qur’an, Hadits disesuaikan dengan realitas budaya dan adat masyarakat,” tambahnya.

Kiai Zulfa mengatakan NU itu tidak kaku, misal dikampung ada orang meninggal selametan 3 hari, 7 hari, 40 hari, 100 hari, 1000 hari, yang isinya do’a. Jadi itu tidak masalah ada orang suka budaya tersebut, karena budaya itu indah. Karena yang dinamakan budaya merupakan sunnatullah yang Allah ciptakan.

“Orang Lombok tidak bisa disuruh persis sama orang jawa, orang jawa disuruh persis sama orang suda tidak bisa, orang suda tidak sama dengan orang Sumatera Barat, begitupun juga Indonesia tidak bisa sama dengan orang China, India dan lain sebagainya. Indonesia, sholawat saja kalau di Sunda lagunya Sunda. Kalau di Sumatera Barat sholawat lagunya berubah menjadi ayam den lapeh, tapi kalau ke China lagu sholawat menjadi lagu jet li,”jelasnya mencontohkan budaya di Nusantara dan di luar.

Beliau Juga menceritakan pengalamannya ketika berkunjung ke China yang memiliki chiri khas dalam keagamaannya.

“Saya lihat China itu Islamnya unik juga punya kekhasan ala China. Saya dibawa sama teman yang orang asli China, muslim dari suku Hui. Muslim di China sekitar 77 juta. Sholat jum’at di Lanzhou, saya lihat jemaahnya sekitar 100.000 orang, banyak sekali. Begitu saya saya dengar adzannya, heran saya adzannya lagu mandarin,” ceritanya.

Menurutnya, kalau di Indonesia pasti sudah dibilang sesat, dibilang Islam Nusantara. Kalau NU melihat ini tidak heran, karena dalam NU berislam itu yang penting isinya bukan casingnya.

“Dulu Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengundang Qori’ mengunnakan lagu Jawa. Kaget orang se Indonesia, Islam Nusantara sesat dan sebagainya. Kata Saya “kurang piknik”, kalau sering piknik, orang Sudan baca Qurannya mirip lagu dangdut, orang India baca sholawat lagunya Kuch Kuch Hota Hai,” pungkasnya. (MFA)

Tags: ChinaIndonesiaIslam NusantaraKH. Zulfa MusthofaNUPBNU
Share212Tweet133SendShare
Moh. Faisal Asadi

Moh. Faisal Asadi

Aktual, Faktual, Kompeten, Konsisten dan Terpercaya

BeritaTerkait

KH. MH. Bahaudin atau Gus Baha
Nasional

Gus Baha: Indonesia Masuk BoP, Tapi Jangan Jadi Penonton Penjajahan

by liputan9news
February 9, 2026
0

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS - Nada bicara MH. Bahaudin terdengar tenang, nyaris tanpa tekanan. Tapi justru dari ketenangan itu kritik paling...

Read more
Silaturrahmi Gus Yusuf Chudlari dengan KH Imam Jazuli pengasuh ponpes Bina Insan Mulia Cirebon (Foto: Dok. Kiai Imjaz)

Kiai Imam Jazuli Ungkap Gus Yusuf Chudlari Figur Kuat Bursa Ketum PBNU pada Muktamar NU ke-35

February 8, 2026
Kiai Imam Jazuli: Rais Aam Bukan Jabatan, Tapi Maqam dan NU Sedang Butuh Kiai Kafabihi

Kiai Imam Jazuli: Rais Aam Bukan Jabatan, Tapi Maqam dan NU Sedang Butuh Kiai Kafabihi

February 6, 2026
Operasi Senyap PKB di Muktamar ke-35: Memulangkan PBNU ke Khittah Politik Melalui Empat Figur dan Kader Terbaiknya

Operasi Senyap PKB di Muktamar ke-35: Memulangkan PBNU ke Khittah Politik Melalui Empat Figur dan Kader Terbaiknya

February 6, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2524
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

758
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

142
Gus Lilur

KPK Menunda Penahanan Tersangka, Gus Lilur: Segera Penjarakan Koruptor Dana Hibah Jatim

February 9, 2026
Gelar Munas Konbes PBNU, Kiai Lukman Paparkan Kesiapan Pesanten Al-Hamid sebagai Tuan Rumah

Di Balik Perubahan Nama Giri Kencana Menjadi Waduk Batu Licin Cilangkap

February 9, 2026
KH. MH. Bahaudin atau Gus Baha

Gus Baha: Indonesia Masuk BoP, Tapi Jangan Jadi Penonton Penjajahan

February 9, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Ps. Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In